responsi fix.pptx

Download responsi fix.pptx

Post on 07-Jan-2016

216 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

PowerPoint Presentation

ACUTE CORONARY SYNDROME : STEMIYuliza rahmayantiRahmi diputri melatiMaltadilla ratu hajjrinMaxie felix johono

Responsi Kardiologi3 September 2015SMF KARDIOLOGI DAN KEDOKTERAN VASKULARRSSA, MALANG2015Pembimbing : dr. Ardian Rizal, Sp.JP

SUDDEN DEATHPenyakit Jantung Koroner menempati PERINGKAT SATU penyebab kematian di dunia dengan angka kematian sebesar 14% dari seluruh penyebab kematian (WHO,2008)).

Sebanyak 7.2 juta orang meninggal karena penyakit kardiovaskular terutama penyakit jantung.(WHO,2008)2

KASUS

3KasusAnamnesis (autoanamnesis)Tn Achiyak/69 thKeluhan Utama : Nyeri DadaPasien merasakan Nyeri dada sebelah kiri saat pasien duduk di ruang tunggu poli kardiologi pukul 10.00. Nyeri dada dirasakan pasien seperti ditimpa benda berat. Nyeri dada yang dirasakan menembus ke belakang, tidak menjalar ke lengan kiri atau ke leher. Nyeri bertambah dengan perubahan posisi dan tarik nafas (VAS 9/10). Nyeri dada sudah dirasakan sejak 2 minggu ini apabila melakukan aktivitas yang berat dan membaik saat beristirahat. Nyeri dada dirasakan pasien kurang lebih selama setengah jam. Pasien juga mengeluhkan berkeringat dan badan terasa lemas saat mengalami nyeri. Tidak disertai keluhan mual dan muntah. 2 minggu yang lalu pasien juga merasakan keluhan yang sama dan berobat ke poliklinik perusahaan dan mendapatkan obat. Namun pasien tidak mengetahui nama obat yang diberikan. Poliklinik tersebut memberikan rujukan pasien ke RSSA jika pasien mengalami nyeri kembali.Pasien mengatakan tidak pernah mengalami sesak nafas saat beraktivitas berat (Dyspnea on Exertion/DOE) Pasien juga tidak memiliki riwayat bangun saat tidur malam karena sesak nafas (Paroxysmal Nocturnal Dyspnea/PND). Pasien juga tidak pernah merasakan ngongsrong saat beraktivitas dan dadanya dirasakan tidak pernah berdebar-debar. Riwayat Orthopnea (-), sinkop (-), edema tungkai (-).

KasusRiwayat Penyakit Dahulu : Pasien pernah mengalami stroke ringan pada tahun 2011 (4tahun yang lalu) dan merupakan awal terdiagnosisnya hipertensi. Pasien mengonsumsi amlodipine 1x10 mg namun tidak rutin. Pasien tidak memiliki riwayat diabetes melitus. Pasien tidak memiliki riwayat dirawat di Rumah Sakit sebelumnya. Riwayat Penyakit Keluarga : Tidak ada riwayat anggota keluarga yang memiliki keluhan yang sama dengan pasien. Tidak ada riwayat keluarga dengan hipertensi dan Diabetes mellitus.Riwayat Sosial :Pasien bekerja sebagai administrasi diperusahaan. Pasien memiliki 2 orang anak. Pasien penah merokok dengan kebiasaan merokok 1 pak/hari namun sudah berhenti sejak 20 tahun yang lalu.

Pemeriksaan FisikBP = 120/ 70mmHgTax : 36.5CPR = 85 bpm, regular-strongRR = 20 tpmSat.O2= 96%Weight : 70 kg Height : 165 cmBMI : 25,92 kg/m2KU : tampak sakit sedangGCS 456KepalaAnemic conjuctiva -/-Sclera icteric -/-Leher JVP R + 0 cmH2O flat positionThorax CorIctus invisible and palpable at ICS V MCL S, S1 S2 single normalLHM ictusRHM: SL DMurmur (-), Gallop (-) PulmoSymmetric, wh - - suara nafas v v Rh - - Perk s s - - v v - - s s - - v v - - s sAbdomenFlat, soefl, BU (+) N, liver span 8 cm, traubes space tymphani.EkstremitasAkral hangat, edema - - - - Darah Lengkap Hb13,90 g/dL13,4-17,7Ureum45,916,6-48,5MCV91,80 fL80-93Creatinin1,61