sifat fisika molekul obat-diii farmasi unikal

Download Sifat Fisika Molekul Obat-diii Farmasi Unikal

If you can't read please download the document

Upload: anhggrhae-iythu-heszzthiiy

Post on 29-Jan-2016

502 views

Category:

Documents


320 download

DESCRIPTION

sifat fisik molekul obat

TRANSCRIPT

FARMASI FISIKA

DIII Farmasi

UNIKAL

KETERSEDIAAN FARMASETIK

ABSORBSI

PO

INHALASI

TRANSDERMAL (EFEK SISTEMIK)

MATA (EFEK SISTEMIK)

PEREDARAN DARAH

OBAT BEBAS

(KETERSIDAAN HAYATI)

IV

RESEPTOR

RESPON BIOLOGIS

DEPO

PENYIMPANAN

IM

M

E

T

A

B

O

L

IS

M

E

EKSKRESI

bioinaktivasi

2

Penyelidikansifatfisikmolekulobat

merupakansyaratformulasisuatuproduk

membuatlebihmengertihubunganantara

strukturobatdankerjaobat,

Obatberstrukturspesifik

Aktivitas biologis bergantung pada struktur

kimianya

Bekerja dengan mengikat reseptor atau asepror

yang sepesifik

Obatberstrukturtidakspesifik

Struktur kimia bervariasi

Tidak berinteraksi dengan reseptor spesifik

Sifat fisika kimia lebih berpengaruh dibanding

struktur kimianya

3

KEREAKTIFAN KIMIA

STEREOKIMIA

IKATAN KIMIA

INTRAKSI OBAT RESEPTOR

DISTRIBUSI GUGUS FUNGSI

EFEK INDUKSI & RESONANSI

DISTRIBUSI ELEKTRONIK

4

BEKERJA PADA ENZIM

ANTAGONIS

MENEKAN FUNGSI GEN

BEKERJA PADA MEMBRAN

Contoh : SENYAWA KOLINERGIK

R = CH3= Asetilkolin =

kolinergik masa kerja pendek

R = NH2= Karbamilkolin =

kolinergik masa kerja panjang

RCH

O

OCH2CH2N

+

(CH3)3

5

STRUKTUR KIMIA SIFAT KIMIA FISIKA AKTIVITAS BIOLOGIS

AKTIVITAS TERMODINAMIK

KELARUTAN

KOEFISIEN PARTISI LEMAK AIR

DERAJAT IONISASI

PEMBENTUKAN KELAT

POTENSIAL REDOKS

TEGANGAN PERMUKAAN

Contoh:

ANASTESI SISTEMIK

INSEKTISIDA

DIURETIK

6

MUDAH TIDAKNYA PENEMBUSAN MEMBRAN

BIOLOGIS

LIPOFIL -HIROFOB

HIDROFIL LIPOFOB

Sifat Gugus

Kuat -OSO2ONa, -COONa, -SO2Na, -OSO2H

Sedang -OH, -SH, -O-, =C=O, -CHO, -NO2, -NH2, -NHR, -NR2, -CN,

-CNS, -COOH, -COOR, -OPO3H2, -OS2O2H

Hidrofilik

(makin kekanan

makin menurun)

Ikatan tak jenuh -C=CH, -CH=CH2

Lipofilik Rantai hidrokarbon alifatik, alkil, aril, hidrokarbon polisiklik

7

Contoh :

Kelarutan Dalam Lemak

Aktivitas Antivirus Istatin--

tiosemikarbasonR

N

H

N

O

H

NCNH2

S

4

5

6

7

1

2

3

Substituen (R)

Kelarutan

dalam

kloroform

Aktivitas antivirus

relatif

7-COOH

5-OCH3

4-CH3

4-Cl

6-F

7-Cl

Tidak

tersubstitusi

0

3

8

10

16

29

32

0

0.03

3.4

8.6

39.8

85

100

8

overton

Barbital

Fenobarbital

Apobarbital

Siklobarbital

Pentobarbital

Sekobarbital

Heksetal

1

5

10

50

100

0204060

% Obat yg diabsorbsi

P

CHCl3/ air

9

Aktiftidakterionisasi

Kerja didalam sel & membran sel

HANDERSON HASELBACH

Pka = pH + log[Cu/Ci]

Pkb = pH log[Cu/Ci]

CONTOH :

Fenobarbital

Asam aromatik lemah asam benzoat, asam salisilat,

asam mandelat antibakteri

pH = 3 100x netral

10

Aktifterionisasi

Kerja diluar sel

Sulfonamida

Bell & Robin maks saat Cu = Ci

Cowles Cu menembus membran

Cu menjadi Ci Ci berinteraksi

dengan reseptor

Amonium kuartener

11

Ar-NH2

Ar-NH2

Ar-NH3+

Ar-NH2

Ar-NH3+

M

e

m

b

ra

n

d

in

d

in

g

s

a

lu

ra

n

c

e

rn

a

Plasma

pH 7.4

Ar-NH2

Ar-NH2

Ar-NH3+

Lambung

pH = 1 -3

Usus

pH = 5 -8

12

Khelat

Senyawa yang dihasilkan oleh kombinasi senyawa

yang mengandung gugus elektron donor dengan

ion logam membentuk suatu cincin

Logam dalam biologis :

Fe, Mg, Cu, Mn, Co, Zn.

13

Khelatdalamsistembiologis

Kelat yang mengandung logam Cu

Enzim oksidase

Kelat yang mengandung logam Fe

Enzim forfirin

Enzim non forfirin

Molekul transfer oksigen

Kelat yang mengandung logam Zn

Insulin

14

Kelat yang mengandung logam Co

Vitamin B12

Kelat yang mengandung logam Mg

Enzim proteolitik, fosfatase,

karboksilase.

Kelat yang mengandung logam Mn

Oksaloasetat dekarboksilase,

arginase, prolidase

15

Senyawa yang dapat membentuk kelat dengan

ion logam karena mempunyai gugus elektron

donor

Ligan dalam sistem biologis :

Vitamin : Riboflavin(B2), Asam folat

Basa purin : Hipoxantin, Guanosin

Asam trikarboksilat : Asam laktat, Asam

sitrat

Asam amino protein : Glisin, Sistein,

Histidin, Histamin,

Asam glutamat.

16

Membunuh mikroorganisme

Antidotum

Studi fungsi logam & metaloenzin dalam sistim

biologis

H2CCH

SHSH

CH2OH

+RAsO

H2CCH

SS

CH2OH

As

R

+H2O

Dimerkaprol

Antidotum As organik, Sb, Au, Hg

17

Reaksi biologis potensial redoks optimum

bervariasi

Contoh:

Turunan Kuinon antibakteri Staphylococcus

aureusEo -0.1V sampai 0.15V maks 0.03V

Eo= potensialredoksbaku

18

Riboflafin(Koenzim faktor vitamin Eo -0.185V)

H3C

H3C

N

NN

H

NH

O

O

CH2(CHOH)3CH2OH

HO

H3C

H3C

H

N

NN

H

NH

O

O

CH2(CHOH)3CH2OH

19