pertemuan7(structured chart)

of 21 /21
STRUCTURE CHART A. Definisi - Structure Chart ( bagan struktur ) : organisasi dari sistem secara berjenjang dalam bentuk modul dan submodul. - Salah satu alat bantu pemecahan masalah teknik top- down - Structure Chart menggambarkan hubungan elemen data dan elemen kontrol serta hubungan antar modulnya. - Structure Chart penjelasan yang lengkap dari sistem. Elemen Structure Chart : a. elemen data b. elemen kontrol Pemrograman Terstruktur – Ir. M. Gozali 1

Upload: sopian-ahmad

Post on 03-Jan-2016

208 views

Category:

Documents


8 download

DESCRIPTION

structure chart Analisis Perancangan Sistem

TRANSCRIPT

Page 1: pertemuan7(structured chart)

STRUCTURE CHART

A. Definisi

- Structure Chart ( bagan struktur ) :

organisasi dari sistem secara berjenjang

dalam bentuk modul dan submodul.

- Salah satu alat bantu pemecahan masalah

teknik top-down

- Structure Chart menggambarkan hubungan

elemen data dan elemen kontrol serta

hubungan antar modulnya.

- Structure Chart penjelasan yang lengkap dari

sistem.

Elemen Structure Chart :

a. elemen data

b. elemen kontrol

c. modul

d. hubungan antar modulnya (panah).

Pemrograman Terstruktur – Ir. M. Gozali 1

Page 2: pertemuan7(structured chart)

B. Simbol – Simbol Dasar

Simbol-simbol standar yang paling banyak

digunakan :

Gambar Simbol Keterangan

Modul Menunjukkan suatu

modul dengan nama

“Luas Persegi

Panjang”

Connection Untuk menghubungkan satu

modul ke modul yang

lainnya.

Loop Untuk menunjukkan

perulangan di dalam

modul

Decision Untuk menunjukkan

seleksi di dalam

modul

Pemrograman Terstruktur – Ir. M. Gozali 2

Luas PersegiPanjang

Page 3: pertemuan7(structured chart)

Couple Panah dengan ling-karan

kosong menun-jukkan

yang dikirim-kan dari

satu modul ke modul yang

lain-nya.

Panah dengan ling-karan

diblok menun-jukkan

elemen kontrol yang

dikirimkan.

Pemrograman Terstruktur – Ir. M. Gozali 3

Page 4: pertemuan7(structured chart)

CONTOH :

Gambar Keterangan

Modul A memanggil Modul

B. Ssetelah proses dari

modul B selesai, maka

proses kembali ke Modul A

yang memanggilnya

q

p

Flags

Modul A memanggil Modul B, dimana elemen data P dikirimkan. Hasil proses dari Modul B diperoleh elemen hasil pengolahan Q dan elemen kontrol Flag.

Pemrograman Terstruktur – Ir. M. Gozali 4

A

B

A

B

Page 5: pertemuan7(structured chart)

Contoh Kasus :

Modul A memanggil modul B dan mengirim

elemen data P ke modul B.

Modul B bertugas untuk mencari data P dalam

suatu file database.

Setelah proses pencarian selesai, hasil

pengolahan dari modul B yaitu Q dikirim ke

modul A (Q adalah data yang ditemukan).

Kontrol flag (bisa berupa variable Boolean

True/False) dikirim dari modul B, bila True

menunjukkan data ketemu, False menunjukkan

data tidak ketemu).

Gambar Keterangan

Pemrograman Terstruktur – Ir. M. Gozali 5

Page 6: pertemuan7(structured chart)

Modul A memanggil Modul B bila kondisi yang diseleksi di modul A terpenuhi.

Proses perulangan dapat diberikan simbol panah yang melingkar.

Banyaknya perulangan yang dilakukan secara eksplisit memang tidak tampak pada structure chart, tetapi ditunjukan oleh proses pada modul dimana letak perulangan tersebut terjadi.

Pemrograman Terstruktur – Ir. M. Gozali 6

A

CB

ProsesHitungTotal

HitungTotal

Tampilanhasil

Masukan Data

P

Q F

Page 7: pertemuan7(structured chart)

C. Model Structure Chart

1. Transformed-centered

Menggambarkan sistem dalam 3 cabang utama :

Cabang input (Afferent Branch) cabang yang akan menerima input dan menentukan status input untuk siap diproses.

Cabang proses (Transform Branch) cabang yang akan melakukan fungsi utama dari sistem, yaitu memproses input yang dikirim dari cabang input.

Cabang output (Efferent Branch) cabang yang akan memformat data menjadi output.

Gambar dibawah ini mengilustrasikan bagan terstruktur, model dengan satu input data A yang dimasukkan, diproses (ditransformasikan) menjadi data B yang kemudian ditampilkan.

B

APemrograman Terstruktur – Ir. M. Gozali 7

sistem

Page 8: pertemuan7(structured chart)

B

Model Dasar Structure Chart Transformed-centered

Contoh bagan struktur (Structure Chart) dengan

model Transformed-centered :

Pemrograman Terstruktur – Ir. M. Gozali 8

ProsesA menjadi B

OutputB

InputA

INPUT BRANCH/

AFFERENT

PROCESS BRANCHTRANSPORM

BRANCH

OUTPUT BRANCHEFFERENT BRANCH

Program Penggajian

HitungGaji

Baca data Input

CetakDaftar Gaji

Baca data

Pegawai

BacaTabel Gaji

HitungTunjangan

HitungPajak

Cetak Slip Gaji

Cetak Daftar

AB

A, B

A, B D, E

D, E

Page 9: pertemuan7(structured chart)

2. Transaction-centered

Suatu sistem yang menangani beberapa tipe proses

(transaksi) yang mempunyai jalur berbeda. Pada

gambar dibawah ini terdapat tiga buah proses.

Masing-masing proses mengedit data secara terpisah

yang kemudian digunakan untuk update file induk

yang juga berbeda. Setelah semua file-file di-

update, kemudian suatu jurnal dicetak untuk

menunjukkan rincian dari masing-masing transaksi

berserta isi dari masing-masing record file induk

sebelum dan sesudah proses update.

Pemrograman Terstruktur – Ir. M. Gozali 9

Proses transaksi

Masukan data transaksi

Analyzer data transaksi

Dispacher

Page 10: pertemuan7(structured chart)

Gambar Jenjang Transaction-centered

Lexical Inclusion

Bentuk penggambaran secara logika suatu

modul berada didalam modul yang lainnya.

Gambar Simbol Lexical Inclusion

Modul Dispatcher modul yang sangat

sederhana.

Modul dispatcher berisi keputusan kemana

proses akan diarahkan. Oleh karena itu modul

ini dapat digabungkan pada modul proses

pesanan.

Pemrograman Terstruktur – Ir. M. Gozali 10

Proses tipe A

Proses tipe B

Proses tipe B

Edit transaksi

A

Update file P

Edit Transaksi

B

Update file Q

Edit transaksi

C

Update file R

Cetak jurnal

Page 11: pertemuan7(structured chart)

Modul semacam dispatcher disebut dengan

Lexical Inclusion.

Barang dipesan unit kirim, unit kurang

unit kurang Unit kirim, unit kurang

Gambar Lexical Inclusion

Pemrograman Terstruktur – Ir. M. Gozali 11

Proses Pesanan

MemasukkanBarang dipesan

Tentukan ketersediaan

barang

Dispatch tipe transaksi

Proses sebagian tidak sebagian

dikirim

Proses semua di kirim

Proses tidak dikirim

Update record persediaan

Rekam record barang dikirim

Rekam record barang habis

Rekam record order khusus

Page 12: pertemuan7(structured chart)

Contoh Kasus :Sebuah perusahaan akan mengolah data penggajian,

ketentuan penggajiannya adalah :

- Tunjangan = 20% dari Gaji Pokok

- Gaji Kotor = Gaji Pokok + Tunjangan

- Jika Gaji Kotor < = Rp. 5.000.000,- tidak kena pajak

- Jika Gaji Kotor > Rp. 5.000.000,- kena pajak 10%

- Gaji Bersih = Gaji Kotor - Pajak

- Cetak Tunjangan, Gaji Kotor, Pajak dan Gaji Bersih

Tugas :

Rancanglah Structured Chart

Pemrograman Terstruktur – Ir. M. Gozali 12

Page 13: pertemuan7(structured chart)

Menghitung Gaji

Baca Data Pegawai

Hitung Tunjangan

HitungGaji Kotor

HitungPajak

HitungGaji Bersih

CetakDaftar Gaji

Rancangan Structured Chart :

Pemrograman Terstruktur – Ir. M. Gozali 13

Gapok

Tunj

Gapok

Gator Pajak

Pajak

GatorGaber

Tunj

Tunj, Gator, Pajak, Gaber

Page 14: pertemuan7(structured chart)

Soal :

Pegawai bekerja setiap hari terbagi dlm 2 shift :

- Kode shift 1 : Pagi

- Kode shift 2 : Sore

Jika Kode Shift=1 maka gaji per jamnya Rp.

10.000,-

Jika Kode Shift=2 maka gaji per jamnya Rp.

12.000.-

Gaji = jumlah jam kerja * Gaji per jam

Data input yang diketik dari keyboard adalah :

- Kode Shift

- Gaji per jam

Tugas :

Rancanglah Structured Chart soal diatas

Pemrograman Terstruktur – Ir. M. Gozali 14

Page 15: pertemuan7(structured chart)

Menghitung Gaji

InputData

TentukanGaji per Jam

HitungGaji

CetakGaji

Rancangan Structured Chart :

Pemrograman Terstruktur – Ir. M. Gozali 15

Kode, JJK

Gpj

Gaji

GajiKode

JJK

Gpj

Kode, JJK

Gpj

Page 16: pertemuan7(structured chart)

Program :Pembuatan Program dengan cara internal modul (modul berada didalam file program utama).//-----------------------------------------------------------// program menentukan gaji dengan modul //-----------------------------------------------------------#include <stdio.h>

// modul input Kode Shift dan Jumlah Jam Kerja// dengan cara Parameter Call by Location atau Call by Reference// Parameter Call by Reference memakai simbol alamat &void input(int &kode, float &jjk){ printf("Kode Shift : "); scanf("%d", &kode); printf("Jumlah Jam Kerja : "); scanf("%f", &jjk);}

// modul tentukan gaji per jamfloat gaji_perjam(int kode){ float gpj; if (kode==1) gpj=10000; else gpj=12000;

return gpj;}

// modul hitung gaji float hitung_gaji(float jjk, float gpj){ float gaji; gaji = jjk * gpj;

Pemrograman Terstruktur – Ir. M. Gozali 16

Page 17: pertemuan7(structured chart)

return gaji;}

// modul mencetak gajivoid cetak_gaji(float gaji){ printf("Gaji : %6.0f \n", gaji);}

// program utama mencetak gajivoid main(){ // deklarasi variabel lokal int kode; float jjk, gpj, gaji;

// memanggil modul input input(kode, jjk);

// memanggil modul gaji per jam gpj = gaji_perjam(kode);

// memanggil modul hitung_gaji gaji = hitung_gaji(jjk, gpj);

// memanggil modul cetak_gaji cetak_gaji(gaji);}

Pemrograman Terstruktur – Ir. M. Gozali 17