skenario mpt 1 gab

Download Skenario Mpt 1 Gab

Post on 11-Dec-2015

222 views

Category:

Documents

4 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

kedokteran

TRANSCRIPT

WRAP UP SKENARIO 1BLOK MPTMENCEGAH PENYAKIT DENGAN VAKSINASI

Kelompok:B-12Ketua:Melati Ganeza(1102014153)Sekretaris:Naraswari Ramadhiastuti Apriwibowo(1102014188)Anggota:Muhammad Faisal Indrasyah (1102014167)Muhammad Khalil Akbar (1102014169)Nevy Ulfah H (1102014192)Nurhayati (1102014201)Olivia Aisyah S (1102014203)Sofni Rohmania(1102014256)Yasinta Aulia(1102014285)

DAFTAR ISIDaftar Isi.....1Skenario......2Kata Sulit3Pertanyaan......4Jawaban..5Hipotesis.....6Sasaran Belajar...7LI 1. Memahami dan Menjelaskan Sistem Limfoid...8LI 2. Memahami dan Menjelaskan Sistem Imunitas17LI 3. Memahami dan Menjelaskan Antigen.28LI 4. Memahami dan Menjelaskan Antibodi31LI 5. Memahami dan Menjelaskan Imunisasi dan Vaksin...35LI 6. Memahami dan Menjelaskan tentang Vaksin yang mengandung bahan haram46Daftar Pustaka.48

SKENARIOSeorang bayi berumur 2 tahun mendapatkan vaksisnasi BCG di lengan kanan atas untuk mencegah penyakit dan mendapatkan kekebalan. Empat minggu kemudian bayi tersebut dibawa kembali ke RS karena timbul benjolan di ketiak kanan. Setelah Dokter melakukan pemeriksaan didapatkan pembesaran nodus limfatikus di regio axilaris dekstra. Hal ini disebabkan adanya reaksi terhadap antigen yang terdapat dalam vaksin tersebut dan menimbulkan respon imun tubuh.

KATA SULIT

1. Nodus Limfatikus : organ kecil yang terletak berderet-deret sepanjang pembuluh limfa.2. Vakasinasi BCG : vaksin untuk mencegah TB. Vaksin yang dibuat dari mikrobakterium bouvis (untuk anak dan dewasa).3. Vaksin : suspensi mikroorganisme (bakteri virus ricketsia yang dilemahkan/dimatikan) , diberikan untuk mencegah/meringankan/mengobati penyakit menular.4. Respon imun tubuh : respon yang ditimbulkan oleh sel-sel molekul yang menyusun sistem imunitas setelah berhadapan dengan substansi asing.5. Antigen : merupakan bahan yang dapat menginduksi/meransang respon imun.6. Regio axillaris dekstra : ketiak sebelah kanan.

PERTANYAAN

1. Apa saja macam-macam vaksin ?2. Mengapa pemberian vaksin bisa menghasilkan antibodi ?3. Organ apa yang berperan pada sistem imun tubuh ?4. Bagaimana mekanisme terjadi benjolan setelah vaksin ?5. Apa efek samping dari vaksin ?6. Apa saja kandungan vaksin ?7. Beda vaksinisasi dan imunisasi ?8. Apa tujuan dari vaksin ?9. Apa saja macam-macam antibodi dalam tubuh ?10. Apa beda antigen dan antibody ?11. Apa saja jenis antigen ?12. Mengapa 4 minggu kemudian muncul benjolan diketiak kanan ?13. Mengapa timbul pembesaran di regio axilaris dekstra ?14. Baagaiman kekebalan yang didapat setelah vaksinisasi ?15. Kenapa vaksin dilakukan dilengan atas ?16. Pada usia berapa vaksin BCG dilakukan ?17. Apakah vaksinisasi BCG diwajibkan pada bayi ? Dan apa vaksinisasi lainnya ?18. Bagaiman vaksisnisasi dalam pandangan islam ?

JAWABAN

1. vaksin : BCG, campak ,polio, hepatitis A dan B, DPT, varisella, thypoid, rabies, tetanus.2. Karena vaksin merangsan sistem imun dengan cara mengaktifkan sel limfosit B kemudian meransang pembentukan plasma, sel plassma sendiri akan membentuk antibody yang spesifik terhadap antigen sebagai limfosit B membentuk memori sehingga infeksi bisa dikenali.3. Lien, limfonodus, sumsum tulang, thymus,tonsil.4. Bakteri menginvasi lalu membengkak timbul rasa nyeri.5. BCG : 1) Reaksi Lokal : 1.Timbul kemerahan 2. Benjolan kecil2)Reaksi Regional : Timbul pembengkakan getah bening.6. * Virus bakteri yang dilemahkan/dimatikan.*pelarutnya : BCG (mengandung bakteri Bacillus Calmettegurn).7. Imunisasi ada 2 : 1) Alami terbagi 2 : 1. Aktif 2. Pasif2) Buatan terbagi 2 : 1. Aktif (vaksin) 2. Buatan8. Suspensi mikroorganisme (bakteri virus ricketsia yang dilemahkan/dimatikan) , diberikan untuk mencegah/meringankan/mengobati penyakit menular.9. 1) Alami contoh: flora normal ( IgM, IgG, IgD, IgA, IgE )2) Buatan : vaksin10. Antigen : benda asing masuk ke tubuh dan muncul respon.Antibody : yang melawan / sistem pertahanan tubuh.11. Antigen ( virus, bakteri 0.12. Karena siklus hidupnya panjang jadi 4 minggu baru kelihatan/terasa.13. Karena nodus limfatikus terdekat dari lengan kanan adalah axillaris.14. Tergantung vaksinasi -> BCG kebal pada mikrobakteri karena sel sdh dikenal.15. Karena intrakutan (khusus vaksin dan tes alergi).16. Usia < 12 bulan : 0,05 ml Usia > 12 bulan : 0,1 ml *intrakutan (di lengan atas).17. vaksin : BCG, campak ,polio.18. Surah An Nisa ayat 9.

HIPOTESAVaksin termasuk imunisasi buatan aktif yang spesifik terhadap antigen. Dengan diberikannya vaksin akan menimbulkan respon imun tubuh yang membentuk antibody. Organ yang berperan : lien, thymus, sumsum tulang, limfonodus. Dalam Islam vaksin dibolehkan.

SASARAN BELAJAR

Sasaran BelajarLI 1. Memahami dan Menjelaskan Sistem Limfoid1.1 Makroskopik Sistem Limfoid1.2 Mikroskopik Sistem Limfoid

LI 2. Memahami dan Menjelaskan Sistem Imunitas2.1 Definisi Sistem Imunitas2.2 Klasifikasi Sistem Imunitas2.3 Mekanisme Sistem Imunitas2.4 Fungsi Sistem Imunitas

LI 3. Memahami dan Menjelaskan Antigen3.1 Definisi Antigen 3.2 Klasifikasi Antigen3.3 Struktur Antigen

LI 4. Memahami dan Menjelaskan Antibodi4.1 Definisi Antibodi4.2 Klasifikasi Antibodi4.3 Fungsi Antibodi4.4 Struktur Antibodi

LI 5. Memahami dan Menjelaskan Imunisasi dan Vaksin Imunisasi Vaksin

LI 6. Memahami dan Menjelaskan tentang Vaksin yang mengandung bahan haram

LI 1. Memahami dan menjelaskan anatomi sistem limfatik

1.1. Organ Limfoid Secara Makroskopik Organ limfoid primer :Organ limfoid primer terdiri dari sumsum tulang dan timus. Sumsum tulang merupakan jaringan yang kompleks tempat hematopoiesis dan depot lemak. Lemak merupakan 50 % atau lebih dari kompartemen rongga sumsum tulang. Organ limfoid diperlukan untuk pematangan, diferensiasi dan poliferasi sel T dan B sehingga menjadi limfosit yang dapat mengenal antigen. Sel hematopoietik yang diproduksi di sumsum tulang menembus dinding pembuluh darah dan masuk ke sirkulasi dan di distribusikan ke bagian tubuh.

1. Sumsum TulangTerdapat pada sternum, vertebra, tulang iliaka, dan tulang iga. Sel stem hematopoetikakan membentuk sel-sel darah. Proliferasi dan diferensiasi dirangsang sitokin. Terdapatjuga sel lemak, fibroblas dan sel plasma. Sel stem hematopoetik akan menjadi progenitorlimfoid yang kemudian mejadi prolimfosit B dan menjadi prelimfosit B yang selanjutnya menjadi limfosit B dengan imunoglobulin D dan imunoglobulin M (B Cell Receptor) yang kemudian mengalami seleksi negatif sehingga menjadi sel B naive yang kemudian keluar dan mengikuti aliran darah menuju ke organ limfoid sekunder. Sel stem hematopoetik menjadi progenitor limfoid juga berubah menjadi prolimfosit T dan selanjutnya menjadi prelimfosit T yang akhirnya menuju timus.

2. ThymusTimus tumbuh terus hingga pubertas. Setelah mulai pubertas, timus akan mengalami involusi dan mengecil seiring umur kadang sampai tidak ditemukan. akan tetapi masih berfungsi untuk menghasilkan limfosit T yang baru dan darah. Mempunyai 2 buah lobus, mempunyai bagian cortex dan medulla, berbentuk segitiga, gepeng dan kemerahan. Thymus mempunyai 2 batasan, yaitu : Batasan anterior (depan) : manubrium sterni dan rawan costae IV Batasan atas : Regio colli inferior (trachea)Letak :Terdapat pada mediastinum superior, dorsal terhadap sternum. Dasar timus bersandar pada perikardium, ventral dari arteri pulmonalis, aorta, dan trakea. Perdarahan :Berasal dari arteri thymica cabang dari arteri thyroidea inferior dan mammaria interna. Kembali melalui vena thyroidea inferior dan vena mammaria interna.

Organ limfoid sekunder :Organ limfoid sekunder merupakan tempat sel dendritik mempersentasikan antigen yang ditangkapnya di bagian lain tunuh ke sel T yang memacunya untuk poliferasi dan diferensiasi limfosit.Jaringan limfoid sekunder berfungsi sebagai tempat menampung sel-sel limfosit yang telah mengalami diferensiasi dalam jaringan sentral menjadi sel-sel yang imunokompeten yang berfungsi sebagai komponen imunitas tubuh. Dalam jaringan limfoid sekunder, sebagai stroma terdapat sel retikuler yang berasal dari mesenkim dengan banyak serabut-serabut retikuler. Jaringan limfoid yang terdapat dalam tubuh sebagian besar tergolong dalam jaringan ini, contohnya limfa, tonsil, limfonodus.

3. Limfonodus

Terletak disekitar pembuluh darah yang berfungsi untuk memproduksi limfosit dan anti bodi untuk mencegah penyebaran infeksi lanjutan, menyaring aliran limfatik sekurang-kurangnya oleh satu nodus sebelum dikembalikan kedalam aliran darah melalui duktus torasikus, sehingga dapat mencegah penyebaran infeksi lebih luas. Mempertahankan tubuh utk melawan mikroorganisme dan peyebaran sel2 tumor.Terdapat saluran afferen memasuki limfonodus pada daerah sepanjang permukaan cembung. Dan permukaan hillus (cekung) yang merupakan tempat masuknya pembuluh darah dan saluran limfe eferen yang membawa aliran limfe keluar dari limfonodus.

Bentuk :Oval seperti kacang tanah atau kacang merah dengan pinggiran cekung (hillus)Ukuran :Sebesar kepala peniti atau buah kenari, dapat diraba pada daerah leher, axilla, dan inguinal dalam keadaan infeksi.

Daerah tubuh yang terdapat limfonodus1. Dilihat dari letaknya pada tubuha. Limfonodus superfisial b. Limfonodus servikal (leher)c. Limfonodus axilla (ketiak)d. Limfonodus inguinal (lipat paha)2. Limfonodus profundusa. Limfonodus iliaka (berkenaan dengan ilium)b. Limfonodus lumbal (sepanjang vertebra lumbalis)c. Limfonodus torasikus (pada pangkal paru)d. Limfonodus mesenterikus (melekat pada mesenterium usus haluse. Limfonodus portal (pada fissura portal hepar/ celah porta hati)3. Menurut Snells letak limfonodus terbagi atas a. Kepala dan leher bagian lateral dan belakang yaitu di sepanjang m.sternocleidomastoideus, lingual, pharynx, cavum nasi, palatum, muka, mandibular/dasar mulut.b. Extremitas superior yai