pkl_report body

Download PKL_Report body

Post on 20-Nov-2014

282 views

Category:

Data & Analytics

4 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

My report body

TRANSCRIPT

  • 1. 1I. PENDAHULUANA. Latar BelakangSelada (Lactuca sativa L.) merupakan salah satu sayuran yangmempunyai arti penting dalam perekonomian masyarakat Indonesia.Permintaan terhadap komoditas sayuran di Indonesia terus meningkatseiring dengan meningkatnya penduduk dan konsumsi per kapita.Disamping itu, sebagian masyarakat juga menginginkan produkhortikultura yang lebih berkualitas. Konsumsi sayuran di Indonesiatahun 2005 adalah 37.30 kg/kapita/tahun hal ini masih rendah darisyarat minimum yang direkomendasikan oleh FAO 65 kg/kapita/tahun.Namun demikian produksi nasional sayuran masih lebih rendah darikonsumsi yakni sebesar 35.30 kg/kapita/tahun. Dengan demikian masihterbuka sangat lebar peningkatan produksi agar mampu memenuhitingkat konsumsi sayuran nasional (Anonim, 2006).Permintaan terhadap komoditas selada terus meningkat, antaralain berasal dari pasar swalayan, restauran-restauran besar (Fast FoodEropa dan Cina), hotel-hotel berbintang di kota-kota besar, sertakonsumen luar negeri yang menetap di Indonesia maupun masyarakatIndonesia sendiri. Selain itu peluang bisnis selada dapat juga dilihat darisemakin berkembangnya jumlah hotel dan restauran-restauran asing(bertaraf internasional) yang banyak menyajikan masakan-masakanasing yang menggunakan daun selada, misalnya salad, hamburger, hotdog, dan sebagainya. Peningkatan jumlah hotel dan restauranmenyajikan masakan dengan menggunakan daun selada akanmeningkatkan permintaan selada.Budidaya selada keriting bisa dipanen 20-30 hari setelah bibitditanam. Produktivitas tanaman selada keriting bisa mencapai 15-20 tonper hektar. Apabila petani mempunyai lahan 1000 m2 dan ditanamiselada dengan hasil yang terendah 1.500kg dan harga murah Rp.8000,-/kg, maka petani akan mendapatkan hasil Rp.3.849.564,16,-/bulan.Selada berpotensi besar untuk dikembangkan di Indonesia, karena

2. 2disamping kondisi iklimnya cocok untuk komoditas selada, juga dapatmemberikan keuntungan yang memadai bagi pembudidaya.B. Perumusan Masalah1. Bagaimana cara budidaya selada yang baik?2. Berapakah produktivitas selada di lokasi kerja praktik ?3. Layakkah produksi selada di lokasi kerja praktik ?C. Tujuan kerja praktik1. Tujuan umuma. Meningkatkan penalaran dalam menghadapi permasalahan dilapanganb. Membandingkan teori dan praktik di lapangan2. Tujuan khususa. Untuk mengetahui cara budidaya tanaman selada yang baikD. Manfaat kerja praktik1. Sebagai salah satu syarat yang diperlukan penulis untuk memperolehderajat sarjana strata 12. Menerapkan teori dengan keadaan yang sebenarnya di lapangan3. Memberikan informasi pada pembaca mengenai budidaya yang baik 3. 3II. TINJAUAN PUSTAKAA. Biologi1. Taksonomi Selada KeritingSistematika tanaman selada keriting adalah sebagai berikut:Kingdom : PlantaeSuper Divisi : SpermatophytaDivisi : MagnoliophytaKelas : MagnoliopsidaSub Kelas : AsteridaeOrdo : AsteralesFamili : AsteraceaeGenus : LactucaSpesies : Lactuca sativa2. Morfologi SeladaSecara morfologi, organorgan penting yang terdapat padaselada adalah sebagai berikut:a. DaunDaun selada keriting memiliki tangkai daun lebar dengantulang daun menyirip. Tangkai daun bersifat kuat dan halus. Daunbersifat lunak dan renyah apabila dimakan, serta memiliki rasaagak manis. Daun selada keriting memiliki ukuran panjang 20-25cm dan lebar 15 cm serta bagian tepi daun bergerigi (keriting)(Wicaksono, 2008).b. BatangTanaman selada memiliki batang sejati. Pada tanaman seladayang membentuk krop, batangnya sangat pendek, hampir tidakterlihat dan terletak pada bagian dasar yang berada di dalamtanah. Sedangkan selada yang tidak membentuk krop (selada daundan selada batang) memiliki batang yang lebih panjang danterlihat. Batang bersifat tegap, kokoh, dan kuat dengan ukuran 4. 4diameter berkisar antara 5,6 cm7 cm (selada batang), 2 cm-3 cm(selada daun), serta 2 cm-3 cm (selada kepala).c. AkarTanaman selada memiliki sistem perakaran serabut. Akarserabut tumbuh menyebar ke semua arah pada kedalaman 20 cm-50 cm atau lebih. Perakaran selada dapat tumbuh dan berkembangdengan baik pada tanah yang subur, gembur, mudah menyerapair, dan kedalaman tanah (solum tanah) cukup dalam.d. BungaBunga selada berwarna kuning, tumbuh lebat dalam saturangkaian. Selada memiliki tangkai bunga yang panjang mencapai80 cm atau lebih. selada yang ditanam di daerah yang beriklimsedang (subtropik) mudah atau cepat berbuah.e. BijiBiji selada berbentuk lonjong pipih, berbulu, agak keras,berwarna coklat, serta berukuran sangat kecil, yaitu panjang 4 mmdan lebar 1 mm. Biji selada merupakan biji tertutup danberkeping dua, dan dapat digunakan untuk perbanyakan tanaman.3. Macam-macam Varietas SeladaSelada memiliki banyak varietas, yang telah dikembangkan dandibudidayakan oleh masyarakat. Diantaranya ada varietas yangberkrop, yaitu yang membentuk kumpulan daun-daun yang salingmerapat membentuk bulatan menyerupai kepala, dan ada varietasyang helaian daunnya lepas tidak merapat membentuk bulatan.Masingmasing varietas memiliki ciriciri yang khusus .Selada yang umum dibudidayakan saat ini dapat dikelompokkanmenjadi 4 tipe dengan berbagai macam varietas, yaitu: selada kepalaatau selada telur, selada rapuh, selada daun, dan selada batang.a. Selada kepala atau selada telurSelada kepala mempunyai krop bulat dengan daun salingmerapat. Pada jenis tertentu beberapa helai daun di sebelahbawah tetap berlepasan. Daunnya ada yang berwarna hijau 5. 5terang tetapi ada juga yang berwarna gelap. Batangnya sangatpendek dan hampir tidak terlihat. Selada kepala rasanya lunakdan renyah. Jika selada kepala ditanam di dataran rendah makatidak akan menghasilkan krop. Selada kepala dapat dibedakanmenjadi 2 jenis, yaitu tipe crisphead dan tipe butterhead.1) Selada kepala tipe crispheadCiri selada kepala membentuk krop dengan daun yangkeriting. Jenis ini sangat popular di Inggris dan AmerikaSelatan. Tipe selada kepala lebih tahan terhadap kekeringan.Setelah perkembangan roset awal, daun selanjutnya mulaitumbuh bertumpang-tindih, dan akhirnya memerangkap daunyang baru terbentuk. Selanjutnya perkembangan daun yangterperangkap meningkatkan kepadatan kepala, kepala biasanyaberbentuk hampir bulat. Kepala dapat menjadi sangat keras, dandengan makin besar, kepala ini dapat pecah. Daun yang terlalumatang menjadi pahit. Daun-daun bagian dalam yang terlipatketat menjadi kasar (rugose), getas dan renyah. Daun terluarbiasanya berwarna hijau tua, makin ke dalam warnanya makinmuda. Ketika dipanen, tanaman biasanya berbobot antara 700dan 1000 g. Selada produksi rumah kaca umumnya jauh lebihkecil. Daya simpan dan keterangkutan yang baik adalah sifatpenting yang dimiliki selada kepala renyah. Beberapa varietasselada kepala sebagai berikut:a) Kaisser: varietas yang berkualitas tinggi ukurannya kecil,dan daunnya berwarna hijau terang.b) Ballade: memiliki pertumbuhan cepat dengan warna hijauterangc) Alpen: dapat tumbuh di dataran tinggi maupun dataranrendah, pertumbuhannya cepat, ukurannya sedang danberwarna hijau gelapd) Marina: merupakan varietas yang baru, sistem perakarannyakuat, ukuran besar, dan berwarna hijau terang. 6. 6e) Santa maria: ukuran besar, daun tebal, dan berwarna hijaugelap.f) Great lakes: ukuran selada ini memang besar. Jenis inisangat popular di Amerika dan kini menyebar ke banyaknegara.g) Avoncrisp: varietas yang tergolong tahan serangan hamapenyakit. Daunnya hijau segar dan keriting.2) Selada kepala tipe butterheadCiri tipe butterhead ialah membentuk krop dengan daunyang lurus, pinggiran daunnya rata. Jenis ini sangat terkenal diAmerika Serikat. Pertumbuhannya cepat, daunnya halus. Jenisbutterhead memang didominasi oleh varietas musim panassehingga mudah beradaptasi dengan iklim di Indonesia.Kultivar selada kepala mentega, kadang-kadang disebutselada kubis, lebih banyak ditanam. Kultivar ini lebih disukaikonsumen karena aroma dan daunnya yang lembut. Tanamankultivar ini lebih kecil, agak lebih gepeng dan menghasilkankepala yang kurang padat ketimbang tipe kepala renyah.Daunnya lebar, berlipat dan lembut, dengan tekstur berminyaklunak. Ada dua tipe utama kultivar ini yang diproduksi, yaitutipe hari netral dengan kepala yang agak padat dan tipe hari-pendek,menghasilkan kepala kecil dan kurang padat,danumumnya ditanam dalam naungan pelindung. Kedua tipe inimudah tergores sehingga karakteristik keterangkutan dan dayasimpannya tidak baik. Kultivar tipe Batavia memilki sifatpertengahan antara tanaman kepala renyah dan kepala mentega.Varietas selada yang termasuk butterhead sebagai berikut:a) Okayama salad: warnanya hijau tua, tahan terhadap panasdan umurnya genjah.b) Green mignonette: warnanya hijau terang, ukurannya kecildan umurnya genjah. 7. 7c) Brown mignonette: sama dengan green mignonette, tetapiwarna daunnya hijau kecoklatan.d) Mini star: merupakan varietas baru. Ukurannya kecil,pertumbuhannya termasuk cepat, dapat dipanen pada umur55-60 hari setelah disemai.e) All the year round: namanya yang unik diperoleh karenavarietas ini dapat di tanam sepanjang tahun. Ukurannyatergolong sedang, warna daun hijau pucat. Cukup tahanterhadap kekeringan.b. Selada rapuh atau selada cosSelada rapuh mempunyai krop yang lonjong denganpertumbuhan yang lebih tinggi cenderung mirip petsai. Daunnyalebih tegak dibanding selada umumnya yang menjuntai kebawah. Ukurannya besar dan warnanya hijau tua. Meskipunsedikit liat, selada jenis ini rasanya enak. Jenis selada initergolong lambat pertumbuhannya.Kultivar selada cos, juga disebut sebagai romaine, memilikidaun memanjang, kasar, dan bertekstur renyah, dengan tulangdaun tengah lebar dan jelas. Daun panjangnya yang agak sempitcenderung tumbuh tegak dan secara longgar bertumpang tindihsatu sama lain, serta tidak membentuk kepala. Sifat pascapanennya sama dengan tipe kepala renyah. Beberapa varietasselada cos sebagai berikut:1) Lobjoits green: varietas lama yang masih disukai hinggasekarang. Ukurannya besar, daun hijau gelap. Rasanya enakdan renyah.2) Paris white: ukurannya besar, daun sebelah dalam berwarnahijau pucat. Rasanya renyah.3) Little