peradaban mesopotamia

Download Peradaban Mesopotamia

Post on 25-Jan-2017

806 views

Category:

Education

3 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Kondisi Sosial-Politik

Peradaban MesopotamiaOleh :Aruni ChaerunisaRidha Ayunin

Mesopotamia di yakini oleh para ahli sejarawan sebagai peradaban yang pertama dan ssebagai pembentuk suatu system serta pengetahuan. Mesopotamia berasal dari bahasa Yunani dari kata Mesos (Tengah) dan Patmos (Sungai), yang artinya daerah diantara sungai-sungai.

Peradaban Mesopotamia Kuno secara geografis terletak diantara dua Sungai besar yaitu Sungai Eufrat dan Sungai Tigris, dimana kedua sungai tersebut bermuara di Teluk Persia. Utara Mesopotamia dibatasi oleh bukit-bukit, gunung-gunung batu, dan area pertanian. Sedangkan di Selatan dihiasi dengan rawa yang luas dan tanah tandus.

LETAK GEOGRAFIS

Kondisi Sosial-Politik

Bangsa Sumeria(5300-2300 SM)Bangsa yang merintis peradaban Mesopotamia dan penduduk asli daerah Mesopotamia.Datang dari Asia Kecil (Turki), masuk ke Mesopotamia melalui iran sejak sekitar tahun 5300 SM

Periode pada Masa Bangsa SumeriaPeriode Ubaid (5300-4000 SM)Bertani, beternak dan nelayan.Pemukiman-pemukiman besar, membangun jaringan kanal yang luas, bangunan dari bata lumpur, menyamak kulit, membuat tembikar warna-warni, sabit dari tanah liat dan Roda dari tanah liat.Periode Uruk (4000-3100 SM)Kehidupan Urban (kota), mangkuk tanah liat yang diproduksi massal, penggunaan cap silinder dan muncul bentuk awal huruf kuneiform.Periode Jemdet Nasr (3100-2900 SM)Tembikar berglasir monokrom dan polikrom, geometris, dan figurative. Kuneiform semakin berbentuk dan digunakan desain yang lebih sederhana dan abstrak. Bangunan tersentralisasi, lempeng-lempengan kuneiform dari tanah liatdan segel atau cap silinder (ditemukan di situs Jemdet Nasr). Pertanian subsisten dan sistem barter dalam skala kecil. Berkembang hingga membentuk dinasti (sistem pemerintahan kerajaan)

Bangsa Akkadia(2330-2215 SM)Anggota rumpun bangsa Semit dan memakai bahasa Semit atau Akkadia.Mencapai puncak kejayaan, pada masa Raja Sargon Agung (berhasil menaklukkan Sumeria).Memperluas wilayah kekuasaan melampaui Mesopotamia selatan (termasuk kerajaan Asyur).Akulturasi budaya Sumeria dan Akkadia (era Sumero-Akkadia)Sistem pos pertama.Citizens of Akkad (Teks yang muncul pada zaman Babilonia), tentang pemerintahan pada saat Raja Sargon berkuasa.

Perjalanan politik masa akkadiaRaja Sargon (dari tahun 2200 SM, 55 tahun pemerintahan)Rimush (memerintah 2275-2264 SM)Manishtusu (memerintah 2264-2261 SM), Kegiatan perdagangan meningkat, sampai di Magan dan Meluhha (Mesir dan Sudan). Pembangunan projek-projek besar (salah satunya Kuil Ishtar di Niniwe). Reformasi agrarian.Naram-sin (memerintah 2261-2224 SM), Memperluas wilayah kekuasaannya hingga Teluk Persia dan Mesir.Meningkatkan perdagangan.Shar Kali Sharri (memerintah 2223-2198 SM), terjadi Kekacauan dan Anarki. Hingga Akkadia dikuasai oleh bangsa Guti.

Bangsa Guti dan Elam(2115-2050 SM)Menghancurkan Akkadia tanpa mengganggu Negara-Negara kota Sumeria.Tak bertahan lama, kerajaan Uruk dan Ur (raja Ur-Nammu) menyingkirkan bangsa Guti. Era Kebangkitan Kembali Sumeria (penaklukan Ur atas Guti).Undang-undang Ur-Nammu, berpola kasuistik (jika dan maka)Membangun Zigurat Agung Ur dan Zigurat lainnyaMenghidupkan bahasa dan identitas SumeriaBangsa Elam menaklukkan penguasa Sumeria di Ur, menjadikan Larsa sebagai pusat pemerintahan.

Bangsa Amori(1900an-1500an SM)Sumuabum, mengembangkan kota Babilon, mendirikan Dinasti dan sebagai raja pertamanya.Raja Hammurabbi (1792-1750 SM), Babilonia (lama) mencapai puncak kejayaan. Cakap dalam urusan birokrasi. Nama Babilonia menjadi semacam pengganti nama Mesopotamia.Dibuat piagam Hammurabi (Codex Hammurabi)Bangsa Het menduduki kerajaan Babilonia sepeninggal Raja Hammurabi (1531).Bangsa Kassit menaklukkan bangsa Het, mengganti nama Babilonia dengan nama Karanduniash.

Bangsa Asyur(1235-698 SM)Berkembang tidak lama setelah dinasti awal Sumeria terbentuk.Menjadi kerajaan independen kembali, setelah kerajaan Akkadia yang tadinya menguasai Sumeria juga Asyura, runtuh.Kota Niniwe sebagai ibu kota.Mencapai puncak kejayaan di bawah pemerinthan Raja Tiglathpileser III (745-727 SM).Sargon II, banyak terlibat perang. Pembangunan istana dan kota Dur-Sharrukin, 20 km arah utara kota Niniwe. Terbunuh ketika turun tangan dalam situasi darurat militer di Asia Kecil.

Sanherib, (705-681 SM), terkenal akan kekejamannya, menguasai wilayah Yudea dan Samaria dan semua jalur perdagangan pun dikuasai.Raja Assurbanipal, raja terpelajar, membangun perpustakaan besar tertua di ibukota Niniwe.Raja-raja Asyur merupakan penguasa yang bersifat absolut, pemerintahan sangat tersentralisasi serta tidak mentolerir pelanggaran-pelanggaran terhadap keutuhan Negara.

Bangsa Khaldea(605-539 SM)Babilonia BaruNebukadnezar II (604-561 SM), raja termahsyur. Babilonia berada di puncak kejayaan, dengan menguasai seluruh wilayah Mesopotamia. Menaklukkan Yudea dan Yerusalem (587 SM) serta membuang orang-orang Yahudi ke pengasingan. Ekspedisi militer ke berbagai wilayah. Memusatkan perhatian pada usaha mempertahankan wilayah kekuasaan dan projek pembangunan kota Babilonia. Dibangun Zigurat Etemenanki, Gerbang Ishtar serta Bait Allah, juga yang paling terkenal, Taman Gantung BabiloniaBabilonia jatuh karena ketidak puasan warga atas kepemimpinan Nabonidus (raja terakhir) dan juga oleh orang Yahudi.

Bangsa Persia dan Yunani(539-330 SM) (330-323 SM)Cyrus Agung, kekaisaran Persia dibagi menjadi satrapi-satrapi (provinsi)Darius I (521-486 SM), banyak dilakukan perbaikan dalam pemerintahan seperti jalan raya Susa (iran)- Efesus (Turki) sepanjang 2400 km, dan istana Persepolis.Darius III (336-330 SM), Persia takluk setelah tiga kali pertempuran melawan Alexander Agung dari kerajaan Macedonia (Yunani).

Pemerintahan Alexander AgungKota baru bernama SeleukiaAdat proskynesis (mencium tangan secara simbolis/ suju di tanah) di depan atasan, yang akhirnya dihilangkan karena tidak disenangi rakyat Yunani yang menganggap hal itu sebagai mendewakan diri.Kebijakan Helenisasi, penyebaran dan penanamann kebudayaan Yunani ke seluruh daerah taklukan.Meninggal di istana Nebukanezar II di Babilonia (32 tahun)Kekaisaran terpecah menjadi empat kerajaan terpisah namun stabil :Ptolemeus di MesirSeleukia di PersiaPergamon di Asia Kecil Macedonia di Yunani

Kepercayaan dan Religi

Ajaran yang diyakini jika ada seseorang yang lalai atau lupa untuk mengadakan doa-doa serta korban-korban, maka dewa-dewa akan membalas dosanya itu dengan penyakit yang tidak dapat disembuhkan kecuali ia melakukan penebusan dan bertaubat yang dilakukan dikuil dan dipimpin oleh pendeta. Kepercayan tentang dewa-dewa:bangsa mesopotamia adalah penyembah dewa-dewa (politeisme).Mereka mempercayai dewa-dewa dalam cerita peperangan. Dewa-dewa yang dimaksud adalah pahalawan-pahlawan perang dari nenek moyang . Mereka percaya cerita pep erangan tersebut terjadi sebelum diciptakannya dunia.

Ritual / upacara bangsa mesopotamia

Pertama, ritual yang dimaksudkan untuk memuliakan dan mengagungkan Dewa serta memohon belas kasih, misalnya mempersembahkan hadiah Kedua, ritual negatif yang dimaksudkan untuk menangkal bahaya dan untuk melawan musuh Ketiga, ritual yang bersifat penangkal yang bertujuan untuk mengetahui berbagai peristiwa penting seseorang dimasa depan sehingga dia dapat mempersiapkannya

Bangsa mesopotamia melakukan ritual penyembahan di Zagora/Ziggurat yaitu kuil yang dibangun diatas bukit buatan dipusat kota. Kuil-kuil tersebut mereka bangun sangat tinggi. Tinggi kuil tersebut mencapai 88 meter.

Kehidupan setelah kematian:

Mereka tidak percaya adanya kehidupan setelah kematian, perhitungan akhir, hukuman dan pahala. Pada masyarakat bangsa Sumeria terdapat kepercayaan, bahwa manusia setelah mati akan hilang. Karenanya perilaku hidup mereka tidak terpengaruh dengan kepercayaan tersebut, contohnya dengan mengubur mayat dengan sederhana di bawah tempat tinggal mereka.

Bangsa Sumeria Bangsa ini menganut kepercayaan politeisme atau mempercayai adanya banyak dewa. Secara umum ada 3 dewa besar Uruk (Dewa Langit), Nippur (Dewa Bumi), dan Eridu (Dewa Air).Dewa tertinggi dalam jajaran dewa-dewa Sumeria adalah dewa udara, Enlil. Enlil dikenal sebagai Bapak Moyang Para Dewa, Raja Langit dan Bumi, serta Raja Seluruh Bumi.

Bangsa Akkad Bangsa Akkad memuja banyak dewa, dan juga memiliki cerita-cerita dongeng tentang kepahlawanan, seperti cerita tentang Adopa, Etana, dan Gilgamesh. Bangsa akkad juga menyembah dewa bangsa sumeria, namun ada yang berbeda, dewi Najrusu dan Ishtar (Dewi venus). Orang-orang Akkad juga menyembah api. Mereka menganggapnya sebagai sumber utama kehidupan dan kebaikanKEPERCAYAAN

Bangsa Amorisejak bangsa Amori berkuasa, maka dewa bangsa Amori yaitu Marduk menjadi dewa yang paling berkuasa, bukan lagi dewa enlil. Marduk adalah nama lain dari Shamash (Dewa matahari). Orang Amoria percaya bahwa Marduk adalah dewa yang bijaksana. Marduk tidak hanya menjadi penguasa bangsa amori, tapi menjadi penguasa seluruh mesopotamia.

Bangsa AssyriaRasa keagamaan bangsa Assyria tidak mengakar kuat dalam diri mereka. Namun, mereka tetap menyembah dewa yaitu Ashur yang dilambangkan dengan bulatan matahari bersayap. Menurut mereka Dewa Ashur serupa dengan Dewa Marduk dan Dewa Enlil bangsa Sumeria. Ritual bangsa Assyria hanya dilakukan oleh pendeta yang memiliki ilmu sihir dan ilmu nujum (astrologi). KEPERCAYAAN

> peradaban Mesopotamia dipimpin oleh seorang raja, lalu pendeta sebagai penasehat raja serta pelaku utama dalam kegiatan religi. >Oktober sampai April kedua sugai itu terjadi banjir yang mendatangkan lumpur yang subur pada kedua sisi sungai tersebut. Banjir yang dialaminya dijadikan sebagai tantangan untuk tetap bertahan hidup dengan membuat tanggul-tanggul penahan banjir, kanal banjir dan saluran pertanian. > kondisinya yang berada di jalur perdagangan, m