pum 113 slide sensasi dan persepsi

Download Pum 113 Slide Sensasi Dan Persepsi

Post on 29-Nov-2015

60 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

presepsi

TRANSCRIPT

  • Sensasi & persepsiSensasi & persepsi

    Sensasi: proses penerimaan, Sensasi: proses penerimaan, penerjamahan dan penyampaian penerjamahan dan penyampaian informasi dari dunia luarinformasi dari dunia luar

    Persepsi : proses pemberian makna (interpretasi) dari informasi yang diterima dan pembentukan image mengenai dunia

  • Organ indera

    Dunia eksternalDunia internal

    Sel reseptor

    Transduksi

    Sensory limit

  • Organ indera

  • Reseptor

  • Beberapa konsep dalam sensasiBeberapa konsep dalam sensasi

    Stimuli (rangsang): setiap aspek dari dunia luar Stimuli (rangsang): setiap aspek dari dunia luar yang secara langsung berpengaruh pada yang secara langsung berpengaruh pada prilaku/kesadaran manusiaprilaku/kesadaran manusia

    Transduksi: proses perubahan suatu bentuk Transduksi: proses perubahan suatu bentuk Transduksi: proses perubahan suatu bentuk Transduksi: proses perubahan suatu bentuk energi ke dalam bentuk energi yang lain energi ke dalam bentuk energi yang lain

    Ambang : batas minimal rangsang agar Ambang : batas minimal rangsang agar pengalaman sensoris bisa terjadi pengalaman sensoris bisa terjadi Ambang mutlak (absolute threshold)Ambang mutlak (absolute threshold)

    Ambang pembeda (difference threshold)Ambang pembeda (difference threshold)

  • Absolute thresholdAbsolute threshold(ambang mutlak)(ambang mutlak)

    Intensitas minimal suatu stimulus agar Intensitas minimal suatu stimulus agar bisa dideteksi oleh organ inderabisa dideteksi oleh organ indera

    Sensitivitas manusia terhadap berbagai Sensitivitas manusia terhadap berbagai Sensitivitas manusia terhadap berbagai Sensitivitas manusia terhadap berbagai stimulus berbeda dari waktu ke waktustimulus berbeda dari waktu ke waktu

    Ambang mutlak adalah berapa stimulus Ambang mutlak adalah berapa stimulus terkecil yang bisa dirasakan subyek terkecil yang bisa dirasakan subyek separuh dari banyaknya percobaan separuh dari banyaknya percobaan

  • Difference thresholdDifference threshold(ambang pembeda)(ambang pembeda)

    Perbedaan terkecil dari dua buah stimuli agar Perbedaan terkecil dari dua buah stimuli agar kedua stimuli tersebut dapat dirasakan berbedakedua stimuli tersebut dapat dirasakan berbeda

    Just noticeable difference (jnd)Just noticeable difference (jnd)

    is the minimum amount by which stimulus intensity must be changed in order to produce a noticeable variation in sensory experience.

  • Ernst Weber (pronouned vay-ber), a 19th century experimental psychologist, observed that the size of the difference threshold appeared to be lawfully related to initial stimulus magnitude. This relationship, known since as Weber's Law, can be expressed as:

    just noticeable difference

  • Weber's Law, more simply stated, says that the size of the just noticeable difference (i.e., delta I) is a constant proportion of the original stimulus value. For example: Suppose that you presented two spots of light each with an intensity of 100 units to an observer. Then you asked the observer to increase the intensity of one of the observer to increase the intensity of one of the spots until it was just noticeably brighter than the other. If the brightness needed to yield the just noticeable difference was 110 then the observer's difference threshold would be 10 units (i.e., delta I =110 - 100 = 10).

  • The Weber fraction equivalent for this difference threshold would be 0.1 (delta I/I = 10/100 = 0.1). Using Weber's Law, one could now predict the size of the observer's difference threshold for a light spot of any other intensity value (so long as it was not extremely dim or value (so long as it was not extremely dim or extremely bright). That is, if the Weber fraction for discriminating changes in stimulus brightness is a constant proportion equal to 0.1 then the size of the just noticeable difference for a spot having an intensity of 1000 would be 100 (i.e., 0.1 X 1000 = 100).

  • Weber's Law can be applied to variety of sensory Weber's Law can be applied to variety of sensory modalities (brightness, loudness, mass, line length, modalities (brightness, loudness, mass, line length, etc.).etc.). The size of the Weber fraction varies across The size of the Weber fraction varies across modalities but in all cases tends to be a constant within modalities but in all cases tends to be a constant within modalities but in all cases tends to be a constant within modalities but in all cases tends to be a constant within a specific modality.a specific modality.

    also called also called WeberWeberFechner lawFechner law

  • Adaptasi sensorik Adaptasi sensorik

    Sensitivitas manusia terhadap stimulus berbeda Sensitivitas manusia terhadap stimulus berbeda dari waktu ke waktudari waktu ke waktu

    Salah satu penyebabnya adalah : Salah satu penyebabnya adalah :

    adaptasi sensorisadaptasi sensorisadaptasi sensorisadaptasi sensoris

    Ketika suatu stimulus hadir secara kontinyu Ketika suatu stimulus hadir secara kontinyu dalam interval waktu yang singkat/pendek, dalam interval waktu yang singkat/pendek, sensasi terhadap sejumlah energi yang sama sensasi terhadap sejumlah energi yang sama menjadi semakin lemah, karena reseptor menjadi semakin lemah, karena reseptor mengalami kelelahan (fatigue) mengalami kelelahan (fatigue)

  • Psikofisik Psikofisik

    Bagian dari psikologi yang mempelajari Bagian dari psikologi yang mempelajari ambang batas penginderaan, adaptasi ambang batas penginderaan, adaptasi sensoris dan halsensoris dan hal--hal lain yang berkaitan hal lain yang berkaitan sensoris dan halsensoris dan hal--hal lain yang berkaitan hal lain yang berkaitan dengan penginderaandengan penginderaan

    Intinya: mempelajari hubungan antara Intinya: mempelajari hubungan antara sifatsifat--sifat fisik dari stimuli dengan sensasi sifat fisik dari stimuli dengan sensasi psikologis yang ditimbulkanpsikologis yang ditimbulkan

  • Eugene Galanter

    (1962)

    Stimuli yang terlemah yang bisa dideteksi dalam separuh dalam separuh kejadian

  • Penglihatan manusiaPenglihatan manusia

  • C C

    Bagian dari suatu bentuk energi: radiasi Bagian dari suatu bentuk energi: radiasi elektromagnetik (termasuk gelombang elektromagnetik (termasuk gelombang radio dan sinar X)radio dan sinar X)radio dan sinar X)radio dan sinar X)

    Gelombang cahaya memiliki frekuensi dan Gelombang cahaya memiliki frekuensi dan intensitasintensitas

  • Sel kerucut (cones) bekerja Sel kerucut (cones) bekerja aktif dalam penglihatan terang aktif dalam penglihatan terang sehingga memungkinkan sehingga memungkinkan manusia melihat baik warna manusia melihat baik warna kromatik maupun akromatik.kromatik maupun akromatik.

    Sel batang (rods) berfungsi Sel batang (rods) berfungsi Sel batang (rods) berfungsi Sel batang (rods) berfungsi terutama dalam penerangan terutama dalam penerangan yang kuran sehingga hanya yang kuran sehingga hanya memungkinkan untuk melihat memungkinkan untuk melihat warna akromatikwarna akromatik

  • Adaptasi gelapAdaptasi gelap--terangterang

    Dalam keadaan terang, sel batang & sel kerucut bekerja terus Dalam keadaan terang, sel batang & sel kerucut bekerja terus menerus, tidak sensitif. menerus, tidak sensitif.

    Masuk ruangan gelap: reseptor istirahat mencapai sensitivitas baru Masuk ruangan gelap: reseptor istirahat mencapai sensitivitas baru dengan membuat asupan zat kimia yang lebih segardengan membuat asupan zat kimia yang lebih segar

    Dark adaptation Terang gelap

    Terjadi peningkatan sensitivitas baru pada rods & cones, tapi cones Terjadi peningkatan sensitivitas baru pada rods & cones, tapi cones benarbenar--benar sensitif dalam waktu sekitar 5 menit. benar sensitif dalam waktu sekitar 5 menit.

    Light adaptation Gelap terang

  • Penglihatan warnaPenglihatan warna

    Energi cahaya tidak memiliki warnaEnergi cahaya tidak memiliki warna

    Warna yang kita lihat merupakan Warna yang kita lihat merupakan pengalaman yang terjadi dari hasil pengalaman yang terjadi dari hasil pengalaman yang terjadi dari hasil pengalaman yang terjadi dari hasil pengolahan energi cahaya oleh mata dan pengolahan energi cahaya oleh mata dan sistem syaraf sistem syaraf

  • The first theory of color perception was the Young-Helmholz theory (or trichromatic theory). It hypothesized three color receptors in the color receptors in the eye, each most sensitive to a different part of the visual spectrum: red, green, or blue. This was before we knew anything about the visual receptors.

  • Kelemahan teori trikromatikKelemahan teori trikromatik

    Tidak menjelaskan semua aspek Tidak menjelaskan semua aspek penglihatan warnapenglihatan warna

    Ada kombinasi warna yang tidak bisa Ada kombinasi warna yang tidak bisa Ada kombinasi warna yang tidak bisa Ada kombinasi warna yang tidak bisa dilihat manusia: reddishdilihat manusia: reddish--green, yellowishgreen, yellowish--blueblue

  • The The opponentopponent--process theoryprocess theory

    Ewald HeringEwald Hering

    Persepsi warna diatur oleh dua sistem Persepsi warna diatur oleh dua sistem yang berlawanan:yang berlawanan:yang berlawanan:yang berlawanan:

    blueblue--yellow mechanism yellow mechanism

    redred--green mechanism green mechanism

  • Bagaiman Opponent Process Bagaiman Opponent Process berjalan berjalan

    Dalam kedua mekanisme ada dua proses yang Dalam kedua mekanisme ada dua proses yang berlawanan: berlawanan: excitatory responseexcitatory response

    inhibitory responsesinhibitory responses inhibitory responsesinhibitory responses

    Contoh C