platform km itb 2009 2010

Download Platform Km Itb 2009 2010

Post on 21-Dec-2015

15 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

jkjk

TRANSCRIPT

Sebuah Gagasan Keluarga Mahasiswa ITB untuk Membangun Kemandirian Indonesia

Sebuah Gagasan Keluarga Mahasiswa ITB untuk Membangun Kemandirian Indonesia

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

Kabinet KM ITB 2009-2010

GERAKAN KEMANDIRIAN NASIONAL

Sejarah Indonesia Masa DepanApa yang kita lakukan sekarang merupakan bagian dari sejarah bagi Indonesia di masa depan, sejarah yang berisi kebanggaan dan catatan emas keberhasilan bangsa Indonesia yang ditorehkan dengan pena perjuangan oleh para pengisi kemerdekaan Indonesia. Apa yang akan kita lihat pada saat itu adalah Indonesia yang makmur, dimana hasil bumi Indonesia berlimpah ruah, padi padi menguning ditangkainya membentuk hamparan karpet berwarna keemasan di nusantara, air mengalir dengan indah di sisi rumah, rakyat mengambil haknya tanpa takut, pembangunan yang berlangsung di segala penjuru daerah, hutan hutan hijau kembali merimbun dengan cantik menutupi pegunungan dan lembah.

Pada masa itu, kita dipimpin oleh seorang pemimpin dari kaum kita sendiri, dimana ia bersikap keras terhadap kejatahan dan penindasan, namun lemah lembut terhadap rakyatnya. Keadilan merupakan kata kata yang lumrah kita dengar dan kita lihat pelaksanaannya dalam setiap bidang kehidupan; baik itu dari segi pelaksanaan hukum hingga pemenuhan hak hak pokok. Korupsi adalah masa lalu Indonesia, yang telah diberantas dengan sempurna dengan kombinasi dari pendidikan karakter, pemanfaatan teknologi pranala dan telekomunikasi yang canggih, dan penegakan hukum yang adil tanpa pandang bulu. Tidak pernah lagi terdengar berita tentang kematian bayi akibat kurang gizi ataupun manula yang tidak bisa mendapatkan makanan dan tempat yang layak, karena para petani telah makmur dan dipenuhi semua kebutuhan pokoknya; harga pupuk yang murah dan mudah dijangkau, perubahan pola tanam tanaman sumber karbohidrat dan protein alternatif, serta peningkatan kepercayaan diri mereka di era persaingan global dengan pendidikan dan pencerdasan teknologi terpadu.

Mahasiswa telah bergerak dengan bentuknya sendiri, dimana demonstrasi diadakan tidak untuk menjatuhkan partai politik ataupun sebagai underbow salah satu partai politik, melainkan sebagai wadah ekspresi untuk mengkoreksi kebijakan pemerintah dan penyuaraan aspirasi akar rumput. Gerakan mahasiswa merupakan koreksi dan aksi pengawalan semata atas aspek kemanusiaan para penguasa, dimana kesalahan merupakan salah satu bagian dimana kita harus bisa hidup dengannya. Dialog intelektual merupakan bahan yang biasa dibicarakan dan terlihat di berbagai sudut kota, baik itu di caf, restoran, ataupun di warung kaki lima. Tidak ada anggota kehormatan yang malu untuk bersandingan dengan para rakyat yang bekerja sebagai pemulung sampah, duduk berjam jam di warung soto hanya untuk mendengarkan aspirasi para pedagang. Mahasiswa sendiri membiasakan dirinya dalam ruang ide, ruang laboratorium, dan ruang diskusi public sehingga membentuk karakternya sebagai insan akademis yang utuh. Kaderisasi merupakan hal yang wajib terjadi dalam kegiatan institusi, baik itu dalam ranah kemahasiswaan serta ranah akademik di ITB. Sanksi diturunkan jika suatu lembaga tidak melakukan kaderisasi dengan optimal, ataupun melaksanakan kaderisasi yang tidak memiliki suatu landasan pembinaan karakter yang optimal. Rektor bidang kemahasiswaan merupakan ayah angkat dari gerakan mahasiswa, dan tempat biasanya rektor dan mahasiswa bertemu adalah campus center ITB, pusat aktivitas kemahasiswaan yang kuat dan dinamis. Canda tawa, gurauan, maupun pernyataan intelek lahir dari sini, membantu tumbuhnya semangat persatuan dan intelektualitas kampus ITB. Di depan kampus, spanduk besar bertuliskan Selamat Datang Putra Putri Bangsa Indonesia, Selamat Datang Di Kampus Inspiratif Indonesia, di bagian yang baligo depan, terpampang jenis kegiatan mahasiswa yang akan terjadi selama setahun, dan disebelahnya ada balligo besar bertuliskan selamat kepada para pemenang lomba Imagine Cup dimana para pemenangnya diberikan tugas tambahan selama sebulan penuh untuk menginspirasi kampus dengan karya mereka, dan mengaplikasikannya di lingkungan terdekat. Berita dalam koran yang terbit tidak lagi menimbulkan kecemasan, tapi berisi berita motivasi, kejayaan dan kebesaran bangsa Indonesia, bukan bagian dari doktrinasi pemerintah melainkan sebagai refleksi keberhasilan bangsa ini atas perjuangan yang tidak pernah berhenti.Indonesia adalah negara yang sangat disegani, dimana setiap jengkal wilayahnya telah dilindungi dengan keperkasaan TNI, ribuan kapal laut dan arsenal pelindung kedaulatan Indonesia di berbagai lapisan bumi. Kontribusi pada dunia internasional juga sangat tinggi, ribuan kali pasukan garuda Indonesia dikirimkan untuk membantu pemulihan negara negara berkembang dan menjaga pelaksanaan keadilan di muka bumi. Indonesia juga bukan negara yang takut untuk mengatakan Tidak! pada penjajahan kemanusiaan dunia, terutama pada penjahat dunia kelas kakap yang telah menyengsarakan kehidupan manusia.Dalam bukunya, Fortune at The Bottom of The Pyramid, Professor C.K. Prahalad memberikan suatu pandangan tentang bagaimana suatu Negara disebut Negara yang bangkit, yaitu saat semua warga masyarakat bisa mendapatkan harga diri, mendapatkan akses globalisasi dan bersaing secara proporsional. Komponen pendukung seperti Pemerintah, perusahaan swasta, dan LSM, ketiganya berada dalam satu lingkungan dimana orientasi dari ketiganya adalah untuk mensejahterakan masyarakat di daerah tempat dia berada, namun masing masing tetap akan mendapatkan keuntungan untuk diri mereka sendiri : Pemerintah akan mendapatkan kepercayaan dari masyarakatnya, Perusahaan Swasta akan mendapatkan pasar yang kondisi ekonominya meningkat, dan LSM akan mendapatkan tujuan yang dicitakannya sebagai suatu katalisator perubahan. Inilah yang menjadi landasan pergerakan sinergis Indonesia untuk membangun berbagai sektor dengan pertemuan berbagai bidang tersebut di Indonesia, yang disertai dengan perlindungan Undang Undang dan penegakan keadilan yang menjadi hakimnya. Perdagangan global bukan merupakan ancaman lagi, tapi suatu tantangan untuk berubah, dan tidak ada lagi ketakutan untuk berubah karena pada masa ini kepercayaan sudah didapatkan dan diikuti dengan kekayaan intelektual yang banyak dan beragam serta perlindungan yang pasti oleh pemerintah, karena Indonesia telah menguasai penuh seluruh cabang industry yang menguasai hajat hidup masyarakat; energy, air, tanah-mineral, dan udara.Setiap kejadian ini bermula pada suatu titik, suatu momen sejarah yang akan selalu dikenang oleh para pemimpin sebagai Titik Awal Transformasi Sejarah Indonesia. Dan titik yang dikenang itu adalah sekarang; bersama Kabinet KM ITB 2009-2010 beserta dukungan semua anggota Keluarga Mahaisiswa ITB.Sebelum menyusun narasi visi kemandirian Indonesia, diperlukan tinjauan dari berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui Trisakti, Bung Karno menuangkan tujuan berbangsa dan bernegara ke dalam Trisakti yang dijabarkan sebagai berikut: 1. Berdaulat dalam Politik; 2. Berdikari dalam Ekonomi; 3. Berkepribadian dalam Budaya;

Untuk itu, akan kami bawakan satu tema untuk membangun narasi besar, suatu landasan juang bersama bangsa Indonesia yang diemban oleh mahasiswa; Kecerdasan dan Kepemimpinan untuk Indonesia yang MandiriPlatform Bidang Eksternal

Tinjauan Bidang Ekonomi

Kemandirian EkonomiMenurut buku World in Figure 2003 yang diterbitkan oleh The Economist, USA, prestasi kekayaan Indonesia adalah sebagai berikut:

+ Penghasil biji-bijian terbesar nomor 6

+ Penghasil teh terbesar nomor 6

+ Penghasil kopi nomor 4

+ Penghasil cokelat nomor 3

+ Penghasil minyak sawit (CPO) nomor 2

+ Penghasil lada putih nomor 1 dan lada hitam nomor 2

+ Penghasil puli dari buah pala nomor 1

+ Penghasil karet alam nomor 2 dan karet sintetik nomor 4

+ Penghasil kayu lapis nomor 1

+ Penghasil ikan nomor 6

+ Penghasil timah nomor 2

+ Penghasil batu bara nomor 9

+ Penghasil tembaga nomor 3

+ Penghasil minyak bumi nomor 11

+ Penghasil gas alam nomor 6 dan LNG nomor 1

+ Penghasil emas nomor 8 dan bahan tambang lainnya

Selain itu, analisa Visi Indonesia 2030 yang disusun oleh Yayasan Indonesia Forum menyatakan bahwa Indonesia juga memiliki keunggulan posisi geografis. Posisi Indonesia terletak di jantung kawasan pertumbuhan ekonomi tertinggi di dunia yang mencakup Asia Timur, Asia Selatan, dan Australia-Selandia Baru. Bentang daratan dan lautan yang luas di daerah tropis, fluktuasi musim yang rendah, serta kesuburan tanah dan keragaman hayati yang dimiliki, merupakan potensi kekayaan alam Indonesia yang besar.

Dengan potensi yang demikian besarnya, sudah sepatutnya Indonesia menjadi bangsa yang berdaya saing tinggi. Segala aset yang ada hendaknya dikelola secara optimal dan berkesinambungan. Efisiensi pengelolaan tersebut bergantung pada ketersediaan sumber daya manusia yang unggul serta pemanfaatan teknologi tepat guna. Setelah kedua aspek tersebut terpenuhi Indonesia sudah dapat menyandang gelar bangsa yang mandiri.

Indonesia yang mandiri tidak lagi bergantung pada bangsa asing untuk mengelola asetnya. Dengan demikian, Indonesia terbebaskan dari penjajahan ekonomi dari bangsa manapun. Setiap aset yang Indonesia miliki dinasionalisasikan dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat secara merata, sebagaimana salah satu tujuan nasional Indonesia yang tertera dalam preambule UUD 1945 maupun pasal 33 UUD 1945 mengenai perekonomian nasional dan kesejahteraan sosial.

Kesejahteraan sosial dikatakan sudah tercapai jika setiap masyakarat sudah terbebas dari kemiskinan dengan parameter apapun. Kemudian setiap masyarakat tersebut dapat menikmati standar kualitas hidup yang layak. Aspek minimal kualitas hidu