rangga experiment

Click here to load reader

Post on 13-Dec-2015

226 views

Category:

Documents

4 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Tidak adanya ketersediaan street furniture di daerah gate hingga roundaboutProblem SolvingKetersediaan street furniture untuk menunjang aktivitas yang terjadi di gate hingga roundabout KonsepKonsep Street Furniture ialah menghadirkan fasilitas yang dapat menunjang aktivitas yang terjadi pada kawasan Gate hingga Roundabout. Fasilitas tersebut seperti fasilitas duduk, fasilitas untuk berteduh. Gaya yang diterapkan ialah gaya futuristik. Dimana bentuk pun disesuaikan dengan gaya futuristik. Nama saya Rangga Panji Sangkala. Sempat numpang lahir di Medan tepatnya pada tanggal 24 Oktober 1994. Tanggal tersebut bertepatan dengan berdirinya PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa). SEmpat mengambil pendidikan di tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA. Dari latar belakang pendidikan tersebut, seorang Rangga ini memiliki banyak cita-cita, salah duanya adalah arsitek dan ahli astronomi. Cita-cita menjadi arsitek kandas karena terjerumus untuk mengambil desain interior terlebih dahulu di STISI TELKOM (itu dulu, sekarang udah jadi Tel-U).Dengan terjerumusnya Rangga ke dalam dunia desain, Rangga pun mengubah haluan cita-citanya. Saat ini Rangga sedang mati-matian untuk menyelesaikan kuliahnya sesuai waktu dan mengejar cita-citanya sebagai ahli bangunan dan astronomi.

TRANSCRIPT

Permasalahan Tidak adanya ketersediaan street furniture di daerah gate hingga roundaboutProblem SolvingKetersediaan street furniture untuk menunjang aktivitas yang terjadi di gate hingga roundabout KonsepKonsep Street Furniture ialah menghadirkan fasilitas yang dapat menunjang aktivitas yang terjadi pada kawasan Gate hingga Roundabout. Fasilitas tersebut seperti fasilitas duduk, fasilitas untuk berteduh. Gaya yang diterapkan ialah gaya futuristik. Dimana bentuk pun disesuaikan dengan gaya futuristik. Nama saya Rangga Panji Sangkala. Sempat numpang lahir di Medan tepatnya pada tanggal 24 Oktober 1994. Tanggal tersebut bertepatan dengan berdirinya PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa). SEmpat mengambil pendidikan di tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA. Dari latar belakang pendidikan tersebut, seorang Rangga ini memiliki banyak cita-cita, salah duanya adalah arsitek dan ahli astronomi. Cita-cita menjadi arsitek kandas karena terjerumus untuk mengambil desain interior terlebih dahulu di STISI TELKOM (itu dulu, sekarang udah jadi Tel-U).Dengan terjerumusnya Rangga ke dalam dunia desain, Rangga pun mengubah haluan cita-citanya. Saat ini Rangga sedang mati-matian untuk menyelesaikan kuliahnya sesuai waktu dan mengejar cita-citanya sebagai ahli bangunan dan astronomi.