proposol conto

Download Proposol conto

Post on 14-Dec-2014

293 views

Category:

Technology

8 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

TRANSCRIPT

  • 1. Tugas Akhir EC 7010TUGAS AKHIRMatakuliah Keamanan Sistem Lanjut ( EC 7010 )PenyeranganPada Sistem Steganografi Dengan Menggunakan MetodeVisual Attacks dan Statistical AttacksDosen : Dr. Ir. Budi Rahardjo Oleh : Suyono NIM : 23203137 BIDANG KHUSUS TEKNOLOGI INFORMASIPROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO PROGRAM PASCA SARJANAINSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 2004Halaman 1

2. Tugas Akhir EC 7010 BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar Belakang Steganografimerupakanilmu yangmempelajari,meneliti, danmengembangkan seni menyembunyikan sesuatu informasi. Steganografi dapatdigolongkan sebagai salah satu bagian dari ilmu komunikasi. Kata steganografiberasal dari bahasa Yunani yang berarti tulisan tersembunyi. Pada era informasidigital, steganografi merupakan teknik dan seni menyembunyikan informasi dandata digital dibalik informasi digital lain, sehingga informasi digital yangsesungguhnya tidak kelihatan. Secara teori, semua file umum yang ada di dalam komputer dapatdigunakan sebagai media, seperti file gambar berformat JPG, GIF, BMP, atau didalam musik MP3, atau bahkan di dalam sebuah film dengan format WAV atauAVI. Semua dapat dijadikan tempat bersembunyi, asalkan file tersebut memilikibit-bit data redundan yang dapat dimodifikasi. Setelah dimodifikasi file mediatersebut tidak akan banyak terganggu fungsinya dan kualitasnya tidak akan jauhberbeda dengan aslinya. Data yang dikirim hasil enkripsi disembunyikan dalam cover carrier agardapat meningkatkan keamanan pada saat transmisi. Banyak metoda steganografiyang melekatkan sejumlah besar informasi rahasia di dalam pixel pada coverimage. Karena perasaan manusia yang tidak sempurna dalam hal visualisasi,keberadaan informasi rahasia yang ditempelkan tersebut dapat saja tidak terlihat.Tetapi informasi rahasia tersebut mungkin saja ditemukan, jika belumditempatkan secara baik. Samaranyang digunakan oleh mayoritas utilitas steganografimempunyaikelemahan pokok pada komunikasi rahasia. Cara mengatasikelemahan pada algoritma steganografi tersebut adalah pengembangan seranganuntuk menilai tingkat keamanannya. Ada dua macam serangan yang dapatdigunakan, yaitu Visual Attacks dan Statistical Attacks. Serangan visual, untuk Halaman 2 3. Tugas Akhir EC 7010menjelaskan perbedaan antara noise dan visual patterns, sedangkan seranganstatistik untuk mendeteksi metode steganografi yang digunakan. Serangan visual di sini menerangkan bahwa pada least EzStego v2.0b3,Jsteg v4, Steganos v1.5, dan S-Tools v4.0 mempunyai kelemahan misassumption,bahwa least significant bits pada data image adalah noise yang tidakterhubungkan. Selain itu juga menunjukkan metoda yang lebih obyektif untukmendeteksi steganografi dengan cara statistik. Dua metoda serangan ini dijadikanobyek penulisan makalah, karena dirasa cukup pantas untuk lebih meningkatkankeamanan data dan informasi digital.1.2 Tujuan Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk meningkatkan keamananpada sistem steganografi dengan menggunakan metode Visual Attacks danStatistical Attacks.1.3 Batasan Masalah Pembahasan eksperimen makalah ini terbatas pada serangan terhadapempat utilitas sistem steganografi yaitu EzStego v2.0b3, Jsteg v4, Steganos v1.5,dan S-Tools v4.0. Halaman 3 4. Tugas Akhir EC 7010BAB IISISTEM FILE STEGANOGRAFI2.1 File Gambar Pada komputer, suatu gambar adalah suatu array dari bilangan yangmerepresentasikan intensitas terang pada point yang bervariasi (pixel). Pixel inimenghasilkan raster data gambar. Suatu ukuran gambar yang umum adalah 640 x480 pixel dan 256 warna (atau 8 bit per pixel). Suatu gambar akan berisi kira-kira300 kilobit data. Gambar digital disimpan juga secara khusus di dalam file 24-bit atau 8-bit.Gambar 24-bit menyediakan lebih banyak ruang untuk menyembunyikaninformasi; bagaimanapun, itu dapat sungguh besar (dengan perkecualian gambarJPEG). Semua variasi warna untuk pixel yang diperoleh dari tiga warna dasar:merah, hijau dan biru. Setiap warna dasar direpresentasikan dengan 1 byte;gambar 24-bit menggunakan 3 byte per pixel untuk merepresentasikan suatu nilaiwarna. 3 byte ini dapat direpresentasikan sebagai nilai hexadecimal, decimal, danbiner. Dalam banyak halaman Web, warna latar belakang direpresentasikandengan bilangan6 digit hexadecimal,yang aktualnyatiga ikatanmerepresentasikan merah, hijau dan biru. Latar belakang putih akan mempunyainilai FFFFFF: 100% merah (FF), 100% hijau (FF) dan 100% biru (FF). Nilaidecimal-nya 255,255,255 dan nilai biner-nya adalah 11111111, 11111111,11111111, yang adalah tiga byte yang menghasilkan putih. Definisi latar belakang putih adalah analog dengan definisi warna daripixel tunggal dalam suatu gambar. Pixel merepresentasikan kontribusi padaukuran file. Untuk contoh, andaikan kita mempunyai gambar 24-bit luasnya 1,024pixel dengan ketinggian 768 pixel, yang merupakan resolusi umum untuk grafikberesolusi tinggi. Suatu gambar mempunyai lebih dari dua juta pixel, masing-masing mempunyai definisi yang akan menghasilkan suatu kelebihan file 2Mbyte. Karena gambar 24-bit masih relative tidak umum pada internet, ukuranseperti ini akan menarik perhatian selama transmisi. Kompresi file akanmenguntungkan, jika tidak perlu transmisi file seperti itu.Halaman 4 5. Tugas Akhir EC 70102.3 Kompresi File Dua kandungan dari kompresi adalah lossless dan lossy. Kedua metoda inimenghemat ruang penyimpanan tetapi mempunyai hasil yang berbeda, yangbertentangan dengan penyembunyian informasi. Kompresi lossless membiarkankita merekonstruksi pesan asli yang sama; oleh karena itu, lebih disukai ketikainformasi asli harus tetap utuh (seperti dengan gambar steganography). Kompresilossless khusus untuk gambar yang tersimpan sebagai GIF (Graphic InterchangeFormat) dan BMP 8-bit (file bitmap Microsoft Windows dan OS/2 ). Kompresi lossy, pada penanganan lainnya, menghemat ruangan tetapitidak menjaga integritas gambar aslinya. Metoda ini secara khusus untuk gambaryang tersimpan sebagai JPEG (Joint Photographic Experts Group).2.4 Embedding Data Data embedded, yang tersembunyi dalam suatu gambar membutuhkan duafile. Pertama adalah gambar asli yang belum modifikasi yang akan menanganiinformasi tersembunyi, yang disebut cover image. File kedua adalah informasipesan yang disembunyikan. Suatu pesan dapat berupa plaintext, chipertext,gambar lain, atau apapun yang dapat ditempelkan ke dalam bit-stream. Ketikadikombinasikan, cover image dan pesan yang ditempelkan membuat stego-image.Suatu stego-key (suatu password khusus) juga dapat digunakan secaratersembunyi, pada saat decode selanjutnya dari pesan. Kebanyakan software steganography tidak mendukung atau tidakdirekomendasimenggunakangambarJPEG, tetapi sebagaigantinyadirekomendasikan menggunakan gambar lossless 24-bit seperti BMP. Alternatifterbaik berikutnya untuk gambar 24-bit adalah 256 warna atau gambar gray scale.Secara umum ditemukan pada Internet atau file GIF. Dalam gambar 8-bit warna seperti file GIF, setiap pixel direpresentasikansebagai byte tunggal, dan setiap pixel selalu menunjuk ke tabel indek warna(palette) dengan 256-kemungkinan warna. Nilai pixel adalah diantara 0 dan 255.Software secara sederhana menggambarkan indikasi warna pada palette merah,menggambarkan perubahan yang sulit dipisahkan dalam variasi warna: perbedaan Halaman 5 6. Tugas Akhir EC 7010visualisasi diantara banyak warna yang sulit. Gambar 2.1(b) menunjukkanperubahan warna yang sulit dipisahkan dengan baik. Gambar 2.1 Representasi Warna Pallette(Sumber: Exploring Steganography: Seeing the Unseen) Banyak pakar steganography merekomendasikan penggunaan gambaryang meliputi 256 shade gray. Gambar gray-scale lebih disukai karena perubahanketeduhan sangat gradual dari byte ke byte, dan lebih sedikit perubahan nilaidiantara masukan palette, dimana mereka dapat menyembunyikan informasi lebihbaik. Gambar 2 menunjukkan suatu palette gray-scale dari 256 shade. Beberapagambar adalah 4-bit, di buat dengan 16 shade dari gray, sesungguhnya gambar inimenawarkan banyaknya variasi yang lebih sedikit. Halaman 6 7. Tugas Akhir EC 7010 Gambar 2.2 Representasi gray-scale palette dari 256 shade(Sumber: Exploring Steganography: Seeing the Unseen)2.5 Rahasia di Dalam Gambar Digital Banyak cara untuk menyembunyikan informasi di dalam gambar. Untukmenyembunyikan informasi, penyisipan pesan yang langsung dapat meng-enkodesetiap bit dari informasi dalam gambar atau menempelkan pesan secara selektifdalam area noisy, menggambarkan area yang kurang diperhatikan, dimana adabanyak variasi warna natural. Pesan dapat juga terserak secara acak sepanjanggambar. Pola redundansi encoding wallpapers menutup gambar dengan pesan. Sejumlah cara yang ada untuk menyembunyikan informasi dalam gambardigital dengan pendekatan yang umum termasuk : - penyisipan least significant bit - masking dan filtering, dan - algoritma dan transformasi.Setiap teknik-teknik itu dapat diaplikasikan dengan derajat kesuksesan yangbervariasi pada file gambar yang berbeda. Halaman 7 8. Tugas Akhir EC 70102.5.1 Penyisipan Least Significant Bit Penyisipan Least Significant Bit (LSB) adalah umum, pendekatan yangsederhana untuk menempelkan informasi di dalam suatu file cover. Sayangnya,hal itu sangat peka untuk kejadian yang melalaikan manipulasi gambar. Meng-konvert suatu gambar dari format GIF atau BMP, yang merekonstruksi pesanyang sama dengan aslinya (lossless compression) ke JPEG yang lossycompression, dan ketika dilakukan kembali akan menghancurkan informasi yangtersembunyi dalam LSB.Gambar 24-bit Untuk menyembunyikan suatu gambar dalam LSB pada setiap byte darigambar 24-bit, dapat disimpan 3 byte dalam setiap pixel. Gambar 1,024 x 768mempunyai potensi untuk disembunyikan seluruhnya dari 2,359,296 bit (294,912byte) pada informasi. Jika pesan tersebut dikompres untuk disembunyikansebelum ditempelkan, dapat menyembunyikan sejumlah besar dari informasi.Pada pandangan mata manusia, hasil stego-image akan terlihat sama dengangambar cover. Untuk contoh huruf A dapat disembunyikan dalam tiga pixel (asumsikantidak ada kompresi). Raster data asli untuk 3

Recommended

View more >