pengen belajar efektif

of 56 /56
perbedaan hasil kadar glukosa darah pada sampel langsung di periksa dan sampel ditangguhkan 2 jam pada penderita Diabetes mellitus KARYA TULIS ILMIAH PERBEDAAN HASIL KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA SAMPEL LANGSUNG DIPERIKSA DAN SAMPEL DITANGGUHKAN 2 JAM PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN METODE GOD-PAP Diajukan sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan Program studi DIII Analis Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri Disusun oleh : RIFA’ATUL MAHMUDAH NIM : 30.1.07.078 PROGRAM STUDI DIPLOMA III ANALIS KESEHATAN FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA KEDIRI 2010

Author: ummidillah

Post on 26-Dec-2015

19 views

Category:

Documents


6 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Cara Belajar Secara Efektif

TRANSCRIPT

perbedaan hasil kadar glukosa darah pada sampel langsung di periksa dan sampel ditangguhkan 2 jam pada penderita Diabetes mellitus

KARYA TULIS ILMIAHPERBEDAAN HASIL KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA SAMPELLANGSUNG DIPERIKSA DAN SAMPEL DITANGGUHKAN 2 JAM PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGANMETODE GOD-PAP

Diajukan sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikanProgram studi DIII Analis Kesehatan Fakultas Kesehatan MasyarakatInstitut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri

Disusun oleh :RIFAATUL MAHMUDAHNIM : 30.1.07.078

PROGRAM STUDI DIPLOMA III ANALIS KESEHATANFAKULTAS KESEHATAN MASYARAKATINSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA KEDIRI

2010

HALAMAN PERSETUJUAN

NAMA : RIFAATUL MAHMUDAHNIM : 30.1.07.078BIDANG MINAT : KIMIA KLINIKJUDUL : PEMERIKSAAN HASIL KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA SAMPEL LANGSUNG DIPERIKSA DAN SAMPEL DITANGGUHKAN 2 JAM PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DENGAN METODE GOD-PAP

MenyetujuiPembimbing Teori

(dr. HARTATI TUNA)Pembimbing Praktikum

( DIDIK PRASETYA,Amd)

MengetahuiFAKULTAS KESEHATAN MASYARAKATINSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

(dr.EKAWATI SUTIKNO,MM)Dekan

HALAMAN PENGESAHAN

Karya Tulis Ini Telah Dipertahankan PadaSidang Ujian Jenjang Pendidikan TinggiProgam Studi Diploma III Analis KesehatanFakultas Kesehatan MasyarakatTanggal : 22 Juli 2010

Penguji1. Penguji I : dr. Dyah Novi Wulansari ( )2. Penguji II : MM. Rianiarti, Spd ( )3. Penguji III : dr. Hartati Tuna ( )

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKATINSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA KEDIRI

(dr.EKAWATI SUTIKNO,MM)Dekan

ABSTRAK

Diabetes Mellitus adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa di dalam darah tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara cukup. Pemeriksaan glukosa darah sering digunakan sebagai tes penyaring maupun konfirmasi dalam membantu menegakkan diagnosa klinis pada penderita diabetes mellitus. Namun, karena suatu masalah sehingga sampel darah yang sudah ada tidak bisa langsung diperiksa (ditangguhkan), sehingga perlu diketahui adakah perbedaan hasil kadar glukosa darah yang langsung diperiksa dan ditangguhkan, yang merupakan tujuan dari penelitian ini.Seiring berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Tehnologi dibidang laboratorium kesehatan sekarang pemeriksaan glukosa darah banyak menggunakan alat glukometer dengan metode GOD-PAP, hasil akan otomatis keluar dan dapat ditulis langsung, tanpa harus menghitung secara manual dengan menggunakan rumus.Dengan pemeriksaan menggunakan metode yang sama yaitu GOD PAP diketahui yaitu dengan mengambil taraf nyata 5% = 0,05 dan derajat bebas = db n-1 = 29 didapatkan nilai t tabel 2,045 maka H0 diterima. Dimana berdasarkan hasil pergitungan statistik didapat nilai t hitung sebesar -10,22 berada dalam range t tabel.Maka dapat ditemukan bahwa dari 30 sampel yang diambil secara acak tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap hasil pemeriksaan kadar glukosa darah pada sampel langsung diperiksa dengan sampel ditangguhkan selama 2 jam pada suhu kamar.

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah Puji dan syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT. yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahNya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah yang berjudul Perbedaan Hasil Kadar Glukosa Darah Puasa Pada Sampel Langsung Diperiksa dan Sampel Ditangguhakan 2 Jam Pada Penderita Diabetes Mellitus Dengan Metode GOD-PAP.Karya tulis ini disusun sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan progam studi DIII Analis Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat di Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri. Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan Karya Tulis Ilmiah ini. Oleh karena itu, penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya jika terdapat kesalahan dalam penulisan.Penulis mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:1. DR. Bambang Harsono Suhartono, MBA selaku Ketua Yayasan Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri2. dr. Tarbinu Kasmono, MPH selaku Rektor IIK Bhakti Wiyata Kediri3. dr. Ekawati Sutikno, MM selaku Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat IIK Bhakti Wiyata Kediri4. drh. Triffit Imasari selaku Kepala Prodi DIII Analis Kesehatan IIK Bhakti Wiyata Kediri5. dr. Hartati Tuna selaku pembimbing pertama yang telah memberikan arahan dan bimbingan dengan sabar dalam penyusunan karya tulis ini.6. Ibu Suharti S.Pd selaku pembimbing kedua yang telah merelakan waktu dan pikiran demi terselesaikannya karya tulis ini.7. Bapak Didik Prasetyo, Amd selaku pembimbing kedua yang telah merelakan waktu dan pikiran demi terselesaikannya karya tulis ini.8. Ibu Marie Prissadaryani, ST.MM. selaku dosen pembimbing statistik yang telah banyak membantu dan meluangkan waktu demi terselesaikannya karya tulis ini.9. Bapak/Ibu dosen yang telah membimbing dan memberikan banyak ilmunya kepada kami selama ini.10. Bapak/Ibu staf Perpustakaan Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri yang telah banyak memberikan bantuan untuk meminjamkan buku penuntun. 11. Sahabat serta teman-teman sesama profesi khususnya Kelompok C yang telah memberikan bantuan dan dorongan dalam menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah ini. 12. Mbak Suprapti, AMAK yang telah banyak membantu dalam penyusunan karya tulis ini.13. Mbak Sulistiani, AMAK yang telah membantu memberi masukkan dan bimbingan dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini.14. Seluruh karyawan Rumah Sakit Muhammadiyah Kediri yang telah banyak membantu.15. Kedua orang tua dan saudara saudaraku tercinta yang tak pernah bosan untuk mendoakan dan memberikan dukungan kepadaku.16. Semua pihak yang telah membantu proses pembuatan karya tulis ini namun tidak dapat penulis sebutkan satu persatu, terimakasih atas bantuannya.Harapan kami agar Karya Tulis Ilmiah ini dapat bermanfaat untuk menambah pengetahuan di lingkungan Mahasiswa di Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, khususnya prodi DIII Analis Kesehatan. Penulis mengharapkan segala kritik dan saran untuk lebih meningkatkan pengetahuan dan prestasi. Terima kasih.

Minggu, 4 juni 2010Penulis

DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL DALAM........................................................................... iHALAMAN PERSETUJUAN............................................................................... iiHALAMAN PENGESAHAN................................................................................ iiiABSTRAK.............................................................................................................. ivKATA PENGANTAR............................................................................................ vDAFTAR ISI........................................................................................................... viiiDAFTAR TABEL................................................................................................... xiDAFTAR GAMBAR.............................................................................................. xiiDAFTAR LAMPIRAN........................................................................................... xiiiBAB I PENDAHULUAN................................................................................. 1A. Latar Belakang................................................................................. 1B. Rumusan Masalah............................................................................ 3C. Tujuan Penelitian.............................................................................. 3D. Manfaat Penelitian........................................................................... 3BAB II TINJAUAN PUSTAKA........................................................................ 5A. Tinjauan Tentang Diabetes Mellitus................................................. 51. Diabetes Mellitus....................................................................... 52. Klasifikasi dan Patogenes Diabetes Mellitus............................ 63. Gejala Diabetes Mellitus........................................................... 74. Faktor-faktor yang mempertinggi resiko Diabetes................... 8B. Tinjauan Tentang Karbohidrat......................................................... 91. Karbohidrat............................................................................... 92. Susunan kimia........................................................................... 103. Klasifikasi karbohidrat.............................................................. 11C. Tinjauan Tentang Glukosa Darah..................................................... 161. Glukosa Darah........................................................................... 162. Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Pemeriksaan Glukosa Darah 173. Jenis Pemeriksaan Glukosa Darah............................................. 18D. Metode GOD PAP........................................................................... 20E. Glukometer....................................................................................... 21BAB III METODE PENELITIAN...................................................................... 24A. Metode Penelitian............................................................................ 24B. Variabel Penelitian........................................................................... 24C. Tempat dan Waktu Penelitian.......................................................... 241. Tempat Penelitian...................................................................... 242. Waktu Penelitian....................................................................... 24D. Populasi dan Sampel........................................................................ 241. Populasi..................................................................................... 242. Sampel....................................................................................... 25E. Tahapan Penelitian........................................................................... 25BAB IV HASIL PENELITIAN.......................................................................... 29A. Hasil Penelitian................................................................................. 29B. Analisa Data..................................................................................... 32BAB V PEMBAHASAN.................................................................................... 36BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN............................................................ 38A. Kesimpulan...................................................................................... 38B. Saran................................................................................................ 38 DAFTAR PUSTAKALAMPIRAN

DAFTAR TABEL

Tabel 4.1 : Hasil pemeriksaan kadar glukosa darah pada sampel langsung diperiksadan ditangguhkan 2 jam......................................................................... 29

DAFTAR GAMBAR

Gambar 4.1 : Grafik loncatan kadar glukosa darah pada sampel langsung diperiksa dan ditangguhkan 2 jam 31Gambar 4.2 : Grafik batang kadar Glukosa darah pada sampel langsung diperiksa dan ditangguhkan 2 jam 32

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Gambar alat GlukometerLampiran 2 Gambar prinsip kerja dari GlukometerLampiran 3 Blood Glukosa Test StripLampiran 4 Surat ijin penelitian

BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangBanyak orang yang menganggap penyakit Diabetes Mellitus merupakan penyakit orang tua atau penyakit yang timbul karena faktor keturunan. Padahal setiap orang dapat mengidap Diabetes Mellitus baik tua maupun muda.Menurut WHO pada tahun 2003 diperkirakan jumlah penderita Diabetes di dunia telah mencapai 177 juta jiwa, dan di asia diperkirakan mencapai 89 juta jiwa. Indonesia menempati urutan ke-4 terbesar dalam jumlah terbesar penderita Diabetes Mellitus di dunia. Pada tahun 2000 terdapat sekitar 5,6 juta penduduk Indonesia yang mengidap diabetes. Namun, pada tahun 2006 diperkirakan jumlah penderita diabetes di Indonesia meningkat tajam menjadi 14 juta orang, dimana baru 50% yang sadar mengidapnya dan diantara mereka baru sekitar 30% yang datang berobat teratur (Soegondo,2008).

Diantara penyakit-penyakit degeneratif yang tidak menular lainnya, yang akan meningkat jumlahnya dimasa yang akan datang adalah penyakit Diabetes. Menurut dr. Agus Widiyatmoko (penanggung jawab Diabetic Center Asri Medical Center) jika tidak dilakukan pencegahan, jumlah penduduk penderita diabetes di Indonesia akan terus meningkat hingga mencapai 30 juta jiwa pada tahun 2020 nanti.Diabetes Mellitus (DM) atau kencing manis adalah suatu penyakit akibat kelainan metabolisme karbohidrat. Dimana kadar glukosa (gula sederhana) didalam darah cukup tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara cukup. Insulin adalah hormon yang dapat dilepaskan oleh pankreas, yang bertanggung jawab dalam mempertahankan kadar gula darah normal. Insulin memasukkan gula kedalam sel sehingga bisa memghasilkan energi (Soegondo,2008).Banyak penderita diabetes yang tidak menyadari dirinya mengidap penyakit yang lebih sering disebut penyakit gula atau penyakit kencing manis. Hal ini mungkin disebabkan minimnya informasi dimasyarakat tentang diabetes terutama gejala-gejalanya.Diagnosis Diabetes Mellitus ditegakkan berdasarkan gejela-gejalanya (Poliuria, Polidipsia, Polifagia, dan penurunan berat badan yang tidak jelas sebabnya) disertai dengan satu nilai pemeriksaan glukosa darah tidak normal (glukosa darah sewaktu 200 mg/dl dan glukosa darah puasa 126 mg/dl), (Soegondo,2004).Banyak metode pemeriksaan Diabetes Mellitus. Namun cara yang dianjurkan dan banyak digunakan adalah cara enzimatik Glukosa Oksidase (GOD), karena metode ini dianggap mendekati hasil kadar glukosa sesungguhnya (dr. Simon Kusnandar, 2003).Pada pemeriksaan glukosa darah, darah yang sudah diambil harus segera diperiksa. Karena bila darah ditangguhkan glukosa akan segera terurai sehingga sebagian besar dari glukosa akan hilang dalam waktu 2-3 jam. Peruraian tersebut akan tetap berlangsung meskipun darah diambil secara steril. Peruraian ini disebut Glikolisis. (Koestadi, 1989)B. Rumusan MasalahBerdasarkan uraian latar belakang diatas dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut: Apakah ada perbedaan hasil glukosa darah pada sampel yang langsung diperiksa dan sampel yang ditangguhkan?C. Tujuan Penelitian1. Menganalisis kadar Glukosa Darah pada sampel yang lansung diperiksa, metode GOD-PAP2. Menganalisis kadar Glukosa Darah pada sampel yang ditangguhkan, metode GOD-PAP3. Membuktikan adanya perbedaan hasil Glukosa Darah pada sampel yang langsung diperiksa dan sampel ditangguhkan.

D. Manfaat Penelitian1. Bagi MasyarakatDapat memberi informasi dan pengetahuan tentang ada atau tidaknya perbedaan kadar glukosa darah antara sampel yang lansung diperiksa dan sampel ditangguhkan.2. Bagi Institusi PendidikanHasil penelitian ini dapat menambah khasanah ilmu pengetahuan pada perpustakaan Prodi D3 Analis Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas IIK Bhakti Wiyata Kediri, sehingga dapat dijadikan acuan bagi peneliti yang akan melakukan penelitian yang lebih lanjut.3. Bagi Instansi Rumah SakitDapat memberikan informasi bagi tenaga analis agar memeriksa sampel tepat pada waktunya.

BAB IITINJAUAN PUSTAKAA. Tinjauan Tentang Diabetes Mellitus1. Diabetes MellitusMenurut American Diabetes Association (ADA) 2003, Diabetes Mellitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Hiperglikemia kronik pada diabetes berhubungan dengan kerusakan jangka panjang, disfungsi dan kegagalan beberapa organ tubuh terutama mata, ginjal, syaraf, jantung, dan beberapa pembuluh darah (Soegondo,2008).

Menurut kriteria diagnostik PERKENI (Perkumpulan Endokrinologi Indonesia) 2006, seseorang dikatakan menderita diabetes jika memiliki kadar gula darah puasa >126 mg/dl dan pada test sewaktu >200 mg/dl. Kadar gula darah yang normal pada pagi hari setelah malam sebelumnya berpuasa adalah