skripsi - core.ac.uk ?· (asuhan kefarmasian pada penderita diabetes mellitus tipe 2 rawat jalan...

Download SKRIPSI - core.ac.uk ?· (Asuhan Kefarmasian pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Rawat Jalan di…

Post on 25-Mar-2019

215 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

SKRIPSI

SEKAR ULI FATMARINI

PENGARUH HOME PHARMACY CARE TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN

TENTANG PENGGUNAAN OBAT HIPOGLIKEMIK ORAL

(Asuhan Kefarmasian pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Rawat Jalan di

Puskesmas Gribig Malang)

PROGRAM STUDI FARMASI FAKULTAS ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 2010

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah, segala puji syukur penulis panjatkan kehadirat Alloh SWT

yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat

menyelesaikan skripsi yang berjudul Pengaruh Home Pharmacy Care Terhadap

Tingkat Pengetahuan Tentang Penggunaan Obat Hipoglikemik Oral (Asuhan

Kefarmasian pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Rawat Jalan di Puskesmas

Gribig Malang) ini tepat pada waktunya. Shalawat dan salam penulis panjatkan

kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW, keluarga, sahabat serta

pengikutnya yang setia hingga akhir jaman.

Penulis menyadari bahwa terwujudnya skripsi ini bukan semata-mata

karena penulis sendiri, melainkan tidak lepas dari berbagai pihak yang telah

memberikan bantuan, semangat, dan pikiran. Dengan penuh kerendahan hati

penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada :

1. Ibu Tri Lestari H.,M.Kep.,Sp.Mat. selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan

Universitas Muhammadiyah Malang.

2. Bapak Drs.H.Achmad Inoni,Apt. selaku Ketua Program Studi Farmasi

Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang sekaligus

Dosen Penguji I yang telah memberikan koreksi dan saran demi sempurnanya

skripsi ini.

3. Ibu Sovia Aprina Basuki,S.Farm.,Apt. selaku Dosen Penguji II yang telah

memberikan koreksi dan sarannya demi sempurnanya skripsi ini.

4. Ibu Hidajah Rachmawati,S.Si.,Apt.,Sp.FRS. selaku Dosen Pembimbing I yang

telah meluangkan waktu dan memberikan bimbingan dengan penuh kesabaran

serta memberikan dukungan semangat kepada penulis.

5. Ibu Dra. Liza Pristianty, M.Si.,M.M.,Apt. selaku Dosen Pembimbing II yang

telah meluangkan waktu dan memberikan bimbingan dengan penuh kesabaran

kepada penulis.

6. Ibu Dr. Muniroh selaku Kepala Puskesmas Gribig Malang yang telah

memberikan ijin untuk melakukan pengambilan data penelitian di Puskesmas

Gribig Malang.

7. Seluruh pegawai di Puskesmas Gribig Malang yang telah membantu dan

membimbing dalam melakukan pengambilan data penelitian di Puskesmas

Gribig Malang.

8. Pasien-pasien diabetes mellitus tipe 2 rawat jalan di Puskesmas Gribig Malang

yang bersedia meluangkan waktunya di rumah untuk menjadi subyek

penelitian.

9. Bapak dan Ibu Dosen, pegawai Tata Usaha, pegawai laboratorium Program

Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang yang telah memberikan

semua ilmu, jasa, dan motivasi selama penulis menuntut ilmu di Program

Studi Farmasi Universitas Muhammadiyah Malang.

10. Bapak dan Mama tercinta yang selalu memberikan dukungan dalam segala hal

baik moril, materiil, doa dan kasih sayang yang tak terhingga.

11. Sahabat-sahabat tercinta yang telah memberikan motivasi dan selalu bersama

baik dalam suka maupun duka. Semoga persahabatan ini tak akan pernah

putus dan tetap terjaga selamanya.

12. Teman-teman mahasiswa Farmasi Angkatan 2006, suka dan duka yang pernah

dilalui bersama tak akan pernah terlupakan dan menjadi suatu kisah klasik

yang indah untuk masa depan.

13. Pihak lain yang tidak dapat disebutkan satu per satu yang telah memberikan

bantuan dan dukungannya. Semoga Alloh SWT membalas semua kebaikan

kalian.

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kata sempurna. Untuk

itu, kritik dan saran yang membangun selalu diharapkan demi kesempurnaan

langkah selanjutnya. Akhir kata dengan segala kerendahan hati penulis berharap

semoga skripsi ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Amin ya

robalalamin.

Wassalamualaikum Wr.Wb.

Malang, 20 Juli 2010

Penulis

RINGKASAN

Pengaruh Home Pharmacy Care terhadap Tingkat Pengetahuan tentang Penggunaan Obat Hipoglikemik Oral

(Asuhan Kefarmasian pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Rawat Jalan di Puskesmas Gribig Malang)

Menurut WHO, diabetes mellitus (DM) didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah (hiperglikemia) disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Insufisiensi fungsi insulin dapat disebabkan oleh gangguan atau defisiensi produksi insulin oleh sel-sel beta Langerhans kelenjar pankreas, atau disebabkan oleh kurang responsifnya sel-sel tubuh terhadap insulin. World Health Organization (WHO) memprediksi kenaikan penderita diabetes mellitus di Indonesia dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun 2030. Indonesia menempati urutan keempat dengan jumlah penderita diabetes terbesar di dunia setelah India, Cina dan Amerika Serikat (WHO, 2009). Oleh karena itu, masyarakat harus waspada terhadap diabetes sejak dini karena resiko penduduk Indonesia terkena penyakit ini sangat tinggi. Bentuk kepedulian farmasis dalam pelayanan kesehatan terhadap penderita diabetes mellitus diwujudkan dalam bentuk asuhan kefarmasian. Salah satu bentuk asuhan kefarmasian yang diterapkan adalah melalui home pharmacy care. Pelayanan kefarmasian di rumah (Home Pharmacy Care) adalah pendampingan pasien oleh farmasis dalam pelayanan kefarmasian di rumah dengan persetujuan pasien atau keluarganya. Adapun metode home pharmacy care yang diterapkan pada penderita diabetes mellitus tipe 2 yaitu melalui pendidikan dan konseling yang difokuskan pada pengetahuan tentang penggunaan obat hipoglikemik oral yang tepat. Kurangnya pengetahuan tentang penggunaan obat yang tepat akan mempengaruhi perilaku kesehatan dalam menggunakan obat tersebut. Oleh karena itu, sangat penting memberikan pengetahuan tentang penggunaan obat hipoglikemik oral kepada penderita diabetes mellitus tipe 2. Dengan meningkatnya pengetahuan penderita diabetes mellitus tipe 2 dapat mengubah perilaku penderita menjadi patuh dalam menggunakan obat hipoglikemik oral.

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan sebelumnya, maka yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah home pharmacy care dapat mempengaruhi tingkat pengetahuan tentang penggunaan obat hipoglikemik oral. Sedangkan tujuan penelitiannya adalah mengetahui apakah

home pharmacy care dapat mempengaruhi tingkat pengetahuan tentang penggunaan obat hipoglikemik oral.

Secara konseptual, tingkat pengetahuan penderita diabetes mellitus tipe 2 dipengaruhi oleh pendidikan, usia, penyuluhan, pengalaman, dan media massa. Dalam meningkatkan pengetahuan penderita tentang penyakit diabetes mellitus maka diberikan asuhan kefarmasian berupa pendidikan dan konseling melalui home pharmacy care. Home pharmacy care yang dilakukan oleh farmasis difokuskan tentang penggunaan obat hipoglikemik oral yang meliputi golongan, dosis, frekuensi pemakaian, waktu pemakaian, dan terapi kombinasi obat. Dengan pemberian home pharmacy care, pengetahuan penderita mengalami peningkatan sehingga mengubah perilaku kesehatan penderita menjadi patuh dalam menggunakan obat hipoglikemik oral.

Dalam penelitian ini menggunakan Pre Eksperimental Design jenis One Grup Pre Test - Post Test Design. Sampel berjumlah 35 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel yang diamati adalah tingkat pengetahuan penderita diabetes mellitus tipe 2. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu booklet dan kuesioner. Perlakuan yang diberikan terhadap penderita adalah pemberian home pharmacy care dalam bentuk pendidikan dan konseling tentang penggunaan obat hipoglikemik oral melalui booklet dan penjelasan. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dan statistik menggunakan uji-t (t-test).

Dari penelitian ini diperoleh hasil, jumlah responden terbesar pada usia 45-54 tahun yaitu 51%, pada jenis kelamin diperoleh hasil jumlah responden terbesar pada jenis kelamin wanita yaitu 57%. Sedangkan pada tingkat pendidikan diperoleh jumlah responden terbesar pada Sekolah Dasar (SD) yaitu 38 %. Pada pekerjaan diperoleh jumlah responden terbesar pada lain-lain (ibu rumah tangga, purnawirawan, tidak bekerja) yaitu 45 %. Tingkat pengetahuan penderita diabetes melitus tipe 2 sebelum diberikan home pharmacy care adalah kurang baik (46 %), tingkat pengetahuan penderita diabetes mellitus tipe 2 sesudah diberikan home pharmacy care adalah baik (83%). Hasil uji-t (t-test) menunjukkan thitung = 14,961 lebih dari harga ttabel = 2,042.

Jadi, dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan penderita diabetes mellitus tipe 2 mengalami peningkatan dari kurang baik (46%) menjadi baik (83%) dilihat dari kriteria tingkat pengetahuan dan Home pharmacy care memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan tentang penggunaan obat hipoglikemik oral dilihat dari hasil uji-t (t-test) menunjukkan thitung = 14,961 lebih dari harga ttabel = 2,042.

ABSTRAK

Pengaruh Home Pharmacy Care terhadap Tingkat Pengetahuan tentang Penggunaan Obat Hipoglikemik Oral

(Asuhan Kefarmasian pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Rawat Jalan di Puskesmas Gribig Malang)

Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit kronis yang jumlahnya meningkat dari tahun ke tahun. Jika seseorang telah divonis menderita diabetes mellitus maka mau tidak mau dia harus

Recommended

View more >