ragam dan fungsi termometer

Click here to load reader

Post on 11-Aug-2015

1.279 views

Category:

Documents

5 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Ragam dan Fungsi TermometerShareThis

JAKARTA, JCDnews - Istilah termometer berasal dari bahasa Latin thermo yang berarti barang dan meter yang berarti untuk mengukur. Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu (temperatur), ataupun perubahan suhu. Alat ini lazim digunakan sebagai alat pengukur suhu tubuh. Prinsip kerja termometer ada bermacam-macam, yang paling umum digunakan adalah termometer air raksa. Selain itu, masih banyak lagi jenis dari termometer. Diantaranya, termometer digital, termometer digital telinga, termometer digital dot, termometer arteri temporal, dan termometer strip. Masing-masing dari termometer tersebut memilki fungsi serta cara penggunaan yang berbeda-beda. Tergantung dari jenis termometer tersebut. Berikut ini beberapa uraian mengenai jenis termometer, beserta fungsi dan cara penggunaannya: Termometer digital, biasa menggunakan sensor elektronik untuk merekam panas suhu tubuh. Suhu dapat diukur pada dubur, mulut, atau ketiak. Termometer digital dubur atau oral merupakan cara yang paling akurat untuk mengukur suhu anak. Kebanyakan termometer digital dapat merekam temperatur dari mulut, ketiak, atau dubur dalam satu menit atau kurang. Termometer digital cocok untuk bayi baru lahir, bayi, anak-anak dan orang dewasa. Suhu rektal (dubur) memperlihatkan suhu yang terbaik untuk bayi. Sedangkan untuk anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa, biasanya pengukuran suhu melalui ketiak kurang akurat dibanding dubur dan mulut. Bila mengambil suhu anak pada dubur dirasa tidak nyaman, maka Anda dapat mengambil suhunya melalui mulut. Jika anak telah makan atau minum, tunggu 15 menit untuk mengambil suhu mulut. Sediakan dua temometer yang berbeda jika termometer digunakan untuk dubur dan mulut. Jangan gunakan termometer yang sama di kedua tempat. Termometer digital telinga, biasa juga disebut dengan termometer timpani. Termometer ini menggunakan sinar inframerah untuk mengukur suhu di dalam saluran telinga.

Bila diposisikan dengan benar, termometer digital telinga dapat merekam suhu dengan cepat dan akurat. Penggunaan termometer ini cocok bagi bayi usia 3 bulan ke atas, anak-anak yang lebih tua, dan orang dewasa. Namun tidak dianjurkan untuk bayi yang baru lahir. Pastikan telinga Anda bersih sebelum diperiksa suhunya. Karena kotoran telinga bisa mengganggu akurasi suhu. Termometer digital dot, jenis ini sangat cocok bagi bayi Anda yang menggunakan dot. Biasanya bayi mengisap dot sampai puncak suhu yang didapat, sehingga bayi tidak sadar jika sedang mengambil suhunya. Namun termometer ini tidak dianjurkan untuk bayi yang baru lahir. Untuk hasil akurat, dot ditaruh di mulutnya sekitar tiga sampai lima menit. Termometer arteri temporal, menggunakan pemindai inframerah untuk mengukur suhu dari arteri temporal di dahi. Termometer ini merekam temperatur waktu sekitar enam detik. Alat ini cocok untuk bayi usia 3 bulan ke atas, anak-anak yang lebih tua, dan orang dewasa. Meski lebih akurat mengukur suhu bayi daripada termometer telinga, termometer ini tidak dianjurkan untuk bayi yang baru lahir. Termometer ini belum diverifikasi. Kemungkinan harganya lebih mahal daripada termometer jenis lainnya. Termometer strip, berisi kristal cair yang bereaksi terhadap panas. Penggunaannya cukup dengan menempelkan termometer ke dahi dan termometer akan berubah warna.Termometer ini yang kurang akurat. Pasalnya, suhu lingkungan bisa mempengaruhi suhu manusia yang diukur. Termometer ini cocok bagi bayi usia 3 bulan ke atas, anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa. Namun tidak dianjurkan untuk bayi yang baru lahir. Termometer raksa, adalah termometer merkuri (air raksa) terbungkus kaca untuk mengukur suhu tubuh. Termometer raksa dapat merekam temperatur dari mulut, ketiak atau dubur. Namun alat ini tidak lagi dianjurkan, karena dapat merusak dan merkuri bisa terhirup. Jika Anda memiliki sebuah termometer merkuri, pertimbangkan untuk menggantinya. Jakartacitydirectory.com (Ana R/berbagai sumber)

Alat Pengukur Tekanan DarahMay 19, 2007 by rendra

Saya kira hampir semua orang pasti pernah diperiksa tekanan darahnya. Mungkin ada yang bertanya dalam hati, Bagaimana ya kok bisa tekanan darah diukur?. Sebenarnya prinsip kerjanya sederhana. Bagi yang pernah belajarfluid Statics di mata kuliah Mekanika Fluida mungkin bisa memperkirakannya dengan baik. Berikut ini saya coba paparkan secara singkat bagaimana prinsip pengukuran tekanan darah tersebut. Gambar dan penjelasan ini saya ambil dari ebook Fundamentals of Fluid Mechanics yang dibuat oleh Bruce R. Munson, Professor of Engineering Mechanics at Iowa State University since 1974, Donald F. Young, Anson Marston Distinguished Professor Emeritus in Engineering, is a faculty member in the Department of Aerospace Engineering and Engineering Mechanics at Iowa State University, dan Theodore H. Okiishi, Associate Dean of Engineering and past Chair of Mechanical Engineering at Iowa State University. Mohon maaf para Mr di atas, saya belum ijin untuk menampilkannya di sini, boleh ya

Prinsip kerja alat pengukur tekanan darah sama dengan U-Tube Manometer. Manometer adalah alat pengukur tekanan yang menggunakan tinggi kolom (tabung) yang berisi liquid statik untuk menentukan tekanan. Manset dipasang mengikat mengelilingi lengan dan kemudian ditekan dengan tekanan di atas tekanan arteri lengan (brachial) dan kemudian secara perlahan tekanannya diturunkan. Pembacaan tinggi mercuri dalam kolom (tabung manometer) menunjukkan peak pressure (systolic) dan lowest pressure (diastolic). Prinsip U-Tube Manometer

Tekanan pada titik A sama besarnya dengan pada titik 1. Tekanan di titik 2 adalah tekanan di titik 1 ditambah dengan h1. Tekanan di titik 2 sama dengan tekanan di titik 3,

yaitu

h2. Berdasarkan persamaan besar tekanan di titik 2 dan titik 3, dapat dituliskan

sebuah persamaan :

Fluida pada A dapat berupa liquid atau gas. Bila fluida pada A berupa gas, pada umumnya tekanan h1 dapat diabaikan, karena berat dari gas sangat kecil sehingga P2 hampir

sama dengan PA. Oleh karena itu berlaku persamaan :

Dalam kasus alat pengukur tekanan darah, h2 adalah tinggi cairan merkuri pembacaan pada kaca tabung dan adalah berat spesifik dari merkuri.

Berikut ini adalah tambahan penjelasan teknis (yang saya cuplik dari wikipedia) atas komentar Goio dan Wiku : Stetoskop biasanya diletakkan diantara lengan (arteri pembuluh darah) dekat siku dan bebatan kain bertekanan yang mengikat lengan. Tujuan bebatan kain dipompa (diberi tekanan) agar aliran darah yang melewati pembuluh darah arteri di lengan jadi terhenti. Pada saat tekanan dalam bebatan kain dilepaskan perlahan-lahan, dan kemudian darah mulai dapat mengalir lagi melalui pembuluh darah arteri, maka dari stetoskop akan terdengar suara wussshhhh(suara sedkit menghentak). Hal itu merupakan pertanda untuk mencatat penampakan ukuran pada manometer, yang merupakan tekanan darah systolic. Dan seterusnya sampai suara (wushhh) tidak terdengar kembali yang mana itu merupakan ukuran tekanan darah dyastolic (dilihat dari displai manometer). Ukuran tekanan darah normal untuk manusia dewasa (dengan kondisi saat pengukuran normal, tidak setelah berolahraga): * Systolic : kurang dari 120 mmHg (2,32 psi atau 15 kPa) * Diastolic : kurang dari 80 mmHg (1,55 atau 10 kPa)

BAROMETER Kegunaan Digunakan untuk mengetahui dan meyakinkan adanya perbedaan tekanan udara akibat ketinggian permukaan Bumi. Spesifikasi Jenis barometer: Barometer dinding;

Skala pembacaan : 95 107 kPa; Bahan pelindung : plastik. Dan logam; Ukuran : Dia. 10 cm.

Bagian-bagian Bagian-bagian alat barometer terdiri jarum petunjuk, skala dalam satuan KiloPascal (Kpa) atau setara dengan mmHG, dan badan barometer yang terbuat dari bahan logam dan plastik, lihat gambar-1.

Gambar-1 Petunjuk penggunaan Barometer ini telah dikalibrasi berdasarkan oleh pabrik sehingga skala yang ditunjukkan barometer sudah menyatakan skala tekanan pada saat kondisi tempat dimana anda berada. Untuk menguji atau melihat apakah barometer dapat bekerja dengan baik sesuai perubahan jarum skala dengan tekanan udara, anda dapat membawanya ke tempat yang lebih tinggi atau memasukkannya dalam suatu ruang yang dapat di atur tekanan udaranya. Secara sederhananya anda dapat lakukan penempatan barometer dalam balon karet dan ditiup sampai balon menggembung. Berikan tekanan pada balon sambil memperhatikan jarum barometer. Jika jarum bergerak, maka barometer masih baik. Simpanlah barometer ini di tempat yang kering atau di letakkan pada dinding kelas atau ruang praktik yang tidak lembab. Penggunaan dalam pembelajaran Dalam percobaan-percobaan yang terkait dengan pengaruh tekanan udara seperti pada percobaan penentuan titik didih air, kecepatan bunyi, pemuaian gas dan hal-hal lainnya yang berkenaan dengan faktor koreksi atas ketidakpastian pengukuran perlu dipertimbangkan besaran tekanan udara sekitar. Untuk masing-masing daerah, tentunya dapat terjadi perbedaan, bergantung pada ketinggian di atas

permukaan laut. Sebagai pedoman skala barometer estndar, bahwa pada permukaan laut atau di dekat pantai tekanan udara adalah sebesar 760 mmHg atau 76 Kpa. Ada bermacam-macam termometer menurut cara kerjanya: * Termometer raksa Termometer air raksa dalam gelas adalah termometer yang dibuat dari air raksa yang ditempatkan pada suatu tabung kaca. Tanda yang dikalibrasi pada tabung membuat temperatur dapat dibaca sesuai panjang air raksa di dalam gelas, bervariasi sesuai suhu. Untuk meningkatkan ketelitian, biasanya ada bohlam air raksa pada ujung termometer yang berisi sebagian besar air raksa; pemuaian dan penyempitan volume air raksa kemudian dilanjutkan ke bagian tabung yang lebih sempit. Ruangan di antara air raksa dapat diisi atau dibiarkan kosong. Sebagai pengganti air raksa, beberapa termometer keluarga mengandung alkohol dengan tambahan pewarna merah. Termometer ini lebih aman dan mudah untuk dibaca.