poroposal ptk

Download Poroposal PTK

Post on 07-Aug-2015

76 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Upaya Peningkatan Disiplin

TRANSCRIPT

i

UPAYA PENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA SDN 02 PANDEAN MELALUI PROGRAM HAFALAN BACAAN SHOLAT SEBELUM MASUK KELAS

OLEH: DICKY AMBORO HARDIANTO NPM.09.141.049

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN IKIP PGRI MADIUN JANUARI 2013i

ii

KATA PENGANTAR Alhamdulillahi Robbilalamin. Segala puji hanya bagi Allah yang telah melimpahkan segala karunia dan memberikan segala kemudahan sehingga penulis dapat menyelesaikan proposal yang berjudul Upaya Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Sdn 02 Pandean Melalui Program Hafalan Bacaan Sholat Sebelum Masuk Kelas tepat pada waktunya. Dalam penyusunan, penulis mendapatkan banyak pengarahan dan bantuan dari berbagai pihak, untuk itu dalam kesempatan ini penulis tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga proposal ini dapat terselesaikan, terutama kepada: 1. 2. 3. 4. 5. Bapak Dr. H. Parji, M.Pd., selaku Rektor IKIP PGRI Madiun. Bapak Drs. Vitalis Djarot Soemarwoto, M.Pd., selaku Dekan FIP Bapak Drs. Ibadullah Malawi, M.Pd., selaku Kaprodi Pendidikan Bapak Drs. Edy Siswanto, M. Pd., selaku Dosen Mata Kuliah. Bapak Djuwadi, S.Pd., selaku Kepala Sekolah SDN 02 Pandean

IKIP PGRI Madiun. Guru Sekolah Dasar.

Madiun yang telah memberikan ijin penelitian dalam rangka penyusunan proposal ini. 6. Teman-teman mahasiswa IKIP PGRI Madiun yang telah memberikan dukungan, semangat dan doa. Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penulisan proposal ini masih jauh dari sempurna, untuk itu kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan demi tercapainya mutu yang lebih baik. Besar harapan penulis, proposal ini berguna dan bermanfaat bagi penulis khususnya dan pembaca pada umumnya. Madiun, Januari 2013

Penulis

ii

iii

iii

1

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah Ditemukan fakta bahwa siswa siswi di SDN 02 Pandean masih banyak yang belum memiliki sikap disiplin. Di antara siswa siswi itu masih banyak yang datang terlambat ke sekolah, bahkan saat mengikuti pelajaran mereka masih sering seenaknya sendiri. Ketika mereka diberikan pelajaran oleh guru, banyak siswa yang masih bermain sendiri, akibatnya materi pelajaran pun sulit diterima. Keadaan seperti ini merupakan sedikit dampak dari ketidakdisiplinan para siswa. Di SDN 02 Panden, waktu masuk bagi para siswa adalah jam 07.00. Sebenarnya sebelum jam masuk itupun banyak siswa yang sudah hadir di sokolah. Sebagian besar dari mereka memilih untuk bermain di halaman, berkejar-kejaran, main bola, dll. Hal itu sebenarnya juga dapat menimbulkan masalah di kelas. Mereka jadi kurang siap menerima pelajaran dari guru. Sebagian besar dari guru tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut. Bagi sebagian guru itu beranggapan bahwa tugas mereka hanyalah mengajar, memberikan materi pelajaran kepada siswa tanpa memperhatikan bagaimana keadaan dari siswa itu sendiri. Apakah siswa itu sudah siap menerima pelajaran atau belum tidak menjadi masalah bagi guru. Yang penting bagi guru adalah kewajiban mereka telah dilaksanakan. Bila hal ini dibiarkan terus menerus, secara tidak langsung akan berdampak pada hasil belajar atau prestasi dari siswa siswi SDN 02 Pandean. Sampai saat ini sebenarnya prestasi belajar dari siswa SDN 02 Pandean tidaklah buruk. Prestasi SDN 02 Pandean masih masuk 10 besar di Kecamaatan Taman, Madiun. Ini juga terbukti dari masih banyaknya siswa yang terdaftar di SDN 02 Pandean sebanyak 371 siswa terbagi dalam 12 kelas. Ini membuktikan masih diminatinya SDN 02 Pandean ini. 1

2

Jumlah guru di SDN 02 Pandean ini 25 orang, dan sebagian besar adalah guru yang sudah tua. Keadaan ini juga membuat kurang adanya ideide baru yang muncul untuk mengatasi masalah di atas. Sehingga keadaan tersebut masih terus berlangsung. Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka peneliti akan berupaya untuk meningkatkan kedisiplinan siswa ketika di sekolah dengan mengadakan program hafalan bacaan sholat sebelum masuk kelas. Dengan program ini diharapkan siswa jadi lebih siap dalam menerima pelajaran yang akan diberikan oleh guru. Selain itu siswa juga diharapkan dapat mempraktekkan hafalan ini ketika sholat di rumah. B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka dapat ditarik rumusan masalah sebagai berikut : 1. Bagaimanakah program hafalan bacaan sholat dapat dilaksanakan oleh siswa SDN 02 Pandean? 2. Apa keuntungan siswa dalam pelaksanaan program hafalan bacaan sholat sebelum masuk kelas?

C. Pemecahan Masalah Untuk memecahkan masalah kurang adanya kedisiplinan siswa SDN 02 Pandean, akan dilakukan program hafalan bacaan sholat sebelum masuk kelas. Langkah-langkahnya sebagai berikut: 1. Yang sebenarnya jadwal masuk kelas adalah jam 07.00, jam 06.45 sudah dibunyikan bel masuk. 2. Seluruh siswa berkumpul di halaman sekolah, di depan kantor guru. 3. Perwakilan kelas 6 maju ke depan untuk memimpin siswa yang lain melakukan hafalan dengan tetap dibimbing oleh guru agama.

2

3

4. Bacaan yang harus dihafalkan adalah mulai dari niat sholat, takbiratul ihram, doa iftitah, surat al fatihah, surat pendek, rukuk, itidal, sujud, duduk diantara dua sujud, tahiyat awal dan tahiyat akhir. 5. Setelah bacaan sholat selasai, dilanjutkan membaca doa untuk orang tua dan beberapa asmaul husna. 6. Guru wali kelas berada di belakang barisan siswa untuk tetap mengawasi kegiatan hafalan tersebut. 7. Wali kelas bertugas memastikan setiap siswa mengikuti program hafalan ini dengan khidmat, dan bila ada siswa yang ramai guru segera menegurnya. 8. Setelah kegiatan ini selesai, siswa langsung membubarkan diri dan masuk ke kelas masing-masing untuk mengikuti pelajaran.

D. Tujuan Penelitian Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian ini dirumuskan sebagai berikut : 1. Mengetahui bagaimana program hafalan bacaan sholat dapat dilaksanakan. 2. Mengetahui keuntungan siswa dalam pelaksanaan program hafalan bacaan sholat.

E. Manfaat Penelitian Hasil penelitian ini akan memberikan sumbangan yang bersifat teoritik pada khasanah pengetahuan khususnya dalam bidang pembelajaran di SD. 1. Dilihat dari segi teoretis Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi dunia pendidikan, adapun manfaatnya adalah : 3

4

a)

Memberikan kemudahan kepada guru di sekolah tempat penelitian ini agar dapat memberikan materi pelajaran secara baik yang dapat digunakan sebagai upaya peningkatan proses pembelajaran melalui suasa kelas yang kondusif selama KBM berlangsung.

b)

Memberikan sumbangan penelitian dalam bidang pendidikan yang ada kaitannya dengan upaya peningkatan suasana disiplin dan menyenangkan agar dapat meningkatkan pula antusiasme peserta didik dalam proses belajar.

2. Dilihat dari segi praktis Hasil-hasil dari penelitian ini juga dapat bermanfaat dari segi praktis, yaitu: a) Kegunaan bagi siswa Melalui program hafalan bacaan sholat ini, siswa diharapkan dapat menghafal bacaan sholat dengan benar dan dapat mempraktikan sholat di rumah. b) Kegunaan bagi guru Penelitian ini dimungkinkan dapat terus diterapkan kepada para siswa supaya menjadi kebiasaan dalam diri siswa dan menumbuhkan ketaqwaan dan kedisiplinan mereka. c) Bagi peneliti lain Penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu acuan untuk melakukan penelitian sejenis.

4

5

BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN

A. Kajian Teori 1. Konsep Disiplin a. Konsep Penerapan Sikap Disiplin Dalam Pendidikan. Dalam arti yang luas disiplin mencakup setiap macam pengaruh yang ditujukan untuk membantu siswa agar mereka dapat mamahami dan menyesuaikan diri dengan tuntutan yang mungkin ingin ditujukan siswa terhadap lingkungannya. Dengan disiplin siswa diharapkan bersedia untuk tunduk dan mengikuti peraturan tertentu dan mejauhi larangan tertentu. Kesedian semacam ini harus dipelajari dan harus secara sabar diterima dalam rangka memelihara kepentingan bersama atau memelihara kelancaran tugas di sekolah, sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai. Jadi menegakkan desiplin tidak bertujuan untuk mengurangi kebebasan dan kemerdekaan peserta didik akan sebaliknya ingin memberikan kemerdekaan yang lebih besar kepada peserta didik dalam batas batas kemampuannya . Akan tetapi jika kebebasan peserta didik terlampau dikurangi, dikekang dengan peraturan maka peserta didik akan berontak dan mengalami frustasi dan kecemasan ( Drs. Ahmad Rohani HM dkk, ; 126 ). Sesuai dengan pendapat tersebut desiplin yang dilaksanakan disekolah terhadap siswa, siswa akan pembiasaan belajar hidup dengan yang baik, positif dan bermanfat bagi dirinya dan

lingkungannya baik pada saat bersekolah maupun untuk bekal hidup dikemudian hari. Tetapi pendekatan dengan penegakan disiplin tersebut janganlah sampai membuat siswa tertekan, dan penerapannya harus pula demokratis dalam artian mendidik. 5

6

Namun demikian mulianya tujuan penegakan disiplin seringkali tidak mendapat respons yang positif dari siswa hal ini dikarenakan oleh beberapa faktor yaitu: a) kepemimpinan guru atau kepala sekolah yang otoriter yang menyebabkan sikap siswa yang agresif ingin brontak akibat kekangan dan perlakuan yang tidak manusiawi, b) kurang diperhatikannya kelompok minoritas baik yang berada diatas rata-rata maupun yang berada dibawah rata-rata dalam berbagai aspek yang ada hubungannya dengan kehidupan di sekolah, c) siswa kurang dilibatkan dan diikutsertakan dalam tanggung tanggung sekolah, d) latar belakang kehidupan keluarga dan e) jawab. Diantara penyebab pelanggaran tersebut sekolah kurang mengadakan kerja sama dan saling melepas pelanggaran yang umum sering terjadi karena: 1) kebosanan siswa dalam kelas, dikarenakan yang dikerjakan

siswa monoton tidak ada variasai dalam proses pembelajaran. 2) Siswa kurang mendapat perhatian dan apresiasi yang wajar bagi mereka yang berhasil. Untuk mengatasi hal ini seorang guru sebagai pendidik harus me