proses penuaan (aging)

Download proses penuaan (aging)

Post on 12-Jul-2016

32 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

proses penuaan

TRANSCRIPT

BAB IPENDAHULUAN1.1 LATAR BELAKANGPembahasan tentang proses penuaan semakin sering muncuk seiring dengan semakin bertambahnya populasi usia lanjut di berbagai belahan dunia. Berbagai aspek mengenai proses penuaan banyak dibahas seperti aspek sosial, psikologi, ekonomi, atau fisik. Telah banyak ditemukan bahwa proses penuaan sangat dipengaruhi oleh interaksi antara faktor genetik dan faktor lingkungan. Usia kronologi yang diukur dengan tahun dan dan usia fisiologi yang diukur dengan kapasitas fungsional tidak selalu seiring berjalan. Seseorang dapat terlihat lebih tua atau lebih muda dari umurnya, dan mungkin memiliki kapasitas fungsional yang lebih besar atau lebih kecil dari yang diperkirakan dimilikinya pada umur tertentu.Proses penuaan bukanlah sesuatu yang terjadi hanya pada orang dengan usia lanjut, melainkan suatu proses normal yang berlangsung sejak maturitas dan berakhir dengan kematian. Namun demikian efek penuaan tersebut lebih terlihat setelah usia 40 tahun. Proses penuaan dianggap sebagai suatu proses normal dan tidak selalu menyebabkan gangguan fungsi organ atau penyakit. Berbagai faktor seperti genetik, gaya hidup, dan lingkungan, mungkin lebih besar mengakibatkan gangguan fungsi, daripada pertambahan usia itu sendiri. Di sisi lain, hubungan antara usia dengan penyakit meningkat seiring dengan menuanya seseorang. Perlu disadari bahwa sangat sulit membedakan apakah proses penuaan yang terjadi pada seseorang murni semata-mata karena proses penuaan itu sendiri atau akibat penyakit yang menyertai usia tersebut. Makalah ini akan membahas aspek biologi proses penuaan, yakni berbagai perubahan pada tubuh akibat proses penuaan. Selanjutnya akan dibahas lebih jauh bagaimana proses penuaan itu bisa terjadi, fisiologi proses penuaan, dan bagaimana cara menuju successful aging.

BAB IIPEMBAHASAN

2.1 SKENARIOHaidku Sudah BerhentiSeorang wanita berusia 54 tahun, datang ke dokter untuk berkonsultasi tentang perubahan yang terjadi pada dirinya, dia mengeluh sudah 2 tahun ini tidak mengalami menstruasi, sering lupa, gampang merasa lelah dan tidak bertenaga, dan mengeluh gangguan nyeri persendian. Tetapi dia masih bisa beraktifitas seperti biasanya. Dokter menjelaskan kalau ibu tersebut mengalami menopause, dan mengalami tahap-tahap perubahan fisiologis karena proses penuaan.

2.2 TERMINOLOGI Menopause: tidak adanya siklus menstruasi terhitung selama 12 bulan kebelakang, biasanya terjadi antara usia 40-50 tahun, dan dapat berlangsung selama 8 sampai 10 tahun Proses penuaan: penurnan seiring-waktu yang terjadi pada sebagian besar makhluk hidup, yang berupa kelemahan, meningkatnya kerentanan terhadap penyakit dan perubahan lingkungan, hilangnya mobilitas dan ketangkasan, serta perubahan fisiologis yang terkait usia.

2.3 PERMASALAHAN1) Bagaimana mekanisme terjadinya keluhan pasien pada skenario?2) Faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi terjadinya proses penuaan?3) Jelaskan mengenai teori proses penuaan!4) Bagaimana fisiologi proses penuaan?5) Jelaskan perubahan-perubahan yang terjadi pada berbagai system tubuh pada proses penuaan!6) Bagaiman penanganan farmakoterapi pada orang berusia lanjut?7) Bagaimana cara mencapai menua yang sukses (successful aging)?8) Bagaimana penanganan terkait menopause yang dialami pasien di skenario?

2.4 PEMBAHASAN1. Bagaimana mekanisme terjadinya keluhan pasien pada skenario?Sudah 2 tahun ini tidak mengalami menstruasi: seorang wanita yang lanjut usia dan memiliki riwayat tidak menstruasi sejak 2 tahun terakhir dapat dikatakan mengalami menopause. Hal ini dapat disesuaikan dengan definisi dari menopause itu sendiri, yakni tidak adanya siklus menstruasi terhitung selama 12 bulan kebelakang, biasanya terjadi antara usia 40-50 tahun, dan dapat berlangsung selama 8 sampai 10 tahun. Menopasuse diakibatkan karena ovarium tidak lagi berespon terhadap Follicle Stimulating Hormone (FSH) dan Luteinizing Hormone (LH) sehingga terjadi gangguan pada siklus menstruasi. Selain itu ovarium juga tidak bisa menghasilkan estrogen. Kadar estrogen akan turun akan menyebabkan timbulnya gejala dan tanda yang menyertai menopause seperti: Kualitas tidur yang buruk Gampang merasa lelah/keletihan Tidak bertenaga Hot flushes Sensasi dyspnea Iritabilitas Atrofi dan kekeringan pada vagina Elastisitas kulit berkurang Penurunan massa tulang Peningkatan risiko penyakit arteri koroner Peningkatan risiko fraktur Penurunan ingatan atau sering lupa

2. Faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi terjadinya proses penuaan?a) Faktor GenetikaFaktor ini merupakan faktor bawaan (keturunan), dan setiap orang memiliki faktor genetika yang berbeda-beda. Penuaan dini: orang yang memiliki keturunan penuaan dini harus berwaspada dan berusaha mencegah efek negatif dari faktor genetikanya. Penyakit turunan: orang yang mengidap penyakit turunan seperti penyakit jantung, hipertensi, atau diabetes harus memperhatikan dan menjaga pola makan serta aktivitasnya. Perbedaan tingkat intelegensi: umumnya orang yang memiliki intelegensia tinggi lebih lambat menjadi tua. Itu karena ia aktif berpikir dan melatih kemampuan intelektualnya sehingga memperlambat proses penurunan fungsi otak. Warna kulit: biasanya orang yang berkulit putih lebih mudah terserang osteoporosis daripada mereka yang berkulit hitam. Kepribadian: orang yang berambisi, bekerja keras, dan dikejar-kejar tugasnya, lebih mudah tersinggung dan gelisah. Ia sering cepat stres, yang mengakibatkannya rentan penyakit.b) Faktor Endogenik1) Seluler2) Anatomi3) Organc) Faktor EksogenKebanyakan faktor eksternal penyebab timbulnya penuaan dini ditentukan oleh lingkungan dan gaya hidup yang dijalani setiap hari. Salah menjalankan gaya hidup akan dengan mudah membuat kulit tampak lebih tua dengan cepat. Berikut 6 faktor utama penyebab munculnya penuaan dini: Kebiasaan MerokokAsap rokok dengan mudah akan merusak kulit, baik karena Anda yang merokok atau hanya sebagai perokok pasif (berada di sekeliling perokok). Riset membuktikan paparan asap rokok menyebabkan meningkatnya jumlah kerutan pada wajah sekaligus membuat kulit menjadi kering. Hal ini terjadi karena asap rokok menyerap kadar vitamin C pada tubuh yang berfungsi untuk menjaga kulit tetap lembap dan kenyal. Paparan Sinar MatahariKulit yang tak terlindung sinar matahari akan mudah ternoda oleh vlek, kerutan dan menjadi kusam. Pastikan Anda mengoleskan krim tabir surya dengan SPF 15 atau lebih bahkan ketika udara mendung sekalipun. Awan tidak melindungi kulit dari paparan sinar ultra violet. Kurang OlahragaKarena olahraga membantu pembentukan otot dan menyebabkan lancarnya sirkulasi darah, amat disarankan untuk melakukannya secara rutin jika Anda menginginkan kulit bebas kerut. Jika tubuh sehat, tentu Anda lebih bahagia dan sering tersenyum. Selain itu, tubuh yang kuat akan menampilkan sosok yang senantiasa muda! Mengonsumsi AlkoholAlkohol dapat memperbesar pembuluh darah kecil pada kulit Anda, menyebabkan peningkatan aliran darah dekat permukaan kulit. Apabila ini terjadi terus menerus, pembuluh darah ini akan rusak, mengakibatkan pecahnya pembuluh pada permukaan kulit. StresStres dan rasa khawatir yang berkepanjangan akan membuat otot wajah menjadi sedemikian rupa sehingga menunjukkan ekspresi murung. Melakukan meditasi, yoga, senam ringan dapat membantu mengurangi kadar stres Anda. Stress berkurang, timbul rasa lebih bahagia, ekspresi wajah tidak lagi murung dan kerutanpun tak cepat muncul. Kurang TidurKurangnya waktu tidur akan membuat tubuh mudah terasa lelah dan wajah Andapun terlihat lelah. Lingkaran hitam di sekitar mata, kantung mata belum lagi kulit yang kusam akan tampak. Riset membuktikan tubuh manusia akan menjalankan fungsinya secara optimal apabila cukup tidur di malam hari selama 7-8 jam. Kurangi asupan kafein di siang hari, dan tidak mengonsumsinya pada malam hari. Jangan makan lagi 2 jam menjelang tidur dan biasakan untuk tidur di jam yang sama setiap malam.Survei mengatakan bahwa 7 diantara 10 orang Indonesia akan mengalami penuaan dini. Penyebab penuaan dini yang dialami oleh orang Indonesia rata-rata adalah stres, aktifitas yang lebih dibawah sinar matahari dan ruangan ber-AC, serta kurangnya mengkonsumsi air putih sebanyak 8 gelas per hari. Selain itu banyak lagi faktor-faktor lain yang menyebabkan penuaan dini seperti radiasi sinar x, polusi udara yang berasal dari mobil, pabrik, freon, asap rokok, bahan-bahan kimia eksogen dan endogen. Cara perawatan kulit yang salah, memakai produk perawatan kulit yang keliru, kelembaban udara yang sangat rendah, sampai suhu udara panas dan dingin yang akan menyebabkan penguapan air dari kulit sehingga menyebabkan kulit menjadi kering.Pengaruh sinar matahari yang menahun atau kronis, menyebabkan kerusakan kulit akibat efek fotobiologis sinar UV yang menghasilkan radikal bebas akan menimbulkan kerusakan protein dan asam amino yang merupakan struktur utama kolagen dan elastin, kerusakan pembuluh darah kulit dan menimbulkan pigmentasi kulit.

3. Jelaskan mengenai teori proses penuaan!Suatu teori dikatakan valit apabila dapat memenuhi 3 kriteria sebagai berikut: 1) Teori tersebut harus terjadi secara umum di seluruh anggota spesies yang dimaksud; 2) Proses yang dimaksud pada teori tersebut harus terjadi secara progresif seiring dengan waktu; 3) Proses yang terjadi harus menghasilkan perubahan yang menyebabkan disfungsi atau kegagalan suatu organ/system tubuh tertentu.Beberapa Terori Proses Penuaan1) Teori Mutasi Somatik L.Schillard,1959, mengajukan teori ini. Menurut dia, aging disebabkan terjadinya mutasi gen, yang mengakibatkan protein yang diproduksi tidak sesuai yang dibutuhkan. Gen-gen tersebut tidak dapat menghasilkan suatu protein tertentu, setelah mencapai tingkat tertentu sel akan tidak aktif dan akhirnya mati seiring bertambahnya usia. Dengan demikian jumlah sel somatik yang berfungsi akan menurun dan akhirnya akan mati.Sebagi bukti: H.J.Curtis menunjukkan penelitian dengan tikus yg diberi sinar X, yang dapat me