PKN KD. 1.1

Download PKN KD. 1.1

Post on 10-Aug-2015

22 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

<ol><li> 1. NAMA : NUR ALAN KELAS : AKSELARASI NIS : 0145445 </li><li> 2. Standar Kompetensi : 1. Menganalisis budaya politik di Indonesia Kompetensi Dasar : 1.1. Mendeskripsikan pengertian budaya polik. </li><li> 3. Menjelaskan pengertian budaya politik. Menjelaskan ciri ciri budaya politik. Menjelaskan orientasi dan objek politik. Menjelaskan sikap warga negara terhadap peranannya sebagai subjek politik. </li><li> 4. 1.Pengertian Budaya Politik a. Pengertian Budaya politik berasal dari dua kata, yaitu budaya dan politik. Kata budaya berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu buddhayah. Buddhayah ini merupakan bentuk jamak dari budhi, yang berarti akal atau budi, berdasarkan pengertian budaya dapat di artikan semua hal yang bersangkutan dengan akal atau akhlak seseorang. Adapun kata politik berasal dari bahasa Yunani, yaitu polis yang berarti kota atau negara kota. Politik mengandung pengertian adanya hubungan khusus antaraa manusia dan kekuasaan. Jadi, Budaya politik merupakan sistem nilai dan keyakinan yang dimiliki bersama oleh masyarakat sebagai pedoman dlam pelaksanaan aktivitas politik kenegaraan. </li><li> 5. b. Menurut Para ahli : Lanjutan . Gabriel A. Almond &amp; Sidney Verba, budaya politik yaitu terdapatnya satu perangkat yang meliputi seluruh nilai- nilai politik yang terdapat di seluruh bangsa. Rusadi Sumintapura, budaya politik tidak lain adalah pola tingkah laku individu dan orientasinya terhadap kehidupan politik yang dihayati oleh para anggota suatu sistem politik. Sidney Verba, budaya politik adalah suatu sistem keperca-yaan empirik, simbol-simbol ekspresif dan nilai- nilai yang menegaskan suatu situasi dimana tindakan politik dilakukan. </li><li> 6. Alan R. Ball, budaya politik adalah suatu susunan yang terdiri dari sikap, kepercayaan, emosi dan nilai-nilai masyarakat yang berhubungan dengan sistem politik dan isu-isu politik. Austin Ranney, budaya politik adalah seperangkat pandangan-pandangan tentang politik dan pemerin-tahan yang dipegang secara bersama-sama; sebuah pola orientasi-orientasi terhadap objek-objek politik. Gabriel A. Almond dan G. Bingham Powell, Jr., budaya politik berisikan sikap, keyakinan, nilai dan keterampilan yang berlaku bagi seluruh populasi, juga kecenderungan dan pola-pola khusus yang terdapat pada bagian-bagian tertentu dari populasi. Lanjutan . </li><li> 7. 1) Budaya politik menyangkut masala legitiminasi 2) Mempunyai pengaturan kekuasaan 3) Proses pembuatan kebijakan pemerintah 4) Adanya Kegiatan partai-partai politik 5) Perilaku aparat negara 6) Adanya gejolak masyarakat terhadap kekuasaan pemerintah 7) Adanya budaya politik menyangkut wilayah pengalokasian sumber-sumber masyarakat </li><li> 8. Orientasi kognitif Orientasi afektif Orientasi evaluatif 3.Orientasi dan Objek Politik. a.Orientasi b.Objek Politik Objek politik umum Objelk politik output Objek politik input </li><li> 9. Sikap warga negara terhadap peranannya sebagaai subjek politik adalah sikap individu terhadap partisipasinya sendiri dalam sistem politik. Warga negara sendiri dalam kehiddupan bernegara (kehidupan politik) memiliki peranan, tugas, hak, dan kewajiban kewajiban tertentu. </li><li> 10. Sikap WN terhadap sistem politik menghasilkan 2 orientasi yaitu : Orientasi yang partisipan atau aktif (menonjol) Orientasi yang pasif (tidak menonjol) Orientasi WN terhadap objek politik juga dapat menghasilkan 2 orientasi yang berbeda yaitu : Orientasi yang loyal atau setia terhadap sistem politik (Aliegensi) Orientasi yang terasing atau tersisihkan dalam sistem politik </li></ol>