ppt ganja kelompok 3

Click here to load reader

Post on 08-Nov-2015

233 views

Category:

Documents

55 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

cannabis

TRANSCRIPT

GANGGUAN MENTAL DAN PERILAKU AKIBAT PENGGUNAAN KANABIS

GANGGUAN MENTAL & PERILAKU AKIBAT PENGGUNAAN CANNABISPEMBIMBINGDr. Adhi W., Sp.KJ

Oleh :Diah Dewi AnggraeniMichel ThamrinAmalia Prima Sundari Hananti AhhadiyahSarah Eisya Putri

PPDGJ III GANGGUAN MENTAL DAN PERILAKU AKIBAT PENYALAHGUNAAN ZAT PSIKOAKTIFF 10Gangguan mental dan perilaku akibat penggunaan alkoholF 11, F 12, F 14Gangguan mental dan perilaku akibat penggunaan opioida/kanabinoida/kokainF 13, F 15,F 16Gangguan mental dan perilaku akibat penggunaan sedativa atau hipnotika /stimulansia lain/halusinogenikaF 17, F 18, F 19Gangguan mental dan perilaku akibat penggunaan tembakau/pelarut yang mudah menguap/zat multiple dan zat psikoaktif lainnyaSelama lebih dari 3000 tahun, ganja banyak digunakan oleh orang di Afrika dan Asia dalam berbagai bentuk sediaan, ada yang dikonsumsi dalam bentuk rokok, terkadang dicampur dengan tembakau, ada pula yang dicampur dengan daging dendeng atau dioplos dalam minuman.PENDAHULUANcimengrastaulah gelek buda stik pepenhawaigrass

ISTILAH JALANAN GANJAmarijuana dope weed hash (hasish) pot sinsemillaGanja adalah tumbuhan yang menghasilkan serat, namun di dalamnya terdapat kandungan zat narkotika yang terletak pada bijinya, THC yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia.GANJA

Zat yang terdapat dalam ganja adalah Tetra hydro cannabinol (THC). THC ( Delta 9 tetra hydro cannabinol ) adalah salah satu dari 400 bahan kimia yang ditemukan di dalam ganja, di mana THC-lah yang menyebabkan pengaruh yang mengubah suasana hati.

THC sendiri adalah zat psikoaktif yang berefek halusinasi dan ini terdapat dalam keseluruhan pada bagian tanaman ganja, seperti pada daunnya, ranting ataupun bijinya.

THC

Ganja dapat dihisap dengan cara dipadatkan seperti rokok atau menggunakan alat bernama BONG

GANGGUAN MENTAL DAN PERILAKU AKIBAT PENGGUNAAN KANABISKanabis, yang lazim disebut ganja, mengacu pada varietas Cannabissativa, atau tanaman rami India, yang berisi obat psikoaktif -9-tetrahydrocannabinol (THC). Cannabis dalam bentuk ganja (bahan resin kering dari daun ganja) atau cannabinoids lainnya dianggap sebagai zat ilegal yang paling umum digunakan di dunia.Kanabis biasa digunakan dalam bentuk rokok (smoked), bisa juga peroral dan inhalasiNEUROFARMAKOLOGIKomponen utama kanabis adalah 9-THC, namun tanaman kanabis mengandung lebih dari 400 bahan kimia 60% diantaranya secara kimiawi berhubungan dengan 9-THC. Pada manusia 9-THC dapat dengan cepat diubah menjadi 11-dihidroksi-9-THC, metabolit yang aktif disistem saraf pusat.Reseptor kanabioid ditemukan dalam konsentrasi tinggi di ganglia basalis, hipokampus, dan cerebelum dengan konsentrasi yang lebih rendah di korteks cerebri. Kanabis tidak ditemukan dibatang otak.Penyalahgunaan kanabis menimbulkan dampak sosial negatif yang luas, meliputi:Mengakibatkan kerusakan/ ketergantungan fisik/ mental individuMenimbulkan kerugian materi dan uangMenimbulkan suasana disharmoni dan aib keluargaMenimbulkan terjadinya bentuk-bentuk kriminal lainnyaMerusak generasi muda sebagai penerus dan kader pimpinan bangsaMengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakatZATINTOKSIKASIPUTUS ZATkanabisTremorTakikardiMata merahAtaksiaPercaya diri meningkatDisorientasiDepersonalisasiHalusinasi pendengaranEmosi labilWaham kejar dan paranoia,ilusi,cemas,depresi,panik dan takut matiGangguan daya ingat jangka pendekInsomniaMualMialgiaGelisahMudah tersinggungDemamBerkeringatNafsu makan menurunFoto fobiaDepresiBingungPenurunan berat badan

Akibat penyalahgunaan ganja adalahProblem fisik :Gangguan sistem reproduksi (infertilitas, mengganggu menstruasi, maturasi organ seksual, kehilangan libido, impotensi)Foetal damage selama kehamilanMengandung agen penyebab timbulnya sel sel epitel kanker (carcinogenic agents) : kanker paru, organ pernafasan bagian atas, saluran pencernaan, leher dan kepalaProblem psikiatriGangguan psikotikSindroma amotivasionalGangguan Ansietas, panik sampai reaksi bingungPsikosis paranoid sampai skizofreniaDepresi berat sampai suicideApatis, perilaku antisosialdeliriumProblem sosialKesulitan belajar sampai dikeluarkan dari sekolahKenakalan remajaHancurnya academic or job performance sampai kehilangan pekerjaan.Gangguan dalam mengendarai kendaraan, alat mesin.Terlibat problem hukum.Sebab kematianSuicideInfeksi beratTindak kekerasan (termasuk kecelakaan lalu lintas)Kriteria Diagnostik Intoksikasi Kanabis menurut PPDGJ IIA. Baru menggunakan kanabisB. TakikardiaC. Paling sedikit terdapat satu dari gejala psikologik di bawah ini yang timbul dalam waktu 2 jam sesudah penggunaan zat itu :EuforiaPerasaan intensifikasi persepsi secara subjektifPerasaan waktu berlalu dengan lambatApatisD. Paling sedikit terdapat satu dari gejala fisik di bawah ini yang timbul dalam waktu 2 jam sesudah penggunaan zat itu :Kemerahan konjungtivaNafsu makan bertambahMulut keringE. Efek tingkah laku maladaptif, misalnya kecemasan berlebihan, kecurigaan atau ide ide paranoid, hendaya daya nilai, halangan dalam fungsi sosial atau pekerjaan.

F. Tidak disebabkan oleh gangguan fisik atau mental lainnya.Gangguan Waham KanabisKriteria Diagnostik menurut PPDGJ IIA. Baru menggunakan kanabisB.Timbul Sindrom Waham Organik di dalam waktu 2 jam sesudah penggunaan zat ituC.Gangguan itu tidak menetap sesudah lebih dari 6 jam penghentian zat ituD.Tidak disebabkan oleh gangguan fisik atau mental lainnya.ADIKSI (KETERGANTUNGAN)Keinginan yang tak tertahankan (an over powering desire) terhadap zat yang di maksud dan kalau perlu dengan jalan apapun untuk mendapatkannya.Kecendrungan untuk menambah dosis sesuai dengan toleransi tubuh.Ketergantungan psikosis yaitu apabila pemakaian zat dihentikan akan menimbulkan gejala-gejala kejiwaan seperti kegelisahan, kecemasan, depresi dan lainnya.Ketergantungan fisik yaitu apabila pemakaian zat dihentikan akan menimbulkan gejala fisik yang dinamakan gejala putus zat (withdrawal symptoms)TERAPI & REHABILITASI MEDIK a. Pengenalan dini & Intervensi dini b. Diagnosa c. Program terapi dan rehabilitasi, meliputi tahap : 1. Awal: atasi keadaan fisik secara umum 2. Terapi lepas racun (detoksifikasi) & komplikasi 3. Pemantapan : a) fisik (habilitasi fisik) b) mental (habilitasi mental) 4. Persiapan : penyaluran kemasyarakat (resosialisasi) 5. Pengawasan/bimbingan lanjut dalam lingkungan masyarakat.REHABILITASI SOSIAL - Bimbingan sosial dan edukasional - Bimbingan dan latihan keterampilan kerja / usaha - Resosialisasi - Pembinaan lanjutTERAPI TERHADAP KEADAAN INTOKSIKASIIntoksikasi AkutKondisi gangguan kesadaran, fungsi kognitif (berpikir), persepsi, afektif (perasaan), perilaku atau fungsi dan respon psikologis lainnya

Intoksikasi kanabis (ganja):Ajaklah bicara yang menenangkan pasien.Bila perlu beri : Diazepam 10-30 mg oral atau parenteral, Clobazam 3x10 mg.Referensi PPDGJ IIICannabis. Centre of Forensic Science. Didownload dari www.utm.utoronto.ca pada 27 April 2015 pukul 15.00Cannabis Fact. National Cannabis Prevention and information centre. Didownload dari www.uncpic.org.au pada 27 April 2015 pukul 15.10Haselgrove, Mark. The Psychology of Addiction: Cannabis. Didownload dari www.psychology.nottingham.ac.uk pada 27 April 2015 pukul 13.00

Terima kasih