Rkm.mts.Nurul Huda

Download Rkm.mts.Nurul Huda

Post on 09-Jul-2015

1.866 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<p>RENCANA KERJA SEKOLAH ( RKS ) MTs. NURUL HUDA SEDATIJl. Raya Kalanganyar Barat 53 Sedati Sidoarjo Telp./Fax (031)8916003 em@il : mts_enha@yahoo.co.id website : www.mtsnurulhuda.com</p> <p>TAHUN : 2008/2009 2011/2012</p> <p>DINAS PENDIDIKAN KAB.SIDOARJO PROPINSI JAWA TIMUR 2008i</p> <p>KATA PENGANTARDengan mengucap syukur kehadirat Allah SWT kami telah berhasil menyusun Rencana Pengembangan Sekolah MTs. Nurul Huda Sedati Sidoarjo Tahun Ajaran 2008/2009 2009/2010 untuk mencapai tujuan Pendidikan Nasional yaitu meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi luhur, berkepribadian, berdisiplin, kerja keras, tangguh, bertanggung jawab, mandiri, cerdas, terampil serta sehat jasmani dan rohani. Pendidikan Nasional juga mampu menumbuhkan dan memperdalam cinta tanah air, mempertebal semangat kebangsaan dan rasa kesetiakawanan sosial. Sejalan dengan adanya upaya peningkatan mutu pendidikan dengan menerapkan Prinsip MBS dan pembelajaran yang kontektual.Untuk itu perlu adanya kerja sama yang baik antara Kepala Sekolah, Komite Sekolah, Dewan Guru, Stake Holder, Wali Murid serta Pemerintah setempat, sebab dana yang dipergunakan untuk sarana dan prasarana di MTs. Nurul Huda Sedati Sidoarjo, disamping dana tersedia dari juga diperoleh dari partisipasi orang tua murid dan pemerintah (Dana Bos). RKS ini dibuat secara partisipatif, multi tahun, multi sumber dan terintegrasi. Dimana dalam penyusunannya melibatkan berbagai Stake Holder Tingkat sekolah, yaitu Kepala sekolah, Guru, Komite, Wali Murid, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Perangkat Desa setempat. Dengan hasil rumusan yang sederhana ini kiranya sudah dapat digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas pada setiap program kegiatan yang dilakukan oleh pihak sekolah selama Tahun Ajaran 2008/2009 2011/2012 . Satu hal lagi bahwa RKS ini akan direview setiap tahun ajaran bila ada perubahan yang sifatnya mendasar. Kami sangat berterima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung terwujudnya Dokumen RKS ini, yaitu kepada; 1. DBE1 Jawa Timur 2. DF (District Facilitator) 3. Tim KKRKS (Kelompok Kerja Penyusun RKS) 4. Dinas Terkait 5. Pihak-pihak lain yang tidak bisa disebutkan satu per satu Akhirnya kami sangat mengharapkan saran-saran demi kesempurnaan RKS ini untuk tahun-tahun mendatang agar dapat semakin baik dan sempurna. Semoga RKS ini bermanfaat bagi kita dalam meningkatkan mutu pendidikan khususnya di MTs. Nurul Huda Sedati Sidoarjo.</p> <p>Penyusun</p> <p>ii</p> <p>LEMBAR PENGESAHANRKS ini telah disahkan dalam Rapat Pleno Sekolah , yang dihadiri oleh Kepala Sekolah, Guru, Pengurus Komite, dan Tokoh Masyarakat</p> <p>Pada tanggal :</p> <p>2008</p> <p>Bertempat di MTs. Nurul Huda Kecamatan Sedati Kabupaten/Kota Sidoarjo</p> <p>Ketua Komite Sekolah</p> <p>MTs. Nurul Huda</p> <p>H. Budi Sutrisno</p> <p>Drs. H. Misbahuddin</p> <p>Kepala Departemen Agama Kabupaten Sidoarjo</p> <p>Drs. H. Qomari, M.Ag. NIP: 150</p> <p>iii</p> <p>DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR ......................................................................................... ii LEMBAR PENGESAHAN ................................................................................. iii DAFTAR ISI......................................................................................................... iv I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang .............................................................................................. B. Manfaat RKS.................................................................................................. C. Tujuan RKS ................................................................................................... D. Tahap penyusunan RKS ............................................................................... E. Landasan hukum............................................................................................. II. VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH........................................................... III. RENCANA KERJA SEKOLAH .................................................................... IV. RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKAS)............ 1 1 2 2 6 7 9 13</p> <p>V. KESIMPULAN ................................................................................................. 16</p> <p>LAMPIRAN 1. Tabel A: Kesimpulan Profil, Harapan, Tantangan. 2. Tabel B: Sebab tantangan &amp; alternatif pemecahan tantangan. 3. Tabel D1: Daftar Biaya Satuan. 4. Tabel D2: Rencana Biaya Pengembangan. 5. Tabel D3: Perkiraan Sumber Pendanaan 5. Tabel D4: Rencana Biaya dan Sumber Pendanaan. 5. Tim Penyusun RKS. 6. Foto proses penyusunan RKS.</p> <p>iv</p> <p>BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Salah satu kebijakan pemerintah sekarang ini adalah mengembangkan outonomi sekolah/madrasah. Manajemen berbasis sekolah/Madrasah (MBS/M) merupakan salah satu cara untuk mewujudkan kebijakan tersebut. Perencanaan sekolah/Madrasah merupakan aspek kunci untuk mewujudkan MBS/M, hanya melalui perencanaan yang efektif maka mutu pendidikan akan dapat ditingkatkan Rencana Kerja Sekolah/Madrasah (RKS/M) dirumuskan berdasarkan peraturan perundang- undangan yang berlaku yaitu : UU no 25 tahun 2004 tentang system perencanaan pembangunan Nasional, UU No. 20/2003 tentang sistem Pendidikan Nasional Psl. 48 (pengelolaan dana pendidikan berdasar pada prinsip keadilan, efsiensi, transparansi dan akuntabililas publik), PP. No. 19/2005 tentang Standar Nasional pendidikan Psl. 53 ( Setiap satuan pendidikan dikelola atas dasar recana kerja tahunan yang merupakan penjabaran rinci dan rencana kerja jangka menengah satuan pendidikan yang meliputi masa 4 tahun), dan permendiknas no 19 tahun 2007 tentang Standart Pengelolaan Pendidikan serta Rencana strategis Departemen Pendidikan Nasional. Berdasarkan dasar tersebut maka sekolah dituntut untuk membuat rencana kerja sekolah tahunan, baik dalam jangka pendek, menengah maupun jangka panjang. B. Manfaat RKS RKS penting dimiliki untuk memberi arah dan bimbingan para pelaku sekolah / madrasah dalam rangka menuju perubahan atau tujuan sekolah / madrasah yang lebih baik (peningkatan, pengembangan) dengan resiko yang kecil dan untuk mengurangi ketidakpastian masa depan. Dengan adanya RKS diharapkan dapat dijadikan sebagai: (1) pedoman kerja untuk perbaikan dan pengembangan sekolah, (2) sarana untuk melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pengembangan sekolah, serta, (3) bahan untuk mengajukan usulan pendanaan pengembangan sekolah.</p> <p>C. Tujuan RKS RKS disusun dengan tujuan untuk: 1. Menjamin agar perubahan/tujuan sekolah yang telah ditetapkan dapat dicapai dengan tingkat kepastian yang tinggi dan resiko yang kecil; 2. Mendukung koordinasi antar pelaku sekolah; 3. Menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi baik antar pelaku sekolah, antar sekolah dan Departemen Agama; 4. Menjamin keterkaitan antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan; 5. Mengoptimalkan partisipasi warga sekolah dan masyarakat; 6. Menjamin tercapainya penggunaan sumberdaya secara efisien, efektif, berkeadilan dan berkelanjutan. D. Tahap penyusunan Proses penyusunan RKS dilakukan melalui tiga jenjang, yaitu: persiapan, perumusan RKS, dan pengesahan RKS. Alur proses penyusunan RKS tersebut dapat dilukiskan sebagai berikut. Gambar 1.1: Alur penyusunan RKS</p> <p>PERSIAPAN: Pembentukan KKRKS (Kelompok Kerja RKS) Pembekalan (Orientasi) KKRKS.</p> <p>PERUMUSAN RKS: Identifikasi Tantangan Analisis Pemecahan Tantangan Perumusan Program Perumusan Rencana Biaya dan Pendanaan.</p> <p>PENGESAHAN RKS: Pengesahan RKS oleh Kepala Sekolah/Komite Sekolah &amp; Kepala Dinas Pendidikan. Sosialisasi RKS.</p> <p>2</p> <p>1. Persiapan Sebelum perumusan RKS dilakukan, Kepala Sekolah &amp; Guru bersama Komite Sekolah membentuk Tim Perumus RKS yang disebut Kelompok Kerja Rencana Kerja Sekolah. KKRKS beranggotakan 6 orang yang terdiri dari unsur : kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, wakil dari TU, dan wakil dari komite sekolah. Setelah KKRKS terbentuk, KKRKS mengikuti pembekalan / orientasi mengenai kebijakankebijakan pengembangan pendidikan dan perumusan RKS yang diselenggarakan oleh DBE1 (Decentralized Basic Education 1) Jawa Timur. 2. Perumusan RKS / RKM Perumusan RKS dilakukan melalui 4 tahap, sebagai berikut: Tahap Kesatu: Identifikasi Tantangan Tujuan tahap I ini adalah untuk mengidentifikasi tantangan MTs. Nurul Huda, yaitu dengan cara membandingkan antara apa yang diinginkan (harapan) dengan apa yang ada saat ini di MTs. Nurul Huda tersebut atau upaya dalam mempertahankan suatu keberhasilan yang telah dicapai sekolah. Identifikasi tantangan dilakukan melalui langkah-langkah berikut ini.1.</p> <p>Menyusun Profil Sekolah/Madrasaha. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 26-28 September 2007, di Aula Depag Sidoarjo.</p> <p>Yang terlibat dalam kegiatan tersebut adalah KKRKS yang terdiri dari Kepala sekolah, wakasek kurikulum, ketua tata usaha, dua guru orang dan ketua komite sekolah. Sedangkan pematerinya adalah dua orang dari unsur DBE 1 Jatim (District Coordinator program DBE1 Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Pasuruan) dan 1 orang Pengawas MTs-MA Depag Kabupaten Sidoarjo, yang juga sebagai District Facilitator program DBE1 untuk Kabupaten Sidoarjo.b. Sebelum mengikuti pelatihan ini sekolah telah mempersiapkan data-data sekolah sesuai</p> <p>komponen yang ada dengan bantuan format mawas diri sekolah yang berisi 9 kategori ( Kurikulum dan pembelajaran, Administrasi dan Manajemen Sekolah, Organisasi dan Kelembagaan, Sarana dan Prasarana, Ketenagaan, Pembiayaan dan Pendanaan, Peserta Didik. Peranserta Masyarakat, Lingkungan dan Budaya Sekolah. Setelah data terisi lengkap kemudian tim KKRKS merumuskan profil, dengan menyimpulkan data dalam format menjadi kalimat yang operasional, yang merangkum dari berbagai unsur yang ada. Hal yang diperhatikan dalam penyusunan profil tersebut harus sesuai dengan kondisi 3</p> <p>nyata di sekolah, mengangkat yang negatif atau kekurangan sekolah agar bisa dicari penyelesaianya. 2. Mengidentifikasi Harapan Pemangku Kepentingana. Kegiatan identifikasi tantangan (Harapan pemangku kepentingan) ini juga diawali dengan</p> <p>pelatihan penyusunan RKS tahap 1 yang dilakukan pada tanggal 26-28 September 2007 dengan melibatkan tim KKRKS. Dalam merumuskan harapan harus juga diperhatikan kemampuan sekolah untuk mencapainya dalam jangka waktu maksimal 4 tahun, keterwakilan dari harapan pemangku kepentingan.3. Merumuskan Tantangan Sekolah. a. Tantangan Sekolah adalah perbedaan antara profil sekolah (rangkuman profil) dengan</p> <p>harapan sekolah, atau kesenjangan antara harapan dan kenyataan serta segala usaha yang dilakukan sekolah untuk mempertahankan prestasi yang ada. Tahap Kedua: Analisis Pemecahan Tantangan Langkah-langkah dalam menganalisis tantangan adalah sebagai berikut : 1. Menentukan Penyebab Tantangan Utama Dalam menentukan penyebab tantangan utama harus mengacu pada tantangan. Sedangkan cara menentukan penyebab tantangan adalah dengan mendata berbagai kemungkinan yang menyebabkan harapan tidak tercapai atau profil tidak sesuai dengan harapan. Setelah penyebab tantangan dari 9 kategori yang ada terdata kemudian kita bisa melanjutkan langkah berikutnya yaitu menentukan alternatif pemecahan tantangan. 2. Menentukan Alternatif Pemecahan Tantangan Utama Dalam menentukan Alternatif pemecahan tantangan, sebelumnya harus sudah teridentifikasi sebab masalah dari tantangan. Setelah sebab masalah diidentifikasi kemudian kita pilih sebab masalah yang paling dekat dengan tantangan, artinya ketika sebab maslah tersebut kita cari alternatif pemecahanya maka tantangan tersebut bisa diselesaikan/dicapai. Kemudian sebab maslah terpilih kita cari alternatif pemecahan maslahnya , setelah beberapa alternatif dirumuskan kemudian dipilih beberapa alternatif kunci yang mampu menjawab tantangan dan menyelesaikan tantangan.</p> <p>4</p> <p>Tahap Ketiga: Penyusunan Program Dalam penyusunan program, ada 6 langkah yang perlu dilakukan, yaitu: 1. Menetapkan Sasaran Dalam menentukan sasaran kita mengacu dari tantangan. Sasaran diambil dari tantangan utama dan tentunya sasaran harus Specifik, Measurable, Akuntable, Realistik dan Time Bound (SMART). 2. Menetapkan Program Penentuan progran didasarkan pada kategori yang ada dan mengacu pada sasaran. Program dalah payung dari berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan dalan kategori, sehingga kategori bisa dijadikan besaran program. 3. Menetapkan Penanggungjawab Program Penanggung jawab program adalah orang yang bertanggung jawab atas keterlaksanaan program yang telah ditetapkan bersama tim KKRKS. Penanggung jawab program ditentukan dengan mengacu pada bentuk dan jenis kegiatan dan melihat kapasitas yang paling bisa mengampu kegiatan tersebut. 4. Menentukan Indikator Keberhasilan Program Indikator keberhasilan ditentukan mengacu pada program dan sasaran. Indikator harus mencerminkan ketercapian sasaran. Juga harus spesifik, measurable, dan realistis. 5. Menentukan Kegiatan Kegiatan ditentukan mengacu pada alternatif pemecahan tantangan terpilih dan sasaran. Kegiatan harus sesuai dengan sasaran artinya kegiatan harus bisa mencapai sasaran.6.</p> <p>Menyusun Jadwal Kegiatan Jadwal kegiatan adalah merupakan acuan untuk melaksanakan kegiatan yang telah dirumuskan. Jadwal kegiatan ditentukan dengan mengacu pada sasaran dan kemampuan sekolah untuk melaksanakanya. Jadwal kegiatan juga bisa merupakan penjabaran dari waktu yang tertuang dalam sasaran.</p> <p>5</p> <p>Tahap Keempat: Penyusunan Rencana Biaya dan Pendanaan Pada tahap ini sekolah (KKRKS) menetapkan jenis dan banyaknya dana yang dibutuhkan, perkiraan jenis dan jumlah sumber pendanaan untuk setiap kegiatan, aturanaturan dari sumber pendanaan dan alokasi jenis dan sumber pendanaan untuk setiap jenis kebutuhan dana. 3. Pengesahan RKS Setelah RKS selesai disusun oleh KKRKS, RKS dibahas bersama oleh Kepala Sekolah, semua Guru, dan Komite Sekolah untuk dikaji ulang agar RKS yang telah disusun sesuai dengan yang diharapkan. Selanjutnya RKS yang telah dikaji ulang dan diperbaiki disahkan oleh kepala MTs. Nurul Huda, Komite Sekolah, dan Kepala Departemen Agama. Akhirnya, RKS yang telah disahkan, disosialisasikan kepada para pemangku kepentingan di MTs. Nurul Huda. E. Landasan Hukum Landasan hukum Penyusunan RKS ini sebagai berikut. 1. UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional psl. 4 ( pengelolaan dana pendidikan berdasar pada prinsip keadilan, efesiensi, transparansi dan akuntabilitas publik). 2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. 3. PP No. 19/ 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan psl. 53 (Setiap satuan pendidikan dikelola atas dasar rencana kerja tahunan yang merupakan penjabaran rinci dari rencana kerja jangka menengah satuan pendidikan yang meliputi masa 4 tahun). 4. Permendiknas 19/2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan. Sekolah membuat Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) 4 tahun, Rencana Kerja Tahunan (RKT) dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKA/M) dilaksanakan berdasarkan RKJM. RKJM/T disetujui rapat dewan pendidik setelah memperhatikan pertimbangan dari Komite Sekolah dan disyahkan berl...</p>