Segmentasi by Histogram

Download Segmentasi by Histogram

Post on 17-Jul-2015

74 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Segmentasi By Histogram

TRANSCRIPT

<p>Pengantar Segmentasi Citra</p> <p> By Yusron Rijal 2010STMIK Yadika Bangil Mail : yusronrijal@yahoo.com</p> <p> Biasanya segmentasi citra merupakan langkah awal dan penting dalam serangkaian proses yang bertujuan untuk memahami keseluruhan gambar Aplikasi segmentasi citra seperti, Identifikasi obyek dalam citra-bergerak untuk menganalisa bentuk dan ukuran Identifikasi objek dalam sebuah Video obyek (MPEG4)</p> <p> Penelusuran jumlah mobil dalam citra-bergerak</p> <p>Segmentasi =====:::</p> <p>Pengantar Segmentasi Citra</p> <p> By Yusron Rijal 2010STMIK Yadika Bangil Mail : yusronrijal@yahoo.com</p> <p>Example 1 Segmentasi citra dalam grayscale Kemudahan segmntasi dalam</p> <p>mode grayscale, akan mengakibatkan ketidak-akuratan dalam memberikan label pada ketidakobyek tersegmentasi</p> <p>Segmentasi =====:::</p> <p>Pengantar Segmentasi Citra</p> <p> By Yusron Rijal 2010STMIK Yadika Bangil Mail : yusronrijal@yahoo.com</p> <p>Example 2</p> <p> Segmentasi citra berbasis pada teksture Enables object surfaces with varying patterns of grey to be segmented Mengaktifkan permukaan objek dengan berbagai pola abu-abu akan abutersegmentasi</p> <p>Segmentasi =====:::</p> <p>Pengantar Segmentasi Citra</p> <p> By Yusron Rijal 2010STMIK Yadika Bangil Mail : yusronrijal@yahoo.com</p> <p>Example 3 Segmentation berbasis gerakan Kesulitan utama dalam segmentasi adalah langkah tepat yang bagiamanakah yang dibutuhkan untuk mengestimasi/memperkirakan areaarea-area yang akan diproses Segmentasi harus berdasar pada perkiraan-perkiraan, secara perkiraanmenyeluruh, dan alur flow yang benar</p> <p>Segmentasi =====:::</p> <p>Teknik Segmentasi Citra</p> <p> By Yusron Rijal 2010STMIK Yadika Bangil Mail : yusronrijal@yahoo.com</p> <p> Segmentasi adalah pembagian citra menjadi beberapa bagian/daerah (bagian yang bermakna) 2 pendekatan utama yang digunakan adalah Segmentasi berbasis histogram Segmentasi koherensi (daya tarik) ruang (ciri warna, kedalaman, arah)</p> <p> Segmentasi adalah implementasi proses pengambangan (Thresholding)</p> <p>Segmentasi =====:::</p> <p>Teknik Segmentasi Citra Thresholding / Pengambangan</p> <p> By Yusron Rijal 2010STMIK Yadika Bangil Mail : yusronrijal@yahoo.com</p> <p>Alasan dilakukannya Thresholding :1. Untuk mengidentifikasi daerah obyek, yang direpresentasikan dalam bentuk wilayah dalam citra. Seperti memisahkan obyek dengan latar belakangnya, pixel-pixel obyek diberikan nilai 1 dan pixel-pixel latar belakang diberikan nilai 0. 2. Untuk menganilsis bentuk geometri/morfologi obyek (bentuk lebih penting dari pixelnya) guna pengambilan keputusan. 3. Untuk mengubah citra resolusi tinggi menjadi biner.</p> <p>Segmentasi =====:::</p> <p>Teknik Segmentasi Citra Jenis Proses Thresholding Sudut Pandang Keseluruhan Citra P-Tile Mode Method Double Threshold Iterative</p> <p> By Yusron Rijal 2010STMIK Yadika Bangil Mail : yusronrijal@yahoo.com</p> <p>Sudut Pandang Bagian Lokal Citra Lokal Transformasi Warna RGB HSI YCbCr TSL</p> <p>Segmentasi =====:::</p> <p>Teknik Segmentasi Citra Jenis Proses Thresholding Sudut Pandang Keseluruhan Citra</p> <p> By Yusron Rijal 2010STMIK Yadika Bangil Mail : yusronrijal@yahoo.com</p> <p>P-Tile, proses threshold ini dilakukan berdasarkan : - Asumsi bahwa sebuah obyek adalah memiliki sebuah ukuran tertentu, misal ukurannya adalah P - P adalah total ukuran citra dalam bentuk histogram - Pilihlah nilai ambang dalam .%P, yang menggambarkan ilustrasi sebagian citra</p> <p>Segmentasi =====:::</p> <p>Teknik Segmentasi CitraContoh Hasil P-Tile</p> <p> By Yusron Rijal 2010STMIK Yadika Bangil Mail : yusronrijal@yahoo.com</p> <p>Citra Sumber</p> <p>25% P</p> <p>45% P</p> <p>65% P</p> <p>Segmentasi =====:::</p> <p>Teknik Segmentasi Citra Jenis Proses Thresholding Sudut Pandang Keseluruhan Citra</p> <p> By Yusron Rijal 2010STMIK Yadika Bangil Mail : yusronrijal@yahoo.com</p> <p>Mode Method, Threshold didasarkan nilai lembah dari sebuah histogram - Cari puncak dan lembah dari sebuah histogram - Set sesuai pada nilai lembah histogram tersebut</p> <p>Mencari Lembah dalam histogram bukanlah hal sepele. sepele. - Tetapi logika pencariannya adalah mencari titik tertinggi (puncak), lalu carilah lembahnya. lembahnya. - Carilah nilai lembah tertinggi dari histogram untuk dijadikan sebagai nilai threshold</p> <p>Segmentasi =====:::</p> <p>Teknik Segmentasi Citra Contoh Hasil Mode Threshold</p> <p> By Yusron Rijal 2010STMIK Yadika Bangil Mail : yusronrijal@yahoo.com</p> <p>Segmentasi =====:::</p> <p>Teknik Segmentasi Citra Jenis Proses Thresholding Sudut Pandang Keseluruhan Citra</p> <p> By Yusron Rijal 2010STMIK Yadika Bangil Mail : yusronrijal@yahoo.com</p> <p>Double Thresholding, Threshold seperti pada mode threshold. threshold. - Cari puncak dan lembah dari sebuah histogram - Set sesuai pada nilai lembah histogram tersebut</p> <p>Mencari 2 Lembah dalam histogram bukanlah hal sepele. sepele. - Tetapi logika pencariannya adalah mencari titik tertinggi (puncak), lalu carilah lembahnya. lembahnya. - Carilah nilai lembah tertinggi dari histogram untuk dijadikan sebagai nilai threshold</p> <p>Segmentasi =====:::</p> <p>Teknik Segmentasi CitraContoh Hasil Double Threshold</p> <p> By Yusron Rijal 2010STMIK Yadika Bangil Mail : yusronrijal@yahoo.com</p> <p>Citra Sumber</p> <p>Segmentasi =====:::</p> <p>Teknik Segmentasi Citra Jenis Proses Thresholding Sudut Pandang Keseluruhan Citra</p> <p> By Yusron Rijal 2010STMIK Yadika Bangil Mail : yusronrijal@yahoo.com</p> <p>Iteratif Thresholding, Threshold yang didasarakan pada rata2 nilai gray rata2 secara iteratif. iteratif. - Ambil Sembarang nilai threshold - Cari dan bagi rata-rata total nilai pixel dalam 2 kategori ( 1 2). rataBatasan pembagian kategori tersebut adalah threshold. threshold. - Perbaiki nilai threshold tersebut secara iteratif (sebanyak total matrik citra) - Update nilai threshold dengan (1+2) /2</p> <p> ,</p> <p>Segmentasi =====:::</p> <p>Teknik Segmentasi CitraContoh Hasil Iterativ Threshold</p> <p> By Yusron Rijal 2010STMIK Yadika Bangil Mail : yusronrijal@yahoo.com</p> <p>Citra Sumber</p> <p>Citra Hasil</p> <p>Segmentasi =====:::</p> <p> By Yusron Rijal 2010 Teknik Segmentasi Citra STMIK Yadika Bangil Jenis Proses Thresholding Mail : yusronrijal@yahoo.com Sudut Pandang Bagian Lokal Citra Lokal Transformasi Warna (TW), Jenis threshold yang didasarkan pada transformasi warna RGB, HIS, YCbCr, TSL dan sebagainya. sebagainya.</p> <p>Threshold (pengambangan), operasi pemetaan suatu nilai piksel berdasarkan syarat nilai ambang menjadi nilai baru yang dikehendaki. Sehingga secara metematis dapat dirumuskan sbb :X1, X2, X3, X4, .., X n, f(x,y) TW_1 f(x,y) TW_2 TW_2 f(x,y) TW_3 TW_3 . . f(x,y) TW_n TW_n</p> <p>Segmentasi =====:::</p> <p>Teknik Segmentasi CitraContoh Hasil Lokal Transformasi Warna</p> <p> By Yusron Rijal 2010STMIK Yadika Bangil Mail : yusronrijal@yahoo.com</p> <p>Citra Sumber</p> <p>Citra Hasil Threshold HSI</p> <p>Segmentasi =====:::</p>