proto-5 emerging diseases

Download Proto-5 Emerging Diseases

Post on 07-Nov-2014

25 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

NEW EMERGING DISEASESPARASIT : SEDIAKALA TIDAK PENTING TERNYATA MENYEBABKAN PENYAKIT CRYPTOSPORIDIUM CYCLOSPORA BLASTOCYSTIS PNEUMOCYSTIS

CRYPTOSPORIDIUMPROTOZOA USUS : DIARE PADA HEWAN 1976 : DIARE PADA MANUSIA PENDERITA IMUNOKOMPROMAIS : DIARE BERAT

CRYPTOSPORIDIUMHOSPESMAMALIA : MANUSIA, SAPI, DOMBA BABI, ANJING, KUCING, MONYET, KELINCI, MENCIT BURUNG REPTILIA ( ULAR )

PENYAKIT : KRIPTOSPORIDIOSIS PENYEBARAN : KOSMOPOLIT

CRYPTOSPORIDIUMMORFOLOGI DAN DAUR HIDUPSPESIES PADA MANUSIA :

CRYPTOSPORIDIUM PARVUM COCCIDIA, MIRIP ISOSPORA DAN TOXOPLASMA

CARA INFEKSI : TERTELAN OOKISTA MATANG

CRYPTOSPORIDIUMMORFOLOGI DAN DAUR HIDUPEKSKISTASI DI USUS KECIL SPOROZOIT : MASUK SEL EPITEL USUS, DI LUAR SITOPLASMA :DISEBUT MERONT MEROGONI GAMETOGONI SPOROGONI

CRYPTOSPORIDIUMMORFOLOGI DAN DAUR HIDUP MERONT : 4 - 5 MIKRON OOKISTA : 4 - 5 MIKRON OOKISTA 2 MACAM :DINDING TIPIS : AUTOINFEKSI DINDING TEBAL : KELUAR DENGAN TINJA MASA PRAPATEN : 5 - 21 HARI PENGELUARAN OOKISTA : IMUNOKOMPETEN : SEBULAN IMUNOKOMPROMAIS : SEBULAN

>

CRYPTOSPORIDIUMPATOLOGIHABITAT : SELURUH TRAKTUS DIGESTIVUS, TERUTAMA YEYUNUM KANDUNG EMPEDU SALURAN PANKREAS

PEMERIKSAAN HISTOLOGIK ATROFI VILUS KRIPTA > LAMINA PROPRIA : INFILTRASI SEL MONONUKLEAR PARASIT PADA PERMUKAAN SEL EPITEL

CRYPTOSPORIDIUMGEJALA KLINISHEWAN : DIARE AKUT ANOREKSIA BERAT BADAN TURUN SEMBUH SENDIRI ATAU MATI

MANUSIA : TERGANTUNG STATUS IMUN

CRYPTOSPORIDIUMGEJALA KLINISIMUNOKOMPETEN : ASIMTOMATIK SELF LIMITED (DIARE 1 BULAN )

IMUNOKOMPROMAIS : DIARE MENAHUN MATI

DIARE : TINJA CAIR, ERI NEGATIF ( 4 BULAN - 3 TAHUN ) KEHILANGAN CAIRAN 3 - 17 LITER (DEHIDRASI ) NYERI ULU HATI, MUAL, MUNTAH, ANOREKSIA DEMAM RINGAN MATI KARENA DIARE / MALNUTRISI

CRYPTOSPORIDIUMDIAGNOSISMENEMUKAN OOKISTA DALAM TINJA

CARA LANGSUNG : OOKISTA. KECIL (4-5 MIKRON) . MIRIP SEL RAGI PULASAN ZIEHL - NEELSEN : . OOKISTA BULAT MERAH . SEL RAGI LONJONG BIRU

CARA KONSENTRASI ( FLOTASI ) SEROLOGI : ELISA, IFA

CRYPTOSPORIDIUMEPIDEMIOLOGIPENYEBARAN KOSMOPOLIT PREVALENSI : IDAHO : ANAK SAPI 44,4 % AUSTRALIA : PASIEN DIARE 4,1% JAKARTA : ANAK DIARE 1,3% DEWASA DIARE 0,65% SUMBER INFEKSI : HEWAN / MANUSIA TRAVELLERS DIARRHEA DAY CARE CENTRES EPIDEMI MELALUI AIR MINUM OOKISTA MATI PADA 65 C

CYCLOSPORA CAYETANENSISHOSPES: MANUSIA HEWAN ?

PENYEBARAN : KOSMOPOLIT BANYAK DI NEGERI SEDANG BERKEMBANG

CYCLOSPORA CAYETANENSISMORFOLOGI DAN DAUR HIDUPSPESIES COCCIDIA PARASIT INTRASITOPLASMIK DALAM YEYENUM OOKISTA IMATUR DALAM TINJA SPORULASI : 1 - BEBERAPA MINGGU OOKISTA MATANG : 2 SPOROKISTA MASING-MASING 2 SPOROZOIT OOKISTA : 8-10 MIKRON CARA INFEKSI : TERTELAN OOKISTA MATANG

CYCLOSPORA CAYETANENSISPATOLOGI DAN GEJALA KLINISMASA INKUBASI 1 MINGGU DIARE DENGAN TINJA CAIR ANOREKSIA, BB TURUN, KEMBUNG, NYERI ULU HATI, MUNTAH, NYERI OTOT, DEMAM RINGAN, RASA CAPAI TANPA PENGOBATAN : BEBERAPA HARI SAMPAI SEBULAN ATAU >, SERING KAMBUH KADANG-KADANG ASIMTOMATIK

CYCLOSPORA CAYETANENSIS DIAGNOSISMENEMUKAN OOKISTA DALAM TINJA CARA LANGSUNG CARA KONSENTRASI MIKROSKOP FLUORESEN ULTRAVIOLET PULASAN TAHAN ASAM : OOKISTA MERAH MUDA-TUA

CYCLOSPORA CAYETANENSISEPIDEMIOLOGI TRAVELLERS DIARRHEA INFEKSI PADA : SEMUA UMUR IMUNOKOMPETEN IMUNOKOMPROMAIS

1979 : KASUS PERTAMA MINUM AIR TIDAK DIMASAK

CYCLOSPORA CAYETANENSIS EPIDEMIOLOGIAMERIKA/CANADA 1996 : DIARE PADA 150 ORANG SUMBER INFEKSI DIDUGA STRAWBERRY 1996 : DIARE PADA 1000 ORANG SUMBER INFEKSI DIDUGA RASPBERRY 1997 : 7 EPIDEMI DI CALIFORNIA FLORIDA, NEW YORK, TEXAS, NEVADA

PENCEGAHAN : MENGHINDARI MAKANAN/MINUMAN TERCEMAR TINJA

BLASTOCYSTIS HOMINIS1911 : ALEXEIEFF, BRUMPT : SEL RAGI 1991 : ZIERDT : PROTOZOA : SPOROZOA HOSPES : MANUSIA, MONYET, KERA, BABI, MARMOT, TIKUS, REPTILIA, KECOA DLL. PENYAKIT : BLASTOKISTOSIS PENYEBARAN : DAERAH TROPIK

BLASTOCYSTIS HOMINISMORFOLOGI4 BENTUK : VAKUOLAR GRANULAR AMEBOID KISTA

BLASTOCYSTIS HOMINISMORFOLOGIBENTUK VAKUOLAR PALING SERING DALAM TINJA STRUKTUR MIRIP VAKUOL : BENDA SENTRAL SITOPLASMA PERIFER : 1- 4 NUKLEUS

BLASTOCYSTIS HOMINISMORFOLOGIBENTUK GRANULAR SEL BERISI GRANULA FUNGSI DALAM DAUR HIDUP : ?

BLASTOCYSTIS HOMINISMORFOLOGIBENTUK AMEBOID SERING DALAM TINJA BENTUK TIDAK TERATUR

BLASTOCYSTIS HOMINISMORFOLOGIBENTUK KISTA OVAL/BULAT : 6,65 MIKRON MENGANDUNG INTI BENTUK PALING RESISTEN

BLASTOCYSTIS HOMINISDAUR HIDUPCARA BERKEMBANGBIAK : ASEKSUAL 4 MACAM PEMBELAHAN BELAH PASANG (MANUSIA) PLASMOTOMI SKIZOGONI ENDODIOGENI

CARA INFEKSI : MELALUI MAKANAN / MINUMAN TERCEMAR B. HOMINIS

BLASTOCYSTIS HOMINISPATOLOGI DAN GEJALA KLINISKOLITIS ULSEROSA ILEITIS TERMINAL ENTERITIS DIARE, KEMBUNG MUNTAH, OBSTIPASI ANOREKSIA, BB MENURUN

BLASTOCYSTIS HOMINISPATOLOGI DAN GEJALA KLINISPENDERITA IMUNOKOMPROMAISINFEKSI OPORTUNISTIK GEJALA KLINIS TERGANTUNG : BERATNYA INFEKSI VIRULENSI STRAIN

BLASTOCYSTIS HOMINISDIAGNOSIS MENEMUKAN B. HOMINIS DALAM TINJA

BLASTOCYSTIS HOMINISEPIDEMIOLOGITERUTAMA DI DAERAH TROPIK PREVALENSI DI JAKARTA : 15% (1983-1990) SUMBER INFEKSI : MAKANAN/MINUMAN TERCEMAR TINJA

PNEUMOCYSTIS CARINII1912 : DELANOE & DELANOE : PARASIT PADA TIKUS TAKSONOMI : ? LAMA DIANGGAP : PROTOZOA ADA YANG ANGGAP : SEL RAGI SEKARANG : JAMUR ?

PNEUMOCYSTIS CARINIIHOSPES MAMALIA, BURUNG MANUSIA HEWAN MENGERAT ANJING HEWAN PELIHARAAN

PNEUMOCYSTIS CARINIINAMA PENYAKIT : PNEUMONIA PNEUMOCYSTIS CARINII PNEUMOSISTOSIS PNEUMONIA SEL PLASMA INTERSTISIAL

PENYEBARAN : KOSMOPOLIT

PNEUMOCYSTIS CARINIIMORFOLOGITROFOZOIT 1-2 MIKRON - 5 MIKRON UNISELULAR PLEOMORFIK (GIEMSA/HE)

KISTA 5-7 MIKRON (GMS) BERBENTUK TELUR/BOLA PINGPONG PENYOK DINDING TEBAL BERISI 8 TROFOZOIT

PNEUMOCYSTIS CARINIIDAUR HIDUP : ? HABITAT : EKSUDAT PARU-PARU CARA INFEKSI : INHALASI DROPLET INFECTION TRANSPLASENTAL

PNEUMOCYSTIS CARINIIPATOLOGIMAKROSKOPIK : PARU-PARU KENYAL PERMUKAAN POTONGAN ABU-ABU, TANPA UDARA

PNEUMOCYSTIS CARINIIPATOLOGIMIKROSKOPIK : SEPTUM ALVEOLUS MENEBAL INFILTRASI SEL PLASMA DESKUAMASI EPITEL ALVEOLUS ALVEOLUS PENUH SEL BERLEMAK, PARASIT DAN BAHAN BERVAKUOL PARASIT TERUTAMA DI PARU, JARANG DI ORGAN LAIN

PNEUMOCYSTIS CARINIIGEJALA KLINISIMUNOKOMPROMAISPENYAKIT BERAT DALAM BEBERAPA HARI DEMAM PERNAFASAN CEPAT BATUK NONPRODUKTIF SESAK NAFAS SIANOSIS RONKI NEGATIF FOTO TORAKS : INFILTRAT DIFUS BILATERAL

PNEUMOCYSTIS CARINIIDIAGNOSISMENEMUKAN P. CARINII DALAM CAIRAN BILAS BRONKOALVEOLAR SPESIMEN DARI BRONKOSKOPI (KISTA GMS)

FOTO TORAKS : TIDAK SELALU ADA KELAINAN IMUNOKOMPROMAIS DENGAN DEMAM DAN PNEUMONITIS : PIKIRKAN PNEUMONIA PNEUMOCYSTIS

PNEUMOCYSTIS CARINIIEPIDEMIOLOGIINFEKSI LATEN : HEWAN PELIHARAAN/LIAR MANUSIA IMUNOKOMPETEN 60% ANAK < 4 TAHUN

KELOMPOK RESIKO TINGGI : ANAK/BAYI + MALNUTRISI PENDERITA IMUNODEFISIENSI PENDERITA DENGAN TERAPI IMUNOSUPRESIF PENDERITA AIDS

PENCEGAHAN : TERAPI PROFILAKTIS PADA ORANG YANG PERNAH PNEUMONIA PNEUMOCYSTIS