redoks cek point 2

Download Redoks Cek Point 2

Post on 27-Jun-2015

899 views

Category:

Documents

26 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Reaksi redoks adalah...A. Perubahan secara aljabar bilangan oksidasi B. Penurunan secara aljabar bilangan oksidasi C. Hanya atom oksigen yang mengubah reaksi D. Kompensasi satu sama lain antara oksidasi dan reduksi E. Atom-atom oksigen yang merubah bilangan oksidasi Pembahasan : reaksi redoks adalah reaksi oksidasi dan reduksi yang berjalan bersama. Ika suatu zat mengalami oksidasi maka zat lain tereduksi Jawaban : D

Bila dalam suatu larutan terjadi reaksi : X + 2Y+ X++ + Y2 Maka dari reaksi di atas dapat ditarik kesimpulan:

A. Unsur X lebih mudah melepaskan elektron daripada unsur Y B. Unsur X lebih sukar melepaskan elektron daripada unsur Y C. Unsur X lebih mudah menerima elektron daripada unsur Y D. Unsur X lebih mudah menghantarkan pa

Pembahasan : Unsur X mengalami oksidasi, yaitu: X X2+ + 2e Unsur Y mengalami reduksi, yaitu: 2Y+ + 2e Y2 Jadi unsur X lebih mudah melepaskan elektron daripada unsur Y. Jawaban : A

Bilangan oksidasi atom S pada H2SO4 adalah : A. B. C. D. E. -2 +6 0 +2 -6 Pembahasan : Dalam pembentukan biloks gunakan patokan: Biloks O = -2, kecuali pada senyawa H2O2 (hidrogen peroksida biloks O = -1) dan OF2 (biloks O = +2) Biloks H = +1, kecuali pada senyawa hidrida (senyawa hidrogen dengan logam alkali seperti KH biloks H = -1) Biloks senyawa yang netral = 0 (nol) Biloks gol IA = +1 dan gol IIA = +2 Senyawa H2SO4 adalah senyawa netral jadi bilangan oksidasinya = 0 (nol) H2SO4 = 2 H + S + 4 O 0 = 2 (+1) + biloks S + 4 (-2) = 2 + biloks S S = +6 Jadi biloks S = +6 Jawaban : B

Bilangan oksidasi dan bilangan koordinasi logam besi dalam ion kompleks Fe(CN)6-4 adalahA. B. C. D. E. 2 dan 4 4 dan 6 3 dan 4 3 dan 6 2 dan 6 Pembahasan : biloks = banyaknya ligan yang berkaitan dengan atom pusat ligan = CN , biloks = 6 muatan ion kompleks= -4, jadi : -4 = biloks (Fe) + 6 (-1) biloks (Fe) = +2 Jawaban : E

Dalam larutan basa, kalium permanganat bertindak sebagai zat pengoksidasi. Persamaan reaksinya dapat dituliskan : Mn4 + aH2O + ne MnO2 + bOH HAarga-harga a, n dan b yang tepat untuk menyetarakan persamaan reaksi tersebut adalahA. B. C. D. E. a=2;n=3;b=4 a=3;n=2;b=4 a=3;n=1;b=5 a=2;n=2;b=5 a=1;n=2;b=5 Pembahasan : Persamaan reaksi pada soal adalah persamaan setengah reaksi dari MnO4 MnO2 MnO4 + 4 H+ MnO2 + 2 H2O Jumlah muatan di kiri = -1 + 4 = +3 dan di kanan = 0 tambahkan 3e di ruas kiri. MnO4 + 4 H+ + 3e MnO2 + 2 H2O karena reaksinya dalam suasana basa, tambahan pada kedua ruas ion OH sebanyak ion H+ = 4 MnO4 + 4 H+ + 3e MnO2 + 2 H2O 4 OH 4 OH MnO4 + 4 H2O + 3e MnO2 + 2H2O + 4OH MnO4 + 2 H2O + 3e MnO2 + 4OH jadi, a = 2, n = 3 dan b = 4 Jawaban : A

Pada persamaan reaksi redoks di bawah ini : MnO4 + 6H+ + bH2C2O4 2Mn+ + 8H2O + 10CO2 maka a dan b masing-masing adalah

A. B. C. D. E.

2 dan 4 5 dan 5 2 dan 3 2 dan 5 3 dan 4

Pembahasan :2MnO4 +16H+ + 10e 2Mn2+ + 8H2O 5C2O4 10 CO2 + 10e 2MnO4 + 5C2O4 + 16H+ 2Mn+ + 10 CO2 + 8H2O

Jawaban : D

Pada reaksi manakah H2O2 berfungsi sebagai oksidator:A. B. C. D. E. OCl + H2O2 Cl + H2O +O2 Ag2O + H2O2 H2O + 2Ag + O2 2Ce+ + O2 + 2H+ 2Ce4+ + H2O2 2MnO4 + H2O2 + 2OH MnO24+ +2H2O Mn+ + H2O2 + 2OH MnO2 + 2H2O

Pembahasan: oksidator = spesi yang mengalami rduksi reduktor = spesi yang mengalami oksidasi Reduksi selalu disertai oksidasi, karenanya untuk menentukan spesi yang mengalami reduksi cari spesi yang mengalami oksidasi Pada reaksi E, Mn+ mengalami oksidasi menjadi MnO2+ . Jadi H2O2 harus direduksi. Jawaban : E

Pada reaksi : AgClO3 + Cl2 AgCl + ClO2 atom klor pada senyawa AgClO3 mengalami perubahan biloks sebesar : Pembahasan : AgClO3 melepaskan 3 atom oksigen, jadi perubahan biloksnya = 3 x (-2) = -6 Jawaban : A

A. B. C. D. E.

-6 -4 -1 +4 +8

Setelah reaksi : Cr2O7 + H2O2 Cr+ + O2 yang berlangsung dalam suasana asam diselesaikan, maka pada reaksi yang telah lengkap terdapat: A. B. C. D. E. 6H+ dan 6H2O 8H+ dan 2O2 2H2O2 dan 7H2O 2H2O2 dan 2Cr+ H2O2 dan 2Cr+ Pembahasan: Atom Cr pada Cr2O7 mempunyai biloks +6, direduksi menjadi Cr3+ berarti 1 atom Cr menangkap 3 elektron dan 2 atom Cr menangkap 6 elektron. Persamaan setengah reaksinya:Cr2O7 +12H+ + 6e 2Cr3+ + 7H2O x 1 O2 +2H+ + 2e x3 H2O2 Cr2O7 + 3H2O2 + 8H+ 2Cr3+ + O2 + 7H2O

Jawaban : E

Pada reaksi :CaH2 (s) + 2 H2O (l)A. Kalsium mengalami oksidasi B. Kalsium mengalami reduksi C. Terjadi reaksi antara asam dan basa D. Oksigen mengalami reduksi E. Hidrogen mengalami reduksi dan oksidasi

Ca(OH)2 (aq) + 2H2 (g) Pembahasan : logam alkali tanah selalu memiliki biloks +2 hidrogen memiliki biloks 1

CaH2 = senyawa hidrida (hidrogen dengan logam alkali). Jadi biloks Ca = +2 dan H = -1. Karena itu pada reduksi di atas hidrogen mengalami oksidasi dan reduksi. Jawaban : E

Dari data EZn= - 0,76 volt dapat dikatakan bahwa dalam keadaan standar:A. B. C. D. E. Reaksi Zn2+ + 2e Zn selalu tidak spontan Ion Zn2+ adalah oksidator kuat Ion H+ lebih mudah tereduksi daripada ion Zn2+ Zn mempunyai kecenderungan yang besar untuk larut sebagai Zn2+ H2 adalah reduktor yang lebih kuat dari Zn Pembahasan: EZn menyatakan potensial reduksi dari Zn, jadi dapat di tulis:Zn2+ +2e Zn E= -0,76 volt

karena E bertanda negatif berarti Zn sukar direduksi. Karena potensial reduksi dibandingkan terhadap hidrogen, berarti: Zn2+ lebih sukar direduksi daripada ion H+ H+ lebih mudah direduksi daripada Zn2+ Jawaban : C

Dari daftar potensial reduksi diketahui: EAg+ Ag = + 0,80 volt ECu Cu = + 0,34 volt Besarnya potensial sel yang bekerja berdasarka reaksi: 2Ag+ + Cu 2Ag + Cu2+ adalah:

A. B. C. D. E.

-1,14 volt -0,46 volt +0,46 volt +1,14 volt +1,26 volt

Pembahasan:2Ag+ + Cu 2Ag + Cu2+ 2Ag+ + 2e 2Ag E = +0,80 volt Cu Cu2+ +2e E = -0,34 volt 2Ag+ + Cu 2Ag + Cu2+ Esol = + 0,46 volt

Jawaban :C

Elektroda larutan KCl dengan elektrode Pt, pada anoda akan terjadiA. B. C. D. E. Gas Cl2 Logam K Hidrolisa kalium Gas H2 Gas O2 Pembahasan: Elektrolisa larutan KCl. di Katoda: K adalah logam alkali jadi di reduksi, yang direduksi air: 2H2O + 2e 2OH- + H Di anoda : Cl adalah unsur golongan VIIA (halogen) jadi dioksidasi menjadi gas Cl2 Jawaban : A

Biloks fosforus paling rendah terdapat pada senyawa. A. B. C. D. E. PH4Br POBr3 PF3 PCl5 Ca3(PO4)2 Pembahasan: PH4Br, biloks P = -3 POBr3, biloks P = +5 PF3, biloks P = +3 PCl5, biloks P = +5 Ca(PO4)2, biloks P = +5 Jawaban : A

Vanadium dengan tingkat oksidasi +4 terdapat pada senyawa Pembahasan : NH4VO2, biloks V = +3 K4V(CN)6, biloks V = +2 VSO4, biloks V = +2 VOSO4, biloks V= +4 VCl3 biloks V = +3 Jawaban : D

A. B. C. D. E.

NH4VO2 K4V(CN)6 VSO4 VOSO4 VCl3

Kalium klorat dibuat dengan elektrolisis KCl dalam larutan basa berdasarkan reaksi, KCl + 3H2O KClO3 + 3H2 untuk membuat 1 mol KClO3 dibutuhkan muatan listrik sebanyak

A. B. C. D. E.

2 faraday 3 faraday 4 faraday 5 faraday 6 faraday

Pembahasan: Jumlah elektron yang mengalir = perubahan biloksKCl + 3H2O -1 KClO3 + 3H2 +5

6 mol e = 6 faraday Jawaban : E

Pada reaksi Cl2(aq) + 2KOH (aq) KCl(aq) + KClO (aq) + H2O. Biloks klorin berubah dari

A. B. C. D. E.

-1 menjadi +1 dan 0 Pembahasan: Biloks klorin pada Cl2, KCl, +1 menjadi -1 dan 0 dan KClO3 berturut-turut 0 menjadi -1 dan -2 adalah 0, -1, dan +1. -2 menjadi 0 dan +1 Jawaban : E 0 menjadi -1 dan +1

Pada reaksi redoks di bawah ini Sn + 4HNO3 SNO2 + 4NO2 + 2H2O, yang berperan sebagai reduktor adalah ..

A. B. C. D. E.

Sn HNO3 SnO2 NO2 H2 O

Pembahasan : Sn mengalami oksidasi, bilangan oksidasinya naik, disebut reduktor. Jawaban : A

Dari 3 logam X,Y, danZ diketahui Y dan Z dapat membebaskan hidrogen dari larutan encer HCl, X dapat membebaskan Y dari larutan garamnya, dan hanya Z dapat membebaskan hidrogen dari air. Urutan ke3 logam tersebut berdasarkan daya reduksi yang menurunA. B. C. D. E. X Y Z Z X Y Z X Y Z Z X Y X Y Pembahasan: Logam kiri dapat mereduksi ion logam kanan dalam deret volta : Y dan Z terletak di kiri h. X terletak di kiri Y. Z terletak paling kiri. urutan ketiga logam adalah Z - X - Y Jawaban : D

Berapa faraday yang diperlukan untuk mereduksi 60 gram ion kalsium menjadi logam kalsium(Ar Ca = 40)A. B. C. D. E. 1,0 1,5 2,0 3,0 4,0 Pembahasan : reduksi ion kalsium menjadi logam kalsium Ca+ + 2e Cu W=exF 60 = 40/2 x F F = 3 faraday Jawaban : D

Bila larutan CuSO4 0,5 M dielektrolisis dengan menggunakan elektrode Pt sebagai katode, dan elektrode Fe sebagai anode, makaA. B. C. D. E.

Terbentuk gas H2 di katode dan anode Fe larut Terbentuk endapan Cu di katode dan gas O2 di anode Terbentuk gas H2 di katode dan O2 di anode Terbentuk endapan Cu di katode dan anode Fe larut Berat katode dan berat anode bertambahPembahasan: Elektrolisis larutan CuSO4 Katode = Cu2+ + 2e Cu Anode = Fe Fe3+ + 3e catatan : karena Fe adalah elektrode aktif, maka Fe yang teroksidasi di anode. Jawaban : B

Logam manakah yang tidak diperoleh dengan proses elektrolisisA. B. C. D. E. Natrium Aluminium Magnesium Kalsium Merkuri (raksa) Pembahasan : logam-logam natrium, aluminium, magnesium, dan kalsium diperoleh dengan proses elektrolisis, sebab logam-logam ini tergolong reduktor kuat. logam merkuri (raksa) adalah logam yang berwujud cair pada suhu kamar, tidak diendapkan di katode. Logam ini diperoleh dengan pemanggangan HgS atau pemanasan HgO. Jawaban : E

Unsur klorin dapat membentuk asam-asam yang mengandung oksigen (asam oksi halogen). Klorin yang terdapat dalam senyawa HClO4 mempunyai biloks

A. B. C. D. E.

1 3 4 5 7

Pembahasan : Dalam HClO4 biloks Cl = +7 Jawaban : E

Unsur yang dapat menunjukkan biloks paling positif dalam senyawa adalah Pembahasan : ketentuan biloks unsur : Maksimum = nomor golongan Minimum = nomor golongan 8 = 0 (untuk logam)

A. B. C. D. E.

Oksigen