penilaian akses terhadap keadilan - · pdf filealat penilaian akses terhadap keadilan ... para...

Click here to load reader

Post on 04-Jun-2018

216 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • PENILAIAN AKSES TERHADAP KEADILAN

    UNTUK

    INDONESIA PROPINSI SULAWESI SELATAN

    Januari 2012

    American Bar Association

  • Pernyataan-pernyataan dan analisa yang terkandung di dalam publikasi ini semata-mata merupakan milik penulis dan belum mendapat persetujuan dari Dewan Pembuat Kebijakan (House of Delegates) atau Dewan Gubernur (Board of Governors) American Bar Association (ABA) dan tidak mewakili pandangan atau kebijakan American Bar Association. Dengan demikian, tidak ada sesuatu hal pun dalam laporan ini yang dapat dipandang sebagai nasihat hukum untuk kasus-kasus tertentu. Laporan ini dimungkinkan berkat dukungan yang luar biasa dari United States Agency for International Development (USAID). Penulis bertanggung jawab sepenuhnya atas isi dari laporan ini dan tidak mencerminkan pandangan USAID atau Pemerintah Amerika Serikat. ISBN: 978-1-61438-401-4 (paperback) ISBN: 978-1-61438-403-8 (PDF) Dicetak di Amerika Serikat Hak Cipta 2012 by the American Bar Association 740 15th Street, NW, Washington, DC 20005 ABA dengan ini memberikan izin untuk memperbanyak materi yang terkandung di dalam laporan ini, baik secara keseluruhan ataupun sebagian, untuk kepentingan kegiatan belajar mengajar di ruang kelas pada institusi pendidikan tinggi atau untuk digunakan oleh lembaga-lembaga nirlaba, dengan ketentuan bahwa penggunaan tersebut semata-mata hanya untuk tujuan-tujuan penyebarluasan informasi dan bukan-komersial dan setiap salinan materi atau bagian dari materi tersebut harus menyebutkan publikasi asli oleh ABA, termasuk judul publikasi, nama penulis, serta tulisan Dicetak ulang atas izin American Bar Association. Seluruh Hak Cipta dilindungi oleh Undang-Undang.

  • DAFTAR ISI Pendahuluan ............................................................................................................................................. i Ringkasan Eksekutif ................................................................................................................................... 1 Kata Pengantar ............................................................................................................................................ 6 Latar Belakang Negara Indonesia ............................................................................................................. 8 Penduduk Utama dan Masalah-masalah Keadilan ................................................................................ 13 Indonesia: Unsur-unsur Akses Terhadap Keadilan ....................................................................... 16 Unsur I. Kerangka Hukum ............................................................................................................. 16 Unsur II. Pengetahuan Hukum ...................................................................................................... 25 Unsur III. Nasihat dan Perwakilan .................................................................................................. 29 Unsur IV. Akses Terhadap Institusi Peradilan .............................................................................. 35 Unsur V. Prosedur yang Adil ......................................................................................................... 40 Unsur VI. Putusan yang Dapat Dilaksanakan ............................................................................... 44 Daftar Singkatan ........................................................................................................................................ 46

  • i

    Pendahuluan

    Akses terhadap keadilan adalah kemampuan masyarakat untuk mencari dan memperoleh upaya-upaya perbaikan melalui institusi-institusi hukum formal dan informal, dan sesuai dengan standar-standar hak asasi manusia internasional. ABA Rule of Law Initiative (ABA ROLI) mengakui pentingnya akses terhadap keadilan bagi masyarakat dan individu, khususnya masyarakat miskin dan terpinggirkan. Alat Penilaian Akses terhadap Keadilan (Access to Justice Assessment Tool (AJAT)) merupakan metodologi penelitian yang dikembangkan oleh ABA ROLI untuk menilai sejauhmana masyarakat dan individu mampu menggunakan institusi peradilan untuk menyelesaikan masalah-masalah keadilan umum. Mengingat bahwa AJAT dirancang untuk digunakan oleh lembaga-lembaga masyarakat sipil, AJAT memiliki dua tujuan, yakni: menghasilkan bukti yang dapat dipercaya dan obyektif mengenai masalah-masalah keadilan masyarakat dan membangun kapasitas lokal untuk melakukan penelitian yang berkualitas yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk memperkuat dirinya sendiri. AJAT membagi akses terhadap keadilan menjadi beberapa komponen, Unsur-unsur Akses terhadap Keadilan, dimana masing-masing unsur mempengaruhi kemampuan masyarakat untuk menggunakan institusi-institusi peradilan untuk menyelesaikan masalah-masalah keadilan yang mereka hadapi. Sebuah penilaian mempertimbangkan apakah setiap unsur ada, mengevaluasi baik sistem peradilan formal institusi-institusi yang didirikan oleh negara untuk memberlakukan dan melaksanakan ketentuan hukum dan sistem peradilan informal yang institusi-institusi yang, walaupun tidak direstui oleh negara, berperan dalam penyelesaian masalah-masalah keadilan.

    Metodologi Laporan ini merupakan hasil kemitraan antara Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Makassar (YLBHM) dan ABA ROLI. YLBHM melakukan sebagian besar penelitian dalam laporan ini, dengan menggunakan rencana penelitian yang didasarkan pada AJAT dan dikembangkan dalam kelompok-kelompok kerja dengan ABA ROLI. YLBHM selanjutnya menganalisa data yang telah dikumpulkan dan menyusun laporan ini, dengan ABA ROLI yang memberikan berbagai saran, rekomendasi dan perbaikan. Laporan akhir ditinjau kembali oleh para pakar dan pemangku kepentingan utama di Indonesia, dan setelah penyuntingan akhir, laporan ini diterbitkan dalam bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Temuan-temuan dalam laporan ini didasarkan pada metodologi-metodologi penelitian kualitatif, dan dimaksudkan untuk menyajikan sebuah analisa yang informatif mengenai akses terhadap keadilan di Propinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Data untuk laporan ini diperoleh dan dikumpulkan melalui wawancara-wawancara semi-terstruktur dan diskusi-diskusi kelompok terfokus. Sebagian besar wawancara dan diskusi kelompok terfokus dilaksanakan antara Agustus 2010 dan Oktober 2011, meskipun penelitian lebih lanjut dilakukan sepanjang tahun 2011 dan Januari 2012. Penelitian dilakukan di tiga lokasi di Propinsi Sulawesi Selatan: Kota Makassar, Kabupaten Bulukumba dan Kabupaten Gowa. Sekitar 150 orang diwawancarai, termasuk masyarakat, hakim, pengacara swasta dan pengacara bantuan hukum, paralegal, pejabat penegak hukum, wakil masyarakat sipil, akademisi, dan tokoh masyarakat serta aktivis. Rekaman individu-individu yang diwawancara, yang nama-namanya dijaga kerahasiaannya dan yang waktu serta bantuannya sangat dihargai, disimpan sebagai arsip oleh YLBHM dan ABA ROLI. Sebelum dan selama proses penilaian, peninjauan terhadap peraturan perundang-undangan utama dan sumber-sumber sekunder juga dilakukan. Penggunaan metodologi kualitatif memiliki beberapa keterbatasan. Syarat sampel yang berukuran kecil lebih mungkin untuk menghasilkan informasi mengenai pengalaman dan persepsi individu ketimbang temuan-temuan yang dapat digeneralisasi mengenai dampak-dampak kelembagaan. Tim peneliti sangat mempercayai bahwa penggunaan metode-metode penelitian gabungan akan membantu mendapatkan gambaran yang lebih akurat mengenai akses terhadap keadilan.

  • Ucapan Terima Kasih Direktur Eksekutif YLBHM, Adnan Buyung Azis, memimpin kerja YLBHM untuk laporan ini. YLBHM menghimpun satu tim yang terdiri dari pengacara dan akademisi untuk melaksanakan penelitian untuk laporan ini. Para anggota tim meliputi Mursalim Djalil, Sekretaris YLBHM; Ahmad Riantoro, Divisi Penduduk Kota Miskin, YLBHM; Sirul Haq, Divisi Pengembangan Penelitian dan Masyarakat, YLBHM; Rosminati Sain, Ketua Solidaritas Perempuan Angin Mamiri; Muh. Ramli, Kopel Sulawesi: M. Fadli A. Natsir, Akademisi; Siti Aisyah dan Arman, YLBHM. Penasehat Akses terhadap Keadilan ABA ROLI, Jennifer Tsai memimpin pengembangan AJAT dengan bantuan dari Analis Hukum, Jim Wormington. Sebuah Kelompok Kerja Pakar memberikan saran dan masukan kritis atas naskah metodologi. Para anggota Kelompok Kerja Pakar meliputi Persida Rueda Acosta, Jaksa Agung, Kejaksaan Agung Filipina; Juan Calos Botero, Direktur Eksekutif Interim dan Direktur Rule of Law Index pada World Justice Project; Stephen Goluf, pakar pemberdayaan hukum dan profesor hukum; Martin Gramatikov, dosen di Universitas Tilburg dan anggota Measuring Access to Justice Project; Simeon Koroma, Direktur Eksekutif Program Paralegal Sierra Leone, Timap for Justice: Zaza Namoradze, Direktur Kantor Open Society Justice Initiative di Budapest; dan Annete Pearson, konsultan dan pakar pembangunan internasional di National Community Justice Houses Kolombia. ABA ROLI mengucapkan terima kasih kepada individu-individu tersebut di atas atas kontribusi mereka yang tak ternilai untuk pengembangan AJAT. Penasehat Akses terhadap Keadilan ABA ROLI, Jennifer Tsai, bekerja sama dengan YLBHM dalam pelaksanaan AJAT, dengan dukungan dari Analis Hukum, Jim Wormington, Program Manager, Betty Yolanda, dan Senior Program Officer, Catherine Scott.

  • 1

    Ringkasan Eksekutif Akses terhadap keadilan mensyaratkan bahwa semua masyarakat mampu menggunakan institusi-institusi peradilan untuk menyelesaikan masalah-masalah keadilan yang umum. Kecuali masyarakat memiliki akses terhadap keadilan, maka hak-hak dan kewajiban yang termuat dalam Konstitusi dan undang-undang menjadi sia-sia, dan gagal memberikan perlindungan bagi kelompok-kelompok rentan. Agar akses terhadap keadilan hadir di tengah masyarakat, sistem-sis

View more