penyelesaian mekanisme empat penghubung · pdf file 14 poligon gaya penghubung 4 of f34 f14...

Click here to load reader

Post on 22-Oct-2020

4 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • PENYELESAIAN MEKANISME EMPAT PENGHUBUNG

  • First Tentukan Skala Gambar

    Saya ingin menggambar panjang O2A = 32 mm menjadi 5,16 cm dikertas. 5,16 cm = 32 mm 1 cm = 6,2 mm ini adalah Skala Gambarnya.

    Ini artinya setiap 1 cm panjang dikertas mewakili 6,2 mm panjang sesungguhnya.

  • Selanjutnya

    • Gambarkan soal sesuai dengan skala yang telah dibuat. Jika diketahui sudutnya misal 60,

    dibuat kemiringannya juga 60. • JANGAN ASAL GAMBAR !

  • Soal : berapa Kopel T2 yang harus diberikan agar sistem setimbang ?

    o2

    A

    B

    o4

    2

    3

    4

    600

    T2 = ?

    P = 6 kN

    O2A = 32 mm O2O4 = 78 mm AB = 41 mm O4B = 40 mm

  • PERHATIKAN SOAL BAIK-BAIK ?

    o2

    A

    B

    o4

    2

    3

    4

    600

    T2 = ?

    P = 6 kN

    O2A = 32 mm O2O4 = 78 mm AB = 41 mm O4B = 40 mm

  • Hasil analisa dari para analis terkenal FBI, CIA, MI6, Babinsa tegas tanpa keraguan kalau ….

    o2

    A

    B

    o4

    2

    3

    4

    600

    T2 = ?

    P = 6 kN

    Penghubung 3 adalah A2G !!

  • o2

    A

    B

    o4

    2

    3

    4

    600

    T2 = ?

    P = 6 kN

    Ingat ! : Penghubung 3 adalah A2G !!

    Gaya-gayanya sama besar, berlawanan arah dan segaris kerja. Bekerja sepanjang batang, menekan batang atau menarik batang

  • o2

    A

    B

    o4

    2

    3

    4

    600

    T2 = ?

    P = 6 kN

    F43

    F23

    A2G !!

    B

    A

  • o2

    A

    B

    o4

    2

    3

    4

    600

    T2 = ?

    P = 6 kN

    F43

    F23

    Maka gaya pada titik B di penghubung 4 F34 = F43, dan gaya pada titik A di penghubung 2 F32 = F23

    B

    A

  • o2

    A

    B

    o4

    2

    3

    4

    600

    T2 = ?

    P = 6 kN

    F43

    F23

    Maka gaya pada titik B di penghubung 4 F34 = F43, dan gaya pada titik A di penghubung 2 F32 = F23

    B

    A

    F32

    F34

  • o2

    A

    B

    o4

    2

    3

    4

    600

    T2 = ?

    P = 6 kN

    F43

    F23

    Perhatikan penghubung 4 ada berapa gaya tak sejajarnya ? Ada 3, gaya kesatu lengkap (P), kedua hanya arah (F34 ), dan ketiga berupa cacing ( F14 )

    B

    A

    F32

    F34

    h

    Ini ciri-ciri dari apa ?! TIDAK DIRAGUKAN LAGI adalah 3 BGTSDK

    9

    F14

  • Analisis selanjutnya dimulai dari slide no 9

    9

  • B

    o4

    4

    P = 6 kN

    Perhatikan penghubung 4 F34 adalah 3 BGTSDK

    10

    F14 Masih inget caranya kan ??

  • B

    o4

    4P = 6 kN

    Perhatikan penghubung 4 F34 adalah 3 BGTSDK

    11 F14

    Perpanjang garis kerja F34 dan P sehingga saling berpotongan. Selanjutnya arah F14 harus menuju titik potong tersebut.

     Setelah ini baru mulai dibuat poligon gayanya. Jangan lupa skala gaya

  • Skala Gaya

    • Ingat, skala gaya dimulai dari gaya yang sudah diketahui lengkap, yaitu gaya P. Misal kita menginginkan gaya P = 6 kN ingin kita gambar sepanjang 3,59 cm. Maka skalanya : 3,59 cm = 6 kN 1 cm = 1,67 kN

  • B

    o4

    4

    P

    Poligon gaya Penghubung 4

    F34

    12 F14

    Gaya terakhir harus kembali ke titik mula (OF)

    oF

    F34

    F14

    Kemiringan gaya tidak boleh berubah sedikitpun

    Skala gaya : 1 cm = 1,67 kN

  • RAPIHKAN

    POLIGON GAYA P4

  • B

    o4

    4

    P

    Poligon gaya Penghubung 4

    F34

    13 F14

    Gaya terakhir harus kembali ke titik mula (OF)

    oF

    F34

    F14

    Skala gaya : 1 cm = 1,67 kN

  • P

    Poligon gaya Penghubung 414

    oF

    F34

    F14

    Skala gaya : 1 cm = 1,67 kN

    dari pengukuran didapat panjang F34 = 2,47 cm ≈ 2,47 x 1,67 kN = 4,12 kN F14 = 2,32 cm ≈ 2,32 x 1,67 kN = 3,87 kN

    Selanjutnya tinggal diukur panjang F34 dan F14, kalikan dengan skala gayanya.

  • Back to slide no 9

  • o2

    A

    B

    o4

    2

    3

    4

    600

    T2 = ?

    P = 6 kN

    F43

    F23

    Terapkan hasil poligon gaya penghubung 4

    B

    A

    F32

    F34

    h

    15

    F14

  • B

    o4

    3

    4

    P = 6 kN

    F43

    F23

    F43 = - F34 F23 = - F43

    B

    A F34

    16

    F14 Terlihat penghubung 3 dalam kondisi tarik

  • o2

    A

    2

    3

    600

    T2 = ?

    F43

    F23

    Dari penghubung 2 terlihat ada dua buah gaya yang sama besar, berlawanan arah, sejajar (F12 = - F32 ) . Ini adalah ciri KOPEL

    B

    A

    F32

    h

    16

    F32 = - F23 F12 = - F32

    F12

  • Menentukan Besar Kopel T2

  • o2

    A

    2

    600

    T2 = ?

    F32

    h

    17

    F12

    Kopel akibat F12 dan F32 selanjutnya saya berinama KOPEL AKIBAT. Kopel Akibat inilah yang harus dilawan oleh KOPEL LAWAN (T2). Besarnya Kopel Lawan = Kopel Akibat. Arah Kopel Lawan berlawanan dengan Kopel Akibat. Secara matematis : T2 = - F32 . h

    Besar kopel lawan T2 = F32 . h Lengan Kopel h diukur dari gambar, kemudian dikalikan dengan skala gambarnya. Pengukuran dari gambar didapatkan panjang h = 4,47 cm. Panjang lengan kopel h sesungguhnya adalah h = 4,47 x 6,2 mm = 27,68 mm

    Besar kopel lawan T2 = 4,12 x 27,68 = 114,04 kN.mm

  • Menentukan arah Kopel T2

  • o2

    A

    2 T2 = 114,04 kN.mm

    F32

    18

    F12

    Dari gambar terlihat arah KOPEL AKIBAT adalah searah jarum jam (Clockwise; CW).

    Maka

    Arah KOPEL LAWAN T2 adalah berlawanan arah jarum jam (Counter Clockwise; CCW)

  • Selesai

    Terima Kasih

  • LATIHAN

    Sebagai latihan, coba dibuat dengan cara yang sama, besar P = 3 kN.

    Semestinya kalian akan mendapatkan hasil yang sama atau hampir sama (very close tight gain).

    Sampaikan hasilnya saja (besar dan arah T2) via grup WA Dintek