Salam Redaksi

Download Salam Redaksi

Post on 18-Jun-2015

3.778 views

Category:

Documents

5 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

catatan kreatf mahasiswa polimedia

TRANSCRIPT

<p>Salam redaksi</p> <p>Pemimpin Redaksi: Agus Hermawan - Editor: Dennis Afri Saptanto - Fotografer: Jivo Hussery - Desain dan Layout: Novita Sari dan Zielay - Penanggung jawab rubrik Kupas Buku: Desi Irta Iriyanti - Penanggung jawab rubrik teknologi: Luthfi Widhi Wijanarko - Penanggung jawab rubrik kesehatan: Arif P. Ramadhan - Penanggung jawab rubrik Profil: Fauziah Purwanti Made Agung Dwi Angga - Penanggung jawab rubrik Opini Mahasiswa: Dennis Afri Saptanto -Penanggung jawab rubrik Profil bem &amp; UKM: Dewi Sartika - Penanggung jawab rubrik Polimedia: Rizki Asrianda - Penanggung jawab rubrik Cerpen: Asep Lukman Nulhakim Cahyo Prasetyo - Penanggung jawab rubrik Fotografi: Khamarudin Asan Putra Jivo Huseri Edwin Riandi Anugrah - Penanggung jawab rubrik asal usul: Agus Hermawan - Penanggung jawab rubrik tips: Ade Nurhandayani - Penanggung jawab rubrik grafimedia: Made Agung Dwi Angga - Penanggung jawab rubrik karya anak: Desain: Ferdi Setiawan - Penanggung jawab rubrik komik: Michael C. Prabowo Luthfi Widhi Wijanarko Dara Puspita - Penanggung jawab rubrik sejarah: Eka Sulistiyanti</p> <p>Sarana dan prasarana seperti perpustakaan, hotspot, dan laboratorium memang sudah tersedia di kampus Polimedia. Akan tetapi, Polimedia masih membutuhkan banyak sarana penunjang lainnya sebagai penunjang bagi mahasiswanya yang haus akan informasi dan pengetahuan. Sarana penambah wawasan yang diharapkan masih dalam keterbatasan dan sepertinya perlu dikembangkan secara terstruktur dari waktu ke waktu. Pada kesempatan kali ini, kami selaku redaksi majalah Creanotes mempersembahkan sebuah karya dalam bentuk majalah berbasis catatancatatan informatif yang dibuat oleh mahasiswa Polimedia. Majalah ini menjadi sebuah bentuk apresiasi kami dalam meningkatkan wawasan dan pengetahuan mahasiswa Polimedia. Melalui pembuatan majalah ini, kami berharap dapat mengambil peranan dalam upaya peningkatan minat baca yang dimiliki oleh mahasiswa. Selain itu, kami juga berharap agar hasil karya mahasiswa Polimedia dapat dimuat di majalah ini pada edisi-edisi berikutnya. Terbitnya edisi perdana majalah ini menjadi jawaban atas rasa lelah yang dirasakan selama berminggu-minggu yang berubah menjadi kepuasan yang mendalam bagi kami. Akhirnya, kerja keras kami dapat terwujudkan melalui terbitnya majalah ini. Rasa bangga dalam diri kami selaku mahasiswa Polimedia menjadi berlipat ganda. Di awal tahun macan ini, akhirnya kami berhasil menerbitkan sebuah majalah yang sesuai dengan keinginan dan harapan kami. Tentunya pula, kami harapkan menjadi harapan dari seluruh mahasiswa Polimedia Terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak terkait yang membantu terbitnya edisi pertama dari majalah Creanotes. kami sangat mengharapkan kritik serta saran dari para pembaca terhadap majalah ini sebagai upaya perbaikan di edisi-edisi berikutnya. Kritik dan saran yang sifatnya membangun dari Anda sangat kami harapkan demi tercapainya kesempurnaan majalah ini pada edisi mendatang.</p> <p>Daftar Isi...</p> <p>Daftar Isi...</p> <p>Rubrik Polimedia...</p> <p>M</p> <p>ungkin sampai dengan hari ini masih banyak orang yang belum mengetahui tentang keberadaan jurusan penerbitan dan karier penerbitan. Kebanyakan dari mereka lebih memilih jurusan teknik grafika dan desain grafis karena jurusan tersebut lebih dikenal oleh masyarakat kita. Sekarang kita akan mengupas habis semua yang berhubungan dengan penerbitan. Penerbitan adalah proses produksi dan penyebaran literatur atau aktivitas membuat informasi yang tersedia untuk publik. Dalam beberapa kasus, mungkin penulis merangkap juga sebagai penerbit. Atau bisa dikatakan pengembang konten juga menyediakan media untuk menyampaikan dan menampilkan konten. S e c a r a tradisional, istilah ini merujuk pada distribusi media cetak seperti buku dan surat kabar. Dengan munculnya sistem informasi digital dan Internet, ruang lingkup penerbitan telah diperluas untuk mencakup sumber daya elektronik, seperti versi e l e k t r o n i k buku-buku dan majalah, serta situs web, blog, video game dan sejenisnya. Yang meliputi: tahap-tahap pengembangan, akuisisi, copyediting, desain grafis, produksi - percetakan (secara elektronik), pemasaran dan distribusi surat kabar, majalah, buku, karya sastra, karya musik, perangkat lunak dan karya lain yang berhubungan dengan informasi, termasuk media elektronik. Penerbitan merupakan salah satu dari sekian banyak industri kreatif yang berkembang pesat saat ini sebagai perpaduan aktivitas intelektual akademik, praktisi dan karya. Untuk mengisi kebutuhan industri penerbitan, maka jurusan penerbitan didirikan. Polimedia berupaya untuk mencetak lulusan dengan profil menjadi penulis dan penyunting berwa-</p> <p>wasan bisnis dan teknologi. Mahasiswa jurusan penerbitan akan dapat mempelajari semua aspek penerbitan mulai dari kemampuan menulis, menyunting, mengelola, dan memasarkan naskah berbagai poduk terbitan cetak dan elektronik, baik dalam bentuk buku, majalah, tabloid maupun surat kabar. Jurusan penerbitan juga membutuhkan penggunaan tata bahasa yang baik dan benar, lisan maupun tulisan. Mahasiswa jurusan penerbitan juga dituntut untuk belajar menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Progam ini dibentuk untuk menyiapkan mahasiswa agar mampu menerapkan kreativitasnya dalam berwirausaha dan berorganisasi sebagaimana diperlukan dalam mengelola tahapan berbagai jenis terbitan. Pada masa akhir kuliah, mahasiswa akan melakukan evaluasi kritis berbagai media terbitan disertai contoh model produk dengan menggunakan perangkat teknologi informasi baru atau media digital. Dalam prospek karier, program studi penerbitan berupaya memiliki reputasi dan membangun citra di kalangan industri penerbitan nasional dan internasional. Lulusan program studi ini dapat bekerja di semua jenis penerbitan buku, jurnal, majalah, maupun surat kabar. Bahkan, disamping menjadi penerbit yang mandiri, lulusan jurusan penerbitan juga dapat mengembangkan karier dalam bidang hubungan masyarakat, periklanan, televisi, dan radio. Peluang kerja bagi mereka yang menekuni dunia penerbitan juga tergolong banyak. Contohnya dalam dunia penerbitan buku, ada tiga karier inti penerbitan yaitu : Bagian Redaksi/Editorial, Bagian Produksi, dan Bagian Pemasaran. Dua bagian yang pertama membutuhkan spesialisasi dalam aktivitas pekerjaannya, sedangkan bagian terakhir, kita ketahui memerlukan keahlian dalam hal promosi, distribusi, dan penjualan. Berikut adalah penjelasannya. Bagian Redaksi/Editorial merupakan bagian dapur penerbit yang meramu naskah mentah dari penulis hingga menghasilkan naskah siap cetak. Di bagian ini ada pekerja profesional yang disebut editor (penyunting naskah). Di sebuah penerbit besar, editor dibagi lagi dalam tugasnya, seperti copyeditor yang khusus menangani penyuntingan naskah, acquiring editor yang khusus mencari naskah, dan rights editor yang khusus mengurus hak cipta dan perizinan buku. Copyeditor merupakan jenjang karier yang paling rendah, kemudian seseorang bisa naik menjadi editor atau senior editor (paling tidak setelah berkecimpung tiga tahun dalam dunia penyuntingan setingkat kepala bagian), lalu managing editor (setingkat asisten manajer atau manajer), dan chief editor (setingkat manajer atau general manajer). Profesi editor banyak dicari oleh penerbit, namun pasokannya kerapkali tidak</p> <p>8</p> <p>Rubrik Polimedia...</p> <p>ada. Kesadaran masyarakat Indonesia untuk serius menekuni pekerjaan menjadi seorang editor masih sangat minim. Peluang karier editor masih sangat terbuka, terutama bagi mereka yang memiliki keterampilan tinggi dalam hal menulis, sekaligus kemampuan berkomunikasi yang baik, termasuk dalam bahasa Inggris atau bahasa Arab. Penghasilan tidak usah ditanya. Jika Anda menjadi editor yang benar-benar profesional, Anda akan bisa memiliki gaji yang lumayan dan mendapat fasilitas memadai dari penerbit, plus punya kesempatan plesiran ke luar negeri dalam eveneven pameran buku internasional, seperti Kuala Lumpur Book Fair, Kairo Book Fair, hingga Frankfurt Book Fair. Kebutuhan penerbit akan profesi di Bagian Produksi ini juga sangat tinggi. Karena terbatas, aksi bajak-membajak pun kerap terjadi. Bagian ini memang butuh skill yang tinggi, terutama bagi mereka yang juga memiliki kecepatan dalam bekerja. Karena itu, penerbit juga tidak segan membayar tinggi untuk hasil kerja 3Q, yaitu quick (cepat), quality (berkualitas), dan quantity (banyak). Bagian pemasaran merupakan ujung tombak untuk mempertemukan produk buku dengan pembacanya yang potensial. Tiga kegiatan utama adalah promosi, distribusi, dan penjualan seperti halnya pemasaran produk lain. Akan tetapi, pemasaran buku mengandung hal-hal unik, seperti dalam penentuan harga yang tidak hanya berbasis harga pokok produksi (hpp), penentuan diskon yang tergolong besar untuk toko buku atau distributor, cara-cara berpromosi kreatif, serta penjualan dengan sistem konvensional maupun inkonvensional. Program studi penerbitan memang sangat menjanjikan peluang merintis karier yang mudah. Arah tujuan untuk menggeluti bidang-bidang yang terdapat di dalam jurusan ini pun sudah sangat jelas. Tinggal bagaimana mahasiswa-mahasiswa bisa memanfaatkannya. Terlebih, tenaga pengajar yang dimiliki oleh Polimedia untuk jurusan ini memang bukan orang-orang yang sembarangan. Kebanyakan dari para dosen merupakan tenaga pengajar yang telah ahli di bidangnya karena beliau-beliau adalah praktisi-praktisi yang telah biasa berada dalam lingkup industri nyata di dunia penerbitan. Maju terus, penerbitanku!</p> <p>9</p> <p>Rubrik Polimedia...</p> <p>K</p> <p>Pameran pendidikan ini berlangsung selama empat hari. ampus Politeknik Negeri Media Kreatif adalah Seluruh perguruan tinggi maupun swasta turut mengambil perguruan tinggi baru, hasil metamorfosis Pusat Grafika Indonesia. Di tahun ketiga setelah po- bagian dalam kegiatan ini. Pengunjung akan disajikan hasil liteknik ini berdiri, banyak masyarakat yang kreativitas yang ditampilkan oleh setiap stand-stand kampus masih belum mengetahui keberadaan kampus yang dibuat semenarik mungkin. Selain itu, pengunjung juga ini. Ironis memang, kampus yang terus melakukan pembena- dapat mendapatkan informasi yang lebih detil tentang kampus yang mereka kunjungi stand-nya. Mahasiswa Politeknik han dengan menawarkan kompetensi di bidang-bidang Negeri Media Kreatif pun tidak mau kalah, yang berbasis industri kreatif masih belum berbekal pulpen yang menjadi souvenir dikenal secara luas meski telah berani yang ditawarkan kepada pengunjung, mencanangkan beberapa jargon memereka juga dengan sabar dan narik yang jika khalayak membasebisa mungkin menjawab canya tentu akan menimbulkan pertanyaan-pertanyaan yang keingintahuan yang tinggi. Semenghujaninya. Meski di hari lain karena embel-embel negpertama menghadapi masalah eri yang terselip di dalam karena hanya diberikan 200 namanya, politeknik ini mebrosur, tidak sebanding dengan mang sudah mulai melakukan pengunjung yang datang, di pembenahan dalam seluruh hari berikutnya, mahasiswa urusan yang berkaitan denPoliteknik Negeri Media Kreatif gan sistem kurikulum hingga tetap berusaha memberikan fasilitasnya, demi mewujudkan informasi selengkap-lengkapnya ambisi yang mampu mencetak dari setiap pertanyaan yang dilontarkan lulusan yang kreatif dan inovatif. oleh para pengunjung, juga dengan Langkah-langkah promosi ke tambahan amunisi 700 brosur untuk dua hari. masyarakat umum dalam upaya pengenalan Masukan juga datang dari pengunjung kepada kampus pun menjadi salah satu agenda yang dimiliki oleh Polimedia. Sejak 2009 lalu, promosi terus dilaku- Polimedia, melalui para mahasiswa yang menjaga stand di kan oleh pihak pengelola kampus dengan mengikuti pamer- pameran tersebut. Desain stand dianggap banyak pengunjung an-pameran yang memiliki kaitan dengan perguruan tinggi terlalu standar dan terlalu ke-pemerintahan dan sedikitnya maupun industri kreatif. Salah satu kegiatan terakhir yang hasil karya mahasiswa yang dipamerkan dalam kegiatan ini. diikuti kampus ini yaitu Pameran 19th Education and Train- Pujian juga tidak sedikit yang mampir ke telinga mereka. ing Expo 2010, pada tanggal 11-14 februari 2010 di Assembly Polimedia dianggap memiliki fasilitas yang mampu menunjang Hall 2 dan 3, Jakarta Convention Center (JCC), mulai pukul pendidikan dan pelatihan mahasiswanya. Selain itu, kecermatan 09.00-19.00 WIB, yang diadakan oleh Wakil Menteri Pendidi- pengunjung mengenali kampus ini sebagai reinkarnasi dari kan Nasional, Prof. Fasli Jalal. Selain Pameran Pendidikan, Pusat Grafika Indonesia yang telah banyak mengenalnya. Banyak catatan yang tentunya hadir selepas penyelenggaraan di sini juga diadakan Pameran Pascasarjana dan Pelatihan pameran ini. Catatan-catatan yang sekiranya menjadi sebuah hal 2010 yang berlangsung di Merak Room, Pameran Pendidikan Luar Negeri 2010 di Assembly 1 dan Pameran Sekolah yang memuaskan menjadi sebuah keberhasilan yang harus mampu Plus dan Sekolah bertaraf International di Plenary Hall-JCC. dipertahankan oleh pihak kepanitiaan untuk dapat menerapkannya Beberapa mahasiswa diberikan tanggung jawab sebagai lagi pada kegiatan pameran-pameran lain di waktu yang akan penjaga stand Polimedia di bawah pengawasan Ibu Heny dan Ibu datang. Ketertarikan pengunjung terhadap Polimedia yang Anin. Mahasiswa yang diberikan tanggung jawab tersebut adalah merupakan lembaga pendidikan baru menjadi sebuah peluang mahasiswa tingkat satu, yaitu Saifu Muhammadin Sabil (Desain yang dapat dimanfaatkan, yang juga sebenarnya, tanpa disadari Grafis B), Eka Sulistyani (Penerbitan B), Ade Nurhandayani menjadi sebuah keuntungan yang dimiliki oleh kampus ini. Catatan-catatan penting lainnya, berkaitan dengan (Penerbitan B), Yakub Rosihan H. (Teknik Grafika). Dengan perbaikan konsep keikutsertaan menjadi pembelajaran persiapan yang seadanya, mereka akhirnya memberanikan diri berangkat sebagai pejuang dalam melaksanakan tersendiri untuk melakukan perbaikan dalam keikutsertaan tugas sucinya sebagai penyampai risalah dari Polimedia. 10 pada acara semacam ini di kesempatan lain. Komunikasi</p> <p>Rubrik Polimedia...</p> <p>menjadi sebuah PR tersendiri yang harus dapat diselesaikan. Keluhan mahasiswa tentang kurang terorganisasi dengan rapinya penyelenggaraan, berkaitan dengan jumlah brosur yang disediakan dan kurangnya pemberitahuan dan konfirmasi kepada mereka yang ditugaskan untuk menjaga stand menjadi sebuah kendala yang cukup membuat mereka yang bertugas langsung di lapangan sempat ketar-ketir menanggulanginya. Selain itu, masukan dari pengunjung yang melihat kurangnya hasil karya mahasiswa yang dipamerkan juga bisa menjadi hal yang penting untuk menjadi pertimbangan dalam keikutsertaan kampus ini di acara-acara semacam ini ke depannya.</p> <p>11</p> <p>Profil Pudir III...</p> <p>12</p> <p>G</p> <p>Profil Pudir III...</p> <p>13</p> <p>G</p> <p>Profil Pudir III...</p> <p>14</p> <p>G</p> <p>Profil Pudir III...</p> <p>15</p> <p>G</p> <p>16</p> <p>Kesehatan...</p> <p>Air dalam tubuh di antaranya berfungsi menjaga kesegaran, membantu pencernaan dan mengeluarkan racun. Namun, tahukah Anda bahwa ternyata banyak manfaat yang direguk dari air bening?</p> <p>Bahkan, mandi dengan air dingin...</p>

Recommended

View more >