profil ?· 2013-12-03 · pemerintahan antara daerah dan pusat dalam era otonomi telah ......

Download PROFIL ?· 2013-12-03 · pemerintahan antara daerah dan pusat dalam era otonomi telah ... pencapaian…

Post on 04-Jul-2019

213 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • PROFIL KESEHATANPROVINSI MALUKU UTARA

    TAHUN 2012

  • Profil Kesehatan Provinsi Maluku Utara Tahun 2012

    1

    The book fills a much-needed gap Moses Hadas, 1900-1966

  • Profil Kesehatan Provinsi Maluku Utara Tahun 2012

    2

    BAB I PENDAHULUAN

    Satu dekade telah berlalu sejak berakhirnya era orde baru tahun 1999,

    Indonesia menapaki sistem pemerintahan baru dengan dimulainya era otonomi

    sebagai patron pembangunan pengganti sistem desentralisasi. Pembagian urusan

    pemerintahan antara daerah dan pusat dalam era otonomi telah membuka ruang bagi

    pemerintahan di daerah untuk menata sistem pemerintahannya dengan strategi

    tertentu guna mencapai tujuan pembangunan daerah yang telah ditetapkan.

    Keberhasilan proses pembangunan di daerah dapat di ukur oleh masing-masing

    daerah melalui indikator-indikator yang ditetapkan oleh masing-masing daerah

    dengan tetap mengacu pada indikator nasional sebagai pembanding.

    Pembangunan bidang kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan

    di Provinsi Maluku Utara secara keseluruhan. Kinerja pembangunan sektor

    kesehatan di Provinsi Maluku Utara mengacu pada indikator Standar Pelayanan

    Minimal bidang kesehatan sebagai indikator pembanding nasional yang diterjemahkan

    dalam indikator provinsi sesuai kemampuan dan keadaan spesifik Provinsi Maluku

    Utara. Indikatorindikator tersebut antara lain: (1) indikator derajat kesehatan sebagai

    hasil akhir, yang terdiri atas indikator mortalitas, morbiditas,dan status gizi,

    (2) indikator hasil terdiri atas indikator keadaan lingkungan, perilaku hidup sehat,

    serta akses dan mutu pelayanan kesehatan, dan (3) indikator pelayanan kesehatan,

    sumber daya kesehatan, serta manajemen kesehatan dan kontribusi sektor terkait.

    Deskripsi mengenai pencapaian upaya pembangunan kesehatan berdasarkan

    indikator yang telah ditetapkan dituangkan dalam publikasi rutin Profil Kesehatan

    Provinsi Maluku Utara yang diterbitkan setiap tahunnya. Selain itu, publikasi Profil

    Kesehatan Provinsi Maluku Utara juga menggambarkan kinerja Dinas Kesehatan

    Provinsi Maluku Utara berdasrakan indikator pencapaian MDGs. Penyajian informasi

    kesehatan dalam publikasi ini sangat komprehensif karena tidak hanya memuat

    beragam data tentang kesehatan namun juga berbagai data pendukung lain seperti

    data kependudukan, pendidikan, dan keluarga berencana. Data-data tersebut

  • Profil Kesehatan Provinsi Maluku Utara Tahun 2012

    3

    merupakan data yang diperoleh dari Profil Kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi

    Maluku Utara, Pengelola program dilingkup Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara,

    dan data yang diperoleh dari berbagai lintas sektor terkait . Namun demikian, analisis

    data masih dilakukan secara sederhana, dan secara umum ditampilkan dalam bentuk

    tabel maupun grafik.

    Sejak tahun 2010 Profil Kesehatan Provinsi Maluku Utara telah mengikuti

    format baru penyusunan Profil Kesehatan yaitu terdiri atas 79 lampiran tabel yang

    merujuk pada data terpilah responsif gender. Namun demikian karena berbagai

    kendala teknis antara lain bentuk pencatatan dan pelaporan kegiatan/program pada

    berbagai sumber-sumber utama data yang belum mengakomodasi data responsif

    gender, sehingga masih banyak data yang belum dapat ditampilkan secara terpilah

    berdasarkan gender. Untuk tahun 2012, Profil Kesehatan Provinsi Maluku Utara

    tahun 2012 terdiri atas 8 (delapan) bab yang terdiri atas dua bab tambahan yang

    secara khusus mengupas tentang pencapaian Standar Pelayanan Minimal Bidang

    Kesehatan di Kabupaten/Kota serta bab khusus tentang resume pencapaian indikator

    millenium development goals di Maluku Utara. Bab-bab tersebut, yaitu :

    BAB I Pendahuluan.

    Bab ini secara singkat menyajikan latar belakang disusunnya Profil Kesehatan

    Provinsi Maluku Utara tahun 2011, serta sistematika penyajiannya. Bab ini

    juga menguraikan visi, misi dan strategi pembangunan kesehatan di Provinsi

    Maluku Utara serta program-program kesehatan yang dilaksanakan.

    BAB II Gambaran Umum.

    Bab ini menyajikan deskripsi singkat tentang letak geografis dan keadaaan

    iklim Provinsi Maluku Utara, dan gambaran umum yang meliputi keadaan

    kependudukan, perekonomian, pendidikan, dan lingkungan fisik; serta perilaku

    penduduk yang terkait dengan kesehatan.

    BAB III Situasi Derajat Kesehatan.

    Bab ini berisi uraian tentang hasil-hasil pembangunan kesehatan di Provinsi

    Maluku Utara sampai dengan tahun 2012 yang mencakup tentang angka

    kematian, umur harapan hidup, angka kesakitan, dan status gizi masyarakat.

  • Profil Kesehatan Provinsi Maluku Utara Tahun 2012

    4

    BAB IV Situasi Upaya Kesehatan.

    Bab ini menguraikan tentang upaya-upaya kesehatan yang telah dilaksanakan

    oleh sektor kesehatan sampai dengan tahun 2012, untuk tercapainya dan

    berhasilnya program-program di sektor kesehatan. Gambaran tentang upaya

    yang telah dilakukan meliputi pencapaian pelayanan kesehatan dasar,

    pencapaian pelayanan kesehatan rujukan, pencapaian upaya pencegahan

    dan pemberantasan penyakit, dan upaya perbaikan gizi masyarakat.

    BAB V Situasi Sumber Daya Kesehatan.

    Bab ini menguraikan tentang sumber daya pembangunan kesehatan tahun

    2012 mencakup tentang keadaan tenaga, sarana kesehatan, dan

    pembiayaan kesehatan.

    BAB VI Pencapaian Indikator Millenium Development Goals

    Bab ini menjabarkan review tentang pencapaian millenium development goals

    bidang kesehatan berdasarkan jenis indikator

    BAB VII Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan

    Bab ini menggambarkan pencapaian Standar Pelayanan Minimal Bidang

    Kesehatan untuk tahun 2012

    BAB VIII Penutup

    Bab ini merupakan highlight dari seluruh pencapaian pembangunan program

    kesehatan di Provinsi Maluku Utara pada tahun 2012, baik berupa

    keberhasilan program, maupun hal-hal yang masih memerlukan perhatian

    khusus, termasuk tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam upaya

    mencapai target millenium development goals.

    Daftar Pustaka

    Lampiran

  • Profil Kesehatan Provinsi Maluku Utara Tahun 2012

    5

    BAB II GAMBARAN UMUM DAN

    PERILAKU PENDUDUK

    Provinsi Maluku Utara yang beribukota Sofifi terletak di antara 3 Lintang Utara-

    3 Lintang Selatan dan antara 124 - 129 Bujur Timur. Berbatasan dengan Samudera

    Pasifik di sebelah utara, Laut Seram di sebelah selatan, sebelah barat dan timur

    masing-masing berbatasan dengan Laut Maluku dan Laut Halmahera.

    Provinsi Maluku Utara merupakan provinsi kepulauan yang terdiri atas 805

    pulau baik pulau-pulau besar maupun pulau-pulau kecil. Pulau-pulau besar

    diantaranya adalah Pulau Halmahera, Pulau Morotai, Pulau Obi, Pulau Bacan, dan

    Pulau Taliabu. Sedangkan pulau-pulau kecil diantaranya Pulau Ternate, Pulau Tidore,

    Pulau Makian, dan Pulau Kayoa. Diantara pulau-pulau tersebut hanya 82 pulau

    (10,2 %) yang telah dihuni, dan sekitar 723 pulau (89,9 %) yang belum berpenghuni.

    Luas wilayah Provinsi Maluku Utara adalah 145.801,10 km yang terdiri atas luas

    lautan 100.731,44 (69%) dan luas daratan 45.069,66 km (31 %).

    Provinsi Maluku Utara menjadi provinsi sendiri pada tahun 2000 yang pada

    awalnya merupakan bagian dari Provinsi Maluku. Saat itu hanya terdiri atas 2

    Kabupaten yaitu Kabupaten Maluku Utara dan Kabupaten Halmahera Tengah, serta 1

    Kota yaitu Kota Ternate. Pada tahun 2002 dimekarkan lagi menjadi 5 Kab/Kota,

    sehingga menjadi 6 Kabupaten dan 2 Kota, yaitu Kabupaten Halmahera Barat,

    Halmahera Utara, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Halmahera Tengah,

    Halmahera Timur, Kota Tidore dan Kota Ternate. Pada akhir tahun 2009 terbentuk

    Kabupaten Pulau Morotai yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Halmahera

    Utara. Sehingga pada tahun 2009 Provinsi Maluku Utara telah terdiri atas 2 Kota dan 7

    Kabupaten. Pembagian wilayah administrasi Provinsi Maluku Utara pada tahun 2012

    dapat dilihat pada gambar 2.1.

    Pada bab ini akan diuraikan mengenai gambaran umum Provinsi Maluku Utara

    dan perilaku penduduk pada tahun 2012 yang meliputi: keadaan penduduk, keadaan

  • Profil Kesehatan Provinsi Maluku Utara Tahun 2012

    6

    ekonomi, keadaan pendidikan, keadaan lingkungan, dan perilaku penduduk yang

    berkaitan dengan kesehatan.

    Gambar 2.1.

    Peta Wilayah Administratif Provinsi Maluku Utara Tahun 2012

    A. KEADAAN PENDUDUK

    Berdasarkan hasil data dari Badan Pusat Statistik Provinsi Maluku Utara, jumlah

    penduduk Provinsi Maluku Utara pada tahun 2012 sebanyak 1.088.673 jiwa.

    Penduduk laki-laki tercatat sebanyak 557.278 jiwa (51,2%) dan perempuan sebanyak

    531.395 jiwa (48,8%) dengan sex ratio sebesar 104,87. Jumlah Penduduk terbanyak

    terdapat pada Kab. Halmahera Selatan yaitu sebesar 208.619 jiwa (19,2%), disusul

    Kota Ternate 194.694 jiwa (17,9%), sedangkan jumlah penduduk yang terkecil di Kab.

    Halmahera Tengah sebesar 44.904 jiwa (4%). Persebaran penduduk Provinsi Maluku

    Utara menurut Kabupaten/Kota dapat dilihat pada gambar berikut:

  • Profil Kesehatan Provinsi Maluku Utara Tahun 2012

    7

    Gambar 2.2

    Persentase Persebaran Penduduk Provinsi Maluku Utara

    Tahun 2012

    Sumber: BPS Provinsi Maluku Utara

    Dengan daratan seluas 45.069,66 km

Recommended

View more >