ppt pleno d2 blok 16 - diare (sken 6)

Download PPT Pleno D2 Blok 16 - Diare (Sken 6)

Post on 08-Mar-2016

16 views

Category:

Documents

6 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

PPT Pleno Blok 16 - DiareSkenario 6

TRANSCRIPT

Diare akut pada anak-anak

Alfrida Ade B102011137Sylvia102012007Henok N 102012068Edwin102012096Teriany Widjaya102012099Rahel Tjandrawan102012286Priscilla Nathalie102012356Ahmad Marzuqi102102475Siti Nur Afiqah 102012486

Blok 16Diare akut cair et causa dehidrasi ringan sedang pada anak-anak1SkenarioThursday, May 29, 20142Anak laki-laki 7 tahun, mengalami diare sejak 2 hari yang lalu, disertai demam 38,5o C. selama sakit anak ini hanya meminum obat penurun panas dan tidak berobat kedokter. Frekuensi diare 6x/hari, konsistensi cair dan tidak ada darah maupun lendir. Sejak satu hari yang lalu, anak menjadi tidak nafsu makan dan asupan cairan berkurang. Beberapa jam sebelum berobat, anak menjadi lemas dan hanya berbaring ditempat tidur , sehingga ibunya memutuskan untuk membawa anak tersebut ke UGD. PF : anak lemas, TD 90/60, denyut nadi 90x, frek.nafas 20x, suhu 39o C, kedua kelopak mata cekung, bibir kering dan pecah-[ecah, turgor kulit kembali lambat, akral lambat.Thursday, May 29, 20143Identifikasi IstilahTidak adaRumusan Masalah Anak laki-laki 7 tahun dengan keluhan diare dan demam 9 hari yang lalu disertai turgor kulit, bibir kering dan pecah-pecah Mind MapThursday, May 29, 20144RMAnamnesisPF & PPWD & DDPatofisiologiEpidemiologiEtiologiGejala klinikFaktor resikoKomplikasiPenatalaksanaananammnesisThursday, May 29, 20145(auto-anamnesis) atau (alo-anamnesis).Identitas. Keluhan Utama. Riwayat Penyakit Sekarang. Keluhan Penyerta. Riwayat Penyakit Keluarga. Riwayat Pribadi. Pemeriksaan fisikThursday, May 29, 20146Tanda-tanda vital tekanan darah, frekuensi napas, suhu, dan nadi , keadaan umum.Umum tidak khas- bunyi usus dapat meninggi- mungkin ada distensi abdomen - mungkin ada nyeri tekan- mungkin ada tanda-tanda dehidrasi.

Pemeriksaan Penunjang7Pemeriksaan Laboratorium

pemeriksaan darah - darah perifer lengkap- ureum, keratinin- serum elektrolit : Na+, K+, Cl-- analisa gas darah - immunoassaykultur tinja atau fesesfeses lengkap secara mikroskopis jumlah leukkosit , parasit biakan dan resistensi feses seperti colok dubur)pemeriksaan serologiPemeriksaan penunjangThursday, May 29, 20148Foto polos abdomen

Pemeriksaan endoskopi SCBB (Saluran cerna bagian bawah) - rektoskopi- sigmoidoskopi- kolonoskopi diare berdarah.Thursday, May 29, 20149WORKING DIAGNOSIS

DIARE AKUT DENGAN DEHIDRASI RINGAN SEDANG DIFFERENTIAL DIAGNOSIS

INTOKSIKASI MAKANAN

DISENTRI

DIARE PRESISTEN DIFFERENTIAL DIAGNOSISThursday, May 29, 201410INTOKSIKASI MAKANAN keracunan makanan senyawa beracun.

Makanan racun bakteri, virus atau parasit

Gejala klinis :- Perut kram- Muntah dan diare- Dehidrasi menyebabkan kematian.

DISENTRIThursday, May 29, 201411 radang usus yang menimbulkan gejala meluas, tinja berlendir bercampur darah.

Gejala-gejala :- buang air besar dengan tinja berdarah- tinja bersifat encer dengan volume sedikit- buang air besar dengan tinja bercampur lendir (mucus) - nyeri saat buang air besar (tenesmus)DIARE PRESISTEN 12 Mula- mula diare akut dengan atau tanpa disertai darah yang berlangsung selama 14 hari atau lebih

Gambaran klinis spesifik :- diare nokturnal,- penurunan berat badan, - ulkus di mulut.

Faktor risiko:Usia bayi < 4 bulanTidak mendapat ASIDiare akut dg etiologi bakteri invasifTatalaksana diare akut yg tidak tepat pemakaian antibiotik yg tdk sesuai

Working DiagnosisThursday, May 29, 201413DIARE AKUT DENGAN DEHIDRASI RINGAN SEDANG

BAB cair / setengah cair dengan kandungan air pada tinja lebih dari normal (lebih dari 220cc/24jam)

BAB lebih dari 3kali sehari kurang dari 14 hari.Lebih dari 90% infeksi.EPIDEMIOLOGI Thursday, May 29, 201414Anak-anak 3,3 episod diare per tahunPada daerah episod yang 15% waktunya dengan diare. Sekitar 80% kematian diare terjadi pada 2 tahun pertamaPenyebab diare dapat dibagi dalam beberapa faktor yaitu1. Faktor infeksiInfeksi enteral : infeksi bakteri, infeksi virus, infeksi parasit, protozoa, jamur Infeksi parenteral : infeksi diluar alat pencernaan makanan seperti otitis media akut (OMA) tonsilitis/tonsilofaringits, bronkopeneumonia, ensefalitis

etiologi2. Faktor malabsorpsiMalabsorpsi karbohidrat : Disakarida : intoleransi laktosa, maltosa dan sukrosa.Monosakarida : intoleransi glukosa, fruktosa, dan galaktosa.Malabsorpsi lemakMalabsorpsi protein

3. Faktor makananMakanan yang menyebabkan diare adalah makanan yang tercemar, basi, beracun, terlalu banyak lemak, mentah (misal, sayuran), dan kurang matang.

Patogenesis DiareMasuknya jasad renik yang masih hidup kedalam usus halus setelah berhasil melewati rintangan asam lambung Jasad renik tersebut berkembang biak (multiplikasi) di dalam usus halusOleh jasad renik dikeluarkan toksin (toksin diaregenik)Diare akutBila diare melanjut sampai 2 minggu/lebih, kehilangan BB atau tidak bertambah selama masa tersebutDiare kronikBila diarenya menetap dalam 2 minggu/lebih dan disertai gangguan pertumbuhan

Diare persisten

MelanjutnyaKerusakanMukosaPerbaikanMukosayang terlambatPatogenesis Mekanisme dasar yang menyebabkantimbulnya diare: 1.Gangguan osmotikMakanan/zat yang tidak dapat diserap tekanan osmotik dalam rongga usus pergeseran air dan elektrolit ke dalam rongga usus. Isi rongga usus yang berlebihan merangsang usus untuk mengeluarkannya diare osmotik 2. Gangguan sekresiRangsangan tertentu (toksin) pada dinding usus peningkatan sekresi air dan elektrolit ke dalam rongga usus diare sekretorik timbul karena terdapat peningkatan isi rongga usus 3.Gangguan motilitas ususHiperperistaltik berkurangnya kesempatan usus untuk menyerap makanan diare. Bila peristaltik usus menurun bakteri tumbuh berlebihan diarePatogenesis Manifestasi KlinikCengeng, gelisah, suhu tubuh Nafsu makan biasanya tidak ada timbul diareTinja cair mungkin disertai lendir dan atau darahWarna tinja kehijau-hijauan (tercampur empedu) Anus dan daerah sekitarnya lecet (sering defekasi) Muntah (sebelum/sesudah diare) lambung meradang atau ketidakseimbangan asam basa dan elektrolitKehilangan banyak cairan dan elektrolit dehidrasi (berat badan , turgor kulit berkurang, mata dan ubun-ubun besar cekung, selaput lendir bibir dan mulut serta kulit tampak kering)Manifestasi Klinik Thursday, May 29, 201423Tanda dan gejalaDehidrasi ringanDehidrasi sedangDehidrasi beratKehilangan berat badan (%)3-56-910 atau lebihKesan dan kondisi umum,bayi dan anak kecilHaus, sadar dan gelisahHaus, gelisah atau letargis tetapi iritabel bila dipegang atau mengantuk.Mengantuk, ekstremitas lemas, dingin, sianotik, lembab, bisa koma.Anak besar dan dewasaHaus, sadar dan gelisahHaus, sadar dan hipotensi postural.Bisanya sadar, kuatir, ekstremitas dingin, lembab, sianotik, kulit jari tangan dan kai berkerut; kejang otot.Nadi RadialKecepatan dan tekana normalCepat dan lemahCepat, sangat lemah, kadang tidakterabaRespirasiNormalDalam, mungkin cepatDalam dan cepatFontanella anteriorNormalCekungSangat cekungTekanan darah sistolikNormalNormal atau rendah, hipotensi ortostatikRendah, mungkin tidak teraturThursday, May 29, 201424Elastisitas kulitCubitan segera kembaliCubitan kembali perlahanCubitan tidak segera kembaliMataNormalCekungSangat cekungAir mataAdaTidak ada atau berkurangTidak adaMembrana mukosaLembabKeringSangat keringKeluaran KencingNormalJumlah berkurang dan pekatAnuria/oliguria beratPengisian kembali kapilerNormal2 detik3detikPerkiraan defisit cairan (mL/kg)30-50%60-90100 atau lebihKomplikasi

Dehidrasi (Ringan, sedang, berat, hipotonik, isotonik atau hipertonik)Renjatan hipovolemikHipokalemia (meteorismus, hipotoni, bradikardia, perubahan EKG)HipoglikemiaIntoleransi laktosa sekunder defisiensi enzim laktaseKejangMEPTatalaksana Lima Lintas Tatalaksana Diare:Rehidrasi

Dukungan nutrisi

Suplemen zinc 10-14 hari mencegah berulangnya diare selama 2-3 bln Fungsi zinc:Sebagai antioksidanMenguatkan sistem imunMenjaga keutuhan epitel usus

Antibiotik selektif disentri dan koleraKotrimoksasolCiprofloksasin Cephalosporin generasi ketiga

Edukasi orang tua

Tatalaksana rehidrasi Diare tanpa dehidrasi Rencana Terapi A

Diare dehidrasi tak berat Rencana Terapi B

Diare dehidrasi berat Rencana Terapi CRencana Terapi Auntuk mengobati diare di rumahGunakan cara ini untuk mengajari ibu:Teruskan mengobati anak diare di rumahBerikan terapi awal bila terkena diare

Menerangkan terapi diare di rumahBerikan anak lebih banyak cairan daripada biasanya untuk mencegah diareCairan rumah tangga (makanan cair, oralit)Berikan larutan ini sebanyak anak mauTeruskan pemberian larutan ini hingga diare berhenti 2. Beri tablet zinc6 bulan: 20mg (1 tablet) per hariZinc diberikan selama 10-14 hari berturut-turut meskipun anak sudah sembuh dari diare

3. Beri anak makanan untuk mencegah kurang giziTeruskan ASIBila anak tidak mendapat ASI berikan susu yg biasanya diberikanBila >6 bulan yg telah mendapat makanan padat:Berikan bubur dg campuran sayur, daging, ikan, minyak sayur 1-2 sendok tehBerikan sari buah, pisang halus menambah kaliumBerikan makanan segarBujuk anak untuk makanBerikan makanan yg sama setelah diare berhenti, berikan porsi makanan tambahan setiap hari selama 2 mgg4. Bawa anak kepada petugas kesehatan bila anak tidak membaik dalam 3 hari atau menderita:BAB cair lebih seringMuntah terus menerusRasa haus yg nyataMakan atau minum sedikitDemamTinja berdarah5. Anak harus diberi oralit di rumah apabila:Setelah mendapat rencana terapi B atau CTidak dapat kembali kpd petugas kesehatan bila diare memburuk

Ketentuan pemberian oralit formula baruBeri ibu 2 bungkus oralit formula baru

Larutkan 1 bungkus oralit dlm 1 liter air matang utk persediaan 24 jam

Berikan larutan oralit pd anak setiap kali BABAnak 2 tahun: berikan 100-200 ml setiap kali