proposal new revised

Download Proposal New Revised

Post on 28-Dec-2015

3 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

PEMANFAATAN EKSTRAK JAGUNG (Zea mays)SEBAGAI KRIM UNTUK MEMBANTU REGENERASI KULITBIDANG KEGIATAN :

PKM PDiusulkan oleh :

Dita Nur Hapsari

(H1A012015/Angkatan 2012)

Hanan Afifah(H1A012019/Angkatan 2012)

Novita Elmy Mufida(H1A012041/Angkatan 2012)

Dzaky Ahmada(H1A010011/Angkatan 2010)

UNIVERSITAS MATARAM

MATARAM2013

DAFTAR ANGGOTA KELOMPOK

PEMANFAATAN EKSTRAK JAGUNG (Zea mays)SEBAGAI KRIM UNTUK MEMBANTU REGENERASI KULITKetua : Dita Nur Hapsari(H1A012015/Angkatan 2012)

Anggota: Hanan Afifah(H1A012019/Angkatan 2012)

Novita Elmy Mufida(H1A012041/Angkatan 2012)

Dzaky Ahmada(H1A010011/Angkatan 2010)

LEMBARPENGESAHAN

1.Judul:Pemanfaatan Ekstrak Jagung (Zea mays) sebagai Krim untuk Membantu Regenerasi Kulit

2.Bidang Kegiatan:PKM-P

4.Ketua PelaksanaKegiatan

a. Nama Lengkap:Dita Nur Hapsari

b. NIM:H1A012015

c. Jurusan:Kedokteran

d. Universitas:Universitas Mataram

e. Alamat Rumah:Jalan Swakarya No.18

f. No.Tel/Hp:081548637632

g. Alamat Email:dita.nurhapsari@gmail.com

5.Dosen Pendamping

a. Nama:

b. NIP:

c. Alamat Rumah:

d. No tel/HP:

6.Biaya Kegiatan Total

a. Dikti:

7.Jangka Waktu Pelaksanaan:

Mataram, 20 Oktober 2013

Menyetujui,

Pembantu Dekan III

dr. Ida Ayu Eka Widiastuti, M. Fis

NIP. 19570213 200604 2 001Ketua Pelaksana Kegiatan

Dita Nur HapsariNIM : H1A 009 034

Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan

Drs. Nassaruddin, M.Kes

NIP. 19570808 198511 1 001Dosen Pendamping

dr. Yunita Hapsari, M.Sc., Sp. KK.NIP.

DAFTAR ISI

iDAFTARANGGOTA KELOMPOK

iiiDAFTAR ISI

viiiDAFTAR TABEL

ixDAFTAR GAMBAR

1BAB I PENDAHULUAN

11.1.Latar Belakang

21.2.Perumusan Masalah

21.3.Tujuan

21.4.Luaran yang Diharapkan

21.5.Kegunaan

4BAB II TINJAUAN PUSTAKA

43.1.

43.2.

43.3.

53.4.

63.5.

63.6.

63.7.

8BAB III KERANGKA KONSEP

9BAB IV METODOLOGI PENELITIAN

94.1.Desain Penelitian

94.2.Populasi dan Sampel Penelitian

104.3.Variabel Penelitian

104.4.Definisi Operasional

114.5.Bahan dan Alat Penelitian

13BAB V ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

135.1.Profil Subyek Penelitian

135.2.Data Hasil Pengamatan

16BAB VI PENUTUP

166.1.Kesimpulan

166.2.Saran

17DAFTAR PUSTAKA

18LAMPIRAN

18A.Biodata Mahasiswa Penulis dan Dosen Pendamping

DAFTAR TABEL

7Tabel. 1 Rencana Kegiatan

Tabel. 2 Rencana Anggaran

DAFTAR GAMBAR

8Gambar. 1 Alur Penelitian

JUDUL:PEMANFAATAN EKSTRAK JAGUNG (Zea mays)SEBAGAI KRIM UNTUK MEMBANTU REGENERASI KULITA. Latar BelakangKulit adalah organ paling luar dari manusia dengan berbagai fungsinya seperti pelindung dan penyerap.Selain itu, kulit juga merupakan salah satu organ yang menunjang penampilan luar seseorang. Oleh karena itu, banyak cara dilakukan untuk menjaga kesehatan kulit, terutama kulit pada bagian wajah.salah satunya dengan menggunakan krim perawatan wajah. Bagi masyarakat umum, krim wajah bukanlah hal yang baru. krim wajah adalah suatu cara perawatan dengan mengoleskan bahan ke wajah beberapa saat. Seiring peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, krim alami mulai banyak digunakan.

Dari sekian jenis bahan pembuat krim, terdapat bahan yang jarang digunakan yaitu jagung.Jagung (Zea mays) adalah jenis rerumputan/graminae dan termasuk tanaman semusim. Dari hasil penelitian sebelumnya didapatkan kandungan squalana oil pada jagung.Squalana oil ini memiliki komposisi kimia yang hampir mirip dengan Olive Oil atau minyak zaitun.(Ini belum ada sumbernya)Squalana Oil merupakan hidrokarbon tak jenuh yang dapat mengikat oksigen dan menghasilkan oksigen saat dicampurkan dengan air.Dengan kemampuan untuk mengikat oksigen yang baik, maka squalana dapat digunakan sebagai salah satu alternative dalam perawatan kulit (Jame et al, 2010).Berbeda dengan bahan lain yang hanya dapat melembabkan kulit, ataupun hanya dapat menghilangkan minyak saja. Jagung dapat melembabkan kulit tanpa menyebabkan kulit berminyak serta dapat melembutkan wajah.Selain itu menurut penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, jagung juga berguna untuk membantu regenerasi kulit (Jame et al,2010).Selain pemanfaatan jagung terhadap kesehatan kulit, Jagung juga merupakan salah satu komoditi yang termasuk dalam program unggulan Pemprov NTB yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) NTB 2008-2013 (Setda NTB, 2013). Pemprov NTB telah meresmikan berdirinya Unit Penyangga Pemasaran (UPP) produk olahan sapi, jagung dan rumput laut (PIJAR) yang dihasilkan oleh para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang telah dilatih dan dibina oleh Dinas Koperasi dan UMKM NTB (Suara NTB, Kamis 11-04-2013).Berdasarkan latar belakang dari bidang kesehatan kulit dan potensi ekonomi dari komoditi jagung tersebut, maka penulis ingin melakukan penelitian tentang perbandingan efektifitas penggunaan krim ekstrak jagung dengan yang tidak menggunakan krim ekstrak jagung terhadap proses regenerasi kulit.B. Perumusan Masalah1. Apakah Zea Mays memiliki efek terhadap regenerasi kulit?

2. Apakah ada perbedaan yang signifikan terhadap sampel yang menggunakan krim ekstrak Zea Mays dengan sampel yang tidak menggunakan krim Zea mays?

C. TujuanPenelitian ini bertujuan untuk:

1. Mengembangkan potensi Zea Mays sebagai bahan untuk regenerasi kulit.

2. Mengembangkan krim ekstrakZea Mays yang jarang digunakan oleh masyarakat.

D. Luaran Yang Diharapkan

Didapatkan hasil penelitian kandungan ekstrak Zea Mays untuk membantu proses regenerasi kulit.

E. KegunaanKegunaan Program ini adalah:

1. Bagi Perguruan Tinggi

Munculnya satu usaha penelitian kandunganZea Mays ini dapat menumbuhkan semangat kompetisi dikalangan mahasiswa untuk bersaing melalui pengembangan intelektualitas dan kreatifitas, sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan kualitas perguruan tinggi

2. Bagi Mahasiswa

Pelaksanaan kegiatan ini akan memacu mahasiswa dalam menumbuhkan jiwa peneliti, berfikir positif, kreatif, inovatif dan dinamis.3. Bagi Masyarakat

Adanya penelitian tentang krim ekstrakZea Mays ini akan memperkenalkan pada masyarakat tentang bahan dasar masker yang murah dan mudah didapat.

F. Tinjauan Pustaka

F.1 Jagung (Zea Mays)Jagung merupakan salah satu tanaman semusim dengan siklus hidup 80-150 hari.Jagung termasuk kedalam salah satu jenis tanaman pangan biji-bijian dari keluarga rumput-rumputan. Jagung merupakan salah satu makanan pokok di banyak negara seperti Amerika Serikat, Afrika, dan sebagian besar negara di Asia, seperti Indonesia dan Malaysia juga menggunakan Jagung sebagai salah satu alternative makanan pokok (Retno, 2013).F.2 Kandungan Tanaman Jagung (Zea Mays)

Jagung kaya akan nutrisi yang diperlukan untuk metabolisme tubuh, selain itu juga kaya akan mineral dan vitamin seperti A, B, C dan E. jagung juga memiliki kandungan minyak dengan persentase 3%-18%. Beberapa penelitian telah dilakukan dan telah menemukan potensi antioksidan yang kuat dari minyak jagung (Orhun, 2013).Minyak jagung ini merupakan minyak nabati yang sangat mudah diserap tubuh dengan rasio penyerapan setinggi 97%.Minyak jagung adalahhumektanyang menarikuap air ke kulit.Minyak jagungmengandung vitaminE danK, dan asamlinoleat (Orhun, 2013).Beberapa negara di Eropa dan Amerika menjadikan minyak jagung sebagai bahan baku untuk berbagai produk dikarenakan sifatnya yang mudah diserap tubuh seperti bahan baku pembuatan sabun, salep, dan berbagai produk kecantikan (Orhun, 2013).F.3 Klasifikasi Tanaman Jagung

Klasifikasi berdasarkan taksonomi (Retno, 2013) : Kingdom : Plantae Subkingkom : Tracheobionta Filum

: Spermatophyta Subfilum : Angiospermae Kelas

: Monocotyledoneae Ordo

: Graminae Famili

: Graminaceae Genus

: Zea Spesies : Zea Mays

F.4 Kulit

Kulit adalah organ yang terletak paling luar. Luas kulit orang dewasa 2m2 dengan berat kira-kira 16% berat badan. Kulit merupakan organ yang esensial dan vital serta merupakan cermin kesehatan dan kehidupan. Kulit juga sangat kompleks, elastis dan sensitif. Kulit bervariasi pada keadaan iklim, umur, jenis kelamin, ras, dan juga bergantung pada lokasi tubuh (Tortora&Derrickson, 2013).Kulit tersusun atas 3 lapisan, yaitu :

1) Epidermis

Epidermis adalah bagian terluar kulit, bagian ini tersusun dari jaringan epiter squamosa bertingkat yang mengalami keratinisasi.Jaringan ini tidak memiliki pembuluh darah dan sel-selnya sangat rapat.Bagian epidermis paling tebal dditemukan di telapak tangan dan telapak kaki.

Epidermis tersusun atas 5 lapisan, yaitu :

a) Stratum Korneum

Merupakan lapisan dermis atas yang sangat terkeratinisasi.

b) Stratum Lucidum

Lapisan jernih dan tembus cahaya dari sel-sel gepeng tidak bernukleus

c) Stratum Granulosum

Merupakan lapisan keratohialin sebagai precursor pembentuk keratin.

d) Stratum Spinosum

Merupakan lapisan sel spina atau tanduk.Spina adalah bagian penghubung intraseluler yang disebut desmosom.

e) Stratum Basalis

Lapisan tunggal yang melekat pada jaringan ikat dari lapisan kulit dibawahnya.Pembelahan selnya berlangsung cepat dilapisan ini.

2) Dermis

Dermis adalah lapisan yang berada dibawah epidermis, membrane ini tersusun dari dua lapisan jaringan, yaitu:

a) Lapisan Papilar

Merupakan jaringan ikat areolar renggang dengan fibroblas, sel mast, dan makrofag.

b) Lapisan Reti