ppt blok 21

Download Ppt Blok 21

Post on 10-Jan-2016

13 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

DM gestasional

TRANSCRIPT

Diabetes Melitus Gestational

Diabetes Melitus Gestational Suwandi Khowanto102012264D9

IdentitasKeluhan utama : lemas sejak 2 mgg lalu, nocturia, BB 50->57kgRiwayat penyakit sekarang : banyak minum terutama malam hari, adanya gatal pada kemaluanRiwayat penyakit dahuluRiwayat keluarga dan sosial

Anamnesis Pertanyaan-pertanyan yang biasa ditanyakan :PoliuriaPolidipsiaPoliphagiaPenurunan berat badanInfeksi Retinopati

Lanjutan TTVPengukuran tinggi dan berat badanPengukuran tekanan darahPemeriksaan kulit (acantosis nigrican dan bekas tempat penyuntikan insulin) dan pemeriksaan neurologis

Pemeriksaan fisikPemeriksaan kaki komprehensif :InspeksiPalpasi nadi dorsalis pedis dan tibial posteriorAda/tidaknya refleks patella dan achillesPenentuan proprioseptif, vibrasi, dan sensasi monofilamen

Lanjutan Pemeriksaan penyaring - pemeriksaan kadar gula darah sewaktu atau gula darah puasaPuasa : 130 mg/dl, 2 jam postprandial : 150 mg/dlPemeriksaan diagnosis Pemeriksaan penunjang Tabel hasil pemeriksaan kadar gula darah Bukan DMBelum pasti DMDMKadar glukosa darah sewaktu (mg/dL)Plasma venaDarah kapiler< 100< 90100-19990-199 200 200Kadar glukosa darah puasa (mg/dL)Plasma venaDarah kapiler< 10032 thn

> 50% memiliki riwayat keluarga DM

Dr hasil TTGO: 30% terapi diet & 70% terapi insulinEtiologi Berkaitan dengan peningkatan kebutuhan energi, kadar estrogen seta hormon pertumbuhan. faktor resiko :Riwayat obstetrik yang mencurigakan : Beberapa kali keguguran Riwayat pernah melahirkan anak mati tanpa sebab yang jelas, pernah mengalami toxemia gravidarum. Riwayat pernah melahirkan bayi 4000 gram

Lanjutan Riwayat ibu yang mencurigakan : Umur ibu hamil > 30 tahunRiwayat DM dalam keluargaLatar belakang etnis Pernah DMG pada kehamilan sebelumnyaObesitasInfeksi saluran kemih berulang-ulang selama hamil. patofisiologipeningkatan kebutuhan energi glukosa difusi-terfasilitasi masuk ke janin, insulin dapat menembus plasentaHPL, estrogen, progesteron, kortisol, prolaktin menyebabkan resistensi insulinHPL sesuai umur kehamilan mempengaruhi reseptor insulinHPL : antagonis thp insulin, meningkat pd hipoglikemia dan menurun pd hiperglikemiaKehamilan normal sekresi insulin pd pankreas janin tdk berlebihan, bila glukosa ibu maka sbg kompensasi sekresi sel beta pankreas pd janin Hiperinsulinemia makrosomiaGejala klinikPoliuri(banyak kencing)Polidipsi(banyak minum).Polifagi(banyak makan)Berat badan menurun, lemas, lekas lelah, tenaga kurang dengan DM walaupunbanyak makan akan tetap kurus.Mata kabur

Penatalaksanaan Dilaksanakan secara terpadu oleh spesialis penyakit dalam, spesialis obstetric ginekologi, ahli gizi dan spesialis anak.Tujuan: menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu, kesakitan dan kematian perinatal. Dimulai dengan terapi nutrisi medic dan pengaturan aktivitas fisik. Target : GDP 105 mg/dl, GDS 120 mg/dl

Algoritme penatalaksanaan medik kehamilan dengan DM.

Komplikasi Komplikasi terhadap bayi Bayi lahir dengan berat badan berlebihLahir lebih awal dan sindrom sulit untuk bernafasKadar gula darah rendah (hipoglikemi)Bayi kuning (jaundice)Diabetes tipe II di kemudian hariKematian pada bayi, baik sebelum maupun setelah lahir.

Lanjutan Komplikasi pada ibu Tekanan darah tinggi, preeklamsia dan eklamsiaDiabetes di kemudian hari

Prognosis Angka kematian ibu berkisar antara 0,4% - 2%Angka kematian bayi berkisar antara 10% - 20%Prognosis bayi dipengaruhi oleh beratnya diabetes, lamanya ibu menderita diabetes, apakah sudah ada kelainan pembuluh darah, dan apakah terjadi penyulit kehamilan.Mengurangi makan-makanan manisMenjaga jumlah asupan makanan akan tetapi tdk boleh sampai kekurangan makananBerolahraga teratur, lakukan aktivitas fisik mulai dari yg ringan-sedangHindari adanya infeksi saluran kemih/infeksi lainnya. Cara yg dianjurkan: cara Broca yaitu BB ideal = (TB-100)-10% BB.Olahraga Pencegahan Kesimpulan Diabetes mellitus gestasional didefinisikan sebagai suatu intoleransi glukosa yang terjadi atau pertama kali ditemukan pada saat hamil, biasanya pada trimester ketiga. Penatalaksanaan DMG sebaiknya dilaksanakan secara terpadu oleh spesialis penyakit dalam, spesialis obstetric ginekologi, ahli gizi dan spesialis anak.