skripsi pdf .kisi-kisi observasi ... lingkungan sekolah mts. muslimat nu ... keluarga, kelompok...

Download Skripsi Pdf .Kisi-kisi Observasi ... Lingkungan Sekolah MTs. Muslimat NU ... keluarga, kelompok maupun

Post on 06-Mar-2019

222 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

1

PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENINGKATK AN KEMANDIRIAN BELAJAR PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII A

DI MTs. MUSLIMAT NU PALANGKA RAYA TAHUN PELAJARAN 2015/2016

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Dalam Mendapatkan Gelar Sarjana Pendidikan

Program Studi Bimbingan dan Konseling

Di Susun Oleh

MARIANA 11.21.12491

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALANGKARAYA

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING

TAHUN 2016

2

ABSTRAK

Mariana. 2015. Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Pada Peserta Didik Kelas VIII A di MTs. Muslimat NU Palangka Raya Tahun Pelajaran 2015/2016. Program Studi Bimbingan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Pembimbing : (I) Drs. M. Fatchurahman, M.Pd, M.Psi (II) Heru Nurrohman, M.Pd.

Kata Kunci : Guru BK, Kemandirian Belajar

Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui peran guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan kemandirian belajar peserta didik.

Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah metode

kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data penelitian menggunakan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan/verifikasi.

Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa 1) peserta didik yang

terlihat tidak memperhatikan penjelasan gurunya, kurang percaya diri, mengeluh saat diberi tugas, dan kurang aktif dalam belajar, 2) Upaya guru BK dalam menangani peserta didik yang kurang mandiri dalam belajar yaitu dengan memberikan bimbingan dan motivasi.

i

3

ABSTRACT

Mariana. 2015. Role of Teacher of Guidance and Counseling in Enhancing Independence of Students Studying In Class VIII A in MTs. NU's Palangkaraya academic year 2015/2016. Study Program Guidance Counseling the Faculty of Education, University of Muhammadiyah Palangkaraya. Advisors: (I) Drs. M. Fatchurahman, Pd, M.Psi (II) Heru Nurrohman, M.Pd. Keywords: Teacher BK, Independence Learning The research was conducted in order to determine the role of guidance and counseling teachers in improving the independence of learners. The method used in conducting this study is a qualitative method. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. Research data analysis using data reduction, data presentation, and draw conclusions / verification. Based on the results of the study found that 1 ) the learners are seen not pay attention to the explanation of his teacher, lack of confidence, complaining when given the task , and less active in the study , 2 ) Efforts BK teachers in dealing with students who are less independent in learning is to provide guidance and motivation.

ii

4

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadiran Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat taufik-Nya kepada peneliti sehingga peneliti dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Pada Peserta Didik Kelas VIII A di MTs. Muslimat NU Palangka Raya Tahun Pelajaran 2015/2016.

Dalam kesempatan ini peneliti ingin menyampaikan rasa terima kasih

sedalam-dalamnya kepada berbagai pihak yang telah memberikan bantuan berupa arahan, bimbingan dan motivasi selama peneliti menyusun skripsi ini. Oleh karena itu peneliti menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada yang terhormat :

1. Bapak Drs. H. Bulkani, M.Pd selaku Rektor Universitas Muhammadiyah

Palangka Raya. 2. Bapak Drs. M. Fatchurahman, M.Pd, M.Psi selaku Dekan Fakultas Keguruan

dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya dan selaku Dosen Pembimbing I dalam penyusunan skripsi ini.

3. Bapak Heru Nurrohman, M.Pd selaku Dosen Pembimbing II dalam penyusunan skripsi ini.

4. Kepala Badan Penelitian, Pengembangan, Inovasi dan Teknologi Kota Palangka Raya, Kepala Sekolah, Guru-guru beserta Peserta Didik MTs. Muslimat NU Palangka Raya yang telah membantu kelancaran selama penelitian.

5. Teman-teman Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya dan berbagai pihak yang tidak bisa peneliti sebutkan satu persatu atas dukungan moril sehingga peneliti selesai studi. Semoga amal kebaikan dari berbagai pihak tersebut mendapat pahala yang

berlipat ganda dari Allah SWT. dan semoga karya ilmiah ini bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya. Amin.

Palangka Raya, Januari 2016

MARIANA NIM 11.21.12491

vi

5

DAFTAR ISI

Halaman ABSTRAK .... i ABSTRACT ...................................................................................................... ii HALAMAN PERSEMBAHAN .. iii LEMBAR PERSETUJUAN iv LEMBAR PENGESAHAN . v KATA PENGANTAR . vi DAFTAR ISI . vii DAFTAR TABEL ix DAFTAR GAMBAR x BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah. 1 B. Fokus Penelitian... 6 C. Kegunaan Penelitian 6 D. Tujuan Penelitian. 7 E. Definisi Operasional. 8

BAB II KAJIAN TEORI

A. Analisis Teoritis... 9 1. Peran Guru Bimbingan dan Konseling........... 9

a. Pengertian Guru Bimbingan dan Konseling.. 9 b. Syarat-syarat Guru Bimbingan dan Konseling.. 10 c. Peran dan Fungsi Guru Bimbingan dan Konseling 14 d. Tugas dan Tanggung jawab Guru Bimbingan dan

Konseling...

15 e. Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam

Meningkatkan Kemandirian Belajar Peserta Didik....

17 2. Kemandirian Belajar... 19

a. Pengertian Kemandirian Belajar 19 b. Ciri-ciri Kemandirian Belajar 20 c. Tujuan Kemandirian Belajar.. 21 d. Aspek-aspek Kemandirian Peserta Didik dalam

Belajar

21 e. Tingkatan dan Karakteristik Kemandirian. 23 f. Tahapan Perkembangan Kemandirian... 26 g. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kemandirian

Belajar

28 B. Penelitian yang Relevan... 29

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

A. Waktu dan Tempat Penelitian 32 1. Waktu Penelitian 32 2. Tempat Penelitian...... 32

vii

6

B. Alur Penelitian. 32 C. Metode dan Prosedur Penelitian 33

1. Pendekatan Penelitian.. 33 2. Jenis Penelitian.. 33

D. Subjek dan Sumber Data Penelitian.. 34 1. Subjek Penelitian... 34 2. Sumber Data.. 35

E. Teknik dan Prosedur Pengumpulan Data. 35 F. Prosedur Analisis Data 39 G. Pemeriksaan Keabsahan Data 40

1. Kredibilitas ... 40 2. Transferability... 42 3. Dependability 42 4. Konfirmability... 42

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Gambaran Umum. 43 B. Temuan Penelitian 53 C. Pembahasan Penelitian. 66

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan... 69 B. Saran. 70

DAFTAR PUSTAKA DAFTAR LAMPIRAN

viii

7

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Waktu Penelitian.. 32

Tabel 2. Subjek Penelitian.. 34

Tabel 3. Kisi-kisi Observasi... 36

Tabel 4. Kisi-kisi Wawancara 37

ix

8

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Wawancara dengan Kepala Sekolah 38

Gambar 2. Wawancara dengan Guru BK.. 39

Gambar 3. Wawancara dengan Peserta Didik FR...... 40

Gambar 4. Wawancara dengan Peserta Didik PA . 41

Gambar 5. Wawancara dengan Peserta Didik WM 42

Gambar 6. Wawancara dengan Peserta Didik AS.. 43

Gambar 7. Wawancara dengan Peserta Didik RR.. 44

Gambar 8. Observasi Kegiatan Belajar Peserta Didik... 45

Gambar 9. Lingkungan Sekolah MTs. Muslimat NU 46

Gambar 10. Ruangan BK... 47

Gambar 11. Ruangan UKS. 48

x

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pendidikan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam

kehidupan manusia. Setiap bentuk aspek kehidupan manusia baik pribadi,

keluarga, kelompok maupun dalam berbangsa dan bernegara yang sedang

membangun banyak ditentukan oleh kemajuan pendidikan.

Kualitas manusia yang dihasilkan oleh pendidikan merupakan

andalan bagi tercapainya tujuan pendidikan nasional. Pendidikan nasional

berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak anak didik

agar menjadi anak didik yang bermartabat dalam rangka mencapai tujuan

pendidikan, yakni mengembangkan potensi anak didik ke arah yang lebih

baik sesuai dengan harapan dan cita-cita pendidikan.

Salah satu operasionalisasi pelaksanaan tujuan pendidikan adalah

pelaksanaan proses kegiatan belajar mengajar di sekolah yang

dilaksanakan oleh tenaga pendidik. Proses pembelajaran yang dilakukan

oleh tenaga pendidik di kelas merupakan salah satu mesin penggerak yang

utama dalam pendidikan di sekolah. Seorang guru terutama guru

bimbingan dan konseling juga berperan dalam mengembangkan potensi

peserta didiknya karena layanan bimbingan dan konseling merupakan

bagian yang cukup penting dalam proses pendidikan.

1

2

Menurut Prayitno dan Amti (2009: 99), bimbingan adalah proses

pemberian bantuan yang dilakukan oleh orang yang ahli kepada seseorang

atau beberapa orang individu, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa;

agar orang yang dibimbing dapat mengembangkan kemampuan dirinya

sendiri dan mandiri dengan memanfaatkan kekuatan individu dan sarana

yang ada dan dapat dikembangkan berdasarkan norma-norma yang

berlaku, sedangkan konseling adalah proses pemberian bantuan yang

dilakukan melalui wawancara konseling oleh seorang ahli (disebut

konselor) kepada individu

Recommended

View more >