psikologi cinta

Click here to load reader

Post on 13-Jan-2015

6.093 views

Category:

Education

59 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

TRANSCRIPT

  • 1. PSIKOLOGI CINTA CINTA DALAM PERSPEKTIF ISLAM & PSIKOLOGI

2. NUR HIDAYAT SALEH

  • KETUA SOSIAL, BUDAYA & KEAGAMAAN, PK PSIKOLOGIIMMCABANG CIPUTAT
  • KETUA PSIKOLOGI TERAPANLDKKOMDA PSIKOLOGI
  • FOSMA UIN 165(Angkatan ke-5 ESQ 165 UIN)
  • IKARIS
  • FLP-CIPUTAT
  • Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (III/D)
  • Jakarta, 2 januari 1990
  • ISLAM
  • 0897 9080 211
  • [email_address]
  • MATRAMAN, JAKTIM, INDONESIA

3. Cinta dari Sudut Pandang Psikologi

  • Cinta karenanafsu
  • Cintapragmatis
  • Cintaaltruistik
  • (KELLEY / PSIKOLOG)

4. Cinta Karena Nafsu

  • Cinta jenis ini cenderung tak terkontrol karena hubungan antara dua orang yangatas nama cinta ini dikuasai oleh emosi yang berlebihan. Di sini istilah cinta buta berlaku.

5. Cinta Pragmatis

  • Pada cinta jenis ini ada keseimbangan antara rasa suka dan duka, atau ada hubungan timbal balik. Sepasang insan ini cenderung dapat mengontrol perasaannya.

6. Cinta Altruistik

  • Nah, cinta yang ini biasanya dimiliki oleh ibu untuk anaknya. Biasanya disertai kasih sayang tak terbatas.

7. Erich Fromm( PSIKOANALISIS )

  • Cinta hanyalah memberi .
  • Memberi adalah ungkapan kemampuan / potensi yang paling tinggi. Dengan melihat orang yang dicintai bahagia tumbuh dan berkembang secara fisik, psikis, dan spiritual, maka kita pun akan bahagia .
  • Bahagia semacam ini mucul karena kita merasa mampu dan berarti bagi orang lain . Menurut Fromm,cinta yang berprinsiptakeandgivebukanlah cinta sejati, tetapi cinta dagang.

8. Unsur Cinta (Erich Fromm)

  • Pengorbanan waktu dan energi menjadi ciri cinta rasional. Fromm menjelaskan ada beberapa unsur cinta :
  • Careataupeduli
  • Bertanggung jawab
  • Respectatauhormat

9. Robert Sternberg (1988)

  • Menurut strenberg (1988).Cinta adalah sebuah kisah ,kisah yang ditulis oleh setiap orang. Kisah tersebut merefleksikan kepribadian, minat dan perasaan seseorang terhadap suatu hubungan .
  • Ada kisah tentang perang memperebutkan kekuasaan, misteri, permainan, dan sebagainya.
  • Kisah pada setiap orang berasal dari skenario yang sudah dikenalnya, apakah dari orang tua, pengalaman, cerita, dan sebagainya.
  • Kisah ini biasanyamempengaruhi orang bagaimana dia bersikap dan bertindak dalam sebuah hubungan.

10. Triangular Theory of Love(segitiga cinta)

  • Sternberg (1988) terkenal dengan teorinya tentangTriangular Theory of Love(segitiga cinta). Segitiga cinta itu mengandung komponen :
  • Keintiman (intimacy)
  • Gairah (passion)
  • Komitmen (commitment)

11. Keintiman (intimacy)

  • Keintiman adalah elemen emosi ,yang didalamnya terdapat kehangatan, kepercayaan (trust), dan keinginan untuk membina hubungan.
  • Ciri-cirinya antara lain :seseorang akan merasa dekat dengan seseorang, senang bercakap-cakap dengannya sampai waktu yang lama, merasa rindu bila lama tidak bertemu, dan ada keinginan untuk bergandengan tangan atau saling merangkul bahu.

12. Gairah (passion)

  • Gairah adalah elemen motivasionalyang didasari oleh dorongan dari dalam diri yang bersifat seksual.

13. Komitmen (commitment)

  • Komitmen adalah elemen kognitif , berupa keputusan untuk secara sinambung dan tetap menjalankan suatu kehidupan bersama.

14. 3 komponen cinta=8 kombinasi jenis cinta

  • Nonlove
  • (tak ada gairah yg timbul)
  • Liking
  • (persahabatan)
  • Infatiation love
  • (ketergila-gilaan)
  • Empty love
  • (cinta kosong)
  • Romantic love
  • (cinta romantis)
  • Companionate love
  • (hasil dari keintiman&komitmen, tanpa adanya gairah cinta)
  • Fatous love
  • (cinta buta)
  • Consummate love
  • (cinta yang sempurna)

15. Nonlove

  • Sama sekali tak ada gairah yang timbul.Biasanya hubungangan dengan orang dalam lingkungan sehari-sehari karena interaksinya hanya bersifat sepintas saja, tidak memiliki komponen gairah, keintiman, dan komitmen.

16. Liking(persahabatan)

  • Sebagai salah satu komponen emosi yang ada adalah perasaan suka bukanlah cinta, hanya memiliki komponen keintiman. Hanya intim saja, dekat dan merasa nyaman bersamanya. Juga akan timbul perasaan merasa cocok, nyambung bila diajak ngobrol dan selalu mersa mendapatkan keuntungan bila bersama dengannya. Tapi sama sekali tidak gairah atau bahkan malah komitmen. Hanya suka saja, bukan sebagai cinta.

17. Infatuation love(ketergila-gilaan)

  • Gairah yang timbul tanpa keintiman dan komitmen, biasanya cinta yang terjadi pada pandangan pertama. Nah, bila anda termasuk orang yang susah menjaga pandangan mata, tidakghaddul bashar(menundukan pandangan), maka akan sangat berpeluang menderita cinta jenis ini. Anda mungkin akan terngiang-ngiang dengan warna jilbabnya, ataupun beningnya wajahnya. Semuanya karena cinta pada pandangan pertama.

18. Empty love(cinta kosong)

  • Ada unsur komitmen tetapi kurang intim dan kurang gairah. Hubungan yang lama akan semakin membosankan. Biasanya terjadi pada suami-istri yang tidak bisa menjaga keharmonisan, kemesraan bersama pasangannya. Mereka hanya bertahan karena aspek komitmen menjaga pernikahan tetap utuh, tapi keintiman mereka semakin menipis, gairah mereka pun semakin berkurang dari hari ke hari. Cinta jenis ini berbahaya, karena menyimpan bom waktu. Lama kelamaan apa yang dijalani serasa hambar bak masakan tanpa garam. Hidup jadi terasa kering dan tidak lagi bisa dinikmati.

19. Romantic love(cinta romantis)

  • Hubungan intim yang menggairahkan tetapi kurang komitmen sehingga pasangan yang jatuh cinta romantis ini terbawa secara fisik dan emosi, tetapi tidak mengharapkan hubungan jangka panjang. Cinta jenis ini harus dihindari karena hanya dimotivasi oleh perasaan nafsu syahwat saja. Hubungan intim yang dijalani hanya sebatasperasaan ingin menikmati fisik, ingin merasa aman secara emosi tapi tidak mau diikat oleh ikatan pernikahan. Karena dia akan selalu menghindari komitmen. Dia tidak ingin dikekang oleh satu wanita, tapi dia dia bisa ke mana saja mengumbar cintanya. Inilah mungkin yang kemudian mendorong orang untuk memilih kumpul kebo, hidup seatap dengan nonmahram tanpa ikatan pernikahan.

20. Companionate love

  • Hasil dari komponen keintiman dan komitmen tanpa adanya gairah cinta. Dalam perkawinan yang lama tidak akan menggairahkan secara fisik lagi. Hubungan cinta jenis ini adalah hubungan ketika sebuah pasangan suami istri tidak lagi menjadikan gairah sebagaiunsur utama jalinan kasih sayang mereka. Tapi lebih pada melanggengkan hubungan yang nyaman, saling menguatkan, dan memberi dukungan hidup. Fisik yang tidak lagimenarik, tidaklah menjadi sesuatu yang salah atau bahkan dicela. Namun, justru itu menjadi sesuatu yabg alami dan harus dijalani. Karena cinta mereka tidak lagi butuh gairah yang menyala-nyala, cukup dengan rasa intim dan komitmen saja.

21. Fatous love(cinta buta)

  • Mempunyai gairah dan komitmen tetapi kurang intim, di mana cinta ini sulit dipertahankan karena kurang adanya aspek emosi. Cinta jenis ini sangat labil. Mudah diterpa godaan dan juga mudah disapu angin topan. Kekurang-intiman bisa disebabkan banyak hal, salah satunya mungkin pada aspek banyaknya ketidakcocokan antara kedua belah pihak. Kalau anda pasangan pengantin baru, ada baiknya sesi tahun-tahun pertama digunakan untuk lebih mengenal pasangan anda.

22. Consummate love(cinta yang sempurna)

  • Yaitu cinta yang tersusun atas komponen keintiman, gairah, dan komitmen. Cinta ini komplit, lengkap, dan paling sempurna. Ketiga unsurnya telah bersatu dan menjadi sebuah kekuatan tersendiri. Pasangan suami istri yang memiliki cinta jenis ini akan mendapatkan keindahan cinta. Tapi bukan berarti tak ada persoalan atau konflik. Konflik tetap saja ada, namun hanya berbeda pada aspek solusinya saja.

23. Hormon-hormon Saat Jatuh Cinta

  • Ada beberapa hormon yang bertanggung jawab dalam membuat manusia jungkir balik saat jatuh cinta selain sang hormon utamaphenylethylamine . Antara lain :
  • Pheromones
  • Oxytocin
  • Vasopressin
  • Dopamine
  • neuropinephrine

24. Pheromones

  • Sama persis dengan yang diproduksi oleh ratu lebah untuk mengenali jenis lebah dari kawanannya, kalau kamu naksir seseorang, maka tubuh akan secara otomatis mengeluarkan wewangian khusus. Dan jika yang ditaksir merasa cocok dengan wangi tertsebut, maka cinta pun akan berbalas.

25. Oxytocin

  • Hormon yang membuatmu merasa ingin selalu dipeluk atau dicium oleh orang yang kamu sukai. Sangat berpengaruh dalam mendekatkan hubungan.

26. Vasopressin

  • Hormon yang mempengaruhi tingkah laku seksual seseorang, dan tingkat kesetiaannya. Semakin tinggi kadar vasopressin, maka orang tersebut akan semakin setia pada pasangannya.

27. Dopamine

  • Pernah dengar isitlah bahwa orang akan