Photoshop CS5 Faster and Easier

Download Photoshop CS5 Faster and Easier

Post on 22-Jun-2015

11 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Belajar Photshop

TRANSCRIPT

<p>171 Batch Processing dan Droplet AdobePhotoshopmenyediakanfasilitasImageProcessor,Batch, danDropletuntukmemudahkanpengolahanbeberapaimage sekaligus.Masing-masingfasilitasinimemilikikemampuankhas danuniksehinggadapatmemenuhikebutuhanAndadalam pengolahan sekumpulan image dengan lebih cepat dan efisien. Nah,babinisecarakhususmengulasmengenaikemampuandan penggunaan masing-masing fasilitas tersebut sehingga kelak Anda dapat memilih dengan tepat fasilitas yang sesuai kebutuhan.MENGGUNAKAN FASILITASIMAGE PROCESSOR FasilitasImageProcessorberfungsiuntukmengubahdanmem-proses beberapa file sekaligus. Fasilitas ini memberikan bagi Anda kemudahanuntukmemprosesbeberapafiletanpamembuat sebuahActionterlebihdahulu.Denganfasilitasini,Andadapat mengubahataumelakukankonversisekumpulanfileJPEG,PSD, TIFFataumengonversifile-filesecaraserentakkedalamtiga format tersebut. Anda juga bisa mengubah ukuran image-image ke dalamukuranyangtelahditentukan,menambahkancolorprofile, mengonversibeberapafilemenjadisRGBdanmenyimpannya dalamformatJPEGuntukweb,sertamenambahkaninformasi metadata copyright pada image hasil konversi.172 UntukmenggunakanfasilitasImageProcessor,lakukanlangkah-langkah di bawah ini. 1.Awali dengan memilih File &gt; Scripts &gt; Image Processor. 2.PadajendelaImageProcessoryangmuncul,masuklahke bagian1,yaknibagianSelecttheimagestoprocessdan aktifkanopsiOpenFirstImagetoApplySettingsagarimage pertamaditampilkandanAndabisamelakukanpengaturan untukimagetersebut.Selanjutnyapengaturanitujugaakan diterapkan pada image lainnya. Tampilan pengaturan di bagian 1 pada jendela Image Processor 3.Setelah itu klik tombol Select Folder. 4.Lanjutkandenganmemilihfolderberisiimageyanghendak diolahmenggunakanfasilitasinipadakotakdialogChoosea Folder yang muncul.173 Memilih folder image 5.Jika sudah pilihlah tombol OK. 6.KembalikejendelaImageProcessor,masuklahkebagian2, yakni bagianSelect Location to save processed images.Klik opsiSelectFolderlalupilihtombolSelectFolderuntukme-nentukan lokasi penyimpanan image hasil olahan. Memilih tombol Select Folder 174 7.PadakotakdialogChooseaFolderyangmuncul,tentukan lokasipenyimpananfileimagehasilolahan.JikaAndaingin membuatsebuahfolder baru,kliktombolMake a New Folder dan ketikkan nama untuk sebuah folder baru yang muncul. Menentukan folder penyimpanan hasil olahan 8.Sesudah itu pilihlah tombol OK. 9.KembalikejendelaImageProcessor,masuklahkebagian3, yakni bagian File Type dan pilihlah salah satu format file yang Andainginkan.Berikutinipenjelasanuntukmasing-masing format yang tersedia.Untuksemuaformat,gunakanopsiResizetoFitdan masukkannilaidikolomHeightdanWidthuntukmem-pertahankanperbandinganukurandantidakmelakukan cropping.Untuk format JPEG, skala nilai Quality sama seperti skala nilaiyangdigunakanaplikasiAdobePhotoshop.Nilai1 mewakilikualitasterendah,sedangkannilai12mewakili kualitasterbaik.AktifkanpulaopsiConvertProfileto sRGBpadaimageyangdigunakanuntukwebatauuntuk image yang hendak dikirimkan.UntukformatPSD,aktifkanopsiMaximizeCompatibility agar file-file layer bisa dibaca oleh aplikasi lain yang men-dukung format Photoshop. Untuk format TIFF, aktifkan opsi LZW Compression untuk memperkecil kehilangan data kompresi. 175 Tampilan pengaturan di bagian File Type 10. Selanjutnya masuklahkebagian4, yakni bagianPreferences. DibagianiniAndabisamelakukanbeberapapengaturan sepertimemilihsalahsatuActionyanghendakdijalankan, memasukkaninformasiCopyright,danmenambahkanprofil warna ICC (International Color Consortium). Tampilan pengaturan di bagian Preferences 11. Setelah melakukan pengaturan di atas, pilihlah tombol Run. 176 MENGGUNAKAN FASILITAS BATCH FasilitasActionmemudahkanpenerapanserangkaianlangkah padasebuahimage.Tetapimasalahlainmuncul,yakniketika harusmenerapkanActionyangsamakebeberapaimage.Ten-tulahkeadaansepertiiniakanmenyitawaktudanenergiAnda.Misalnyasaja,ketikaAndamenggunakanActionuntukmembuat semuaimagemenjadihitamputih,membubuhkannamaAnda padasetiapimage,mengubahukuransemuafileimage,dan tindakan-tindakan serupa lainnya.Nah,jikamenghadapikeadaanini,Andadapatmengatasinya menggunakanbatchprosesingmelaluifasilitasBatchyang disediakan oleh Photoshop. CATATAN: Demi keamanan file image Anda, hindari menerapkan Action pada imageoriginal.SebaiknyaterapkanActionpadafileimagehasil penggandaan. Untuk menggunakan fasilitas Batch ini, siapkanlah terlebih dahulu Actionyangberisilangkah-langkahpengolahanimageyang hendakAndaterapkanpadasejumlahfile.Berilahnamayang spesifik untuk Action ini agar Anda mudah mengenalinya. Tampilan sebuah Action 177 Jikasudah,lantasgunakanlahfasilitasBatchdenganmengikuti panduan di bawah ini.1.Pertama-tama pilihlah menu File &gt; Automate &gt; Batch. 2.PadajendelaBatchyangmuncul,tentukanActionyang hendakditerapkanuntukimagedikotakkomboSetdan Action. Jendela Batch 3.Lanjutkandenganmemilihfileimageyanghendakdiolah menggunakan fasilitas Batch di kotak kombo Source.PilihlahopsiFolderuntukmemprosesfile-fileimageyang terdapat di sebuah folder. Lantas klik tombol Choose untuk memilih folder yang spesifik.PilihlahopsiImportuntukmelakukanimpordanmem-prosesdokumenPICT.DokumenPICTmerupakanfile yang digunakan pada versi terdahulu OS Mac.PilihlahopsiOpenedFilesuntukmemprosesdokumen yang saat ini sedang aktif di jendela Adobe Photoshop. 178 PilihlahopsiBridgeuntukmengolahimageyangtelah terseleksi pada jendela Adobe Brigde. CATATAN: JikaharusmenerapkanActionpadafileimageoriginal,pastikan langkahSaveAsterdapatdidalamActionagarfileimagehasil olahan bisadisimpan dalam folder yang berbeda dengan folder file original. 4.MasihdibagianSource,setelahituaktifkansalahsatuopsi yang tersedia. Berikut ini penjelasan masing-masing opsi. OpsiOverrideActionOpenCommands,bilaopsiini beradadalamkeadaanaktifmakafileakandibukabila langkahOpenterdapatdidalamAction.Jikalangkah OpentidakterdapatdidalamAction,makafiletidak akan dibuka.OpsiIncludeAllSubfolders,aktifkanopsiiniuntukmen-jalankanActionpadafileyangterdapatpadafolderdi dalam folder yang telah Anda tentukan.OpsiSuppressFileOpenOptionsDialogs.Jikatidak mengaktifkan opsi ini, setiap kali Action membuka sebuah dokumendalamsebuahformatyangmenampilkankotak dialogOpen,makaActionakanterhentidanmenunggu reaksiAnda.Tentunyahaliniakanmengganggukece-patan dan kelancaran proses kerja fasilitas Batch.Opsi Suppress Color Profile Warnings. Jika opsi ini berada dalamkeadaantidakaktifdanopsiAskWhenOpening dalampengaturanColorSettingsberadadalamkeadaan aktif,makasetiapkaliActionmembukasebuahfileyang berlawananatauberkonflikdenganColorSettings,Action akanterhenti.Andaakanmendapatisebuahkotakdialog muncul untuk melanjutkan ke langkah berikutnya. 5.Setelahitupilihlahsalahsatuopsiyangterdapatdikotak komboDestination.Opsiinimenunjukkanbagaimanadandi mana file hasil olahan akan disimpan.179 PilihlahopsiNoneuntukmembiarkanfiletetapberada dalamkeadaanterbukasetelahActionditerapkan.Anda bisa memilih opsi ini bila di dalam Action terdapat langkah penyimpanan.PilihlahopsiSaveandCloseuntukmenyimpansetiapfile yang diolah kemudian menutupnya. Tetapi sebaiknya hin-darimemilihopsiinijikafileyangAndaolahadalahfile original.Sebabkesalahanyangmungkinterdapatdalam ActiondapatmerusakfileoriginalAnda.Sebaiknyapilih opsiinibilafileyangAndaolahmerupakanfilehasil penggandaan.PilihlahopsiFolderuntukmenyimpanseluruhfileyang diprosesdalamsebuahfolderyangspesifik.TetapiAnda tidakperlumemilihopsiinibiladidalamActiontelah terdapatlangkahpenyimpanan.JikaAndamemilihopsi ini,lanjutkandenganmemilihtombolChooseuntukme-nentukansecaraspesifikfolderyangdigunakansebagai tempat penyimpanan. CATATAN: Jika menggunakan Action dalam batch prosesing, pastikan Action menutupfileoriginaltanpamenyimpannya.Danpastikantidak ada langkah Save dalam Action tersebut. 6.SementaraitubilaAndamengaktifkanopsiOverrideAction SaveAsCommands,makafileakandisimpankefolder yangtelahditentukanjikadidalamActionterdapatlangkah penyimpanan.TetapibiladidalamActiontidakterdapat langkah penyimpanan, maka file tidak akan disimpan.7.Selanjutnya di bagian File Naming tentukan penamaan file bila filehasilolahandisimpandalamsebuahfolderbaru.Pilih elemen-elemendarikotakkomboatauketikkanteksdalam kotak yang tersedia agar ditambahkan ke dalam nama default file. 8.Setelah itu di kotak kombo Errors sebaiknya pilihlah opsi Log Errors to File. Lantas klik tombol Save As dan tentukan lokasi 180 penyimpananfiletekslog.SementaraituAndabisamemilih opsi Stop for Errors ketika masih melakukan uji coba terhadap sebuahActiondaninginmengetahuikesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi di saat itu juga.9.Sesudahmelakukanserangkaianpengaturandiatas,klik tombol OK untuk memulai proses batch. MEMBUAT DROPLET FasilitasDropletsmerupakansalahsatufasilitasyangterdapatdi dalamfiturAutomate.Fasilitasinibekerjatakubahnyaseperti fasilitasBatch.Bedanya,Andacukupmenggunakanlangkahklik dandragdalampenggunaanDropletuntukmengolahbeberapa image secara serentak.SecarasederhanabisadigambarkanbahwafasilitasDropletini berfungsisebagaisemacamshortcutuntuksebuahaction.Dengan fasilitas ini, Anda bisa memasukkan file ke dalam droplet dandropletyangakanmelakukanpekerjaanselebihnyauntuk Anda.Nah, untuk membuat Droplet ikuti langkah-langkah di bawah ini.1.AwalidenganmemilihmenuFile&gt;Automate&gt;Create Droplet. 2.PadajendelaCreateDropletyangmuncul,pilihlahtombol Choose yang terdapat di bagian Save Droplet In. 3.KemudiantentukanlokasipenyimpananDropletpadakotak dialog Save yang muncul.4.Jika sudah pilihlah tombol Save. 5.KembalikejendelaCreateDroplet,Andaakanmendapati opsi-opsiyangsamasepertipadajendelaBatch.Untukitu lakukan pengaturan seperti halnya ketika Anda menggunakan fasilitasBatch.JendelaBatchdanjendelaCreateDroplet hanya memiliki satu perbedaan, yakni bila pada jendela Batch Andaharusmenentukanlokasifile-fileyanghendakdiolah, makapadajendelaCreateDroplet,Andahanyamenentukan lokasi penyimpanan droplet yang kelak hendak digunakan.181 Tampilan jendela pengaturan Create Droplet 6.Jika sudah pilihlah tombol OK. MENGGUNAKAN DROPLET SetelahsebuahDropletselesaidibuat,selanjutnyaAndacukup melakukanlangkahklikdandraguntukmenggunakanDroplet tersebut. Berikut ini langkah-langkah selengkapnya.1.BukalahterlebihdahulufolderpenyimpananDropletyang telah Anda buat sebelumnya. Tampilan Droplet 182 2.Masukkan beberapa image yang hendak diolah menggunakan Droplet ke dalam folder penyimpanan Droplet tersebut. Tampilan beberapa image di folder Droplet 3.SetelahituseleksilahseluruhfileimagedandragkeDroplet sehingga menimpa Droplet tersebut.4.SesaatkemudianActionsegeradijalankan.JikaActiontelah selesaibekerja,Andaakanmendapatifile-fileimagehasil penerapanActiontelahmunculdalamfolderpenyimpanan Droplet tersebut. Tampilan image hasil pengolahan Droplet 183 5.Atau,kliktombolkananmousepadasebuahimageyang hendakdiolahdenganDropletdanpilihopsiCopyyang muncul. Memilih opsi Copy 6.KemudianmasuklahkedalamfolderDroplet.Kliktombol kanan mouse pada Droplet dan pilihlah opsi Paste. Memilih opsi Paste 184 7.SesudahituAndaakanmendapatisebuahfileimagehasil penerapan Droplet. Tampilan file-file hasil olahan Droplet </p>