ppt blok 16 (sken 9)

Download Ppt Blok 16 (Sken 9)

Post on 03-Jun-2018

220 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    1/32

    KELOMPOK F3:

    Muhammad Yusran bin Yusoff 102009272Novelia Puspita Widyanto 102012059

    Resti Aulia Wulaandari 102012171

    Hary Tri Artmaja 102012189

    Theresia Chlara E Obisuru 102012261

    Nodya Melinda Noory 102012297

    Marco Lius 102012366

    Oktaviani Angella Budiman 102012429

    Nurhafiz bin Omar 102012502

    Yoshevine Lorisika 102012524

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    2/32

    Definisi istilah

    Tiada

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    3/32

    Rumusan Masalah

    Seorang laki-laki berusia 45 tahun

    datang ke UGD RS dengan keluhan

    nyeri perut hebat yang hilang timbul

    disertai mual muntah sejak 12 jam yanglalu. Selain itu, pasien tersebut juga

    mengeluh tentang adanya benjolan

    pada lipat pahanya yang bersifat hilangtimbul sejak 1 tahun yang lalu.

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    4/32

    Analisis Masalah

    Rumusan

    Masalah

    Pemeriksaan fisik &

    laboratorium

    Patogenesis

    Etiologi

    WD/ Varicella

    Diagnosis Banding

    Penatalaksanaan

    Prognosis

    Preventif

    Epidemiologi

    Anamnesa

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    5/32

    Hipotesis

    Pasien tersebut menderita penyakit ileus

    obstruktif et causa hernia inguinalis

    inkarserata.

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    6/32

    Anamnesis

    Anamnesis secara autoanamnesis

    Identitas pasien

    Keluhan utama (nyeri perut hebat, mualmuntah)

    Riwayat penyakit sekarang (lokalisasi,onset, pola, benjolan)

    RPD

    Status ekonomi, sosial dan tempat tinggal

    Riwayat penyakit keluarga

    Riwayat penyakit menahun

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    7/32

    Pemeriksaan Fisik

    Pemeriksaan umum tanda-tanda vital.

    pasien tampak kesakitan

    TD 130/180 mmHg

    Nadi 92x/minit

    Frekuensi Nafas 24x/menit

    Suhu 36.5oC

    Pada pasien ileus obstruktif biasanyaditemukan tanda-tanda vital normal.

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    8/32

    Pemeriksaan Fisik Abdomen

    Inspeksi: Mendapatkan benjolan massa ukuran 2x2 cm pada

    daerah inguinal sinistra.

    Auskultasi

    Bising usus meningkat, metallic sound

    Palpasi Nyeri tekan (+)

    Benjolan padat

    Distensi muskular (+) Perkusi Hipertimpani pada regio umbilikus

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    9/32

    Pemeriksaan Penunjang

    Rectal Toucher

    Isi rektum menyemprot sebagai tanda

    Hirschpurg disease.

    Darah (+) menyokong adanya strangulasi Feses (-) menyokong obstruksi intestinal

    letak tinggi.

    Ampula rekti kolaps dicurigai terdapat

    obstruksi.

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    10/32

    Pemeriksaan Penunjang

    Laboratorium

    Tahap awal hasil tes laboratorium normal.

    Tahap lanjut terdapat:

    Hemokonsentrasi Leukositosis sebagai tanda iskemi

    Nilai elektrolit abnormal

    Peningkatan serum amilase

    Hematokrit meningkat tanda dehidrasiAlkalosis metabolik bila muntah berat

    Asidosis metabolik bila dehidrasi dan shock

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    11/32

    Foto Polos Abdomen

    Ileus obstruksi letak tinggi :

    - Dilatasi di proximal sumbatan (sumbatan paling distal diileocecal junction) dan kolaps usus di bagian distalsumbatan.

    - Coil spring appearance

    - Herring bone appearance- Air fluid level yang pendek-pendek dan banyak (step laddersign)

    Ileus obstruksi letak rendah :

    - Gambaran sama seperti ileus obstruksi letak tinggi

    - Gambaran penebalan usus besar yang juga distensitampak pada tepi abdomen

    - Air fluid level yang panjang-panjang di kolon. Sedangkanpada ileus paralitik gambaran radiologi ditemukan dilatasiusus yang menyeluruh dari gaster sampai rectum.

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    12/32

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    13/32

    WD: Ileus Obstruktif

    Ileus obstruktif adalah kerusakan atauhilangnya pasase isi usus yang disebabkanoleh sumbatan mekanik.

    Pada obstruksi harus dibedakan lagi obstruksi

    sederhana dari obstruksi strangulasi.

    Obstruksi usus yang disebabkan oleh hernia,invaginasi, adhesi, dan volvulus mungkinsekali disertai strangulasi. Sedangkan

    obstruksi oleh tumor atau obstruksi olehcacing askaris adalah obstruksi sederhanayang jarang menyebabkan strangulasi.

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    14/32

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    15/32

    DD: Hernia Inguinalis Strangulata

    Definisi: terjadi apabila isi hernia tersebut tidak mendapatvaskularisasi yang adekuat.

    Persamaan: Terdapat benjolan pada daerah inguinal.

    Nyeri tekan (+) Mual muntah

    Perbedaan: Benjolan lunak

    Eritem pada kulit Demam

    Leukositosis

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    16/32

    DD: Hernia Inguinalis Strangulata

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    17/32

    DD: Limfadenopati

    Definisi: pembesaran dari nodus limfe. Dapatberakibat dari infeksi, radang dan sebagainya.

    Persamaan: Terbentuk benjolan

    Perbedaan: Sering terjadi pada daerah leher

    Leukositosis

    Limfosit tidak matang

    Terdapat lesi pada kulit Dapat disertai slenomegali dan hepatomegali.

    Kandungan benjolan dipengaruhi oleh etiologinya.

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    18/32

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    19/32

    Epidemiologi

    Penyebab tersering obstruksi usus di

    Indonesia

    obstruksi sederhana (51%)

    obstruksi usus strangulasi (63%)

    Adhesi pasca operasi timbul setelah

    terjadi cedera pada permukaan jaringan,

    sebagai akibat insisi, kauterisasi, jahitanatau mekanisme trauma lainnya

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    20/32

    Etiologi

    Dapat terbagi kepada 3 kelompok

    berdasarkan penyebabnya yaitu:

    1. Intraluminal

    Fekalit, benda asing, bezoar, batu empedu

    2. Intramural

    Malignasi atau inflamasi

    3. Ekstramural Adhesi, hernia, volvulus, intususepsi.

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    21/32

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    22/32

    Hernia Inkarserata

    Suatu defek pada dinding rongga perut,maka akibat tekanan intraabdominal yangmeninggi, suatu alat tubuh dapat terdorongkeluar melalui defek itu.

    Jika liang hernia cukup besar maka isiusus dapat didorong masuk lagi dandisebut reponibel, jika tidak dapat masuklagi disebut incarcerata.

    Hernia yang menunjukkan strangulasipembuluh darah dan tanda-tandaincarcerata akan menimbulkan gejala-gejala ileus.

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    23/32

    Patofisiologi

    Usus di bagian distal kolaps, sementarabagian proksimal berdilatasi.

    dilatasi usus oleh karena obstruksimenyebabkan perubahan ekologi

    Gangguan vaskularisasi menyebabkanmortalitas yang tinggi,

    air dan elektrolit dapat lolos dari tubuhkarena muntah

    Dinding usus halus kuat dan tebal, karena itutidak timbul distensi berlebihan atau ruptur

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    24/32

    Gejala Klinis

    Pengeluaran banyak cairan dan elektrolit baik di dalamlumen usus bagian oral dari obstruksi,maupun olehmuntah.

    Nyeri kram pada perut, disertai kembung.

    Muntah yang banyak,(jarang menjadi muntah fekal

    walaupun obstruksi berlangsung lama) Nyeri bisa berat dan menetap.

    Nyeri abdomen sering dirasakan sebagai perasaan tidakenak di perut bagian atas.

    Semakin distal sumbatan, maka muntah yang dihasilkansemakin fekulen (berdarah)

    Tanda vital normal pada tahap awal Dehidrasi

    Suhu tubuh bisa normal sampai demam.

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    25/32

    Penatalaksanaan

    Non Medika mentosa

    Pemberian edukasi dan informasi mengenai

    penyakit ileus obstruktif dan hernia

    inguinalis Melakukan persiapan untuk operasi jika

    perlu. Tindakan termasuklah:

    1. Mengurangi muntah

    2. Rehidrasi

    3. Melakukan dekompresi

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    26/32

    Operasi

    Indikasi tindakan operatif

    1. Strangulasi

    2. Obstruksi lengkap3. Hernia inkarserata

    4. Pembaikan konservatif (-)

    Tindakan operatif hanya akan dilakukan

    apabila pasien sudah rehidrasi dan organ-organ vital berfungsi baik.

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    27/32

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    28/32

    Pencegahan

    Mengamalkan gaya hidup sihat

    Meningkatkan asupan makanan bergizi

    untuk meningkatkan daya tahan tubuh

    Mengamalkan diet tinggi serat

    Mengurangkan rokok dan makanan

    berlemak

    Menghindari mengangkat beban yangberat

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    29/32

    Komplikasi

    Akibat penatalaksanaan yang lambat

    dan tidak tepat.

    Antara komplikasi tersebut adalah:

    1. Kanker rektum

    2. Peritonitis

    3. Sepsis

    4. Perforasi organ intra abdomen

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    30/32

    Prognosis

    Prognosis dipengaruhi oleh bebera[a

    faktor seperti umur, etiologi, tempat dan

    lamanya obstruksi

    Penderita sangat muda dan sangat tuamempunyai toleransi rendah terhadap

    penyakit dan tindakan operatif

    Mortalitas obstruksi kolon adalah lebihtinggi berbanding obstruksi usus halus

  • 8/12/2019 Ppt Blok 16 (Sken 9)

    31/32

    Kesimpulan

    Pasien tersebut menderita penyakit ileus

    obstruktif yang disebabkan oleh hernia

    inguinalis inka