praktikum pemantulan cahaya

Download Praktikum Pemantulan Cahaya

Post on 10-Apr-2016

67 views

Category:

Documents

13 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Pemantulan cahaya, mencari fokus cermin cembung

TRANSCRIPT

  • TUGAS INQUIRI 5

    OPTIK

    EKSPERIMEN FISIKA DASAR II

    diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Eksperimen Fisika Dasar II

    yang diampu oleh dosen: Ika Mustika Sari, S.Pd, M.Pfis

    Oleh:

    Kelompok 3

    Achmad Rizky Nur F (1404381)

    Teman sekelompok

    Anti Haryanti (1404167)

    Renanda Monica R (1400345)

    Departemen Pendidikan Fisika

    Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

    Universitas Pendidikan Indonesia

    Bandung

    2015

  • Perhatikan cermin datar yang dihadapanmu, coba gerakan tangan kananmu apa yang

    terjadi? Sekarang tangan kirimu? Apa yang terjadi? Mengapa demikian ?

    Pada cermin datar nampak bayangan yang terlihat seperti keadaan kita dalam cermin, apabila kita

    menggerakan tangan kanan kita, bayangan pada cermin juga ikut bergerak, namun terlihat pada

    bayangan bahwa tangan kiri kita yang bergerak. Begitu juga dengan menggerakan tangan kiri,

    terlihat pada bayangan bahwa tangan kanan kita yang bergerak. Sehingga dapat dikatakan kita

    melihat bayangan kita yang sama besar namun tertukar kanan atau kirinya

    Pada prinsipnya, cermin memantulkan cahaya yang datang dari benda sehingga terbentuk

    bayangan yang sama dengan benda .Berdasarkan Hukum Snellius bahwa sinar datang membentuk

    sudut yang sama dengan sinar pantul terhadap Garis Normal dan bidang kaca (Tipler, 2004: hal

    2012), maka dapat dijelaskan karakteristik bayangan pada cermin datar.

    Dapatkah kalian menggambarkan bayangan yang dibentuk oleh cermin datar ? Perhatikan gambar

    dibawah ini ! Ya, Dapat. Bayangan akan terletak pada jarak dan ukuran yang sama dengan benda

    asli

    Gambar 1.1 bayangan yang dihasilkan cermin datar

    adalah sama besar dan terbalik secara horizontal

    Gambar 1.3 Sebuah benda (A) dihadapkan pada cermin datar. Bayangan (A) yang terbentuk memiliki besar dan jarak yang sama dengan benda A terhadap Cermin datar

    Gambar 1.2 bayangan pada cermin datar, Kanan nampak kiri pada bayangan

    Gambar 1.4 Hukum Snellius. Sudut dari sinar datang = Sudut dari sinar pantul pada cermin datar

  • Coba anda fikirkan bagaimana secara tehnik menggambarkan bayangan titik A yang ditimbulkan

    oleh cermin datar ( misal menjadi titik A)?

    Ya, Dapat. Yaitu dengan cara menemukan titik potong pada bayangan yang dibentuk oleh garis

    pantul terhadap benda.

    Gambar 1.5 Gambar 1.6 Gambar 1.7

    Gambar 1.5, 1.6 & 1.7 Garis-garis cahaya untuk mencari bayangan. Garis-garis tersebuh merupakan garus datang cahaya dan garus pantul cahaya. Garis pantul kemudian diteruskan, Garis yang bersinggungan merupakan letak bayangan berada.

    Sekarang berdasarkan tehnik yang anda buat, tentukanlah prosedur eksperimen agar anda dapat

    menentukan bayangan titik A? Lakukanlah eksperimen tersebut? Apa yang terjadi? Dapatkah

    kalian membuat bayang titik A yang dihasilkan oleh cermin datar?

    a. Alat & Bahan

    No Nama Alat Jumlah Keterangan

    1 Peniti 1

    2 Milimeter Block 1 1x1 mm

    3 Cermin Datar 1

    4 Penggaris

    5 Alat Tulis Disesuaikan

    b. Prosedur Eksperimen

    1. Menyiapkan alat dan bahan

    2. Mengukur Suhu dan tekanan ruangan

    3. Memasang peniti pada millimeter block

    4. Menggunakan cermin datar, mencari bayangan yang dibentuk oleh peniti

    5. Menggunakan penggaris, ukur jarak cermin-peniti, dan menandainya dengan alat tulis

    6. Mengukur Suhu dan tekanan ruangan

    7. Merapihkan alat dan bahan.

  • Perhatikan gambar di bawah ini , prediksikan bayangan dibentuk oleh cermin datar?

    Buktikanlah prediksi anda melalui kegiatan eksperimen?

    a. Alat & Bahan

    No Nama Alat Jumlah Keterangan

    1 Peniti 2

    2 Milimeter Block 1 1x1 mm

    3 Cermin Datar 1

    4 Penggaris

    5 Alat Tulis Disesuaikan

    Cermin datar memantulkan cahaya pada benda, dan

    sesuai dengan Hukum Snellius (Sudut datang sinar = sudut

    pantul sinar).

    Maka dapat diprediksi bahwa ukuran bayangan akan

    memiliki ukuran yang sama dengan benda, serta jarak antara

    cermin dengan benda akan sama dengan jarak cermin dan

    bayangan. Hanya saja karena bayangan akan terbalik dengan

    benda aslinya maka benda yang tadinya condong ke kiri, akan

    nampak condong ke kanan pada bayangan. Dan dapat

    digambarkan pada Gambar 1.8

    Gambar 1.8 Bayangan yang dibentuk oleh benda 2 dimensi terhadap cermin datar, terlihat bahwa bayangan yang dibentuk ukurannya sama besar, jarak dengan cermin sama, namun terbalik secara horizontal

  • b. Prosedur Eksperimen

    1. Menyiapkan alat dan bahan

    2. Mengukur Suhu dan tekanan ruangan

    3. Memasang 2 buah peniti pada millimeter block

    4. Menggunakan cermin datar, mencari bayangan yang dibentuk oleh peniti

    5. Menggunakan penggaris, ukur jarak cermin-peniti, dan menandainya dengan alat tulis

    6. Mengukur Suhu dan tekanan ruangan

    7. Merapihkan alat dan bahan.

    Bandingkan prediksi anda dengan hasil eksperimen! (Setiap kelompok menunjukkan hasil

    eksperimennya)

    Gambar 1.9 Prediksi yang dibuat

    Dari hasil eksperimen, dapat dikatakan sesuai dengan prediksi, karena bayangan benda sama besar, dan

    jarak dari benda ke cermin = jarak cermin ke bayangan terbentuk, dan juga terbalik sisi vertical dari

    benda.

    Berdasarkan hasil eksperimen anda, buatlah kesimpulan pembentukan bayangan oleh cermin

    datar!

    Dari eksperimen yang dilakukan, dapat dinyatakan bahwa Bayangan yang dibentuk oleh suatu

    benda akan memiliki ukuran dan jarak yang sama terhadap cermin datar, hanya saja memiliki

    karakteristik Terbalik secara horizontal.

    Gambar 1.10 Hasil Eksperimen

  • Jika kita memiliki dua buah cermin datar , yang dibentuk dengan membuat sudut sedemikian rupa

    maka bagaimana bayangan yang terbentuk? Coba amati apa yang terjadi?

    Bayangan yang nampak memiliki karakteristik yang sama besar dan memiliki jarak yang sama.

    Namun nampak terdapat bayangan tambahan ketika kita memperkecil sudut yang dibentuk,

    jaraknya pun relatif sama terhadap masing-masing bidang kaca.

    Sehingga yang terjadi adalah adanya pemantulan cermin datar yang membentuk banyak

    bayangan tiap kali kita memperkecil sudut antara dua cermin datar. Karena semakin kecilnya

    sudut antara dua cermin datar, maka makin banyak pula pantulan cahaya yang terjadi antara 2

    cermin, yang mengakibatkan banyaknya bayangan yang kita lihat oleh cermin

    dengan menggabungkan hukum pemantulan Snellius pada cermin datar, dan memproyeksikan

    bayangan yang terbentuk, maka kita dapat menentukan berapa jumlah bayangan yang terbentuk

    dengan sudut tertentu. Lalu didapatkanlah persamaan yang mewakili fenomena ini adalah

    = 360

    1

    n = Jumlah bayangan ; = sudut antara dua cermin datar

    Gambar 2.2 sebuah benda dihadapan 2 cermin datar Gambar 2.3 sebuah benda dihadap 2 cermin datar yang membentuk sudut 900 yang membentuk sudut 900. Nampak bahwa banyak bayangan yang dibentuk oleh benda

    Gambar 2.1

  • Buatlah sketsa pemantulan untuk menjelaskan hasil pengamatan anda!

    Tampilkan prediksi anda secara berkelompok!

    Sesuai dengan persamaan = 360

    1. Maka jumlah bayangan yang akan dibentuk akan

    disesuaikan dengan sudut yang dibentuk, Sebagai contoh adalah 900 maka jumlah bayangan yang

    akan didapat adalah = 360

    90 1 = 4 1 = 3. Fenomena ini terjadi akibat dari pemantulan

    cahaya antara dua cermin yang memungkinkan adanya bayangan tambahan.

    Buktikan prediksi anda melalui kegiatan eksperimen.

    a. Alat dan Bahan

    No Nama Alat Jumlah Keterangan

    1 Peniti 1

    2 Busur 1 0.50

    3 Cermin Datar 2

    4 Penggaris 0.05 cm

    5 Alat Tulis Disesuaikan

  • b. Prosedur Eksperimen

    1. Menyiapkan alat dan bahan

    2. Mengukur Suhu dan tekanan ruangan

    3. Meletakan cermin dan mengukur sudut cermin pada sudut tertentu dengan Busur

    4. Meletakan peniti di depan cermin, lalu menghitung jumlah bayangan yang dibentuk

    5. Memvariasikan besar sudut antara dua cermin, lalu menghitung jumlah bayangannya

    6. Mengukur suhu dan tekanan ruangan

    7. Merapihkan alat dan bahan

    Ambil beberapa sudut yang berbeda, cari jumlah bayangan yang terbentuk.

    = 900 ; n = 3 = 600 ; n = 5

    = 300 ; n = 11

    Apa yang dapat anda simpulkan dari hasil eksperimen ini!

    Fenomena ini menunjukan bahwa semakin kecil sudut antara dua cermin, maka makin banyak pantulan

    cahaya yang terjadi antara kedua cermin, sehingga makin banyak bayangan yang terbentuk pula.

  • Amati beberapa cermin dihadapanmu, ambilah sebuah cermin cekung! Apa yang dapat

    anda jelaskan tentang cermin yang anda ambil?

    Cermin cekung secara fisik nampak melengkung ke dalam

    Sekarang bercerminlah dengan menggunakan cermin cekung, Coba ceritakan hasil

    pengamatanmu? Mengapa demikian?

    Terdapat beberapa hasil dari kegiatan ini

    1. Ketika bercermin dengan cermin cekung dengan jarak yang cukup jauh, bayangan yang terbentuk

    nampak terbalik, dan juga mengecil

    2. Ketika kita memperpendek jarak penglihatan kita dengan cermin, nampak bayangan membesar

    hingga melebihi ukuran asli mata kami, dan nampak terbalik

    3. Ketika kita bercermin dengan jarak yang sangat dekat, nampak bayangan yang besar dan tidak

    terbalik

    Pada dasarnya, cermin cekung memiliki sifat pemantulan yang sama den

Recommended

View more >