salinan - jdih. 49)_dinas_pendidikan_dan... bupati lima puluh kota provinsi sumatera barat peraturan

Download SALINAN - jdih. 49)_Dinas_Pendidikan_dan... bupati lima puluh kota provinsi sumatera barat peraturan

Post on 09-Jan-2020

0 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • BUPATI LIMA PULUH KOTA PROVINSI SUMATERA BARAT

    PERATURAN BUPATI LIMA PULUH KOTA NOMOR 49 TAHUN 2016

    TENTANG

    KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI, SERTA TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

    DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

    BUPATI LIMA PULUH KOTA,

    Menimbang

    Mengingat

    :

    :

    a. bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 3 Peraturan Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota Nomor 15 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, maka perlu diatur Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Pendidikan Dan Kebudayaan;

    b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud huruf a di atas, perlu ditetapkan dengan Peraturan Bupati.

    1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1956 Tentang Pembentukan Daerah Otonom Kabupaten Dalam Lingkungan Propinsi Sumatera Tengah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1956 Nomor 25);

    2. Undang–Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 5);

    3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587), sebagaimana telah dua kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);

    4. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 Tentang Administrasi Pemerintahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 292, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5601);

    5. Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 74, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5135);

    SALINAN

  • 2

    6. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 114, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5887);

    7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 80 Tahun 2015 Tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 2036);

    8. Peraturan Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota Nomor 15 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2016 Nomor 15).

    MEMUTUSKAN:

    Menetapkan : PERATURAN BUPATI TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI, SERTA TATA KERJA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

    BAB I KETENTUAN UMUM

    Pasal 1

    Dalam Peraturan Bupati ini yang dimaksud dengan : 1. Daerah adalah Kabupaten Lima Puluh Kota. 2. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota. 3. Bupati adalah Bupati Lima Puluh Kota. 4. Urusan pemerintahan adalah fungsi-fungsi pemerintahan yang menjadi

    hak dan kewajiban setiap tingkatan dan/atau susunan pemerintahan untuk mengatur dan mengurus fungsi-fungsi tersebut yang menjadi kewenangannya dalam rangka melindungi, melayani, memberdayakan dan mensejahterakan masyarakat.

    5. Tugas Pokok adalah melaksanakan urusan pemerintahan sesuai lingkup bidang pendidikan yang menjadi kewenangan daerah.

    6. Fungsi adalah penjabaran lebih lanjut dari tugas pokok. 7. Uraian Tugas adalah penjabaran lebih lanjut dari fungsi. 8. Dinas adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. 9. Kepala Dinas adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. 10. Sekretaris adalah sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. 11. Kepala Bidang adalah Kepala Bidang pada Dinas Pendidikan dan

    Kebudayaan. 12. Kepala Sub Bagian adalah Kepala Sub Bagian pada sekretariat Dinas

    Pendidikan dan Kebudayaan. 13. Kepala Seksi adalah Kepala Seksi pada Bidang-Bidang Dinas

    Pendidikan dan Kebudayaan. 14. Pengawas Sekolah adalah pengawas satuan pendidikan, pengawas mata

    pelajaran/rumpun mata pelajaran dan pengawas Bimbingan Konseling. 15. UPT adalah Unit pelaksana teknis pendidikan dan kebudayaan terdiri

    atas UPT Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan, UPT Sekolah Menengah Pertama.

  • 3

    BAB II URUSAN YANG MENJADI KEWENANGAN

    Pasal 2

    Urusan yang menjadi kewenangan dinas adalah pembagian urusan pemerintahan kabupaten bidang pendidikan dan bidang kebudayaan.

    BAB III KEDUDUKAN

    Pasal 3

    (1) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan merupakan pelaksana urusan pemerintah daerah di bidang Pendidikan dan bidang Kebudyaan.

    (2) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berkedudukan di bawah dan bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.

    (3) Dinas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mempunyai mempunyai tugas membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan dan tugas pembantuan bidang Pendidikan dan bidang Kebudayaan.

    (4) Dinas dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (3) menyelenggarakan fungsi : a. perumusan kebijakan teknis bidang Pendidikan dan bidang

    Kebudayaan. b. pelaksanaan kebijakan teknis bidang Pendidikan dan bidang

    Kebudayaan; c. pelaksanaan evaluasi dan pelaporan bidang Pendidikan dan bidang

    Kebudayaan; d. pelaksanaan administrasi dinas; dan e. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati terkait tugas dan

    fungsinya.

    BAB IV SUSUNAN ORGANISASI

    Pasal 4

    (1) Susunan Organisasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terdiri dari : a. Kepala Dinas; b. Sekretariat terdiri dari:

    1. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian; 2. Sub Bagian Keuangan dan BMD; dan 3. Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan.

    c. Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal terdiri dari: 1. Seksi Kurikulum, Penilaian dan Peserta Didik; 2. Seksi Pendidikan Non Formal; dan 3. Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana.

    d. Bidang Pembinaan Dikdas terdiri dari: 1. Seksi Kurikulum dan Penilaian; 2. Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter; dan 3. Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana.

    e. Bidang Kebudayaan terdiri dari; 1. Seksi Cagar Budaya dan Sejarah; 2. Seksi Kesenian dan Nilai Tradisi; dan

  • 4

    3. Seksi Tenaga Kebudayaan f. Bidang Pembinaan Ketenagaan terdiri dari:

    1. Seksi PTK Paud dan PNF; 2. Seksi PTK Pendidikan Dasar; dan 3. Seksi PTK SMP.

    g. Unit Pelaksana Teknis h. Kelompok Jabatan Fungsional

    (2) Bagan Susunan Organisasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagaimana tercantum dalam Lampiran sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Bupati ini.

    BAB V TUGAS, FUNGSI DAN URAIAN TUGAS

    Bagian Kesatu Kepala Dinas

    Pasal 5

    (1) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mempunyai tugas membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan bidang Pendidikan dan Kebudayaan dan urusan pemerintahan bidang Pendidikan dan Kebudayan yang menjadi kewenangan daerah dan tugas pembantuan yang ditugaskan kepada daerah.

    (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan fungsi : a. pembinaan, pengawasan dan pengendalian penyusunan rencana

    strategis (Renstra) Dinas sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD);

    b. perumusan kebijakan, penyelenggaraan, pemantauan dan evaluasi, pembinaan dan pengembangan sumber daya manusia (PENDIDIKAN DASARM) serta pengawasan pelayanan bidang ;

    c. pelaksanaan kebijakan, penyelenggaraan, pemantauan dan evaluasi serta pengawasan pelayanan bidang ;

    d. pembinaan, pengawasan dan pengendalian produk hukum sesuai dengan bidang tugasnya;

    e. pembinaan, pengawasan, pengendalian dan koordinasi kegiatan bidang teknis meliputi Bidang Pendidikan dan Kebudayaan;

    f. pembinaan, pengawasan dan pengendalian akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (AKIP);

    g. pembinaan, pengawasan dan pengendalian urusan kesekretariatan; h. pembinaan pengawasan dan pengendalian penggunaan anggaran

    Dinas; dan i. pelaksanaan tugas lain yang diberikan Bupati sesuai dengan tugas

    dan fungsinya. (3) Uraian tugas Kepala Dinas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sebagai

    berikut : a. Merumuskan Rencana Strategis (RENSTRA) dan Rencana Kinerja

    (RENJA) Dinas; b. Merumuskan bahan kebijakan teknis bidang bidang; c. Merumuskan bahan kebijakan pengawasan pelayanan bidang

    bidang; d. Merumuskan segala bentuk pelaporan lainnya sesuai bidang

    tugasnya; e. Memberikan saran dan pertimbangan teknis kepada Bupati; f. Mempelajari, memahami dan melaksanakan peraturan perundang-

    undangan yang berkaitan dengan lingkup tugasnya sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas;

  • 5

    g. Melaksanakan koordinasi dengan sekretaris daerah dan instansi terkait lainnya sesuai dengan lingkup tugasnya;

    h. Menyampaikan laporan hasil pelaksanaan tugas kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah;

    i. Melaksanakan pembinaan dan akuntabilitas kinerja intansi dinas; j. Mengoordinasikan perencanaan, penyelenggaraan, pengendalian

    dan pengawasan tugas-tugas Sekretariat dan Bidang; dan k. Melaksanakan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

    Bagian Kedua Sekretariat

    Pasal 6

    (1) Sekretaris mempunyai tugas pokok melaksanakan pelayanan teknis dan administratif serta koordinasi pelaksanaan tugas di lingkungan dinas pendidikan dan kebudayaan.

    (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana terdapat pada ayat (1) Sekretaris mempunyai Fungsi sebagai berikut; a. Pengoordinasian penyusunan kebijakan, rencana, program, kegiatan,

    dan anggaran di bidang: Pembinaan PAUD & PNF, Pembinaan Dikdas, Kebudayaan dan Pembinaan Ketenagaan serta tugas pembantuan di bidang pendidikan dan kebu

Recommended

View more >