perencanaan program kerja kelompok tani (poktan) ?? mengadakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan...

Download Perencanaan Program Kerja Kelompok Tani (POKTAN) ?? Mengadakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh anggota kelompok tani dan masyarakat ... dan ketrampilan) , struktur, sop,

Post on 22-Feb-2018

263 views

Category:

Documents

24 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • P A N D U A N

    Perencanaan Program Kerja Kelompok Tani (POKTAN) 9

  • Perencanaan Program Kerja Kelompok Tani (Poktan) P A N D U A N 9

  • Modul 9 : Perencanaan Program Kerja Kelompok Tani (Poktan) - PanduanModul 9 : Perencanaan Program Kerja Kelompok Tani (Poktan) - Panduan2 INI YANG HARUS DIBACA TERLEBIH DULUTantangan berat bagi semua orang dalam era globalisasi adalah persaingan

    yang ketat dalam hal mutu sumberdaya manusia, komoditas/produk serta mutu

    pelayanan. Persaingan tidak hanya pada tingkat lokal, nasional, tetapi internasional.

    Oleh karena itu setiap individu/organisasi harus melakukan upaya pembenahan

    atas kompetensi, usaha, atau bisnisnya secara proaktif supaya bisa dapat bertahan.

    Tidak terkecuali organisasi Petani. Organisasi Petani menempati posisi yang sangat

    penting untuk mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat Indonesia

    pada umumnya dan Kalbar khususnya. Namun fakta di lapangan sampai saat ini,

    sektor pertanian/perkebunan belum secara menyeluruh mampu meningkatkan

    produktivitas dan kualitas produknya.

    Organisasi Petani pada saat ini mesti menyiapkan diri mampu bersaing di era

    pasar global. Untuk bisa bertahan di era globalisasi, maka organisasi petani harus

    berani dan berkomitmen untuk berubah secara bertahap menjadi organisasi yang

    profesional. Perencanaan adalah ciri organisasi professional.

    GIZ SREGIP Kalbar berinisiatif mengambil peran memberdayakan POKTAN Karet

    dan Lada. Buku Panduan Perencanaan Program Kerja POKTAN adalah salah satu

    kontribusi berharga yang diwariskan bagi POKTAN.

    Ada beberapa model Perencanaan yang dilakukan oleh organisasi atau lembaga.

    Model Perencanaan yang dipilih, disesuaikan dengan bobot organisasi atau lembaga

    itu sendiri. Mengingat organisasi POKTAN di Indonesia pada umumnya dan di Kal

    Bar khususnya, masih sederhana dan pada tahap ditumbuhkan, maka model

    perencanaan tingkat dasar adalah model yang paling tepat untuk digunakan. Oleh

    karena itu buku Panduan Perencanaan Program Kerja bagi POKTAN ini diupayakan

    sangat sederhana supaya mudah dimengerti dan dipraktekkan.

    Buku Panduan Peserta Perencanaan Program Kerja POKTAN ini,

    merupakan bagian dari paket modul Perencanaan Program Kerja Bagi

    POKTAN. Modul sudah diujicobakan kepada satu kelompok POKTAN

    dengan feedback yang cukup optimis dari peserta bahwa modul bisa

    diterapkan karena dari sisi bahasa mudah dimengerti, penyajian cukup

    sederhana, namun perlu dipertimbangankan soal alokasi waktu. Semoga

    dapat membantu dan mempermudah peserta POKTAN dalam melakukan

    proses Perencanaan.

  • 3

    PERENCANAAN PROGRAM KERJA POKTANRencana yang dimaksudkan adalah rencana bersama organisasi yang terulis, yang harus dilaksanakan dalam jangka waktu tertentu. Perencanaan adalah proses menyusun rencana kerja yang dimulai merumuskan dan menetapkan VISI, MISI, Nilai-nilai, tujuan dan sasaran, serta mengembangkan rencana kerja organisasi dalam rangka mencapai tujuan.MENGAPA PERENCANAAN ITU PENTING?.Perencanaan sangat penting bagi sebuah organisasi:

    Untuk merencanakan perbaikan, pembaharuan, penguatan dalam organisasi. Meningkatkan Produksi & Pelayanan Supaya menyesuaikan diri dengan keadaan sekarang dan ke depan. Meningkatkan kerjasama dan komunikasi antar pihakLANGKAH-LANGKAH PERENCANAAN PROGRAM KERJAAnalisa Visi, Misi, Nilai Nilai Inti Dan Prinsip Organisasi.

    Analisa dimulai dengan dengan merefleksikan kembali mengapa atau apa alasan organisasi POKTAN terbentuk dan apa fungsi/tugas/tanggungjawab pokok POKTAN. Apa saja yang sudah terlaksana dengan baik dari tugas pokok tersebut, dan apa yang belum. Mengapa?

    Praktek Kerja Kelompok/Diskusi Kelompok melakukan Analisa VISI, MISI, Nilai-nilai

    dan Prinsip Organisasi menggunakan Kertas Kerja Analisa VISI, MISI, Nilai-Nilai/Prinsip

    Organisasi.APA ITU VISI ?Secara sederhana VISI bisa kita pahami sebagai:

    Gambaran situasi terbaik/ideal yang kita inginkan di masa depan Cita cita/mimpi kita tentang suatu keadaan di masa depan

  • Modul 9 : Perencanaan Program Kerja Kelompok Tani (Poktan) - Panduan4Cara Merumuskan Visi

    Visi harus ringkas

    mudah diingat

    menantang

    memuat perubahan yang diharapkan/menggambarkan keadaan

    terukur.

    Contoh rumusan VISI:

    MENJADI ORGANISASI TANI Subur Sejahtera YANG SOLID, PRODUKTIF, DAN BERKELANJUTAN DI KAL BAR

    **Praktek merumuskan VISI**APA ITU MISI ?MISI adalah pernyataan ringkas, padat makna, tentang tugas pokok dan fungsi organisasi serta tujuan dan programnya.

    Misi berkaitan dengan:

    Tugas utama

    Kepercayaan/mandat dari pihak lain

    Pertanggungjawaban

    Contoh Rumusan MISI:

    Menyiapkan tenaga kerja (SDM) yang profesional untuk mencapai kualitas lada lestari yang bersertifikat, sehingga dapat menembus pasar dunia.

    Mengadakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh anggota kelompok tani dan masyarakat luas.

    Memperkuat kerjasama dalam kelompok, antar kelompok maupun dengan pihak lain.

    **Praktek merumuskan MISI menggunakan Kertas Kerja Rumusan MISI**APA ITU NILAI NILAI INTI DAN PRINSIP ORGANISASI ?Nilai yang kita maksudkan adalah sesuatu yang harus dijaga dan dijunjung tinggi. Nilai nilai organisasi ibarat teras/inti yang keras di dalam sebuah pohon, tidak terlihat dari luar tapi membuat pohon tersebut kuat dan tegak. Nilai di sini berarti:

    Semangat atau Roh dalam bekerja atau perjuangan Ciri, prinsip atau watak organisasi atau pedoman bertindak Prioritas utama.

  • 5

    Prinsip organisasi pada umumnya menyatakan sikap dan nilai organisasi tentang 3 hal:

    Orang: Cara bekerja dan melayani semua pihak yang berkepentingan

    Proses: Cara organisasi dikelola, keputusan dibuat, dan cara menyampaikan atau pelayanan.

    Prestasi kerja: Tuntutan dan harapan yang berkaitan dengan tanggung jawab organisasi/perusahaan serta kualitas produk & pelayanannya

    Contoh :

    1. sangat penting bagi POKTAN untuk menjaga kualitas produk hasil karet sehingga

    pembeli/pelanggan mau membeli dengan harga yang baik. Petani untung, pelang-

    gan puas. Maka bisa kita katakan bahwa MEMUASKAN PELANGGAN adalah sebuah

    nilai, menjadi perioritas, dan sesuatu yang harus diperjuangkan dan dipertahankan

    supaya hubungan kerja petani dan tetap terjaga dan saling menguntungkan.

    2. sangat penting menjaga kekompaka, saling bantu dan kerjasama antar anggota

    ataupun antar POKTAN, maka kata SOLIDER menjadi nilai bagi POKTAN. Nilai nilai

    tersebut harus dipraktekan, diperjuangkan oleh semua anggota POKTAN.

    Dalam sebuah organisasi Nilai nilai inti biasanya ditetapkan bersama, dan pada umumnya tidak lebih dari sepuluh NILAI dan minimal tiga NILAI. Kata yang dipilih adalah kata sifat. Sebaiknya setiap NILAi dibuat penjabarannya yang dimulai dengan kata Kami. Kami berjanji untuk selalu menghasilkan produk dan pelayanan yang memuaskan pelanggan , Kami berjanji tetap menerapkan kerja sama, tolong menolong, dan tenggang rasa dalam kelompok dan dengan kelompok lain.

    ** Praktek merumuskan nilai nilai inti **ANALISA PEMANGKU KEPENTINGANKeberadaan sebuah organisasi tidak terlepas dari kepentingan atau campur tangan berbagai pihak.

    Siapa Para Pemangku Kepentingan?

    Adalah mereka yang memiliki kepentingan atau pengaruh:

    positif maupun negatif

    kuat, dekat, langsung

    ada kewenangan, kewajiban, dan hak

    Pihak Pemangku Kepentingan perlu diidentifikasi untuk menjadi mitra bagi POKTAN.

    KOMUNITAS SIPIL SEKTOR PUBLIKSEKTOR SWASTA Mitra SekunderMitra UtamaMitra Kunci POKTAN

  • Modul 9 : Perencanaan Program Kerja Kelompok Tani (Poktan) - Panduan6Seberapa dekat, kuat, dan langsung pengaruh/kepentingan para pihak akan menentukan pihak tersebut menjadi mitra kunci, primer, atau sekunder bagi POKTAN.

    Contoh:

    Pada sektor Pemerintahan Dinas Pertanian, Perkebunan, Kehutanan pasti mempunyai

    pengaruh dan kepentingan langsung, kuat, dekat, dan mempunyai kewenangan terhadap

    POKTAN. Maka kita bisa tempatkan sebagai mitra kunci bagi POKTAN, demikian seterusnya

    untuk Primer dan Sekunder tergantung kajiannya.

    **Praktek menganalisa Pemangku Kepentingan**KAJIAN/ANALISA LINGKUNGAN INTERNAL DAN EKSTERNALLingkungan sebuah organisasi terdiri dari Lingkungan Internal dan Lingkungan Eksternal. Lingkungan Internal adalah lingkungan di dalam organisasi itu sendiri. Lingkungan Eksternal adalah yang diluar organisasi dan memiliki faktor pengaruh terhadap organisasi.

    Apa Itu Kajian Lingkungan Internal?

    Kajian lingkungan internal diperlukan untuk menemukan KEKUATAN dan KELEMAHAN organisasi. Dalam melakukan analisa internal, semua unsur organisasi seperti legalitas, sarana prasaran, fasilitas, peralatan, permodalan/asset, orang orang (pengetahuan dan ketrampilan) , struktur, sop, komunikasi, relasi, hubungan, jaringan kerja, dst, dinilai apakah unsur tersebut sebagai kekuatan atau kelemahan bagi roganisasi saat ini.

    Kekuatan bisa berupa:

    ciri khas,

    kekayaan/aset,

    peralatan/sarana/fasilitas,

    yang dimiliki sendiri

    mendukung pencapaian tujuan organisasi

    lebih baik jika dibandingkan dengan kelompok lain.

    Kelemahan bisa berupa:

    kemampuan/keterampilan, kekayaan/aset, peralatan/sarana/fasilitas, yang dimiliki sendiri tapi menghambat keberhasilan organisasi.

    lebih jelek jika dibanding dengan kelompok lainnya.

    ** Praktek melakukan analisa KEKUATAN dan KELEMAHAN **

  • 7

    Apa itu Kajian/Analisa Lingkungan Eksternal ?

    Pada analisis lingkungan eksternal, kita berupaya untuk menemukan faktor yang menjadi PELUANG dan ANCAMAN (Tantangan) bagi organisasi.

Recommended

View more >