presentasi sukuk negara

Download Presentasi sukuk negara

Post on 31-Oct-2014

180 views

Category:

Economy & Finance

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

SUKUK NEGARA RITEL

TRANSCRIPT

  • 1. Sukuk Negara Ritel Investasi Rakyat Penuh Manfaat Bersama Sukuk Negara Ritel, Peduli Pendidikan Anak BangsaBersama Sukuk Negara Ritel, Peduli Pendidikan Anak Bangsa OlehOleh Faizal nurdinFaizal nurdin

2. I. Pendahuluan 3. -- Bersama Sukuk Negara Ritel, Peduli Pendidikan Anak Bangsa --Investasi Rakyat Penuh Manfaat 3 Sukuk Negara Ritel Sukuk*) Negara Ritel adalah Sukuk Negara yang dijual kepada individu atau orang perseorangan Warga Negara Indonesia melalui Agen Penjual. *) Sukuk berasal dari bahasa arab yaitu sak (tunggal) dan sukuk (jamak) yang memiliki arti mirip dengan sertifikat atau note. dalam pemahaman praktisnya, sukuk merupakan bukti (claim) kepemilikan. *) Sertifikat dari suatu nilai yang dipresentasikan setelah menutup pendaftaran, bukti terima nilai sertifikat, dan menggunakannya sesuai rencana. sama halnya dengan bagian dan kepemilikan atas aset yang jelas, barang, atau jasa atau modal dari suatu proyek tertentu atau modal dari suatu aktivitas investasi tertentu. * Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institutions (AAOIFI) 4. -- Bersama Sukuk Negara Ritel, Peduli Pendidikan Anak Bangsa --Investasi Rakyat Penuh Manfaat 4 Karakteristik Sukuk 1. Merupakan bukti kepemilikan suatu aset berwujud atau hak manfaat (benefical title). 2. Pendapatan berupa imbalan (kupon), marjin, dan bagi hasil, sesuai jenis akad yang digunakan. 3. Terbebas dari riba, gharar, dan maysir 4. Penerbitannya melalui special purpose vechicle (SPV) . 5. Memerlukan underlying asset. 6. Penggunaan proceeds harus sesuai prinsip syariah. 4 5. -- Bersama Sukuk Negara Ritel, Peduli Pendidikan Anak Bangsa --Investasi Rakyat Penuh Manfaat 5 KELEBIHAN SUKUK NEGARA (SUKUK IJARAH) 1. Memberikan penghasilan berupa imbalan atau nisbah bagi hasil yang kompetitif dibandingkan dengan instrumen keuangan lain. 2. Pembayaran imbalan dan nilai nominal sampai dengan sukuk jatuh tempo dijamin oleh pemerintah. 3. Dapat diperjual-belikan di pasar sekunder. 4. Memungkinkan diperolehnya tambahan penghasilan berupa margin (capital gain) 5. Aman dan terbebas dari riba (usury), gharar (uncertainty), dan maysir (gambling). 6. Berinvestasi sambil mengikuti dan melaksanakan syariah. 5 6. -- Bersama Sukuk Negara Ritel, Peduli Pendidikan Anak Bangsa --Investasi Rakyat Penuh Manfaat 6 Alternatif Instrumen Investasi di Pasar Keuangan Diskripsi Saham Reksadana Deposito Sukuk Negara Ritel Imbalan Dividen Kenaikan NAB Bunga Imbalan, (di atas bunga deposito Bank BUMN saat penerbitan) Pasar sekunder dan potensi capital gain Ada Ada Tidak ada Ada Masa jatuh tempo Tidak ada Ada Ada Ada Jaminan Pemerintah Tidak ada Tidak ada Maksimal Rp 2 miliar 100% 7. Investasi Rakyat Penuh Manfaat II. Investasi Pada Sukuk Negara Ritel 8. -- Bersama Sukuk Negara Ritel, Peduli Pendidikan Anak Bangsa --Investasi Rakyat Penuh Manfaat 8 Dasar Hukum Undang-Undang: UU Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara. Peraturan Pemerintah: PP Nomor 56 Tahun 2008 tentang Perusahaan Penerbit Surat Berharga Syariah Negara. PP Nomor 57 Tahun 2008 tentang Pendirian Perusahaan Penerbit Surat Berharga Syariah Negara Indonesia. Peraturan Menteri Keuangan: PMK Nomor 218 Tahun 2008 tentang Penerbitan dan Penjualan Surat Berharga Syariah Negara Ritel di Pasar Perdana Dalam Negeri. PMK Nomor 187 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Peraturan PMK Nomor 218 Tahun 2008 tentang Penerbitan dan Penjualan Surat Berharga Syariah Negara Ritel di Pasar Perdana Dalam Negeri 9. -- Bersama Sukuk Negara Ritel, Peduli Pendidikan Anak Bangsa --Investasi Rakyat Penuh Manfaat 9 Dasar Hukum Fatwa DSN-MUI: Nomor 69/DSN-MUI/VI/2008 tentang SBSN. Nomor 70/DSN-MUI/VI/2008 tentang Metode Penerbitan SBSN. Nomor 76/DSN-MUI/VI/2010 tentang SBSN Ijarah Asset To Be Leased. Pernyataan Kesesuaian Syariah DSN-MUI. Nomor B-077/DSN-MUI/II/2012 tanggal 22 Februari 2012 9 10. -- Bersama Sukuk Negara Ritel, Peduli Pendidikan Anak Bangsa --Investasi Rakyat Penuh Manfaat 10 Tujuan dan Manfaat Penerbitan Sukuk Negara Ritel Untuk Membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) TUJUANTUJUAN MANFAATMANFAAT 1. Diversifikasi sumber pembiayaan APBN. 2. Memberikan alternatif instrumen ritel yang berbasis syariah bagi investor. 3. Mendukung pengembangan pasar keuangan syariah. 4. Memberikan kesempatan kepada investor individu untuk berinvestasi dalam instrumen pasar modal yang amanah dan menguntungkan. 5. Memperkuat pasar modal Indonesia dengan mendorong transformasi dari savings-oriented society menjadi investment-oriented society. 6. Memperluas basis investor Surat Berharga Negara di pasar domestik. 11. -- Bersama Sukuk Negara Ritel, Peduli Pendidikan Anak Bangsa --Investasi Rakyat Penuh Manfaat 11 Keuntungan Sukuk Negara Ritel Sesuai syariah Penerbitan sesuai prinsip syariah dan telah mendapatkan fatwa serta opini syariah dari Dewan Syariah Nasional MUI Aman Pembayaran pokok dan imbalan sampai dengan jatuh tempo dijamin oleh negara, berapapun jumlah investasinya (tidak dibatasi) Likuid Dapat dicairkan/diperdagangkan di pasar sekunder Dapat dijadikan sebagai agunan atau digadaikan Adil Imbalan/coupon prosentasenya sama untuk semua nilai investasi Menguntungkan Tingkat imbalan tetap sampai jatuh tempo dan Tarif Pajak lebih rendah dari deposito. Imbalan dibayar setiap bulan Potensi Capital Gain di Pasar Sekunder 11 12. -- Bersama Sukuk Negara Ritel, Peduli Pendidikan Anak Bangsa --Investasi Rakyat Penuh Manfaat 12 Risiko Berinvestasi di Pasar Keuangan No Risiko Mitigasi Risiko 1. Risiko Gagal Bayar (default risk) Resiko dimana investor tidak dapat memperoleh pembayaran dana yang dijanjikan oleh penerbit pada saat produk investasi jatuh tempo. berhubung yang menerbitkan pemerintah, resiko ini sangatlah kecil (diasumsikan risk free) 2. Risiko Pasar (market risk) Potensi kerugian bagi investor (capital loss) karena menjual sukuk ritel sebelum jatuh tempo (pada saat nilainya turun) 3. Risiko Likuiditas (liquidity risk) kesulitan dalam pencairan, resiko ini bisa disebabkan karena kecenderungan produk syariah di-hold (tidak diperjual belikan hingga jatuh tempo), tetapi untuk sukuk ritel para agen penjual telah menjamin untuk membeli kembali barang yang dijual oleh investor. 13. -- Bersama Sukuk Negara Ritel, Peduli Pendidikan Anak Bangsa --Investasi Rakyat Penuh Manfaat 13 Perbandingan Sukuk Negara Ritel & ORI Diperuntukkan bagi investor ritel di pasar perdana. Diterbitkan oleh pemerintah. Risiko gagal bayar tidak ada (zero risk). Dijual pada harga par di pasar perdana. Imbalan dibayarkan setiap bulan sampai dengan jatuh tempo. Diperuntukkan bagi investor ritel di pasar perdana. Diterbitkan oleh pemerintah. Risiko gagal bayar tidak ada (zero risk). Dijual pada harga par di pasar perdana. Imbalan dibayarkan setiap bulan sampai dengan jatuh tempo. Sukuk Negara Ritel berbasis syariah dengan akad Ijarah asset to be leased, sedangkan ORI merupakan IOU-paper. Sukuk Negara Ritel memerlukan fatwa/opini syariah sedangkan ORI tidak. Sukuk Negara Ritel menggunakan underlying asset. Sukuk Negara Ritel berbasis syariah dengan akad Ijarah asset to be leased, sedangkan ORI merupakan IOU-paper. Sukuk Negara Ritel memerlukan fatwa/opini syariah sedangkan ORI tidak. Sukuk Negara Ritel menggunakan underlying asset. PERSAMAANPERSAMAAN PERBEDAANPERBEDAAN 14. -- Bersama Sukuk Negara Ritel, Peduli Pendidikan Anak Bangsa --Investasi Rakyat Penuh Manfaat 14 Penggunaan Underlying Asset Penerbitan sukuk memerlukan sejumlah tertentu aset yang akan menjadi objek perjanjian (underlying asset). aset yang menjadi objek perjanjian harus memiliki nilai ekonomis, dapat berupa aset berwujud atau tidak berwujud, termasuk proyek yang akan atau sedang dibangun. fungsi underlying asset tersebut adalah: Menghindari riba Sebagai prasyarat untuk dapat diperdagangkannya sukuk di pasar sekunder. Untuk menentukan jenis struktur sukuk. Dalam sukuk Ijarah Asset To Be Leased adalah akad ijarah yang obyek ijarahnya sudah ditentukan spesifikasinya, dan sebagian obyek ijarah sudah ada pada saat akad dilakukan, tetapi penyerahan keseluruhan obyek ijarah dilakukan pada masa yang akan datang sesuai kesepakatan (BASTB). (Fatwa DSN MUI Mo 76/DSN-MUI/VI/2010) 14 15. -- Bersama Sukuk Negara Ritel, Peduli Pendidikan Anak Bangsa --Investasi Rakyat Penuh Manfaat 15 Struktur SBSN Ijarah Asset to Be Leased 1. Pemesanan obyek ijarah 3. Penerbitan SBSN 4.Proceeds 2. Akad Wakalah: Penyediaan tangible asset Pembangunan proyek (obyek ijarah) Pembangunan Proyek 5. Proceeds 8.Pembayaran ImbalanSBSN 10. Penjualan Aset SBSN 12. Pelunasan SBSN 9. BAST Proyek 7. Pembayaran Ujrah PP SBSN A.Penerbit B.Wali amanat C.Pemberi Kuasa D.Pemberi Sewa PP SBSN A.Penerbit B.Wali amanat C.Pemberi Kuasa D.Pemberi Sewa INVESTORINVESTOR 6. Akad Ijarah Asset to be Leased 11. Pembayaran Aset SBSN : Akad/perjanjian : Cash flow GoI - Penyewa - Pembeli GoI Wakil/ Penerima Kuasa 16. -- Bersama Sukuk Negara Ritel, Peduli Pendidikan Anak Bangsa --Investasi Rakyat Penuh Manfaat 16 Keterangan Struktur SBSN Ijarah Asset To Be Leased I. Penerbitan SBSN: 1. Pemesanan Obyek Ijarah dengan spesifikasi tertentu oleh Pemerintah kepada Perusahaan Penerbit SBSN (PP SBSN) untuk disewa melalui akad Ijarah Asset to be Leased. 2. Pemberian kuasa (Wakalah Agreement) oleh PP SBSN kepada Pemerintah dalam rangka penyediaan obyek ijarah (penyediaan tangible assets dan pembangunan proyek) serta pencatatan proyek. 3. Penerbitan SBSN oleh PP SBSN sebagai bukti atas bagian penyertaan investor terhadap Aset SBSN 4. Dana hasil penerbitan SBSN (Proceeds) dari investor kepada PP SBSN. 5. Proceeds dari PP SBSN (Pemberi Kuasa) kepada Pemerintah (Wakil). II. Pembayaran Imbalan SBSN 6. Akad Ijarah Asset To Be Leased antara Pemerintah (Penyewa) dengan PP SBSN (Pemberi Sewa). 7. Pembayaran uang sewa (ujrah) secara periodik oleh Pemerintah kepada PP SBSN, untuk diberikan kepada investor sebagai imbalan SBSN. 8. Pembayaran imbalan SBSN secara perio

Recommended

View more >