proposal reza

Click here to load reader

Post on 21-Mar-2016

222 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

TRANSCRIPT

PROPOSAL

PERAN HUMAS DALAM PROGRAM MENINGKATKAN CITRA POSITIF PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

OLEH : REZA WULANDARINIM : 11143202796

KONSENTRASI PUBLIC RELATIONSJURUSAN ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS DAKWAH DAN ILMU KOMUNIKASIUNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU2013BAB I PENDAHULUAN

1. Latarbelakang Masalah Komunikasi adalah jalinan yang menghubungkan kehidupan manusia, pembelajaran ilmu kehidupan manusia mau tidak mau didasarkan atas bidang komunikasi. Setiap interaksi dan kegiatan dalam komunikasi akan menyediakan data bagi pemberi dan penerima informasi. Dalam suatu komunitas ataupun organisasi atau kantor akan meningkat apabila dalam suatu organisasi atau kantor tersebut dapat memiliki informasi yang dibutuhkan dan diperlukan oleh mereka. Komunikasi bertujuan untuk mempengaruhi orang lain, dan para komunikator dalam suatu organisasi atau dalam suatu komunitas atau pemerintahan melakukan upaya komunikasi dengan tujuan untuk menolong orang lain.Hubungan Masyarakat (Humas) sebagai jurusan akademis pada awalnya merupakan perkembangan dari prinsip-prinsip dasar dalam berkomunikasi. Humas adalah fungsi manajemen yang mengevaluasi sikap publik, mengidentifikasi kebijaksanaan-kebijaksanaan dan prosedur-prosedur oleh individu atau organisasi dalam pemerintahan berdasarkan kepentingan publik, dan menjalankan suatu program untuk mendapatkan pengertian dan penerimaan publik. Dalam suatu organisasi humas juga sangat berperan penting dalam meningkat citra positif organisasi tersebut. dengan adanya humas, maka suatu organisasi itu akan berjalan dengan lancar, karena humas bekerja dan berkecimpung dalam masyarakat luas atau public. Seorang Humas haruslah bisa membina hubungan yang baik dengan berbagai pihak salah satunya adalah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat atau konsumen, dan memberikan kepuasaan kepada mereka sebagai konsumen kita. Karena konsumen atau pelanggan itu bersifat heterogen baik dalam bentuk adat, kebiasaan, dan agama. Masyarakat berkembang seiring IPTEK yang memberikan kemudahan untuk mengakses informasi, dengan kemudahan mengakses informasi ini masyarakat berkembang dari konsumen yang berorentasi kebutuhan menjadi konsumen yang tidak hanya berorentasi kepada kebutuhan semata. Akan tetapi melihat berbagai aspek lain yang turut mempengaruhi dalam pemilihan suatu produk,termasuk citra perusahaan. Disamping itu, pada akhir abad XX, bidang yang mendapat sorotan yang cukup tajam dari masyarakat adalah bidang kesehatan.Perhatian masyarakat dibidang kesehatan dapat terlihat pada banyaknya kasus-kasus pengaduan yang ditujukan kepada para dokter, rumah sakit, danpelayanan-pelayanan kesehatan lainnya.Adanya pengaduan atau keluhan masyarakat terhadap pelayanan medis menimbulkan banyak pertanyaan bagi masyarakat, mengapa sampai terjadi demikian namun yang jelas ada faktor-faktor penyebabnya, apakah akibat dari pelayanan kesehatan yang tidak memuaskan, apakah karena kelalaian dari pihak pelayanan atau pengguna jasa menganggap bahwa pelayanan yang diberikan sedemikian buruknya, tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan, mungkin juga karena penyakitnya tidak dapat disembuhkan karena belum ada obatnya.Untuk melakukan pendekatan dengan public bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Dan humas ini bertujuan untuk menarik simpati, perhatian dan tanggapan positif masyarakat terhadap suatu organisasinya. Prinsip komunikasi dua arah yang melandasi humas bertujuan untuk menciptakan dorongan kearah penciptaaan kebijaksanaan, menjelaskan kebijaksanaan, mengumumkan, mempertahankan kebijaksanaan, atau mempromosikannya kepada publik sehingga memperoleh saling pengertian dan itikad baik.Fungsi manajemen yang membangun dan mempertahankan hubungan yang baik dan bermanfaat antara organisasi dengan target khalayak yang mempengaruhi kesuksesan atau kegagalan organisasi, humas berperan untuk menjaga citra organisasinya. Citra adalah kesan yang diperoleh seseorang berdasarkan tingkat pengetahuan dan pengertiannya akan fakta-fakta yang ia dapat dan ia miliki tentang sesuatu (baik itu orang, produk atau situasi) dalam suatu oarganisasi. Informasi yang salah tentang seseorang akan mengakibatkan pencitraan yang salah tentang organisasi atau seseorang tersebut. Kritikan yang ditujukan kepada para dokter, Rumah Sakit atau pelayanan kesehatan lainnya dampak positifnya. Menunjukan bahwa kecerdasan dan kekritisan masyarakat tentang pelayanan kesehatan meningkat. Dampak negatifnya adalah hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap kredibilitas dokter, rumah sakit, atau pelayanan kesehatan lainnyayang bersangkutan sehingga menurunkan citra dimata konsumennya. Sebuah perusahaan agar mampu bersaing dengan pesaing setiap perusahaan perlu menanamkan citra positif dimata masyarakat terutama pelanggan.Humas memiliki peranan kunci untuk membantu memberi informasi baik pada publik internal maupun eksternal untuk menyediakan informasi yang faktual,dan mudah dimengerti oleh khalayak ramai, dan sehingga ketidak pedulian akan organisasi atau perseorangan dapat dilurus dan diperbaiki. Humas juga memiliki peran dalam menciptakan ketertarikan publik pada situasi tertentu yang dapat memiliki pengaruh besar pada organisasi atau sekelompok orang. Pekerjaan humas yang berhasil adalah pada saat organisasi/ orang/ atau situasi yang didukungnya mendapatkan simpati atau respon positif dan satu-satunya jalan agar hal ini tecapai adalah dengan menyediakan informasi yang jelas dan akurat, dan dapat dimengerti oleh pubik itu sendiri. Apabila, suatu organisasi atau perusahaan tengah mengalami krisis kepercayaan dari publik atau masyarakat umum, maka akan membawa dampak negatif terhadap citranya, bahkan akan terjadi penurunan citra sampai pada titik yang paling rendahTelah banyak dibuktikan pada pengalaman praktik PR di lapangan, begitu citra dan kepercayaan masyarakat sudah terganggu atau mengalami suatu krisis, maka pihak PR tersebut akan menghadapi resiko yang cukup berat. Seperti halnya krisis kepercayaan yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah atau biasa disebut RSUD, dimana karyawan dalam memberikan kualitas pelayanan kurang memuaskan, yaitu dalam segi kurang ramahnya karyawan dalam hal memberikan pelayanan kepada pasien, sehingga banyak pasien yang mengeluhkan pelayanan RSUD. Apabila hal ini terus dibiarkan maka akan memberikan dampak yang cukup serius yaitu terjadinya (pembatalan pemakaian jasa kesehatan di RSUD oleh pasien), oleh karena itu dalam upaya meningkatkan citra Rumah Sakit. PR RSUD selalu memberikan arahan kepada karyawan untuk mengutamakan kualitas pelayanan.Pada program meningkatkan citra positif pada RSUD kabupaten kuantan singingi ini , organisasi melakukan upaya pendekatan yang lebih intim terhadap masyarakat banyak dan lebih menambahkan sikap rasa saling menghargai dan menghormati dalam suatu organisasi, suatu kegiatan yang dapat menambah dan menimbulkan rasa tanggapan positif dari masyarakat terhadap RSUD kabupaten kuantan singingi adalah seperti menyediakan pengobatan gratis untuk masyarakat yang kurang mampu, dan memberikan kartu askes kepada masyarakat yang kurang mampu, supaya mereka juga mendapatkan pengobatan yang layak seperti yang lainnya, dan lebih meningkatkan pelayanan dan keramah tamahan antara pegawai kantor dengan masyarakat yang mumbutuhkan bantuan. Karena kebanyakan yang dikeluhkan oleh masyarakat adalah pelayanan yang diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu sangat berbeda jauh dengan masyarakat yang mampu lainnya, dan pengobatan yang diberikan terkadang tidak sesuai dengan waktu dan prosedur atau peraturannya. Didalam kantor bupati kabupaten kuantan singingi itu terdapat bagian-bagian terpenting yang ada didalamnya, yaitu seperti bagian umum, bagian pertanahan, bagian hukum, bagian ekbang, bagian kesejahteraan sosial, bagian pemerintahan umum, bagian keuangan dan terdapat bagian Humas itu sendiri. Pasien yang mengeluhkan pelayanan di RSUD, humas langsung mengkonsultasikan dengan pihak Hukormas dan langsung memberikan pengarahan pada pihak terkait. Citra mempunyai pengaruh penting pada manajemen, dengan perkataan lain citra mempunyai dampak internal. Citra yang kurang nyata dan jelas akan mempengaruhi sikap karyawan terhadap organisasi yang mempekerjakannya. Citra yang negatif dan tidak jelas akan berpengaruh negatif pada kinerja karyawan juga pada hubungan dengan konsumen dan kualitas. Sebaliknya,citra yang jelas dan positif, misalnya citra organisasi dengan pelayanan yangsangat baik, secara internal menceritakan nilai-nilai yang jelas dan akan menguatkan sikap positif terhadap organisasi.Salah satu organisasi atau jasa kesehatan yang meiliki Humas dan terdapat peran Humas didalamnya adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kuantan Singingi, yang beralamat di Kompleks Perkantoran Teluk Kuantan. JL. Perintis Kemerdekaan Teluk Kuantan. Lokasi penelitian ini dipilih dengan pertimbangan yaitu karena RSUD ini memiliki tempat yang strategis dan tempat yang paling banyak dikunjungi oleh masyarakat, dan yang paling banyak itu dari masyarakat yang kalangan menengah kebawah. Dan keluhan-keluhan yang dilontarkan oleh masyarakat yang datang untuk berobat disana merasa kurang puas dan terdapat banyak kritikan-kritikan dan keluhan-keluhan yang bisa menimbulkan dampak negatif terhadap citra RSUD itu sendiri. RSUD ini tidak sulit untuk ditemukan dimana tempatnya karena RSUD ini terletak di Komplek Perkantoran Teluk kuantan dan juga dekat dengan taman kantor.

2. Alasan Pemilihan Judul a. Penulis tertarik untuk mengetahui sejauh mana Peran humas dalam program meningkatkan citra positif pada RSUD kabupaten kuantan singingi. Citra adalah Webster (1993) mendefinisikan citra sebagai gambaran mental atau konsep tentang sesuatu. Steinmetz (Siswanto Sutojo, 2004) mengartikan citra sebagai persepsi masyarakat terhadap jati diri perusahaan. Persepsi masyarakat terhadap organisasi didasari pada apa yang mereka ketahui atau mereka kira tentang organisas