peristiwa penting 2011

Download Peristiwa Penting 2011

Post on 15-Dec-2016

292 views

Category:

Documents

41 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • www.kemenkeu.go.id | LAPORAN TAHUNAN 2011 | 1

    KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

    Sekilas KinerjaIntegritas, Profesionalisme, Sinergi, Pelayanan, dan Kesempurnaan, ditetapkan sebagai Nilai-nilai Kementerian Keuangan, diharapkan akan selalu menjiwai setiap insan perangkat Kementerian Keuangan dalam memberikan baktinya kepada nusa dan bangsa. Nilai-nilai tersebut sangat vital mengingat skala organisasi Kementerian Keuangan yang besar dengan ruang lingkup dan beban kerja yang besar pula, sehingga gerak langkah dari pejabat dan pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan akan memberikan dampak yang signi!kan bagi banyak pihak. Dengan menjiwai nilai-nilai tersebut, unit-unit kerja di lingkungan Kementerian Keuangan baik dari tingkat pimpinan tertinggi sampai pelaksana pada umumnya akan mampu mencapai beragam target Indikator Kinerja Utama (IKU) yang ditetapkan pada tahun 2011. Salah satu target IKU yang dicapai adalah keberhasilan Laporan Keuangan Kementerian Keuangan mendapatkan opini yang terbaik dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yaitu Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Capaian ini merupakan peningkatan apabila dibandingkan dengan laporan keuangan pada tahun anggaran 2009 dan 2010 yang masing-masing memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

    Capaian yang cukup menonjol lainnya di tahun 2011, yaitu rata-rata e!siensi dari unit-unit kerja di Lingkungan Kementerian Keuangan adalah 0,97 dengan prestasi unit mendapatkan nilai B atau baik. Rata-rata e!siensi tersebut berdasarkan perhitungan beban kerja Kementerian Keuangan, yaitu sebesar 80.226.794,71 jam yang merupakan akumulasi beban kerja dari 12 unit eselon I, dan dilaksanakan oleh 55.882 pegawai, sehingga setiap pegawai Kementerian Keuangan telah menyelesaikan beban kerja sebanyak 1.437,06 jam dalam tahun 2011.

    Untuk melaksanakan beban kerja dan mencapai target indikator-indikator kinerja tahun 2011 tersebut, Kementerian Keuangan telah merealisasikan belanja neto sebesar Rp16,10 triliun atau 92,81 persen dari pagunya sebesar Rp17,35 triliun dan mengalami kenaikan sebesar Rp1,83 triliun atau 12,78 persen jika dibandingkan dengan realisasi belanja pada tahun 2010 sebesar Rp12,30 triliun.

  • KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

    | LAPORAN TAHUNAN 2011 | www.kemenkeu.go.id 2

    Sekilas Kinerja 01 Daftar Isi 02 Peristiwa Penting 06 Pengesahan Undang-Undang 15 Visi & Misi 16 Sambutan Menteri Keuangan 18 Menteri, Wakil Menteri dan Pejabat Eselon I Kementerian Keuangan 22 Pro!l Pejabat Kementerian Keuangan 24 Struktur Organisasi 30 BAB 1: PENDAHULUAN 34 BAB 2: PROFIL KEMENTERIAN KEUANGAN 40 2.1. Pro!l Sumber Daya Manusia 40 2.2. Reformasi Birokrasi di Bidang Sumber Daya Manusia 42 2.3. Inisiatif Strategis 45 2.4. Laporan Keuangan Kementerian Keuangan 47 BAB 3: PERUMUSAN KEBIJAKAN FISKAL 52 3.1. Penyusunan Asumsi Ekonomi Makro 52 3.2. Perkembangan Kebijakan dan Realisasi Pengelolaan Ekonomi Makro 54 BAB 4: PENERIMAAN NEGARA 66 4.1. Kinerja Perpajakan 66 4.2. Penyempurnaan Kebijakan Perpajakan 69 4.3. Penggalian Potensi Perpajakan 73 4.4. Penegakan Hukum 77 4.5. Penyelesaian Sengketa Perpajakan 80 4.6. Penerimaan Bea Masuk, Bea Keluar dan Cukai 82 4.7. Pengawasan dan Penindakan Kepabeanan dan Cukai 83 4.8. Perkembangan Indonesian National Single Window (INSW) 87 4.9. Penerimaan Negara Bukan Pajak 89 4.10. Pengelolaan Rekening Sumber Daya Alam dan Non Sumber Daya Alam 94

    Daftar Isi

    0102

    03

    04

  • www.kemenkeu.go.id | LAPORAN TAHUNAN 2011 | 3

    KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

    BAB 5: BELANJA NEGARA 96 5.1. Reformasi Penganggaran 96 5.2. Penyusunan APBN/APBN-P Tahun Anggaran 2011 98 5.3 Belanja Pusat 101 5.4. Terobosan Penyusunan APBN Tahun Anggaran 2012 102 5.5. Langkah - Langkah Percepatan Pelaksanaan APBN 2012 103 BAB 6: PERIMBANGAN KEUANGAN 106 6.1. Transfer ke Daerah 106 6.2. Pajak Daerah dan Retribusi Daerah 123 6.3. Pinjaman, Hibah dan Kapasitas Daerah 126 6.4. Evaluasi Pendanaan, Akuntansi dan Pelaporan serta Informasi Keuangan Daerah 132

    BAB 7: PENGELOLAAN PERBENDAHARAAN NEGARA 144 7.1. Peningkatan Pelayanan Perbendaharaan 144 7.2. Penilaian Kinerja Pelayanan Publik/Kantor Pelayanan Percontohan Tingkat Kementerian Keuangan 146 7.3. Peringkat Tertinggi Survei Opini Stakeholder terhadap Layanan Kementerian Keuangan 147 7.4. Hasil Survei Integritas Komisi Pemberantasan Korupsi 147 7.5. Standarisasi Sarana dan Prasarana 148 7.6. Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat 149 7.7. Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara 151 7.8. Perencanaan Kas 154 7.9. Remunerasi Atas Penempatan di Bank Indonesia dan Bank Umum 155 7.10. Pembentukan Treasury Dealing Room 157 7.11. Bank Indonesia Government Electronic Banking 158 7.12. Pengelolaan Rekening Pemerintah Lainnya 159 7.13. Pengelolaan Rekening Sumber Daya Alam dan Non Sumber Daya Alam 160 7.14. Penyempurnaan Tata Cara Pembebanan Dana PHLN Melalui Mekanisme Rekening Khusus 160

    05

    06

    07

  • KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

    | LAPORAN TAHUNAN 2011 | www.kemenkeu.go.id 4

    BAB 8: PENGELOLAAN PEMBIAYAAN MELALUI UTANG 162 8.1. Pendahuluan 162 8.2. Kebijakan Pembiayaan Utang 163 8.3. Sumber dan Penggunaan Pembiayaan Utang 164 8.4. Capaian Pengelolaan Utang 167 8.5. Isu Terkini dalam Pengelolaan Utang 170 BAB 9: PENGELOLAAN KEKAYAAN NEGARA 174 9.1. Arah dan Strategi Pengelolaan Kekayaan Negara 174 9.2. Utilisasi Kekayaan Negara 174 9.3. Tindak Lanjut Hasil Penertiban Barang Milik Negara 178 9.4. Pengelolaan Investasi Pemerintah 180 9.5. Pelaksanaan Inventarisasi dan Penilaian Aset eks-Kontraktor Kontrak Kerja Sama 181 9.6. Perkembangan Penyelesaian Aset Bekas Milik Asing/Cina 182 BAB 10: INDUSTRI PASAR MODAL DAN LEMBAGA KEUANGAN NON BANK 188 10.1. Kinerja Pasar Modal 188 10.2. Kinerja Industri Keuangan Non Bank 193 10.3. Penegakan Hukum 197 10.4. Regulasi 201 10.5. Infrastruktur Penunjang Industri Keuangan 203 BAB 11: KERJA SAMA INTERNATIONAL 206 11.1. Kebijakan Hubungan dan Kerja sama Internasional 206 11.2. Kerja sama Internasional di Bidang Perpajakan 217 11.3. Kerja sama Internasional di Bidang Kepabeanan dan Cukai 220

    BAB 12: PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA 222 12.1. Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia 222 12.2. Moratorium Calon Pegawai Negeri Sipil 228 12.3. Nilai-Nilai Kementerian Keuangan 231

    Daftar Isi

    08

    09

    10

    11

    12

  • www.kemenkeu.go.id | LAPORAN TAHUNAN 2011 | 5

    KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

    BAB 13: PENGAWASAN INTERN KEMENTERIAN KEUANGAN 236 13.1. Peran Strategis Pengawasan Intern 236 13.2. Kebijakan Pengawasan Intern Kementerian Keuangan 237 13.3. Peningkatan Penerapan Pengendalian Intern di Lingkungan Kementerian Keuangan 238 13.4. Peningkatan Kualitas Laporan Keuangan 239 13.5. Pelaksanaan Pengawasan yang Memberi Nilai Tambah 240 13.6. Penegakan Hukum dan Disiplin 242 13.7. Tantangan Pengawasan Intern Tahun 2012 246

    BAB 14: PENUTUP 248

    13

    14

  • KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

    | LAPORAN TAHUNAN 2011 | www.kemenkeu.go.id 6

    Peristiwa Penting 2011Pembukaan Bursa 20113 Januari 2011Presiden RI bersama Menteri Keuangan, Menteri Koordinator

    bidang Perekonomian, dan Gubernur Bank Indonesia

    membuka perdagangan saham perdana tahun 2011 di Bursa

    Efek Indonesia. Presiden memberikan apresiasi atas prestasi

    industri pasar modal tahun 2010. Tercatat Indeks Harga

    Saham Gabungan (IHSG) sepanjang tahun 2010 merupakan

    indeks dengan kinerja terbaik se-Asia Pasi!k. Indeks saham

    pada akhir perdagangan 2010 ditutup pada 3.703,51 poin

    atau menguat sebesar 46,13 persen.

    Penyampaian SPT Tahunan Orang Pribadi Pejabat Negara18 Maret 2011Presiden RI bersama kabinet Indonesia Bersatu II menyerahkan

    Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan di Kantor Pusat Direktorat

    Jenderal Pajak, Jakarta. Tema yang diangkat pada tahun 2011

    adalah Peran Ibu dan Anak dalam Meningkatkan Kesadaran

    Masyarakat Membayar Pajak. Tema ini dimaksudkan untuk

    memberikan pemahaman mengenai pentingnya pajak dalam

    kehidupan keluarga.

    AFMM ke-157 8 April 2011Indonesia yang menduduki posisi Keketuaan (Chair)

    Association of South East Asia Nations (ASEAN) tahun 2011,

    menjadi tuan rumah ASEAN Finance Ministers Meeting

    (AFMM) 2011 yang diselenggarakan pada tanggal 7 8 April

    2011 di Nusa Dua, Bali.

  • www.kemenkeu.go.id | LAPORAN TAHUNAN 2011 | 7

    KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

    Konferensi Pers Pertemuan G2014 15 April 2011Menteri Keuangan hadir dalam pertemuan G20, di Washington

    D.C. yang menyorot sektor komoditas pangan dan energi.

    Selain itu, pertemuan G20 juga menyikapi terjadinya

    ketidakseimbangan global (global imbalance). Pertemuan

    tersebut menyepakati dilakukannya proses identi!kasi

    dengan menggunakan acuan norma struktural dan statistik

    terhadap beberapa indikator makro negara anggota G20.

    The 18th Asean Summit6-7 Mei 2011ASEAN Summit yang dibuka oleh Presiden RI di Jakarta,

    dihadiri oleh para pemimpin dari 10 negara yaitu Sultan

    Brunei Darussalam, Perdana Menteri Kamboja, Perdana

    Menteri Laos, Perdana Menteri Malaysia, Perdana Menteri

    Myanmar, Presiden Filipina, Perdana Menteri Thailand, dan

    Perdana Menteri Vietnam serta perwakilan Perdana Menteri

    S

Recommended

View more >