penting skaliaaaa

Download Penting skaliaaaa

Post on 28-Jul-2015

458 views

Category:

Automotive

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

1. A.MESIN SEKRAP Mesin sekrap (Shaper) dirancang untuk menghasilkan permukaan rata, baik pada posisi-posisi horizontal, vertikal maupun sudut Untuk menghasilkan permukaan tersebut pahat potong didorong maju menuju benda kerja atau pun sebaliknya benda kerja maju menuju pahat potong, sehingga terjadi pemotongan Pada langkah mundur tidak terjadi pemakanan pemotongan tetapi benda kerja bergerak untuk mengatur posisi pemotongan selanjutnya. Kelebihan atau keuntungan mesin sekrap. Ideal untuk proses mula permesinan, sehingga menghemat penggunaan pahat potong Muda untuk pengoprasian Mudah dalam penyetelan Murah biaya operasional Hemat dalam menggunakan pahat potong Mudah dalam perawatan Jenis-jenis mesin sekrap Jenis mesin sekrap bila di tinjau dari penggunaannya :1.Mesin sekrap dengan penggerak poros engkol2.Mesin sekrap dengan penggerak hydrolik1 2. 1.Bagian-bagian Mesin SekrapGb. 1-1 Bagian-bagian mesin sekrap Gerakan Mesin Sekrap Gerakan Utama 1)Gerakan Transversal (1) adalah gerakan lengan ( ram) untuk melakukan langkah kerja maju dan langkah mundur2)Gerakan Longitudinal (2) adalah gerakan meja mesin untuk melakukan langkah pemakanan ( feeding).3)Geraka Vertikal (3) adalah gerakan meja untuk menyetel benda kerja terhadap pahat potong. Dengan adanya tiga gerakan utama ini, maka mesin sekrap data dibagi dalam beberapa klasifikasi. 2 3. Contoh : Mesin sekrap dengan klasifikasi 500 x 500 x 500 mm. Artinya : mesin ini dapat membuat kubus dengan ukuran 500 x 500 x 500 mm Sebab : - Gerakan lengan untuk membuat panjang 500 mm - Gerakan meja untuk membuat lebar 500 mm - Gerakan Vertikal naik turun 500 mm Gerakan lainnya 4)Gerakan Kedalaman Pemakanan (4) adalah gerakan masuknya pahat potong menurut ketebalan yang diharapkan5)Gerakan menyudut (5) adalah gerakan dari eretan pemegang pahat untuk membentuk sudut tertentu.3.Prinsip Kerja Mesin SekrapGerakan Lengan Perinsip kerja mesin sekrap adalah perubahan gerakan melingkar menjadi gerakan lurusGb. 1-2. Prinsip Kerja dasar Jarak gerakan atau langkah kerja harus dapat disesuaikan dengan panjang benda kerja yang akan di potong, agar waktu permesinan effesien.3 4. Perhatikan gambar dibawah ini, mulailah mengikuti urutan dari nomor 1 sampai dengan nomor 15.Gb. 1-3. Prinsip Kerja pada mesin sekrap Gerakan motor, melalui kopling diteruskan pada roda gigi pinion (1), Pada gigi ponion menggerakkan roda gigi pembawa (2), pada roda gigi pembawa terdapat lengan pembawa (7), dan slide radial (3), sehingga posisi pena eksentrik (4) dapat bergeser dan dengan demikian panjang langkah kerja berbeda-beda. Menyetel Posisi langkah Kerja Lengan Pada roda dengan pembawa (2) terdapat roda gigi payung yang seporos atau satu sumbu. Poros tersebut keluar dari badan mesin sekrap dan merupkan tuas pemutar roda gigi payung. Jika tuas pengatur langkah ekrja (15) diputar, roda gigi payung (14) akam memutar ulir pengatur (16), pena eksentrik (5) bergerak, sehingga posisi pena eksentrik berubah-ubah.4 5. Setelahmenentukanjaraklangkah-kerjalengan,pengunci(12)dikencangkan.Gerak langkahPenyetelan langkah kerjaGb. 1-4. Gerakan langkah dan penyetelan langkah kerja Latihan 1 Jawablah pertanyaan di bawah ini jika pernyataan dibawa ini benar dengan huruf B dan salah dengan huruf S. 1.Mesin sekrap sangat ideal untuk pengasaran permesinan sebab pahat potongnya tidak cepat tmpul.2.mesin sekrap dilihat dari system penggerakkan lengan dibagi menja di dua jenis3.Mesin sekrap jenis oengerak poros engkol merupakan mesin yang sering digunakan.4.Gerakan longitudinal adalah gerakan lengan mesin sekrap yang merupkan langkah maju mundur5.Gerakan transversal adalh gerakan langkah pemkanan dari meja mesin sekrap.6.Dari gerak lurus menjasi gerak berputar adalah prinsip kerja mesin sekrap.5 6. 7.Pena exsentrik adalah pembawa lengan agar gerakan dapt diatur langkahnya.8.Gerak maju dari lengan lebih cepat dari pada gerakan mundur9.Roda gigi pembawa berfungsi ganda, yaitu : tempat kedudukan pengatur langkh lengan, meneruskan transmisi untuk gerakan automatis meja.10.Gerakan langkah lengan tidak boleh diatur pada saat mesin sedang bekerja.6 7. B. MEJA SEKRAP Meja mesin sekrap dapat diatur sesuai dengan :)Tinggi benda kerja.)menyudut dua macam meja mesin sekrap dapat ditemkan, yaitu dengan atau tanpa penyangga depan.Gb. 2-1. Meja sekrap 1.Pengaturan meja mesin jika meja ingin didekatkan dengan pahat untuk benda kerja yang tipis. Meja digerakkan naik sehingga kedalaman pemakanan oleh pahat dapat dicapai.jika benda kerja terlalu tebal, maka meja harus diturunkan.1.1 Mengatur posisi naik turun meja sekrap. Untuk mengatur posisi meja lakukanlah langkah-langkah berikut :7 8. Buka tuas pengencang meja dari tiang (kolum) ; biasanya ada 2 buah tuas.Buka tuas pencekam meja dari penyangga.Putar tuas pengatursampaikedudukan yang diminta. Kencangkan kembali seluruh tuas-tuas penegencang Gb. 2-2. Mengatur posisi mejaPosisi tuas pengatur harus selalu pada pisisi meja naik walaupun meja diturunkan, hal ini menjaga agar ulir transporter turut menyangga meja. 1.2Memiringkan meja sekrap Ada tipe mesin sekrap yang kemiringan mejanya dapat diatur. Posisikemringaninibiasanya dapat membentuk sudut 45 derajat kemiringan digunakan untuk pekerjaan khusus Gb. 2-3. Posisi Miring 2.Mengatur gerak longitudinal meja sekrap Gerakan ini merupakan langkah pemakanan ( feeding) dari meja sekrap. Gerakan ini dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu :2.1Secara manual dengan tangan Dengan membuat posisi Recher pada nol (0), maka tuas pengatur dapat membuat gerak meja kekiri maupun kekanan.8 9. Gb. 2-4. Gerakan manual meja 2.2 Secara otomatisGb. 2-5. Rechat (posisi nol) Gerakan otomatis ini terjadi karena adanya rechet yang dapat diatur kedudukannya. rechet ini dihubungkan oleh poros dengan poros tempat kedudukan roda gigi pembawa. Gerakan automatis ini terjadi, karena adanya langkah kerja lengan. Poros penggerak lengan , yaitu berupa poros eksentrik, sehingga panjang langkah Rechet dan diatur9 10. PERHATIKAN GERAK PADA GAMBAR DIBAWAH INIGb. 2-6. Kerja automatis gerak meja10 11. Gerakan-gerakan RECHETTuas pemutar bergerak searah jarum jam, maka meja mesin akan bergerak kekiriGb. 2-7. Gerakan kiriTuas pemutar bergerak berlawanan arah jarum jam, maka keja mesin akan bergerakGb. 2-8. Gerakan kanan Pengaturan langkah pemakanan (FEEDING) Banyaknya pemakanan tergantung dari keksaran langkah pengerjaan Penepatan tatal = kedalaman pahat x langkah kerjaA=axs BaikSalah11 12. Penempang tatal harus sesuai dengan kemampun mesin. Labih baik memasukan pahat lebih dalam dari pada mengatur langkah pemakanan (Feeding) lebih panjang, karena lebih pemotongan dengan Feeding Besar dan menghasilkan permukaan yang tidak baik. Mengatur langkah lenganGb. 2-9. Langkah Lengan Sebagaimana telah diketehui bahwa langkah lengan diakibatkan oleh kedudukan pena eksentrik yang dapat diatur. 3.1 Cara mengatur langkah lenganGb. 2-10. mengatur langkah lengan12 13. Coba putar roda pemeriksa langkah lenganJika tidak ada skala pemeriksa langkah lengan dapat menggunakan penggaris besi (2).Buka pengunci (3).Buka tuas pengatur (4).Coba putar roda pemeriksa untuk langkah lengan; jika telah sesuai dengan yang diminta, kencangkan pengunci (3).Lengan sip untuk pengeturan selanjutnya3.2 Cara mengatur posisi langkah langkah lengan misalnya sebesar 100 mm dapat terjadi di belakang benda kerja atau didepan benda kerja, Oleh sebab itu langkah lengan harus diatur, supaya posisinya tepat pada benda kerja yang diharapkan.Gb. 2-11. Mengatur posisi langkah Kendorkan baut (5).Aturlah dengan memutar tuas 6 sampai kedudukan yang di inginkan.Periksa kembali dengan memutar roda pemeriksa langkah lengan.3.3 Panjang langkah kerja lengan Panjang lengkah kerja adalah panjang benda kerja ditambah dengan langkah awal (20 mm) dan tambah lagi langkah akhir (10 mm). L = 1 + 10 + 2013 14. Langkah awal berguna untuk mengatur posisi pahat agar siap untuk pemotong.Langkah akhir berguna untuk memberi kesempatan pahat ke luar dari benda kerja pada saat bergerak mundur.l= Panjang benda kerjaLa= Langkah awalLb= Langkah AkhirL= Panjang Langkah. Gb. 2-12. Panjang langkah3.4 Kecepatan langkah kerja Pena eksentrik akan membawa lengan pembawa, yaitu pada gerak maju dari A sampai B (sudut) dan gerak mundur dari B sampai A ( sudut ). Maka di sini jelas terlihat bahwa gerak mundur lebih cepat dar gerak maju. Karena jarak tempuh ( keliling lingkaran) untuk gerakan mundur lebih pendek. Praktisnya, perbandingan antara kecepatan gerakan maju dan mundur adalah 3 : 2. Jika mesin sekrap membuat langkah kerja14 15. Gb. 2-13. Kecepatan langkah 200 langkah per menit, artinya 100 langkah maju dalam 3/5 menit dan lngkah mundur dalam 2/5 menit. Untuk panjang langkah 300 mm maka kecepatan potong (Vc) adalah 100 langkah kerja (maju) sepanjang 300 mm dalam 3/5 menit sama dengan 30.000 mm dalam 3/5 menit atau kecepatan potong sama dengan 100 x 300 x 5/3 dalam 1 menit = 50.000 mm/ menit. = 50 m / menit.Jadi dengan ini dapat disimpulkan : Kecepatan potong (Vc) = banyak langkah dalam menit (n) x panjang langkah (L) x 5/3 .Vc = n x L x 5/3 Atau n=Vc Lx 5 / 3Vc= Kecepatan potongn= Banyak langkah per menit ( Rpm)L= Panjang langkah.Contoh : Bahan yang akan dipotong adalah besi tuang (Vc = 20 m/menit) dan panjang banda kerja = 150 mm. Ditanya: banyak langkah (n) mesin sekrap yang harus diatur ?.Jawab: Panjang langkah (L) = panjang benda kerja + 10 mm + 20 mm. L= 150 + 10 + 20L= 180 mm.15 16. Banyak langkah (n)=Vc Lx 5 / 3n=20 .000 20 .000 = 180 x5 / 3 900 / 3n=20 .000 200 = 300 3n= 66,66.n= 67 langkah/menit.Pada mesni diatur banyak langkah yang mendekati angka 67. Penggunaan pada mesin Mesin sekrap kadang-kadang sudah dilengkapi dengan diagram langkah Kerja per menit, sehingga pengaturannya lebih mudah lagi, misalnya contoh di bawah ini. Perhitungan :n=Contoh :Vc 2LSeperti soal sebelumnya, maka : n=20 .000 20 .000 = 2 x180 360n = 55 ,55= 56 langkah / menitJadi dengan rumus ini hasilnya mendekati pemecahan sebelumnya, untuk selanju