profesional dan mandiri http:// . batang piston 5. seal 6. bearing 7. piston 1 4 5 2 3 ....

Download PROFESIONAL DAN MANDIRI http://  . Batang piston 5. Seal 6. Bearing 7. Piston 1 4 5 2 3 . ELECTROPNEUMATIC  PLC BASIC TEKNIK INSTALASI PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK TOTOK NUR

Post on 06-Feb-2018

215 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • T

    E

    K

    N

    I

    K

    K

    E

    T

    E

    N

    A

    G

    A

    L

    I

    S

    T

    R

    I

    K

    A

    N

    S

    M

    K

    N

    2

    K

    O

    T

    A

    P

    R

    O

    B

    O

    L

    I

    N

    G

    G

    O

    PROFESIONAL DAN MANDIRI

    http:// www.totoktpfl.wordpress.com

  • ELECTROPNEUMATIC & PLC BASIC TEKNIK INSTALASI PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK

    TOTOK NUR ALIF,S.Pd.,ST Page 1 of 46 SMK Negeri 2 Kota Probolinggo

    I. ELECTROPNEUMATIC

    A. MENGENAL MACAM MEDIA KERJA

    Dalam dunia industri penggunaan media kerja merupakan salah satu komponen

    penggerak yang digunakan dalam menghasilkan produk selama proses produksi

    berlangsung. Media kerja ini adalah penunjang penting dalam selama proses untuk

    menghasilkan sebuah produk tertentu. Misal: pada pabrik produksi pembuatan minuman,

    yang selalu membutuhkan adanya motor motor dan lengan lengan serta komponen yang

    berhubungan dengan penekan benda (pressure) selama proses produksinya. Adapun

    beberapa macam macam media kerja ini antara lain memiliki sifat sebagai berikut:

    1. PNEUMATIC

    2. HIDRAULIC

    3. ELECTRIC

    Media media kerja yang dimaksudkan tersebut adalah sebagai salah satu kebutuhan

    penggerak yang sering kita temui pada penggunaan di industri selama ini. Adapun maksud

    dari sifat dan jenis media kerja tersebut secara mendasar dapat dikatakan sebagai berikut :

    PNEUMATIC merupakan media kerja / alat yang berfungsi atau dapat bergerak dan

    beroperasi secara normal dengan adanya bantuan angin / udara dengan bersifat

    tekanan.

    HIDRAULIC merupakan media kerja / alat yang berfungsi atau dapat bergerak dan

    beroperasi secara normal dengan adanya bantuan cairan / liquid dengan bersifat

    tekanan.

    ELECTRIC merupakan media kerja / alat yang berfungsi atau dapat bergerak dan

    beroperasi secara normal dengan adanya medan magnit yang diakibatkan oleh induksi

    yang dihasilkan / listrik.

  • ELECTROPNEUMATIC & PLC BASIC TEKNIK INSTALASI PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK

    TOTOK NUR ALIF,S.Pd.,ST Page 2 of 46 SMK Negeri 2 Kota Probolinggo

    B. PERBANDINGAN TIAP MEDIA KERJA

    No SIFAT PNEUMATIC HIDRAULIC ELECTRIC

    1 UMUM

    Komponen tahan

    terhadap beban

    kebih.

    Bising dari bunyi

    udara pembuangan

    Komponen tahan

    terhadap beban

    lebih.

    Suara pada pipa

    terjadi pada tekanan

    tinggi

    Komponen tidak

    diamankan terhadap

    beban lebih dan

    keamanan ini dapat

    dilakukan dengan biaya

    tinggi.

    Gangguan suara terjadi

    pada kontaktor dan

    solenoid

    2 PENGARUH

    LINGKUNGAN

    Tidak peka terhadap

    perubahan

    temperatur

    Tahan ledakan

    berbahaya terhadap

    pencairan es,

    kelembaban tinggi.

    Peka terhadap

    perubahan

    temperatur

    Kebocoran akan

    menghasilkan

    pencemaran dan

    bahaya kebakaran

    Tidak peka terhadap

    perubahan temperatur

    Pengamanan

    diperlukan terhadap api

    dan ledakan

    3 BIAYA ENERGI

    Tinggi bila

    dibandingkan dengan

    listrik

    Tinggi bila

    dibandingkan

    dengan listrik

    Rendah

    4 PENGATURAN

    Pada daerah putaran

    rendah pengaturan

    tenaga dilakukan

    dengan mudah

    melalui pengaturan

    tekakan

    Kecepatan diatur

    melalui katup

    Gaya dan kecepatan

    dapat diatur dengan

    sangat mudah

    Bagus untuk

    pengaturan gerakan

    lambat

    Hanya mungkin

    dilakukan dengan

    sangat terbatas dan

    biaya tinggi

    5 PENYIMPANAN

    DAN PENYALURAN

    Dapat disimpan

    dalam jumlah besar

    tanpa biaya besar

    Mudah disalurkan

    melalui berbagai pipa

    Penyimpanan

    terbatas

    Terbatas penyaluran

    Sulit disimpan dan

    mahal harganya

    Mudah penyaluran

    melalui kabel dan

    sangat panjang

    6 PENANGANAN

    Mampu dioperasikan

    oleh operator dengan

    pengetahuan dasar

    Kontruksi dan

    rangkaian control

    relative sederhana

    dan aman

    Lebih sulit

    dibandingkan

    dengan Pneumatic

    seperti tekanan

    tinggi yang

    dibutuhkan

    Pipa kembalinya

    miyak diperlukan

    Diperlukan tenaga ahli

    resiko bahaya besar

    kesalahan rangkaian

    dapat berakibat

    kerusakan pada

    peralatan dan kontrol

  • ELECTROPNEUMATIC & PLC BASIC TEKNIK INSTALASI PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK

    TOTOK NUR ALIF,S.Pd.,ST Page 3 of 46 SMK Negeri 2 Kota Probolinggo

    C. ELECTROPNEUMATIC

    1. DASAR

    Valve pneumatic atau Katup kontrol Arah (KKA) adalah bagian yang mempengaruhi

    jalannya aliran udara . Aliran udara akan lewat, terblokir atau membuang ke atmosfir

    (release) tergantung dari lubang dan jalan aliran katub kontrol arah (KKA) tersebut. Katub

    Kontrol Arah (KKA) dapat digambarkan dengan jumlah lubang dan jumlah kotak. Lubang

    lubang atau saluran saluran menunjukkan jalan aliran udara, sedangkan jumlah kotak

    menunjukkan jumlah posisi ruangan (kamar) yang digunakan. Dalam KKA (valve) terdapat

    bagian ruangan ruangan (kamar) pada katub pneumatic yang merupakan dari

    pengaturan tempat saluran baik udara masuk (in) ataupun udara keluar (out) dimana

    dalam setiap ruang terdapat saluran saluran udara. Lihat gambar dibawah ini.

    Electropneumatic adalah pneumatic yang dioperasikan dengan sistem elektro. Dengan

    kata lain electropneumatic merupakan valve pneumatic atau katub kontrol arah (KKA)

    yang system beroperasinya dipadukan dengan adanya solenoid atau kumparan (coil)

    yang berfungsi sebagai penggerak pembuka dan penutup (pengatur) ruangan ruangan

    yang akan dimanfaatkan oleh lalunya angin (udara).

    2. PRINSIP KERJA

    Pada bagian KKA atau sering disebut juga dengan valve terdapat ruangan ruangan

    yang disimbolkan dengan bentuk kotak, sedangkan pada saluran saluran disimbolkan

    dengan bentuk arah anak panah sebagai kontak NO atau seperti huruf T sebagai kontak

    NC.

    Simbol simbol valve pneumatic

    = ruangan

    atau = saluran / kontak NO

    atau = saluran / kontak NC

    KKA / VALVE

  • ELECTROPNEUMATIC & PLC BASIC TEKNIK INSTALASI PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK

    TOTOK NUR ALIF,S.Pd.,ST Page 4 of 46 SMK Negeri 2 Kota Probolinggo

    Dalam katub kontrol arah (KKA), dimana valve ini yang terdiri dari ruangan ruangan

    (kamar), yang dalam setiap ruangan tersebut terdapat saluran saluran udara masuk (in)

    ataupun saluran udara keluar (release). Ketika salah satu ruangan digunakan untuk

    saluran pertama sebagai penggerak suatu aktuator, maka untuk ruangan kedua dapat

    digunakan untuk saluran kedua sebagai pembalik gerakan aktuator tersebut. Sedangkan

    untuk memindahkan ruangan ruangan yang diinginkan, maka dipakailah solenoid (coil)

    yang dialiri tegangan, sehingga piston yang ada pada tengah solenoid akan

    memindahkan ruangan (kamar) dalam valve tersebut.

    3. KOMPONEN SISTEM

    Komponen dalam sistem kontrol dapat diidentifikasi dengan mengikuti 4 tahapan/group

    antara lain :

    Tahap I . Supply energi (Compressor air & Electrical)

    Tahap II . Input elements (Limit switch / push button / proximity / sensors)

    Tahap III. Processng elements (switcing logic, selenoid valves, pneumatic to electric

    converter).

    Tahap IV. Actuator and final control elemens (sylinder, motors, directional control valves)

    Adapun 4 elemen pada sistem kontrol tersebut antara lain :

    1. Catu daya (energi supply)

    2. Elemen masukan (sensor)

    3. Elemen pengelola (prosessor)

    4. Elemen kerja (actuator)

    4. WIRING / INSTALASI

    Menggambar diagram alir mata rantai kontrol. Memberi tanda pada elemen-elemen

    suatu rangkaian pneumatik atau elektropneumatik. Untuk pemilihan ruangan baik

    ruangan berubah maupun ruangan kembali, harus dengan mengaktifkan solenoid (coil),

    yang ada pada pneumatic tersebut. Sedangkan pemilihan saluran tergantung dari sistem

    yang dikehendaki, dimana jika pemilihan kontak dapat dikatakan sebagai berikut:

    Kontak NO (pneumatic) = saluran udara/angin langsung berfungsi

    Kontak NC (pneumatic) = saluran udara/angin tidak berfungsi

  • ELECTROPNEUMATIC & PLC BASIC TEKNIK INSTALASI PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK

    TOTOK NUR ALIF,S.Pd.,ST Page 5 of 46 SMK Negeri 2 Kota Probolinggo

    D. SIMBOL ACTUATOR

    No NAME SYMBOL ACTUATOR

    01 Single Acting Cylinder, Return motion by

    external force

    02 Single Acting Cylinder, Return motion by

    spring return

    03 Double Acting Cylinder, With single ended

    piston rod

    04 Double Acting Cylinder, With double ended

    piston rod

    05 Air sevice unit, simplified representation

    06 Compressed air supply

    07 One way flow control valve

    E. SIMBOL VALVE PNEUMATIC

    No NAME VALVE PNEUMATIC

    01 2/2 way valve

    02 3/2 way valve

    03 4/2 way valve

    04 5/2 way valve

    05 Solenoid (coil)

    06 Spring return

    07 Manually - switch

    08 Mechanically - switch

    50%

    2

    1

    2

    1 3

    4 2

    1 3

    4 2

    5

    1

    3