Presentasi belajar dan pembelajaran

Download Presentasi belajar dan pembelajaran

Post on 04-Aug-2015

26 views

Category:

Education

7 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<p> 1. BELAJAR DAN PEMBELAJARAN BERPIJAK PADA TEORI KOGNITIF Kelompok : Farihatul Hasnah 13340061 Lola Purnama Sari 133400 Yuli Triatmi 133400 2. 2. 1. 3. KAJIAN TEORI APLIKASINYA dalam PEMBELAJARAN LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN MENURUT PARA AHLI 3. Kajian Teori Belajar diartikan sebagai suatu perubahan tingkah-laku karena hasil dari pengalaman yang diperoleh. Istilah kognitif ini menjadi populer sebagai salah satu wilayah psikologi manusia atau suatu konsep umum yang mencakup semua bentuk pengenalan yang meliputi setiap perilaku mental yang berhubungan dengan masalah pemahaman, memperhatikan, memberikan, menyangka, pertimbangan, pengolahan informasi, pemecahan masalah, pertimbangan, membayangkan, memperkirakan, berpikir, dan keyakinan. Berkaitan dengan belajar, aliran ini beranggapan bahwa belajar bukan hanya sekedar hubungan stimulus dan respon, tetapi belajar merupakan proses perubahan dan pembentukan persepsi akibat interaksi yang sustainable antara individu dan lingkungan atau adanya pengukuran dan pengarahan diri yang dikontrol oleh otak.Teori ini lebih menaruh perhatian pada peristiwa-peristiwa internal. Belajar (menurut teori kognitif) adalah proses pemaknaan informasi dengan jalan mengaitkannya dengan struktur informasi yang telah dimiliki. 4. Lanjutan... Diantara para pakar teori kognitif, paling tidak ada tiga yang terkenal yaitu Piaget, Bruner, dan Ausubel. 1. Menurut Piaget, kegiatan belajar terjadi sesuai dengan pola tahap-tahap perkembangan tertentu dan umur seseorang, serta melalui proses asimilasi, akomodasi dan equilibrasi. 2. Menurut Bruner mengatakan bahwa belajar terjadi lebih ditentukan oleh cara seseorang mengatur pesan atau informasi, dan bukan ditentukan oleh umur. Proses belajar akan terjadi melalui tahap-tahap enaktif, ikonik, dan simbolik. 3. Menurut Ausubel mengatakan bahwa proses belajar terjadi jika seseorang mampu mengasimilasikan pengetahuan yang telah dimilikinya dengan pengetahuan baru. Proses belajar akan terjadi melalui tahap-tahap memperhatikan stimulus, memahami makna stimulus, menyimpan dan menggunakan informasi yang sudah dipahami. 5. APLIKASI DALAM PEMBELAJARAN Menurut teori kognitif, hal-hal berikut yang perlu diperhatikan oleh guru agar dapat melatih peserta didik mengaktifkan kognisi dengan memahami, mengingat, menerapkan informasi dalam praktik. Memusatkan perhatian anak pada cara berfikir atau proses mental anak, tidak sekedar pada hasilnya. Memeberi kesempatan anak untuk mengungkapkan ide-idenya Guru perlu memberikan suatu stimulus yang relevan dengan materi pembelajaran untuk mengaktifkan pengetahuan sebelumnya dengan cara : - Mengaktifkan skema dengan organisator awal - Membuat analogi, ini menekankan pada membandingkan konsep atau cerita informasi baru dengan dengan cerita informasi yang telah dikuasai peserta didik. 6. lanjutan... Mengutamakan peserta didik dalam berinisiatif aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Mengutamakan peserta didik untuk saling berinteraksi, pertukaran gagasan- gagasan tidak dapet dihindari untuk perkembangan penalaran.meski penalaran tidak dapat mereka sampaikan secara langsung, tapi perkembangannya dapat disimulasi Guru memotivasi peserta didik bahwa belajar merupakan suatu kebutuhan, dan bukan sebaliknya yaitu sebagai beban. Pembelajaran hendaknya dimulai dari hal-hal yang konkret ke hal-hal yang abstrak, dari hal-hal yang sederhana ke hal-hal yang komplek untuk membantu peserta didik memahami informasi lebih mudah Pembelajaran hendaknya dirancang sesuai dengan pengalaman belajar peserta didik dengan memperhatikan tahap-tahap perkembangannya. Guru harus berperan sebagai fasilitator dan pembimbing yang baik agar peserta didik dapat mengembangkan kemampuannya lebih tinggi dari tahap kemampuannya. 7. Langkah-langkah pembelajaran Menurut Piaget : 1. Menentukan tujuan pembelajaran. 2. Memilih materi pelajaran. 3. Menetukan topik-topik yang dapat dipelajar siswa secara aktif. 4. Mementukan kegiatan yang sesuai dengan topik-topik tersebut, misalnya peneletian, memecahkan masalah, diskusi, simulasi, dan sebagainya. 5. Mengembangkan metode pembelajaran untuk merangsang kreatifitas dan cara berpikir siswa. 6. Melakukan penilaian dan proses belajar siswa. 8. Lanjutan.. Menurut Burner Prinsip pengajaran dan pembelajaran yang mendasari Bruner adalah bahwa kombinasi yang konkret, gambar kemudian aktivitas simbolis akan mengarah pada pembelajaran yang lebih efektif.dimulai dengan sebuah pengalaman konkret, kemudian bergerak menuju gambar-gambar dan akhirnya menggunakan representasi. Aspek lain dari teori Bruner, yang telah diterapkan dengan antusias dalam ruang kelas guru adalah pembelajaran penemuan (Discovery Learning). Dalam pengajaran disekolah, Brunner mengajukan bahwa dalam pembelajaran hendaknya mencakup : a) Pengalaman-pengalaman optimal untuk mau dan dapat belajar. b) Pensturkturasi pengetahuan untuk pemahaman optimal 9. Lanjutan.. Menurut Ausubel : Menentukan tujuan pembelajaran Melakukan identifikasi karakteristik siswa (kemampuan awal, motivasi, gaya belajar, dsb. Memilih materi pelajaran sesuai dengan karakteristik siswa dan mengaturnya dalam bentuk konsep-konsep inti Menentukan topik-topik dan menampilkannya dalam bentuk advance organizer yang akan dipelajari siswa Mempelajari konsep-konsep inti tersebut, dan menerapkannya dalam bentuk nyata/konkret Melakukan penilaian proses dan hasil belajar siswa 10. KESIMPULAN Pengertian belajar menrut teori kognitif adalah perubahan persepsi dan pemahaman yang tidak selalu bebentuk. Pengertian belajar menurut teori kognitif adalah perubahan persepsi dan pemahaman, yang tidak selalu berbentuk tingkah laku yang dapat diamati dan dapat diukur. Menurut Piaget, kegiatan belajar terjadi sesuai dengan pola tahap-tahap pekembangan tertentu dan umur seseorang, serta melalui proses asimilasi, akomodasi dan equilibrasi. Sedangkan Bruner mengatakan bahwa belajar terjadi lebih ditentukan oleh cara seseorang mengatur pesan atau informasi dan bukan ditentukan oleh umur. Proses belajar akan terjadi melalui tahap- tahap enaktif, ikonik dan simbolik. Sementara Ausubel mengatakan bahwa proses belajar terjadi jika sseorang mampu mengasimilasikan pengetahuan yang telah dimilikinya dengan pengetahuan baru. 11. Thank youfor your nice attendtion. </p>