puisi cinta

Click here to load reader

Post on 09-Aug-2015

96 views

Category:

Documents

17 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  1. 1. Puisi Cinta 1 Copyright 2012 by N.G. Dian All Rights Reserved
  2. 2. Puisi Cinta 2 PENDAHULUAN BUKU PUISI-PUISI CINTA N.G. Dian dengan judul Karena Kamu Jauh, Puisi Ini Ada, merupakan ungkapan kata-kata yang terangkai dalam satu bentuk puisi panjang yang menarik, dimana menggambarkan asa hati seorang insan yang mencurahkan segala ungkapan hatinya yang sedang merindu, dan selalu setia menantikan sang pujaan kembali hadir didekatnya. Dalam buku ini ada puisi-puisi cinta karya N.G. Dian yang lainnya, dan juga dapat dipersembahkan sebagai curahan hati bagi yang terpuja. Ini adalah sangat natural yang dimiliki oleh setiap mahluk hidup untuk saling jatuh cinta, hasrat yang sangat mendalam saling berhubungan erat dengan jiwa milik mereka yang dikasihi, dan terkadang perasaan jatuh cinta terhadap seseorang tidak diucapkan lewat kata-kata, tetapi tercurah dari tulisan- tulisan romantis dalam bentuk puisi yang mampu menyentuh perasaan hati seseorang yang membacanya. Nikmati puisi-puisi cinta N.G. Dian ini dan persembahkan bagi seseorang yang tercinta dan resapkan dalam hati.
  3. 3. Puisi Cinta 3 Dedikasi Teruntuk Mama dan Papa yang tercinta N.G. Dian
  4. 4. Puisi Cinta 4 Karena Kamu Jauh, Puisi Ini Ada Dear karena kamu jauh, puisi ini ada, dan tercipta rajutan kata-kata melukiskan kerinduan abadi, firasat terdalam berbisik lembut meluluhkan jiwaku, karena aku sayang kamu. Puisi terindah tertorehkan dimalam hening remang-remang kelipan tujuh bintang, menabur inspirasi ungu, tergambar bayanganmu selalu mengihias sepiku, Karena aku memujamu. Aku selalu ada disini, didalam kamar kosong dan dingin, mencoba menyentuh terangmu dan merengkuh hangatmu ketika malam tiba. Panggil saja namaku tatkala ada perasaan gundah dan takut, jiwaku akan hadir dimalammu mencerahkan warna-warna ruang hatimu.
  5. 5. Puisi Cinta 5 Gelap dan terang menyapa, jika terangmu singgah, bisikan ketelingaku bersama bahagiamu, jika kamu terbalut gelap, aku akan hadir disana menyembuhkan tetesan luka perasaanmu, karena kita adalah satu hati. Dear aku bersedia bahagiakanmu dan melindungi perasaan hati lembutmu, tak akan pernah takut apapun yang akan mengkoyak ketenangan cinta kita, karena setiamu jadikan aku lebih kokoh. Jikalau aku mampu mengulang kembali waktu bersamamu, bersanding manis ditepian nyamannya sungai ini, melantunkan angan masa depan. Dan saat itu bibirmu selalu merekah lembut, diiringi melodi kicauan burung semerdu nyanyian alam yang merindu kasih. Usikan-usikan cinta yang terkadang hadir bagai busur menghunjam, ada kalanya aku terluka, dan kamu juga terluka, namun ikatan cinta tak mudah rapuh. Setia kita menjadi perisai luka hati, aku relakan kamu yang terpuja menjauh bersama asa terpujimu dan semangat murni cita-citamu.
  6. 6. Puisi Cinta 6 Dear waktu bagaikan angin yang singgah dan pergi, mencintaimu beribu kesan yang menjelma, tiap titik jejak kita dibelakang adalah melodi dari cinta yang tak terlupakan. Aku sejenak merasa haru, meneteskan air mata, mencoba untuk mengerti dan berprasangka jernih, ketika langkah kakimu menghilang diantara keramaian. Kini aku menyepi disini, termangu menatap riak rintik-rintik hujan menyapa malam, terasa dingin dihati, namun tetap kuterjaga menepis segala kebekuan dihidupku. Dalam kerinduan panjang, rela selalu terluka demi kehadiranmu kembali, mewujudkan mimpi kita yang tertunda. Ada getaran rasa menyentuh sanubariku, dirimu juga hanyut bersama sepi dibilik kerinduan, jiwaku akan selalu hadir disisi kesendirianmu, menganugrahkan pelukan kehangatan disetiap tidur nyenyakmu.
  7. 7. Puisi Cinta 7 Walau malam-malam kita dihiasi sepi, aku akan selalu menantimu, seandainya saja kau mengerti, aku selalu mengharap hadirmu, karena aku sedang merindu dirimu. Lagu-lagu romantis selalu membawa anganku tentangmu, seandainya saja aku berada bersamamu hari ini, kau tak akan sendiri lagi. Harapanku ada disetiap langkahmu, cinta kita semakin erat walau terpisah jarak, aku tidak akan pernah melepaskan hati putih dirimu, pasti selalu ada disini dan terjaga berjuta kilauan kristal hingga akan menyilaukan mereka yang hendak meraih hatimu. Dear mimpikan aku malam ini, seirama lantunan cakrawala malam dingin berhias bulan membiru. Diheningnya hitam ini ingin aku dan kamu hadir dalam dunia tidur lelapku, akan kubiarkan tubuhmu bersandar didiriku. Akan kupancarkan sinar murni cinta menembus kejora bola bening matamu dan pantulkan kembali kearahku yang berserah diri.
  8. 8. Puisi Cinta 8 Dan segumpal awan memutih ditengah gelapnya langit, timbul setitik kerlipan bintang bagai lukisan sang maestro menghiasi hati gundah. Lalu bibirku menyungging tersenyum kecil ada secercah asa mekar bersemi hadirmu sudah dekat. Dear kubaca tulisanmu, disana ada kata-kata terindah ibarat syair sang penyair pengagum cinta membekas dihati ini. Terungkap seuntai kata yang tercipta dari sanubarimu yang menggairahkan asaku, akan kupegang syair-syair pasti darimu, aku tak akan pernah lelah menunggumu disini. Jemariku berkeringat membasahi pena klasik berbulu merpati putih, seiring irama gejolak hatiku. Tinta keemasan mengukir untaian lantunan jiwa yang memendam kerinduan diatas kertas yang biru dan mewangi bunga lavender. Kilatan cahaya menyambar kelam langit, menuntunku kedunia khayal, betapa indahnya ketika kupeluk dirimu dalam basah air hujan.
  9. 9. Puisi Cinta 9 Dear seandainya saja kedua tanganku bermutasi menjadi sepasang sayap merpati putih, akan kuraih jarakmu dan kugapai bayanganmu, dalam asuhan beremang kabut malam yang tertembus berjuta kilauan misteri dari angkasa malam. Hawa murni yang kuhisap dari udara terasa menyengat dingin, ketika ada suara desiran laut pantai menghantam butiran pasir putih, perlahan kusimpan pena klasik ini diatas kertas coretanku selembut-lembutnya. Lalu berhambur keluar mencapai pantai, tapak kaki-kakiku tercetak jelas dihamparan pasir putih, dan kubelai-belai air ombak kecil yang terasa hangat mengaliri sendi-sendi, dan menaklukkan keteguhan rasa yang terdalam. Bergetaran jemari tanganku sambil merengkuh butiran pasir putih, lalu kuciptakan wajah seseorang yang mempesonakanku. Berdesir merambat darah segarku, mengaliri lorong persendianku dan membangkitkan bulu kudukku hingga aku terduduk berlutut, meratapi sebuah hati yang mengharapkan kasih seutuhnya dalam pelukan.
  10. 10. Puisi Cinta 10 Dear ketika aura bulan biru memantul kelautan raya, betapa sendu panorama malam pantai, tercurah kisah lalu saat dirimu ada dalam belaian dan kecupan lembut sepasang bibir tulus yang menghargai indahnya cintamu. Aku mencoba melukis senyuman mesra dibibirmu, yang terus mengilhami disetiap langkah kehidupanku, takkala dalam waktu terindah, tatkala dalam waktu terburuk. Dear sedikitnya waktu saat kita dalam satu naungan ruang cinta, dan aku baru tersadar setelah dirimu tidak ada disini lagi, namun aku tidak pernah berucap selamat tinggal. Berada dalam ruang jarak adalah tersulit, dinaungi kesunyian panjang, melelahkan selalu ada dalam bayangan mimpi-mimpi semu, dan sesaat perasaanku terasa sakit. Disela-sela duri menyembul pucuk-pucuk bunga kerinduan, benang-benang merah jambu terbentang melintasi lautan sebagai jembatan mengikat erat hatimu, dan sepertinya kamu ada disini, saat ini, juga hari ini.
  11. 11. Puisi Cinta 11 Dia menciumku ketika kita berjumpa, bangkit dari kursinya berhambur memelukku ketika aku masih ada didepan pintunya. Hatiku adalah bagaikan bersarang dijerami cinta, ketika dia menyambutku dengan yang terhangat, aku mengerti sungguh-sungguh akan tabiat manismu. Aku sedang bergumul dengan cintamu, walau kamu jauh ku tak akan menjauh dari cintamu, kuingin selalu bersama dirimu. Dear lembah rumput yang terpagari hutan bambu hijau, yang daunnya selalu menari-nari menghibur kita dalam buaian sejuknya alam nan romantis, ketika kita bertemu dihamparan malam gelap. Walaupun langit terlukis menghitam, namun sinar bulan purnama mengintip kecil disela-sela awan gelap yang menggelantung tebal. Dan percikan butiran halus sinarnya menghiasi rebahan rerumputan, seirama lagu angin malam yang menghempaskan tubuh kita berdua bergulingan saling memeluk erat sukar untuk terlepas.
  12. 12. Puisi Cinta 12 Hingga dirimu terhenti disampingku, lalu tubuhmu aku peluk sayang dan damai, saat-saat terindah walau diakhir pertemuan kita dibawah asuhan pancaran romantik sinar rembulan dan ramahnya suara-suara malam. Walaupun mimpi-mimpi masih menemani malam-malam panjangku, kamu dan aku masih terikat dalam satu cinta, tak akan pernah tergantikan. Semenjak kamu jauh, terpagar lautan jarak tapi butiran padi-padi cintaku tetap tumbuh mewangi berdaun cinta-cinta dan berakar asmara-asmara. Dear terenyuhkah dirimu disaat terputar alunan musik cinta yang selalu mengiringi dansa kita?. Saat tubuh lenturmu memutar-mutar sambil menebar senyum mesra, lalu mata genitmu memanah bersarang dihasratku.
  13. 13. Puisi Cinta 13 Aku disini terenyuh lunglai bila tergambar lagi, musik itu selalu mengalun diruang ini, menantimu bergemulai melenggang agung sealun lagu dan musik cinta, karya abadi kita berdua dalam arung kehidupan kita tiadak akhir. Disini adalah kosong, tetapi hadirmu dan kedamaian yang manis adalah bahagiaku, bagaikan aroma mawar dari seribu nirwarna semerbak menghipnotis kita sampai kita tersadar sudah ada dalam pelukan kasih. Dear kamu adalah yang terbaik dimataku, suaramu ketika berbisik ketelingaku menggelitik perasaanku, dan nafas hangat harummu menyentuh kulit leherku. Seketika aku hanyut dalam melodi asa, lalu merayap gejolak darah cinta hingga menyentuh nadi yang tersembunyi dikepalaku. Bayanganmu seutuhnya sedang kupenjarakan dilubuk sanubariku, kudekap erat sambil berharap mentari pagi memanggilku.
  14. 14. Puisi Cinta 14 Namun terasa nyata karena cintaku padamu selalu tumbuh berkembang tiadak pernah layu. Pecintaku saat itu kamu berdiri diujung kerlipan kejora malam yang menghargai kehadiran dirimu, ketika aku terbari

View more