ptk matematika

Download PTK Matematika

Post on 19-Jul-2015

646 views

Category:

Documents

8 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

KEEFEKTIVAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DAN JIGSAW II TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA POKOK BAHASAN TEOREMA PYTHAGORAS PADA SISWA KELAS VIII-A SEMESTER 1 SMP N 5 MALANG TAHUN PELAJARAN 2010/2011ABSTRAK RV. Sudharmanto. Keefektivan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad Dan Jigsaw VIII-A Terhadap Hasil Belajar Matematika Pokok Bahasan Teorema Pythagoras Pada Siswa Kelas VIII-A Semester 1 SMPN 5 Malang Tahun Pelajaran 2010/2011 . Matematika yang bersifat deduktif aksiomatik dan berangkat dari hal-hal yang abstrak, cenderung sulit diterima dan dipahami oleh siswa sehingga mengakibatkan daya tarik siswa terhadap pelajaran matematika cukup rendah. Oleh karena itu penyajian materi perlu mendapat perhatian guru, dan hendaknya dalam pembelajaran di sekolah guru memilih dan menggunakan strategi pendekatan, metode dan teknik yang banyak melibatkan siswa aktif dalam belajar, baik mental, fisik, maupun sosial. Salah satu alternatif pembelajaran yang dapat digunakan diantaranya adalah pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif. Ada beberapa tipe dalam model pembelajaran kooperatif diantaranya tipe STAD dan tipe JIGSAW VIII-A. Dari hal tersebut muncul permasalahan manakah yang lebih efektif antara pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe JIGSAW VIII-A, ataukah pembelajaran konvensional pada siswa kelas VIII-A semester 1 SMPN 5 Malang tahun pelajaran 2010/2011 pada pokok bahasan teorema Pythagoras. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah perbedaan hasil belajar matematika pokok bahasan Teorema Pythagoras antara siswa yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe STAD, tipe JIGSAW VIII-A, dan siswa yang dikenai pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-A SMP N 5 Malang Tahun Pelajaran 2004/ 2005, Sampel penelitian ini diambil dengan teknik random sampling yaitu kelas VIII-A yang dikenai pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe JIGSAW II dan kelas VIII-A yang dikenai pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, dan satu kelas kontrol yaitu kelas VIII-A yang dikenai pembelajaran konvensional. Kemudian ditentukan pula satu kelas Ujicoba yaitu kelas VIII-A. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe JIGSAW VIII-A, model pembelajaran kooperatif tipe STAD, dan konvensional. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil belajar matematika siswa yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe STAD, tipe JIGSAW VIII-A dan siswa yang dikenai pembelajaran konvensional. Dalam penelitian ini analisis data yang digunakan terdiri dari uji pendahuluan dan uji tahap akhir. Uji pendahuluan meliputi uji homogenitas dan uji normalitas, sedangkan uji tahap akhir meliputi analisis varians dan uji Rank Berganda Duncan. Data awal dalam penelitian ini diperoleh dari nilai ulangan harian siswa pada pokok bahasan kuadrat dan akar kuadrat. Dari data tersebut diperoleh bahwa sampel berasal dari populasi yang normal dan homogen. Setelah dua kelas eksperimen dan satu kelas kontrol diberi perlakuan yang berbeda, ketiga kelas tersebut diberikan tes hasil belajar pokok bahasan teorema Pythagoras. Dari tes hasil belajar tersebut diperoleh nilai rata-rata kelas VIIIA-D=5,007; nilai rata-rata kelas VIII-A-E=5,2053; dan nilai rata-rata kelas VIII-A- F= 4,338. Dari Analisis Varians diperoleh Fhitung=5,28973 dan Ftabel=3,08 berarti Fhitung>Ftabel. Jadi Ho ditolak, dengan kata lain ada perbedaan yang signifikan hasil

belajar matematika pokok bahasan teorema Pythagoras siswa kelas VIII-A SMPN 5 Malang Tahun Pelajaran 2010/2011 antara siswa yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe JIGSAW VIII-A, tipe STAD, dan siswa yang dikenai pembelajaran konvensional. Dari uji rank Berganda Duncan diperoleh hasil belajar siswa yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe JIGSAW II lebih baik daripada hasil belajar siswa yang dikenai pembelajaran konvensional dan hasil belajar siswa yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik daripada hasil belajar siswa yang dikenai pembelajaran konvensional, sedangkan siswa yang dikenai model pembelajaran kooperatif tipe JIGSAW II maupun tipe STAD mempunyai hasil belajar yang tidak berbeda secara signifikan. Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa siswa yang diberi pengajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe JIGSAW VIII-A maupun tipe STAD mempunyai hasil belajar yang lebih baik daripada hasil belajar siswa yang dikenai pembelajaran konvensional. Untuk itu perlu diadakan suatu pengenalan model pembelajaran kooperatif lebih lanjut agar model pembelajaran kooperatif dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan yang lain.

DAFTAR ISI

ABSTRAK ........................................................................................................... LEMBAR PENGESAHAN.................................................................................... MOTTO DAN PERSEMBAHAN.......................................................................... KATA PENGANTAR ........................................................................................ DAFTAR ISI ...................................................................................................... DAFTAR TABEL.................................................................................................. DAFTAR LAMPIRAN .......................................................................................... BAB I PENDAHULUAN ..................................................................................... A. B. C. D. E. Alasan Pemilihan Judul .......................................................................... Permasalahan.......................................................................................... Penegasan Istilah .................................................................................... Tujuan Dan Manfaat ............................................................................... Sistematika Penulisan Skripsi ................................................................. 5 5 12 17 20 21 25 39 41 42 42 43 43 46 46 46 53 58 1 1 3 4 7 9

BAB VIII-A LANDASAN TEORI DAN HIPOTESIS................................................ A. B. C. E. F. G. H. I. Matematika Sekolah ............................................................................... Pembelajaran Kooperatif ........................................................................ Pembelajaran Kooperatif Tipe JIGSAW VIIIA.............................................. Pembelajaran Konvensional.................................................................... Teori Belajar Dan Hasil Belajar Matematika........................................... Teorema Pythagoras ............................................................................... Kerangka Berpikir ................................................................................. Hipotesis Penelitian ...............................................................................

BAB VIII-AI METODE PENELITIAN ...................................................................... A. Metode Penentuan Obyek Penelitian....................................................... B. Variabel Penelitian ................................................................................ C. Prosedur pengumpulan Data ................................................................... D. Alat Pengumpulan Data .......................................................................... E. Teknik Pengumpulan Data...................................................................... F. Analisis Instrumen.................................................................................. G. Metode Analisis Data ............................................................................ BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN......................................

A.

Hasil Penelitian ...................................................................................... B. Pembahasan............................................................................................ BAB V PENUTUP ............................................................................................... A. B.

58 62 67

Kesimpulan ............................................................................................ 67 Saran ...................................................................................................... 68 69 71

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................ LAMPIRAN-LAMPIRAN .....................................................................................

BAB I PENDAHULUAN

A.

Alasan Pemilihan Judul dengan

Proses belajar mengajar merupakan rangkaian kegiatan komunikasi antara siswa

guru. Proses belajar mengajar dikatakan efektif apabila terjadi transfer belajar yaitu materi pelajaran yang disajikan guru dapat diserap ke dalam struktur kognitif siswa. Siswa dapat mengetahui materi tersebut tidak hanya terbatas pada tahap ingatan saja tanpa pengertian (rote learning) tetapi bahan pelajaran dapat diserap secara bermakna (meaning learning). Agar terjadi transfer belajar yang efektif, maka kondisi fisik dan psikis dari setiap individu siswa harus sesuai dengan materi yang dipelajarinya. belajar mengajar matematika selalu melibatkan siswa Dalam secara aktif proses untuk

mengembangkan kemampuannya dalam berpikir rasional, kritis, dan kreatif. Matematika yang bersifat deduktif aksiomatik dan berangkat dari hal-hal yang cenderung sulit diterima dan dipahami oleh siswa. abstrak,

Konsep matematika tersusun

secara hierarkis, yang berarti bahwa da