responsi mata

Download Responsi mata

Post on 21-Jan-2016

19 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

responsi leukoma adheren

TRANSCRIPT

  • RESPONSI

    Oleh;Putri Swandayan

    Pembimbing:dr. Bagas Kumoro, Sp.M

    BAG/SMF ILMU PENYAKIT MATARSD SOEBANDI JEMBER 2013

  • IDENTITAS PASIENNama: Tn. RJenis Kelamin: Laki-lakiUmur: 82 TahunAlamat: Jl. Mawar No. 57Pekerjaan: Pensiunan PJKASuku : JawaTanggal Pemeriksaan: 18 Februari 2013

  • ANAMNESISKeluhan utama : Mata kanan dan kiri berair mulai 10 hari yang lalu.

    Riwayat penyakit sekarangOD : Pasien mengaku mata kanan berair sejak 10 hari yang lalu. Berair dirasakan saat membaca. Tidak ada keluhan mata merah, tidak gatal, dan tidak terasa ngeres pada mata. Pasien juga mengaku tidak terkena apa-apa sebelum mata berair. Pada tahun 1997, pasien melakukan operasi katarak. Setelah operasi pasien di beri kacamata tebal. Pada tahun 2000 pasien memeriksakan diri ke Surabaya lalu dilakukan penanaman lensa pada mata sebelah kanan. Pada 1 tahun terakir pasien menyatakan bahwa sudah tidak bisa melihat apa-apa. Pasien tidak tau pasti kapan penglihatan mulai berkurang. Menurut pengakuan pasien pada 1,5 tahun saat memeriksakan diri , pasien hanya bisa melihat lambaian tangan. Tidak ada mual atau pun muntah, tidak ada pusing. Pasien mengaku tidak perna melihat seperti kabut putih ataupun bintik hitam yang bergerak pada penglihatannya. Tidak seperti berjalan pada terowongan, tidak terasa silau, tidak seperti melihat pelangi, tidak melihat benda menjadi lebih besar atau kecil, dan penglihatan warna dirasakan normal.

  • OS : Pasien mengaku mata kanan berair sejak 10 hari yang lalu. Berair dirasakan saat membaca. Tidak ada keluhan mata merah, tidak gatal, dan tidak terasa ngeres pada mata. Pasien juga mengaku tidak terkena apa-apa sebelum mata berair. Pada tahun 2000, pasie dilakukan operasi katarak sekaligus penanaman lensa. Setalah itu pasien mengaku bisa melihat lagi. Tidak ada mual atau pun muntah, tidak ada pusing. Pasien mengaku tidak perna melihat seperti kabut putih ataupun bintik hitam yang bergerak pada penglihatannya. Tidak seperti berjalan pada terowongan, tidak terasa silau, tidak seperti melihat pelangi, tidak melihat benda menjadi lebih besar atau kecil, dan penglihatan warna dirasakan normal.

  • Riwayat Penyakit DahuluRiwayat penyakit mata sebelumnya (-)Riwayat DM (+) 6 bulan yang laluRiwayat Hipertensi (+)Riwayat Trauma mata sebelumnya (-)

    Riwayat Penyakit keluargaTidak ada keluarga pasien yang menderita penyakit seperti ini.

    Riwayat PengobatanTidak memberikan obat apa-apa pada mataKonsumsi obat micardis, glucodex, sohobion selama 6 bulan terakir.

  • PEMERIKSAAN FISIKSTATUS GENERALISKeadaan Umum: Cukup Kesadaran: Compos MentisVital SignTekanan darah: 170/80 mmHgRR: 18 kali/menitNadi: 82 kali/menitSuhu: 36,6 o C

  • STATUS OFTALMOLOGI

    ODOSVisusLP (-)6/10, PH 6/8.5PalpebraOedema (-), hematom (-)Oedema (-), hematom (-)KonjungtivaHiperemi (-)Hiperemi (-)Korneakeruh, lingkaran abu-abu (+)Jernih, lingkaran abu-abu (+)skleraPutih, hiperemi (-)Putih, hiperemi (-)BMDsdeCukup dalamIriselips, coklatRadier, coklatPupilireguler, RP (-), Leukokoria (+) 3mm regular, RP (+), Leukokoria (+)LensaKeruh Jernih, memantulkan cahaya (IOL)TIO20,6 mmHg17,3 mmHgIshihara testtdlnormal

  • STATUS OFTALMOLOGI

    ODOSVisusLP (-)6/10, PH 6/8.5

    Pupilireguler, RP (-), Leukokoria (+)isokor, 6 mm regular, RP (+), Leukokoria (+)Fundus refleks -+, orangeIris shadow--

  • Pada pemeriksaan Snellen card didapatkanVOS S -0.5/-2.00 A 95 add +3.00

  • RESUMEPasien laki-laki umur 82 tahun, seorang pensiunan PJKA. Datang dengan keluhan mata kanan dan kiri berair sejak 10 hari yang lalu. Tidak ada keluhan mata merah, gatal, maupun ngeres. Tidak terkena apa-apa sebelum mata berair. Pada mata kanan dilakukan operasi katarak pada tahun 1997 dan ditanam lensa pada tahun 2000. Pada mata sebelah kiri, dilakukan operasi sekaligus penanaman lensa pada tahun 2000. Pusing (-), mual (-), muntah (-). Pasien mengaku tidak perna melihat seperti kabut putih ataupun bintik hitam yang bergerak pada penglihatannya. Tidak seperti berjalan pada terowongan, tidak terasa silau, tidak seperti melihat pelangi, tidak melihat benda menjadi lebih besar atau kecil, dan penglihatan warna dirasakan normal.

  • DIAGNOSIS KERJAOD : pseudofakia + leukoma aderen + arcus senilisOS : pseudofakia + astigmatisma miopi kompusitus + arcus senilis + presbiopi + astenopia

    DIAGNOSIS SKUNDERHipertensi grade 2 menurut JNC 7DIAGNOSIS BANDINGODS Retinopati HipertensiODS Retinoati DiabetesODS SMDOD Distrofi kornea

  • TERAPINeurodex 2 x 1 tabletLyteers 5 dd I ODSOS -> kaca mata S - 0.50 cyl-2.00 A 95 add +3.00, OD -> plano

  • POA DIAGNOSISSlit lamp ODSFunduskopi ODSUSG OD

  • POA TERAPISlit lamp ODS Untuk melihat kelainan pada segmen anterior lebih detail seperti kondisi BMD, kornea.Funduskopi ODS Untuk melihat kelainan pada segmen posterior, seperti apakah terdapat pelebaran papil saraf optik, dll. USG OD Untuk melihat segmen posterior saat pemeriksaan funduskopi tidak bisa terlihat.

  • POA EdukasiMata kanan pasien yang sudah tidak bisa melihat lagi itu dikarenakan adanya sikatrik pada kornea. Sikatrik tersebut dinamakan lekoma aderen.Mata kiri pasien bisa dibantu dengan kacamata untuk aktifitas sehari-hari seperti membaca, karena pada mata kiri didapatkan kelainan refraksi.Penglihatan pasien yang sudah tidak ada sama sekali merupakan prognosis buruk, mata tidak bisa kembali melihat. Mata kiri yang masih bisa digunakan harus dijaga agar tidak seperti mata kanan. Caranya dengan rajin periksa ke poli mata saat ada keluhan pada mata kirinya.Pasien diingatkan agar rajin kontrol ke poli interna untuk kontrol diabetes melitusnya dan ke poli jantung untuk kontrol hipertensinya agar tidak menimbulkan komplikasi pada mata.

  • POA REHABILITASIOS : kacamata S -0.50 cyl -2.00 A 95 add +3.00. OD : plano

  • TERIMA KASIH

    **