skenario b blok 11

Click here to load reader

Post on 31-Oct-2015

33 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Skenario BTn. X 45 tahun,masuk RS dengan keluhan utama sesak nafas yang bertambah berat sejak 3 hari sebelum masuk Rs. Dari anamnesis didapatkan dia menderita batuk yang kronik dengan dahak dan sesak terutama pada cuaca dingin.Dia mempunyai riwayat merokok sejak berumur 20 tahun.

Pemeriksaan Fisik :Keadaan Umum :Tampak sakit berat,TD :130/85 mmHg,Hr :100x/menit,RR :20x.menit,Temp :38 derajat C.Pem.Fisik Thorax :terdapat penurunan batas paru hepar dan terdapat wheezing ekspirasiPem.Laboratorium :Hb :14,5 gr%,Leukosit 12.500/mm3LED : 30 mm/jamRO Thorax :hiperlusensi,peningkatan corakan pembuluh darahSpirometry :FEV1 % = 45% FEV1/FVC % = 60%

Klarifikasi Istilah

1. Sesak Nafas : Perasaan yang bersifat subjektif berupa kesulitan (merasa tidak enak/ tidak nyaman)disaat bernafas.2. Batuk kronik : Ekspulsi udara yang tiba tiba sambil mengeluarkan suara dari paru paru lebih dari 2 minggu.3. Dahak :4.Wheezing : Suara bersuit yangdibuat dalam bernafas.5.Hiperlusensi : Radiolusensi (memudahkan jalannya energi radian seperti sinar X disertai sedikit tahanan daerah yang memilikinya tampak gelap pada hasil foto)6.FEV 1 : (Forced expiratory volume ) volume ekspirasi paksa selama 1 detik.7.FVC : Forced vital capacity (kapasitas vital yang dipaksakan)8.Spirometry : Pengukuran kapasitas pernafasan paru paruII.Identifikasi Masalah1. Tn. X 45 tahun,masuk RS dengan keluhan utama sesak nafas yang bertambah berat sejak 3 hari sebelum masuk Rs.2.Dari anamnesis didapatkan dia menderita batuk yang kronik dengan dahak dan sesak terutama pada cuaca dingin.Dia mempunyai riwayat merokok sejak berumur 20 tahun.3.Pem.Fisik- Ku : Tampak sakit berat- TD : 130/85 mmHg- RR : 28x/menit- Temp : 38 derajat C4.Pem.Fisik thorax : terdapat penurunan,batas paru dan hepar dan terdapat qheezingekspirasi.5.Pem.Laboratorium : - Leukosit 12.500/mm3- LED : 30 mm/jam6. RO Thorax :hiperlusensi,peningkatan corakan pembuluh darah7. Spirometry :FEV1 % = 45% FEV1/FVC % = 60%

III.Analisis Masalah

1.a Bagaimana anatomi respiratory system ?Anatomi dan Fisiologi

Organ-organ system pernapasan terdiri dari :

1. Hidung

2. Phaynx

3. Larynx

4. Trachea

5. Bronchii

6. Bronchioles

7. Paru-paru

1. Hidung dan cavitasAnatomy

Nares anterior adalah saluran-saluran di dalam. rongga hidung. Saluran-saluran itu bermuara ke dalam bagian yang dikenal sebagai vestibulum. (rongga) hidung.Rongga hidung dilapisi sebagai selaput lendir yang sangat kaya akan pembuluh darah. Posterior : os ethmoideus dan vomer

Anterior : hyaline cartilage

Medial : septum

Lateral : maxilla,os. Ethmoid dan concha inferior

Histologi

Dilapisi epithelium columnar ciliated yang mengandungi mucuos secreting goblet cells

2. Pharynx

Anatomy

Pharynx adalah pipa berotot yang berjalan dari dasar tengkorak sampai persambungannya dengan oesopagus pada ketinggian tulang rawan krikoid. Memanjang dari basis tengkorak ke level vertebrae cerviks yang keenam Superior : permukaan inferior dari basis tengkorak

Inferior : bersambungan dengan oesophagus

Anterior : dindingnya tak sempurna karena pembukaan ke dalam hidung,mulut

dan larynx

Posterior : tisue areolar,involuntary muscle

Pharynx terbagi kepada nasopharynx, oropharynx dan laryngopharynx

Perdarahan dan suplai serabut :

Facial artery & venous kembali ke dalam facial dan internal jugular veins

Suplai serabut dari plexus pharyngeal dibentuk oleh sympathetik dan parasymphathetic nerves. Suplai parasimpatetik dari saraf vagus dan glossopharangeal.suplai simpatetik dari saraf dari ganglio cerviks superior

HistologiTiga layers of tises : mucuos membrana lining, fibrous tissues, tisu otot-mengandungi inv berfungsi dalam involuntary constrictor muscle yang berfungsi dalam mekanisme penelanan

Fungsi

Proteksi-tisu lymphatic pharyngeal dan tonsil laryngeal produse antibody, laluan udara dan makanan, indera rasa dan pendengaran, warming and humidifying, speech

3. LarynxAnatomi

Terletak di depan bagian terendah farinx yang mernisahkan dari columna vertebrata, berjalan dari farinx. sampai ketinggian vertebrata servikals dan masuk ke dalarn trachea di bawahnya. Larynx terdiri atas kepingan tulang rawan yang diikat bersama oleh ligarnen dan membran.

Superior : Dari basis lidah dan tulang hyoid ke trachea

Inferior : bersambungan dengan trachea

Anterior : ototpada tulang hyoid dan leer

Posterior : laryngopharynx

Lateral : lobus thyroid gland

Perdarahan dan suplai sarafSuperior dan inferior laryngeal arteries dan venous return by vena thyroid

Parasimpatetik : superior laryngeal and recurrent laryngeal nerves dari

saraf vagus

Simpatetik : superior cervical ganglia

Histology: Terdiri daripada tulang rawan yang irregular dan disambung kepada sesame oleh ligament dan membrane.cartilago yang utama ialah : 1 cartilago thyroidea, 1 cartilago cricoidea, 2 cartilago arytenoids dan 1 epiglottis

Fungsi : produksi suara oleh vocal cords yang terletak di interior larynx

speech

laluan untuk udara

proteksi saluran respirasi bawah

4. Trachea

Anatomi

Trachea atau batang tenggorok kira-kira 9 cm panjangnya trachea berjalan dari larynx sarnpai kira-kira ketinggian vertebrata torakalis kelima dan di tempat ini bercabang mcnjadi dua bronckus (bronchi). Trachea tersusun atas 16 - 20 lingkaran tak- lengkap yang berupa cincin tulang rawan yang diikat bersama oleh jaringan fibrosa dan yang melengkapi lingkaran disebelah belakang trachea, selain itu juga membuat beberapa jaringan otot. Superior : larynx

Inferior : broncus kiri dan kanan

Anterior : isthmus thyroid gland dan arcus aorta

Posterior ; esophagus memisahkan trachea dari tulang belakang

Lateral : peparu dan thyroid gland

Perdarahan dan suplai saraf Inferior tyroid and bronchial artery,venous return oleh inferior thyroid veins kedalam brachiocephalic veins.

Parasimpatatik : recurrent laryngeal nerves

Simpatetik : saraf dari simpatetik

HistologyTerdiri daripada C shaped hyaline cartilage yang diselaputi oleh :

a. lapisan luar : terdiri daripada tisuelastik dan fibrous

b. lapisan tengah : terdiri daripada tulang rawan dan otot polos

c. lapisan dalam : terdiri daripada ciliated columnar epithelium

Fungsi Support, reflex batuk, warming,humidifying,filtering of air

5. Bronchi dan bronchioleAnatomi

a. Bronchus yang terbentuk dari belahan dua trachea pada ketinggian kira-kira vertebrata torakalis kelima, mempunyai struktur serupa dengan trachea dan dilapisi oleh.jenis sel yang sama. Bronkus-bronkus itu berjalan ke bawah dan kesamping ke arah tampuk paru. Bronckus kanan lebih pendek dan lebih lebar daripada yang kiri, sedikit lebih tinggi darl arteri pulmonalis dan mengeluarkan sebuah cabang utama lewat di bawah arteri, disebut bronckus lobus bawah. Bronkus kiri lebih panjang dan lebih langsing dari yang kanan, dan berjalan di bawah arteri pulmonalis sebelurn di belah menjadi beberapa cabang yang berjalan ke lobus atas dan bawah.

b. Cabang utama bronchus kanan dan kiri bercabang lagi menjadi bronchus lobaris dan kernudian menjadi lobus segmentalis. Percabangan ini berjalan terus menjadi bronchus yang ukurannya semakin kecil, sampai akhirnya menjadi bronkhiolus terminalis, yaitu saluran udara terkecil yang tidak mengandung alveoli (kantong udara).

c.Bronkhiolus terminalis memiliki garis tengah kurang lebih I mm. Bronkhiolus tidak diperkuat oleh cincin tulang rawan. Tetapi dikelilingi oleh otot polos sehingga ukurannya dapat berubah. Seluruh saluran udara ke bawah sampai tingkat bronkbiolus terminalis disebut saluran penghantar udara karena fungsi utamanya adalah sebagai penghantar udara ke tempat pertukaran gas paru-paru.

Perdarahan dan suplai darahArterial blood suplai : branchial arteri kiri dan kanan

Venous return : bronchial veins,pada bahagian kanan venous return ke dalam azygos vein dan bahagian kiri ia mengosong ke dalam superior intercostals vein

Suplai saraf : parasimpatatik(vagus nerve) dan simpatetik nerve

Histology Dilapisi oleh ciliated columnar epithelium pada bronci dan non ciliated cuboidal cells pada distal bronchiole

6. Pulmo Anatomy

Kedua pulmo dilekatkan pada cord an trachea oleh radix pumonalis dan ligamentum pulmonalenya bila tidak pulmo bebas dalam cavitasnya

Ada 2 pulmo:

a. pulmo dexter ada 3 lobus : lobus superius,medius dan inferius

b. pulmo sinister ada 2 lobus:lobus superius dan inferius

Kedua pulmo berbentuk kubah dengan apex di cranial dan basis di caudal. Di samping apex dan basis ada facies costalis,facies mediastinalis,margo anterior,margo inferior dan hilus?radix pulmonalis

Arteriae dan venae :

darah yang dideoksigenasi dibawa oleh aa. Pumonales,jaringan pulmo mendapat nutrisi dan o2 dari aa.Broncioles sinister et dexter

Venous return : venae bronchiales membawa darah venous dari paru ke v. Azygous,v hemiazygos,atau v. Intercostalis posterior.

Nervi : plexus pulmonalis anterior dan posterior di depan dan belakang radix pulmonalis dibentuk oleh cabang-cabang dari n. Vagus yang terdiri dari serabut-serabut parasimpatis dan truncus sympatheticus.

Fisiologi paru

Paru merupakan organ respirasi yang berfungsi menyediakan O2 dan mengeluarkan CO2. Selain itu paru juga membantu fungsi nonrespirasi, yaitu:

a. Pembuangan air dan eliminasi