sifat fisik, sifat kimia, jumlah sel somatik dan ?· ringkasan joni setiawan. sifat fisik, sifat...

Download SIFAT FISIK, SIFAT KIMIA, JUMLAH SEL SOMATIK DAN ?· RINGKASAN JONI SETIAWAN. Sifat Fisik, Sifat Kimia,…

Post on 09-Mar-2019

217 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

SIFAT FISIK, SIFAT KIMIA, JUMLAH SEL SOMATIK DAN KUALITAS MIKROBIOLOGIS SUSU KAMBING

KALIGESING DI CORDERO FARM

JONI SETIAWAN

SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR

BOGOR 2013

PERNYATAAN MENGENAI TESIS DAN SUMBER INFORMASI SERTA PELIMPAHAN HAK CIPTA*

Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis berjudul Sifat Fisik, Sifat Kimia,

Jumlah Sel Somatik dan Kualitas Mikrobiologis Susu Kambing Kaligesing di Cordero Farm adalah karya saya dengan arahan dari Komisi Pembimbing dan belum diajukan dalam bentuk apa pun kepada perguruan tinggi manapun. Sumber informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka di bagian akhir tesis ini.

Dengan ini saya melimpahkan hak cipta dari karya tulis saya kepada Institut Pertanian Bogor

Bogor, Januari 2013

Joni Setiawan NIM. D151100071

RINGKASAN JONI SETIAWAN. Sifat Fisik, Sifat Kimia, Jumlah Sel Somatik dan Kualitas Mikrobiologis Susu Kambing Kaligesing di Cordero Farm. Dibimbing oleh RARAH RATIH ADJIE MAHESWARI dan BAGUS PRIYO PURWANTO.

Produsen dan konsumen saat ini semakin tertarik pada susu kambing.

Konsumen tertarik dengan kecernaannya yang tinggi, alergenisitas yang rendah dan komposisi kimia bermanfaat, lebih mirip dengan susu manusia dibandingkan susu sapi. Produsen tertarik dengan harapan akses pasar yang lebih mudah karena tingginya permintaan susu kambing dan masih rendahnya produksi susu kambing, serta dapat dijual dengan harga yang lebih tinggi. Salah satu ternak kambing yang populer di Indonesia adalah kambing Peranakan Ettawa (PE), salah satu galurnya kambing Kaligesing. Penelitian tentang kualitas susu kambing masih sangat sedikit, serta dengan jumlah sampel dan waktu pengamatan yang singkat. Penelitian tentang kualitas susu kambing di Indonesia khususnya kambing Kaligesing dianggap perlu sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan standar kualitas susu kambing di Indonesia, khususnya sesuai dengan kondisi nyata di peternakan rakyat.

Induk kambing Peranakan Ettawa laktasi diseleksi dari peternakan Cordero Farm untuk menentukan variasi jumlah sel somatik (JSS), sifat fisik dan kimia dan kualitas mikrobiologi susunya. Sampel susu individu diambil setiap hari (pemerahan pagi dan sore). Jumlah sel somatik sampel susu dianalisa menggunakan metode breed dan sifat dan kimia susu dianalisa menggunakan alat milk analyzer. Status inflammasi ambing ditentukan dengan uji tidak langsung (Uji IPB-1) dan uji kualitas mikrobiologis menggunakan metode konvensional.

Produksi susu harian kambing Kaligesing meningkat setelah melahirkan (1 sampai 2 minggu laktasi) dan kembali turun seiring waktu laktasi. Rataan puncak produksi susu mencapai 2.070.63 liter/ekor per hari. Kisaran produksi susu individu kambing Kaligesing 0.6 sampai 3.3 liter/ekor per hari. Susu kambing Kaligesing dapat diklasifikasikan menjadi kualitas premium berdasarkan kadar lemak, SNF dan protein. Kadar lemak, SNF, protein, laktosa, berat jenis dan titik beku susu kambing Kaligesing relatif konstan dari minggu kedua laktasi hingga akhir laktasi.

Kadar laktosa dan nilai pH reaksi IPB-1 Normal berbeda dengan reaksi IPB-1 +3 (P0.05), dan kelompok yang lain yaitu skor 1, 2 dan 3 dengan reaksi positif (P

SUMMARY

JONI SETIAWAN. Physico-chemical characteristics, somatic cell count and microbiological quality of Kaligesing goat milk in Cordero Farm. Supervised by RARAH RATIH ADJIE MAHESWARI and BAGUS PRIYO PURWANTO.

Producers and consumers are both becoming increasingly interested in goats milk. Consumers are attracted by its high digestibility, low allergenicity and beneficial chemical composition, more similar to human than to cows milk. Producers are attracted by the hope of easier access to the market of goat than of cows milk, production of the latter being restricted by low productivity, as well as by the possibility of making luxury products sold at increased prices. Popular dairy goat inIndonesia is Ettawa Grade (PE), one of popular strain is Kaligesing. Research on goat milk quality in Indonesia especially Kaligesing goat milk is very limited. This research important for consideration in the preparation of goat milk quality standards in Indonesia.

Lactation Kaligesing does were selected from herd in Cordero Farm to determine variations of milk somatic cell counts (SCC), physco-chemical properties and microbiological quality. Individual milk samples were collected daily from morning and evening milking. Milk samples were analyzed for SCC using a breed method and for physco-chemical characteristics using milk analyzer. The conventional bacteriological method for bacterial isolation and the indirect test (IPB-1 Test) for determining udder inflammation status were employed.

Daily milk production increased after parturition (1-2 weeks in lactation) and then decreased gradually as lactation advanced.Goats reached their peak milk production (2.070.63 L/doe per day) in approximately 2 weeks after parturition. Milk from the herd had high fat, SNF and protein contents and it can be classified as premium quality. Fat, SNF, protein, lactose, density and freezing point of Kaligesing goat relatively constant from 2 weeks of lactation to the end of lactation.

IPB-1 test reaction did not effect physco-chemical properties of goat milk (P>0.05), except for pH (IPB-1 test reaction Normal higher than IPB-1 test reaction +3). Over all, 36.36% of milk samples contained more than 1.0 x l06 SCC ml-1, the legal limit for Grade A goat milk or classified as standard quality. As much as 50.65% milk samples classified as premium quality which contained less than 7.0 x 105 SCC ml-1 and 12.99% of milk samples classified as good quality which contained 7.0 x 105-1.0 x 106 SCC ml-1. Milk samples which had IPB-1 reaction +2 and +3 exceeded the maximum limit of total plate count (TPC) and Staphylococcus aureus. Milk samples which had IPB-1 reaction neutral, trace and +1 on mastitis test can be classified as premium quality with TPC

Hak Cipta Milik IPB, Tahun 2013

Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang

Dilarang mengutip sebagian atau seluruh karya tulis ini tanpa mencantumkan atau menyebutkan sumbernya. Pengutipan hanya untuk kepentingan pendidikan, penelitian, penulisan karya ilmiah, penyusunan laporan, penulisan kritik, atau tinjauan suatu masalah; dan pengutipan tersebut tidak merugikan kepentingan IPB

Dilarang mengumumkan dan memperbanyak sebagian atau seluruh karya tulis ini dalam bentuk apa pun tanpa izin IPB

JONI SETIAWAN

Tesis sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar

Magister Sains pada Program Studi Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan

SIFAT FISIK, SIFAT KIMIA, JUMLAH SEL SOMATIK DAN KUALITAS MIKROBIOLOGIS SUSU KAMBING

KALIGESING DI CORDERO FARM

SEKOLAH PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR

BOGOR 2013

Penguji Luar Komisi pada Ujian Tesis : Dr Ir Afton Atabany, MSi

Judul Tesis : Sifat Fisik, Sifat Kimia, Jumlah Sel Somatik dan Kualitas Mikrobiologis Susu Kambing Kaligesing di Cordero Farm

Nama : Joni Setiawan NRP : D151100071

Disetujui

Komisi Pembimbing

Diketahui oleh

Ketua Program Studi Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan

Prof Dr Ir Muladno, MSA

Dekan Sekolah Pascasarjana Dr Ir Dahrul Syah, MScAgr

Tanggal Ujian: 17 Januari 2013

Tanggal Lulus:

Dr Ir Bagus Priyo Purwanto, MAgr Anggota

Dr Ir Rarah Ratih Adjie Maheswari, DEA Ketua

PRAKATA

Penulis senantiasa memanjatkan puji syukur kepada Allah subhanahu wa taala yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan tesis ini dengan lancar. Tema yang dipilih oleh penulis dalam penelitian yang dilaksanakan sejak bulan Juli 2011 hingga Februari 2012 adalah Sifat Fisik, Sifat Kimia, Jumlah Sel Somatik dan Kualitas Mikrobiologis Susu Kambing Kaligesing di Cordero Farm. Penulis pada kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih kepada Dr Ir Rarah Ratih Adjie Maheswari, DEA dan Dr Ir Bagus Priyo Purwanto, MAgr selaku pembimbing atas saran, petunjuk, arahan, dan bimbingan selama pelaksanaan dan penyusunan penelitian ini. Selain itu, penghargaan penulis sampaikan kepada Bapak Dr Ir Afton Atabany, MSi selaku dosen penguji pada Ujian Tesis, Bapak Sauqi Masal, Bapak Firman, Eko Yulianto AMd, Mas Dwi selaku pemilik dan tim kandang di peternakan kambing PE Cordero Farm, Bapak Sukmawijaya AMd dan Dedi Permadi AMd selaku Laboran Bagian Ternak Perah Fakultas Peternakan IPB.Ungkapan terima kasih juga penulis sampaikan kepada Mama, Kakak, Abang, ibu dan Bapak mertua, serta seluruh keluarga besar di Sarona Riau dan Cimanglid Bogor, serta khususnya istri Eka Rahmawati, SPt dan Naura Nafeeza Rahmanindya Setiawan atas segala doa dan cinta. Semoga tesis ini bermanfaat bagi semua pihak yang membaca.

Bogor, Januari 2013

Joni Setiawan

DAFTAR ISI

DAFTAR TABEL vii

DAFTAR GAMBAR vii DAFTAR LAMPIRAN viii

1 PENDAHULUAN 1 Latar Belakang 1 Tujuan Penelitian 2 Manfaat Penelitian 2

2 TINJAUAN PUSTAKA 2 Kambing Perah 2 Kambing PE 2 Kambing Kaligesing 4 Susu Kambing 5 Komponen Bioaktif Susu Kambing 10 Mikroorganisme Susu 11 Jumlah Sel Somatik(JSS) 12

3 METODE 13 Waktu dan Tempat Penelitian 13 Materi Penelitian 13 Peralatan Penelitian 13 Bahan Penelitian 13 Ternak Kambing Perah 13 Sampel Kolostrum dan Susu 13 Metode Penelitian 14 Analisa Komposisi Susu Kambing 14 Uji Mastitis 14 Penghitungan Sel Somatik 14 Persiapan Peralatan dan Media 14 P