ppt pleno blok 20 sken 11 e9

Click here to load reader

Post on 05-Mar-2016

234 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Faktor-Faktor Risiko Dehidrasi pada Kejadian Diare pada Anak Balita

TRANSCRIPT

Faktor-Faktor Risiko Dehidrasi pada Kejadian Diare pada Anak Balita

Faktor-Faktor Risiko Dehidrasi pada Kejadian Diare pada Anak BalitaEverdiana Ester Pelupessy 102009129Judo Darfin102013012Nevy Oliaovi102013101Gita Nur Azizah102013182Evialy Hady 102013287Caesar Swempi Gaidaka 102013312Yohana Elviani Jemumu102013458Muhammad Naqip Syahmi 102013494

Skenario36,9% kematian anak balita dan 24,1% kematian bayi adalah disebabkan oleh diare, yang dikarenakan oleh dehidrasiUpaya penanggulangan diare jangka pendek adalah dengan mencegahnyaDalam penelitian ini, faktor-faktor risiko terjadinya dehidrasi sebagai penyebab kematian anak balita yang diare perlu dikenalpasti.Bab I: PendahuluanLatar belakangDiare merupakan pembunuh nomor 2 selepas pneumonia. Ada diare akut dan diare kronik. Etiologi diare yang terdiri dari pelbagai sebab. Diare yang tidak ditatalaksana dengan baik akan menyebabkan dehidrasi.Rumusan masalahFaktor-faktor risiko yang menyebabkan dehidrasi pada balita yang menderita diare dan mengakibatkan kematian.Bab I: PendahuluanTujuan penelitianTujuan umum: mengetahui faktor-faktor risikoTujuan khusus: mengetahui secara spesifik hubungan antara faktor-faktor risiko dengan kejadian dehidrasi yang disebabkan oleh diareManfaat penelitianDasar intervensi bagi masalah dehidrasi pada balita yang menderita diare. Menjadi dasar bagi peneliti lain untuk meneliti faktor risiko ini dengan lebih lanjut.

Bab II: Tinjauan PustakaKerangka TeoriDefinisi diare akut; frekuensi buang air besar lebih 3 kali sehari atau lebihDiare pada balita selalu disebabkan oleh infeksi pada usus halus atau besarDiare dikelaskan sesuai mekanisme patofisiologiknya sama ada osmotik atau sekretorik, ringan atau beratFaktor-faktor risiko;Umur; anak yang muda rentan pada virus penyebab diare, risiko dehidrasi meningkat akibat kompensasi renal yang terbatas

Bab II: Tinjauan PustakaJenis kelamin; tidak ada pengaruh signifikan pada risiko penyebab dehidrasi pada penderita diareDerajat dehidrasi; terbagi tiga, ringan, sedang dan berat yang tergantung pada durasi terjadi diare dan hilang cairan dan elektrolit dari tubuhKomorbiditas; selalu disertai dengan demam. Anak yang menderita HIV akan mengalami diare yang lebih teruk yang berkomplikasi dehidrasiStatus gizi; gizi yang buruk dan penyedian yang tidak baik menyumbang kepada insidens diareSosial ekonomi; kebanyakan anak menderita diare berasal dari keluarga yang rendah sosial ekonomiBab II: Tinjauan PustakaStatus imunisasi; imunisasi yang tidak lengkap pada anak dapat menyebabkan tubuh mudah terkena infeksi virus penyebab diareCairan adekuat; pemberian cairan yang adekuat dapat menghidrasikan semula anak yang menderita diareBab II: Tinjauan PustakaKerangka KonsepBab III: Metodologi PenelitianDesain penelitianDesain penelitian adalah dengan menggunakan pendekatan cross sectional, di mana pengumpulan data dan pengukuran variable penelitian dilakukan pada saat yang sama.Tempat dan waktu penelitianPenelitian dilakukan pada tanggal 22 Oktober 2015 di Rumah Sakit UKRIDA.Pengumpulan dataCara pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan data primer dan sekunder.

Bab III: Metodologi PenelitianAnalisis DataAnalisis UnivariatDilakukan untuk mengetahui distribusi frekuensi pada tiap variabel dalam penelitian.Analisa BivariatDilakukan untuk mengetahui hubungan antara faktor risiko jenis kelamin dengan kejadian diare, dengan menggunakan uji Chi Square. Analisis dilakukan pada tingkat kemaknaan 95% untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang bermakna secara statistic menggunakan uji SPSS versi 16.Bab III: Metodologi PenelitianPopulasi penelitianPopulasi dalam penelitian ini adalah semua anak balita yang mengalami diare di Rumah Sakit UKRIDA.Sampel penelitianTeknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode random sampling terhadap semua anak balita yang mengalami diare.

Bab III: Metodologi PenelitianVariabel PenelitianUmur, hasil pengurangan dari tanggal, bulan dan tahun anak saat ini dengan tanggal bulan dan tahun kelahiran anak. Umur balita anak adalah kurang dari lima tahun. Hasil ukur berskala interval.Jenis kelamin laki laki dan perempuan. Hasil ukur berskala nominal.Derajat dehidrasi dikategorikan dalam tiga kategori (1) berat, (2) sedang, (3) ringan. Melalui capillary refill test (1) melambat lebih dari 3 saat dan (2) cepat.Status gizi, dikategorikan dalam 3 karegori (1) berat, (2) sedang, (3) ringan.Bab III: Metodologi PenelitianStatus imunisasi, dikategorikan dalam 2 kategori (1) tidak lengkap (2) lengkap sesuai umur.Kormobiditas dikategorikan dalam 2 kategori (1) Ya dan (2) Tidak. Jika Ya nyatakan apa saja kelainan atau penyakit yang disertai diare.Status ekonomi dikategorikan dalam 3 kategori (1) rendah, (2) sederhana dan (3) besar atau tinggi.Cairan adekuat dikategorikan (1) tidak cukup dan (2) cukup.