ppt jiwa kelompok 6

19
Presentasi jiwa kelompok 6 Syaifira 2009-11- Dhyandra sekar ayu 2010-11-158 Tiara yulian 2010-11-159 Bella furati 2010-11-160 I Dewa Gede Pandhu 2010-11-161 Arief maulana 2010-11-162 Astri belza 2010-11-163

Upload: dhyandra-sa

Post on 29-Nov-2015

58 views

Category:

Documents


8 download

TRANSCRIPT

Page 1: ppt jiwa kelompok 6

Presentasi jiwa kelompok 6

Syaifira 2009-11-Dhyandra sekar ayu 2010-11-158Tiara yulian 2010-11-159Bella furati 2010-11-160I Dewa Gede Pandhu 2010-11-161Arief maulana 2010-11-162Astri belza 2010-11-163

Page 2: ppt jiwa kelompok 6

Psikopatik adalah ketidaksanggupan

menyesuaikan diri yang mendalam dan kronis. Orang yang psikopat itu biasanya menimpakan kesalahan yang dibuatnya kepada orang lain.

Psikopat adalah sebutan singkat untuk gangguan kejiwaan, yang awalnya dikenali sebagai gangguan kepribadian antisosial (emosi dangkal, gampang meledak-ledak, tak bertanggung jawab, berpusat pada diri sendiri, serta kekurangan empati dan rasa sesal).

Psikopatik atau gangguan kepribadian

Page 3: ppt jiwa kelompok 6

Kepribadian adalahsegala corak perilaku

manusia yang terhimpun dalam dirinya dan yang digunakan untuk bereaksi serta menyesuaikan dirinya terhadap segala rangsang, baik yang datang dari dirinya maupun yang berasal dari lingkungannya, sehingga corak perilakunya itu merupakan suatu kesatuanfungsional yang khas bagi manusia itu

Psikopatik atau gangguan kepribadian

Page 4: ppt jiwa kelompok 6

Gejala gangguan kepribadian (psikopatik) dan gejala

nerosa hampir sama pada orang-orang dengan inteligensi tinggi ataupun rendah

Dapat dikatakan bahwa gangguan kepribadian, nerosa dan gangguan inteligensi sebagian besar tidak tergantung pada satu dan lain atau tidak berkolerasi

Hal-hal yang dapat menyebbkan gangguan kepribadian dapat diccari dalam kedua unsur ini sejak masa kanak-kanak, yaitu terutama faktor lingkungan, keturunan, hormonal gangguan kepribadian mempunyai pola perilaku maladaptif (tidak dapat menyesuaikan diri) yang tertanam secara dalam dan berbeda dengan psikosa dan nerosa secara kwalitatif

Patokan gangguan kepribadian

Page 5: ppt jiwa kelompok 6

1. Kesan pertama menampilkan sikap yang

menarik, cenderung dibuat-buat, mempesona, dan menebarkan sikap hangat

2. Menganggap dirinya yang paling penting dan harus diistimewakan

3. Sering memperlihatkan perlakuan yang impulsif (meledak-ledak), sulit menunda dan mengendalikan emosi

4. Hubungan pertemanan atau hubungan sosial yang singkat, sering ganti-ganti pasangan asmara atau ganti-ganti pekerjaan

Ciri adanya gangguan kepribadian psikopat

Page 6: ppt jiwa kelompok 6

5. Sering berbohong, menipu, dan mengkhianati 6. Kurang tanggung jawab atas perbuatannya,

berani mengambil keputusan berisiko dan tidak dapat belajar dari pengalaman, selalu diulang terus, meskipun telah diberi hukuman atau peringatan

7. Kurang mampu merasakan perasaan orang lain

8. Cenderung menyalahkan orang lain untuk apa yang telah dilakukannya

Ciri adanya gangguan kepribadian psikopat

Page 7: ppt jiwa kelompok 6

1. Kelainan otak

Hubungan antara gejala Psikopat dengan kelainan sistem serotonin, kelainan struktural dan kelainan fungsional otak2. Warisan genetik3. Lingkungan

Mereka yang berkepribadian psikopat memiliki latar belakang masa kecil yang tidak memberi peluang untuk perkembangan emosinya secara optimal 4. Kepribadian sendiri5. sindrom

Penyebab psikomatik

Page 8: ppt jiwa kelompok 6

Pedoman Penggolongan Diagnosa Gangguan Jiwa ke -1 (PPDGJ-1) membagi gangguan kepribadian menjadi sepuluh menurut sifat yang paling menonjol yaitu, Kepribadian Paranoid Kepribadiambah dengaan afektif atau siklotimik Kepribadian skizoid Kepribadian exposif Kepribadian anankastik atauobsesif – komplusif Kepribadian histerik Kepribadian astenik Kepribadian antisosial Kepribadian pasif – agresif: ditambah dengan Kepribadian Inadequat

Jenis bentuk kepribadian

Page 9: ppt jiwa kelompok 6

1. Kepribadian paranoid

Kepribadian Paranoid ialah suatu gangguan kepribadian dengan sifat curiga yang menonjol, orang seperti ini mungkin agresif dan setiap orang yang lain dilihat sebagai seorang agresor terhadapnya, ia harus mempertahankan dirinya, PPDGJ-1 menyebutkan dan sub – jenis dalam jenis kepribadian pranoid

yaitu: 1). Kepribadian yang mudah tersinggung, 2).Kepribadian yang lebih agresif dan kasar serta Persamaan utama kedua sub-jenis ini ialah sifat curiga serta terlalu

lekas meraskan bahwa sesuatu hal tertuju pada dirinya dan mudah sekali tersinggung.

Pengobatan : bila diminta bantuan, maka dalam imbingam dititik-beratkan pada pengalaman subyektif dalam pribadinya dan interaksi dengan dokter

Jenis bentuk kepribadian

Page 10: ppt jiwa kelompok 6

2. Kepribadian afektif atau siklotimik

Yang menonjol pada kepribadian afektif atau siklotimik ialah afek yang berubah ubah antara depresi dan efori. Perubahan – perubahan ini tidak langsung karena penyebab dari luar data tertentu memberi kesan adanya dasar biologik bagi fluktuasi perasaan ini. Individu ini dapat menarik banyak teman karena sifatnya yang ramah tamah, hangat dan gembira, tetapi ia terkenal sebagai orang yang tak dapat diramalkan

Jenis bentuk kepribadian

Page 11: ppt jiwa kelompok 6

3. Kepribadian skizoid

Ciri utama cara menyesuaikan dan membela dirinya ialah menarik diri, mengasingkan diri dan sering aneh (eksentrik). Terdapat juga cara pemikiran otistik, melamun berlebihan dan ketidak mampuan, menyatakan rasa permusuhan.

Pengobatan : psikoterapi suportif, bimbingan dalam cara hidup, anjuran untuk mengambil bagian dalam kegiatan sosial dan hubungan antar manusia

Jenis bentuk kepribadian

Page 12: ppt jiwa kelompok 6

4. Kepribadian explosif

Individu dengan kepribadian ini memperlihatkan sifat yang lain dari perilakunya sehari-hari yaitu ledakan ledakan amarah dan agresivitas terhadap stres kecil saja. Segera sesudahnya ia menyesal atas kejadian itu, tetapi hanyasebentar

Pengobatan: Individu ini sukar memahami bahwa perilakunya tidak wajar rasa menyesalnya hanya sepintas lalu segera sesuah ledakan itu. Ia sering merasionalisasikan perilakunya dan menantang campur tangan orang lain. Hal ini semua menghambat pengobatan dan membuat pragnosa menjadi jelek

Jenis bentuk kepribadian

Page 13: ppt jiwa kelompok 6

5. Kepribadian anankastik atau obsesif-kompulsif

Pada kepribadian anankastik ciri utama iala: perfeksionisme dan keteraturan (ketertiban, kerapian), kaku, pemalu dan pengawasan diri yang tinggi. Ia sangat prihatin dengan konformitas, menganut norma-norma etik dan moral yang tinggi serta patuh secara berlebihan.

Pengobatan : individu seperti ini sama sekali tidak merasa ia sakit, abnormal atau menyimpang. Ia tidak dibawa untuk berobat oleh orang-orang dilingkungan yang menderita karenanya, juga karena perilakunya sering berguna dalam masyarakat atau pekerjaannya

Jenis bentuk kepribadian

Page 14: ppt jiwa kelompok 6

6. Kepribadian histerik

Kepribadian histerik biasanya sombong, egosentrik, tidak stabil emosinya, menarik perhatian dengan efek yang labil, lekas tersinggung tetapi dangkal. Perilakunya yang dramatis dan menarik perhatian dapat mengakibatkan ia berdusta serta menunjukkan pseudologia fantastika (menceritakan sesuatu secara luas dan terperinci tanpa dasar fakta)

Pengobatan : dokter harus waspadabila pada permulaan pengobatan sudah kelihatan perbaikan, karena ia mungkin hanya untuk menyenangkannya. Karena kemampuan komunikasinya kurang, maka yang dibimbing ialah perilaku yang nyata saja. Perlu dibedakan dari nerosa histerik yang timbul sesudah suatu stress

Jenis bentuk kepribadian

Page 15: ppt jiwa kelompok 6

7. Kepribadian astenik

Tidak terdapat gairah untuk menikmati kehidupan pada orang ini. Ia seumur hidup merasa lelah, tak bertenaga dan lemah untuk memulai sesuatu. Terdapat abulia (kekurangan kemauan) dan anhedonia (kekurangan kemampuan menikmati sesuatu). Orang ini tidak sanggup menahan stress hidup yang normal sehari-hari. Vitalitas, emosionalitas dan motilitasnya sangat kurang. Libidonya lemah. Karir pekerjaan atau pernikahan dielakkan atau hanya dengan susah payah dipertahankan.

Diagnosa banding dan pengobatan : Perlu dibedakan dengan gangguan fisik yang dapat menyebabkan kelesuan umum, juga dengan nerosa nerastenik yang dimulai dengan suatu stress.

Jenis bentuk kepribadian

Page 16: ppt jiwa kelompok 6

8. Kepribadian anti sosial Ia tidak mempunyai loyalitas terhadap kelompoknya

ataupun terhadap norma-norma sosial. Ia pada umumnya egosentrik, tidak bertanggung-jawab, impulsif, tidak mampu mengubah diri, baik karena pengalaman maupun karena hukuman Diagnosis banding : Riwayat yang penuh dengan pelanggaran hukum dan norma-norma sosial belum cukup untuk membuat diagnosa kepribadian antisosial. Harus dicari ciri-ciri kepribadian lain seperti telah dilukiskan diatas ini, karena ada juga penjahat yang profesional dan mereka tidak mempunyai gangguan kepribadian.

Pengobatan dan prognosa : Belum diketahui pengobatan yang optimal, tetapi dokter dapat membantu penderita dan keluarganya dalam mengambil keputusan tentang penanganan. Bila perlu diadakan institusionalisasi untuk sementara waktu.

Jenis bentuk kepribadian

Page 17: ppt jiwa kelompok 6

9. Kepribadian pasif-agresif

Dalam jenis ini terdapat 2 sub jenis, yaitu : pasif-dependen dan pasif-agresif. Orang yang pasif-dependen senantiasa berpikir, bertindak dan merasa bahwa kebutuhannya akan ketergantungan itu akan dipenuhi secara menakjubkan. Orang yang pasif-agresif merasa bahwa kebutuhannya akan ketergantungan tidak akan terpenuhi. Ia menunjukkan penangguhan dan sikap keras, agar diterima dan diberi dengan murah hati apa yang diharapkan dengan sangat.

Pengobatan: nasehat dan bimbingan perilaku sehari-hari dapat mengurangi akibatnya pada diri sendiri dan linkungannya. Bila perlu dapat diberi antideperesant atau obat neroleptik

Jenis bentuk kepribadian

Page 18: ppt jiwa kelompok 6

10.Kepribadian inadequat

Penderita dengan gangguan kepribadian ini berkali-kali tidak memenuhi harapan para teman dan kenalannya dalam hal respons terhadap tuntutan emosional, intelektual, sosial dan fisik. Menurut penderita sendiri kemampuannya yang rendah ini wajar dan tak dapat dielakkan.

Pengobatan: kemampuan individu ini terbatas dan ia sering tidak mau berusaha untuk mengubah cara hidupnya. Psikoterapi individual dapat menimbulkan kecemasan yang tidak dapat ditahan dengan baik olehnya. Prognosa pada umumnya jelek

Jenis bentuk kepribadian

Page 19: ppt jiwa kelompok 6

Terimakasih atas

perhatiannya