pengaruh orientasi pasar dan inovasi produk

Click here to load reader

Post on 16-Jan-2022

0 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

TERHADAP KINERJA PEMASARAN (Studi Kasus
Pabrik Tahu Lorong Koni 1 Kecamatan Jelutung
Kota Jambi)
Ekonomi Syariah
Disusun Oleh:
SISKA SEFIANTI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
SULTHAN THAHA SAIFUDDIN
JAMBI
2020
ii
iii
iv
v
MOTTO



Artinya: Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukkan
untuk (kepentingan)mu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan
menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin. Dan di antara
manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu
pengetahuan atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi
penerangan.(Q.S. Lukman: 20)
vi
PERSEMBAHAN
Puji syukur saya persembahkan kehadirat Mu Ya Allah subhanahu wata’ala atas
segala nikmat yang telah Engkau berikan baik kesehatan jasmani maupun rohani
sehingga saya
Bisa menyelesaikan skripsi ini, sholawat beriringan dengan salam tak lupa saya
hadiahkan kepada baginda Rasulullah SAW yang telah membawa untuk manusia
dari zaman zahiliyah menuju zaman yang penuh dengan ilmu pengehtahuan
seperti yang saya rasakan saat ini.
Terimakasih telah saya tempatkan saya diantara kedua malaikat Mu yang setiap
waktu ikhlas menjagaku, mendidikku, membimbingku dalam keadaan apapun
susah dan senang saya selalu dikasihi dan disayangi dengan baik. Ya Allah
engkau berikanlah syurga firdaus dan jauhilah kedua orang tua saya dari siksaan
api neraka.
adikku (Eki Pradana) Sungguh aku mencintai kalian karena Allah SWT.
Ya Allah yang Maha segalanya didunia berikanlah mereka kesehatan, rezeki,
kesabaran, kekuatan, ketakqwaan, dan sebagainya dalam menjaga kami, sehingga
kami sampai pada saat ini. Didalam setiap langkah-langkah saya berusaha akan
mewujudkan harapan-harapan yang kalian impikan didiriku, meskipun belum
semua saya raih insyaallah atas dukungan dan do’a restumu semua mimpi itu
akan terjawab dimasa yang akan datang nanti. Terimakasih saya ucapkan kepada
kedua orang tua saya dan saudara saya semoga kita semua dalam ridho nya Allah
subhanahu wata,ala dunia dan akhirat akan senantiasa allah anugrahkan untuk kita
semua, Amin Amin Amin ya Robbal, alamin.
vii
ABSTRAK
Siska Sefianti; EES. 150868; Pengaruh Orientasi Pasar Dan Inovasi Produk
Terhadap Kinerja Pemasaran (Studi Kasus Pabrik Tahu Lorong Koni 1
Kecamatan Jelutung Kota Jambi).
Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahuipengaruh orientasi pasar
terhadap kinerja pemasaran di Pabrik Tahu lorong Koni 1 Kecamatan Jelutung
Kota Jambi dan untuk mengetahui pengaruh inovasi produk terhadap kinerja
pemasaran di Pabrik Tahu lorong Koni 1 Kecamatan Jelutung Kota
Jambi.Pendekatan analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatf-
deskriptif. Populasinya dalam penelitian ini dengan jumlah 20 orang. Sampel
dalam penelitianiniadalahsebanyak20 orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa
uji t (Uji Parsial) nilai signifikan untuk variabel inovasi produk yaitu 0.184 < 0.05
sehingga dapat dikatakan variabel inovasi produk tidak berpengaruh signifikan
terhadap kinerja karyawan di Lorong Koni 1 Kecamatan Jelutung Kota Jambi.
Berdasarkan hasil uji t (Uji Parsial) nilai signifikan untuk variabel orientasi pasar
yaitu 0.006 < 0.05 sehingga dapat dikatakan variabel orientasi pasar berpengaruh
signifikan terhadap kinerja karyawan di Lorong Koni 1 Kecamatan Jelutung Kota
Jambi.
viii
Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan
rahmat dan hidayah-nya serta anugerah yang tiada terkira, shalawat dan salam
selalu tercurahkan kepada junjungan kita Rasullah SAW yang telah mengajarkan
suri tauladan, dan yang telah membawa kita dari jaman jahiliyah ke jaman modern
seperti yang kita rasakan sekarang sekarang dengan kemudahannya sehingga
penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Pengaruh Orientasi Pasar Dan
Inovasi Produk Terhadap Kinerja Pemasaran (Studi Kasus Pabrik Tahu Lorong
Koni 1 Kecamatan Jelutung Kota Jambi)”.
Skripsi ini disusun guna melengkapi persyaratan dalam menyelesaikan
kelulusan studi pada Program Sarjana (S1) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Oleh karena itu, hal
yang pantas penulis ucapkan adalah kata terimakasih kepada semua pihak yang
turut membantu penyelesaian skripsi ini, terutama sekali kepada yang terhormat:
1. Prof. Dr. H. Su’aidi Asy’ari, MA., Ph.D selaku Rektor UIN STS Jambi.
2. Prof. Dr. A.A Miftah, M. Ag. selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Islam UIN STS Jambi.
3. Dr. Rafidah, SE., M. EI,, selaku Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi dan
Bisnis Islam UIN STS Jambi.
4. Dr. Novi Mubriyanto, SE., ME. selaku Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi
dan Bisnis Islam UIN STS Jambi.
ix
5. Bapak Dr. Sucipto, S. Ag selaku Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan
Bisnis Islam UIN STS Jambi.
6. Bapak Ambok Pangiuk, S.Ag., M.Si dan M. Yunus M.SI, selaku Ketua
dan Sekretaris Jurusan Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Islam UIN STS Jambi.
8. Bapak Bambang Kurniawan, S.P., ME selaku dosen pembimbing II.
9. Bapak dan Ibu Staff Karyawan/Karyawati di lingkungan Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Islam UIN STS Jambi.
10. Semua pihak yang terlibat dalam penyusunan skripsi ini, baik langsung
maupun tidak langsung.
Di samping itu, disadari juga bahwa skripsi ini masih jauh dari
Kesempurnaan. Oleh karenanya diharapkan kepada semua pihak untuk dapat
memberikan kontribusi pemikiran demi perbaikan skripsi ini.Kepada ALLAH
SWT kita mohon ampunan-Nya, dan kepada manusia kita memohon
kemaafannya. Semoga amal kebajikan kita di nilai seimbang oleh ALLAH SWT.
Jambi, Maret 2020
NOTA DINAS .................................................................................................. iii
C. Populasi dan Sampel .................................................................................... 23
D. Instrumen Pengumpulan Data ..................................................................... 24
E. Operasional Variabel .................................................................................... 25
H. Uji Hipotesis ................................................................................................. 29
I. Jadwal Penelitian ......................................................................................... 32
J. Sistematika Penulisan ................................................................................... 33
A. Sejarah Pabrik Tahu Lorong Koni Kota Jambi ........................................ 35
B. Visi Misi...................................................................................................... 35
D. Uji Hipotesis ................................................................................................. 54
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1 Jumlah Karyawan Pabrik Tahu di Lorong Koni 1 Kecamatan
Jelutung .................................................................................................. 4
Tabel 1.2 Jumlah Produksi Tahu di Lorong Koni 1 Kecamatan Jelutung
Kota Jambi 2019 ................................................................................... 5
Tabel 2.1 Definisi Operasioanal Variabel............................................................. 28
Tabel 4.2 Karakterstik Responden Berdasarkan Pendidikan............................... 46
Tabel 4.3 Karakterstik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin .......................... 46
Tabel 4.4 Hasil Uji Validitas Inovasi Produk ....................................................... 47
Tabel 4.5 Hasil Uji Validitas Orientasi Pasar ....................................................... 47
Tabel 4.6 Hasil Uji Validitas Kinerja Pemasaran................................................. 48
Tabel 4.7 Hasil Uji Reliabilitas Variabel .............................................................. 48
Tabel 4.8 Hasil Uji Normalitas .............................................................................. 49
Tabel 4.9 Hasil Uji Multikolinieritas .................................................................... 50
Tabel 4.10 Hasil Analisis Regresi Linier Berganda ............................................. 52
Tabel 4.11 Hasil Uji Koefisien Determinasi (R2)................................................. 53
Tabel 4.12 Hasil Uji Simultan (Uji F)................................................................... 54
xiii
Lampiran 5 Hasil Uji Validitas
Lampiran 6 Hasil Uji Reliabiitas
Lampiran 7 Hasil Uji Asumsi Klasik
Lampiran 8 Hasil Analisis Data
Lampiran 9 Dokumentasi
kelangsungan hidupnya untuk jangka panjang. Dalam era global yang ditandai
dengan persaingan yang sama karena tujuan dan kompleks serta tingkat akselerasi
yang tinggi, perusahaan dituntut untuk memiliki kemampuan mengembang-kan
pilihan strategi di bidang manajemen pemasaran sehingga mampu beradaptasi
dengan lingkungan dinamis. Kenyataan itu, pasar harus dikelola dengan upaya-
upaya yang sistematis untuk menempatkan keuntungan dari kinerja pasar yang
superior.1
Dalam situasi seperti ini, pelanggan sangat menuntut (demanding) untuk
dapat memperoleh tingkat kualitas produk atau jasa yang tinggi dengan harga
murah, sehingga penting bagi perusahaan untuk mengem-bangkan orientasi pasar
agar dapat bertahan di lingkungan yang dinamis. Perusahaan yang berorientasi
pada pasar (market oriented) adalah perusahaan yang menjadikan pelanggan
sebagai kiblat bagi perusahaan untuk menjalankan bisnisnya (customer
orientation), agar perusahaan dapat secara terus menerus berorientasi pada
pelanggan, secara bersamaan perusahaan juga harus berorientasi pada pesaing
(competitor orientation). Kedua orientasi tersebut dapat terlaksana baik jika
1 Adijati Utaminingsih, Pengaruh Orientasi Pasar, Inovasi, Dan Kreativitas Strategi
Pemasaran Terhadap Kinerja Pemasaran Pada UKM Kerajinan Rotan Di Desa Teluk Wetan Welahan Jepara, Jurnal No. 2, Juli, Vol. 31, 2016, hlm. 77.
2
2
dengan baik.2
faktor penting untuk mencapai suksesnya usahanya, akan mengetahui adanya cara
dan falsafah baru yang terlibat didalamnya. Cara dan falsafah baru ini disebut
konsep pemasaran (marketing concept). Sebagai falsafah bisnis, konsep
pemasaran bertujuan memberikan kepuasan terhadap kenginan dan kebutuhan
konsumen, atau berorientasi pada konsumen. Hal ini secara azasi berbeda dengan
falsafah bisnis terdahulu yang berorientasi pada produk (product concept), dan
penjualan (sales concept).3
pelanggan, keuntungan dan pertumbuhan penjualan. Setiap perusahaan
berkepentingan untuk mengetahui prestasinya sebagai cermin dari keberhasilan
usahanya dalam persaingan pasar, dengan kinerja pemasaran perusahaan dapat
mengetahui dimana posisi keberhasilan perusahaan yang diukur dari setiap jangka
waktu yang telah ditentukan.4
diukur pada jangka waktu yang telah ditentukan. Kinerja pemasaran merupakan
2 Hanny N Nasution, Orientasi Pasar: Konsep, Relevansi dan Konsekuensi, Usahawan, No.
06 Th XXXIII Juni 2004,, hlm. 3. 3 Busu Swastha Dharmmesta, Manajemen Pemasaran, Yogyakarta: BPFE, 2018, hlm. 5. 4 Mudiantono dan Nur Khamidah, Analisis Pengaruh Faktor Lingkungan Terhadap Inovasi
Produk dan Kreativitas Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Kinerja Pemasaran (Studi Pada
Perusahaan Kerajinan Keramik di Sentra Kasongan Kabupaten Bantul Yogyakarta), Jurnal Bisnis
dan Ekonomi Vol. 12 No. 1 2005
3
3
ukuran prestasi dari aktifitas proses pemasaran secara menyeluruh dari sebuah
perusahaan. Kinerja pemasaran dapat juga dipandang sebagai sebuah konsep yang
digunakan untuk mengukur sampai sejauh mana prestasi pasar yang telah dicapai
untuk suatu produk yang dihasilkan perusahaan.5
Orientasi pasar sebagai implementasi budaya organisasi yang ada
diperusahaan dengan melakukan strategi pasar dalam mencapai apa yang menjadi
tujuan perusahaan guna mencapai tingkat kemajuan dengan untuk bersaing secara
unggul dengan perusahaan lainnya. Konsep dari orientasi pasar terdiri dari:
orientasi pelanggan, orientasi pesaing, koordinasi antarfungsi. Konsep-konsep ini
menggambarkan suatu strategi pemasaran dengan memfokuskan perhatiannya
bukan hanya pada satu sisi orientasi saja tetapi selalu menyeimbangkan antara
orientasi pelanggan, orientasi pesaing.
Inovasi Produk merupakan suatu penemuan baru yang berbeda dari yang
sudah ada. Persaingan yang semakin ketat dan konsumen yang semakin kritis
dalam memilih produk, menuntut perusahaan untuk lebih inovatif dalam
menghasilkan produk dengan kata lain perusahaan harus mampu menawarkan
produk baru yang berbeda dan jauh lebih baik dengan produk yang ditawarkan
oleh pesaing.6
dimilikinya untuk dapat berinovasi. Inovasi produk merupakan salah satu faktor
persaingan yang paling penting untuk mencapai kesuksesan dimana akhir-akhir
5 Adelina Agnes Lapian dkk, Pengaruh Orientasi Pasar Dan Inovasi Produk Terhadap
Kinerja Pemasaran Pada PT. BPR Prisma Dana Amurang, Jurnal EMBA, Vol.4 No.1 Maret
2016, Hal. 1331 6 Ibid
4
4
ini lingkungan bisnis selalu berubah dengan cepat. inovasi sebagai penerapan
yang berhasil dari gagasan yang kreatif dalam perusahaan. Inovasi merupakan
sebuah mekanisme perusahaan untuk beradaptasi dalam lingkungan yang dinamis,
sehingga perusahaan dituntut untuk mampu menciptakan penilaian-penilaian baru,
ide-ide baru, menawarkan produk yang inovatif dan peningkatan kinerja layanan
yang memuaskan pelanggan.7
diharapkan pemerintah untuk memecahkan masalah ekonomi, karena dianggap
tetap mampu bertahan dan mengantisipasi kelesuan yang diakibatkan inflasi
maupun berbagai faktor lainnya. Begitu juga industri kecil menengah produksi
tahu, selain untuk memecahkan masalah ekonomi, juga berfungsi sebagai
penopang ekonomi untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
Salah satu pabrik tahu di Kota Jambi berada di Lorong Koni 1 Kecamatan
Jelutung Kota Jambi memiliki karyawan sebanyak 20 orang dan kebanyakan
karyawan tersebut adalah warga sekitar Kecamatan Jelutung. Berikut data
karyawan pabrik tahu dapat dilihat pada tabel berikut ini:
Tabel 1.1
Jumlah Karyawan Pabrik Tahu di Lorong Koni 1 Kecamatan Jelutung
No Bagian Jumlah
1 Pengelola 3
2 Administrasi 2
2006.
5
5
Data jumlah produksi tahu di lorong Koni 1 Kecamatan Jelutung Kota
Jambi selama tahun 2019 dapat dijelaskan pada tabel 1.2 sebagai berikut:
Tabel 1.2
Jumlah produksi Tahu di lorong Koni 1 Kecamatan Jelutung Kota Jambi 2019
Bulan Unit Penjualan Satuan
Sumber: Data diolah 2020
Seperti produksi kecil lainnya, produksi tahu ini juga tidak lepas dari
berbagai masalah yang terjadi tahun 2019 jumlah produksi tahu mengalami
fluktuasi hasil penjualan dari unit usaha, hal ini dikarenakan adanya kenaikan
harga bahan baku dan banyak beralihnya permintaan konsumen. Berdasarkan
wawancara dengan pengusaha tahu, dinyatakan bahwa:
Iya ni kak, banyak pelanggan pada bilang gak adanya inovasi dari
pengusaha dengan produk-produk yang dihasilkan, seperti dari segi
rasa, ukuran maupun modelnya itu ke itu terus juga kurang
dikembangkan, apabila dibandingkan dengan penjual tahu lainnya,
apalagi masyarakat Jambi yang konsumtif.8
Meskipun para pengusaha mempunyai orientasi pasar yang luas di Kota
Jambi, namun kenyataan yang terjadi selama ini kinerja pemasaran perusahaan
mengalami penurunan, hal ini dibuktikan dengan jumlah unit penjualan yang
8 Wawancara dengan Bapak Bs, salah satu pegawai Pabrik Tahu di Lorong Koni 1
Kecamatan Jelutung Kota Jambi
6
6
berfluktuasi, dengan adanya tingkat per saingan yang cukup tinggi di pasar dan
yang terjadi selama ini para pengusaha tahu belum maksimal menerapkan strategi-
strategi untuk menghadapi persaingan tersebut, maka para pengusaha tahu di
lorong Koni 1 Kecamatan Jelutung Kota Jambi berusaha untuk mempertahankan
posisinya dengan meningkatkan volume penjualan produknya.
Terkadang dalam penjualan akan adanya penurunan ataupun peningkatan
penjualan, kalau harga berubah maka hasil penjualan dengan sendirinya akan
berubah. Hal ini membuktikan bahwa: kalau permintaan adalah elastis, kenaikan
harga akan menyebabkan hasil penjualan berkuang (atau sebaliknya kalau harga
turun hasil penjualan bertambah) dan kalau permintaan adalah tidak elasis,
kenaikan harga akan menyebabkan hasil penjualan bertambah (atau sebaliknya
kalau harga turun hasil penjualan berkurang).9 Konsep ini berlandaskan Al-Quran
Surat Al-Baqarah Ayat 148, yaitu:
Artinya: Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. Di mana
saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu
sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa
atas segala sesuatu.10
menyatakan diadakan penelitian bahwa keunggulan pada perusahaan tersebut
terdapat pada sistem pelayanan yang baik dan tidak adanya permainan harga yang
9Sadono Sukirno, Mikroekonomi, (Jakarta: PT RajaGrafindo persada, 2013), Cetakan ke 3,
hlm. 113-114. 10Al-Baqarah (2) : 148.
7
7
dilakukan oleh para petugas memiliki lokasi yang cukup strategis sehingga mudah
untuk dilihat.11
Faktor yang umum digunakan untuk mengukur dampak dari strategi yang
diterapkan oleh industry. Strategi pemasaran selalu diarahkan untuk menghasilkan
kinerja pemsaran seperti volume penjualan, porsi pasar dan tingkat pertumbuhan
penjualan. Untuk menghasilkan kinerja pemasaran dan peningkatan daya saing
pada industry tahu kecil dan menengah dapat dilakukan dengan pemahaman
kebutuhan pasar. Kebutuhan pasar atau orientasi pasar merupakan ukuran perilaku
dan aktivitas yang mencerminkan implementasi konsep pemasaran.
Disamping alasan di atas, peneliti juga tertarik untuk melakukan penelitian
ini karena didukung oleh beberapa literature terdahulu yang juga membahas
permasalahan yang sama di tempat yang berbeda. Misalnya penelitian terdahulu
yang dilakukan oleh Fahmi sulus hasanah (2015) yang berjudul Analisis faktor-
faktor yang mempengaruhi orientasi pasar dan inovasi produk terhadap kinerja
pemasaran didesa trangsan kecamatan gatak sukoharjo menunjukkan hasil bahawa
orientasi pasar berpengaruh positif signifkan terhadap kinerja pemasaran pada
industri tahu kecil menengah didesa Trangsan Kecamatan Gatak Kabupaten
Sukoharjo.12
mengadakan penelitan yang berjudul “Pengaruh Orientasi Pasar dan Inovasi
11Ismail. Pengaruh Strategi Pemasaran Dlam Meningkatkan Penjualan pada PT.Sumbar
Maspul Makasar.Skripsi: UIN Alauddin Makasar, 2016, hlm. 58. 12 Fahmi Sulus Hasanah, Pengaruh Orintasi Pasar Dan Inovasi Prodak Dalam Pemasaran.
2017, hlm. 5-6.
Jelutung Kota Jambi).
B. Rumusan Masalah
1. Apakah orientasi pasar berpengaruh terhadap kinerja pemasaran di Pabrik
Tahu lorong Koni 1 Kecamatan Jelutung Kota Jambi?
2. Apakah inovasi produk berpengaruh terhadap kinerja pemasaran di Pabrik
Tahu lorong Koni Kecamatan Jelutung Kota Jambi?
C. Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui pengaruh orientasi pasar terhadap kinerja pemasaran di
Pabrik Tahu lorong Koni 1 Kecamatan Jelutung Kota Jambi.
2. Untuk mengetahui pengaruh inovasi produk terhadap kinerja pemasaran di
Pabrik Tahu lorong Koni 1 Kecamatan Jelutung Kota Jambi.
D. Batasan Masalah
Batasan masalah dibutuhkan agar pembahasan dalam penelitian ini tidak
melebar dari objek materi penelitian ini. Agar penelitian ini lebih fokus dan tidak
meluas dari pembahasan yang dimaksud, maka karya penelitian ini difokuskan
subjek, tempat dan waktu.
Subjek pada penelitian ini adalah karyawan yang berada di Pabrik tahu.
Dari segi tempat penelitian ini dilakukan di Lorong Koni 1 Kecamatan Jelutung
Kota Jambi. Dan dari segi waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari
2020.
9
9
Adapun manfaat penelitian ini dapat dikategorikan kepada dua hal, yaitu
manfaat teoritis dan manfaat praktis. Dari segi teoritas, manfaat penelitian ini
adalah sebagai berikut:
a. Manfaat Teoritis
tertarik dengan penelitian sebidang maupun non-sebidang dengan
objek penelitian ini. Sehingga penelitian ini dapat dijadikan studi
relavan bagi peneliti tersebut.
mahasiswa atau pelajar di perusahaan untuk mengehtahui faktor-
faktor apa saja yang mempengaruhi penyerapan orientasi pasar dan
inovasi produk terhadap kinerja pemasaran.
b. Manfaat praktis
1. Penelitian ini bermanfaat bagi penelliti pribadi sebagai bukti fisik
telah menyelesaikan tugas akhir (skripsi) pada fakultas Ekonomi dan
Bisnis Islam di UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
2. Penelitian ini bermanfaat bagi peneliti pribadi sebagai salah satu
syarat guna memperoleh gelar strata satu (S1) Pada ilmu Ekonomi
Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam di UIN Sulthan Thaha
Saifuddin Jambi.
menekankan perlunya perusahaan mengkoordinasikan kegiatan pemasaran
yang diarahkan untuk dapat mencapai tujuan dan sasaran pemberian
kepuasan konsumen dengan memberikan pelayanan yang sesuai tujuan dari
perusahaan sehingga akan dicapai tujuan perusahaan untuk mendapatkan
keuntungan dalam jangka panjang.13
dan Gregorius Chandra, mendefinisikan orientasi pasar sebagai budaya
bisnis yang mampu secara efektif dan efisien menciptakan perilaku
karyawan sedemikian rupa sehingga menunjang upaya penciptaan nilai
superior bagi para pelanggan.14
pemasarannya, yaitu focus pada konsumen dan pemasarannya yang
berkoordinasi. Jadi orientasi pasar lebih berfokus pada penciptaan citra
organisasi terhadap kemampuannya untuk memperoleh simpati dari
pelanggan karena mampu memberikan pelayanan yang sangat baik
sehinggan konsumen merasa puas.15
13 Sofian Assauri, Manajemen Pemasaran; Dasar Konsep dan Strategi, (Jakarta, Raja
Grafindo Persada 2002), hlm.54. 14 Fandy Tjiptono dan Gregorius Chandra, Pemasaran Strategik, (Yogyakarta, 2012), hlm.
31. 15 Muhammad Yusak Anshori, Pengaruh Orientasi Pasar, Intelectual Capital, dan
Orientasi Pembelajaran Terhadap Inovasi Studi Kasus pada Industri Hotel di Jawa Timur. Jurnal
Manajemen Bisnis,2010. hlm.318
manajemen mengembangkan inovasi agar diperoleh keunggulan daya saing
yang berdampak pada kinerja bisnis yang unggul. selain itu, dari sisi
lingkungan eksternal telah terjadi persaingan yang ketat akibat pembukaan
pasar baru ditandai dengan strategi yang semakin canggih. Orientasi pasar
merupakan suatu filosofi dalam strategi pemasar yang menganggap bahwa
penjualan tidak tergantung pada strategi penjualan tetapi lebih kepada
keputusan konsumen dalam membeli suatu produk. Oleh karena itu,
membutuhkan perhatian secara tepat pada orientasi pelanggan dan orientasi
pesaing dalam rangka menyediakan kebutuhan dan keinginan konsumen
dengan memberi nilai terbaik.16
Fandy Tjiptono dan Gregorius Chandra, menyatakan bahwa orientasi
pasat terdiri dari 3 indikator yaitu orientasi pelanggan, orientasi pesaing dan
koordinasi antar fungsional.
1) Orientasi pelanggan
kelemahan dan kemampuan yang didasarkan kepada pesaing. Orientasi
pesaing berarti pemahaman yang dimiliki penjual dalam memahami
kekuatan-kekuatan jangka pendek, kelemahan-kelemahan, kapabilitas-
kapabilitas dan strategi-strategi jangka panjang baik dari pesaing
utamanya saat ini maupun pesaing-pesaing potensi utama.
16Ibid, hlm. 66.
pelanggan, penciptaan nilai pelanggan, dan pemahaman kebutuhan
pelanggan.
merupakan elemen penting dalam orientasi pasar, termasuk memperoleh
informasi mengenai kebutuhan dan keinginan pelanggan, mengambil
tindakan berdasarkan intelijen pasar, strategi berdasarkan pemahaman
pada pelanggan. Dalam hal ini keinginan pelanggan lebih penting
dibandingkan dengan produk yang saat ini dijual kepada pelanggan, agar
dapat bermanfaat dalam praktik, maka konsep pemasaran perlu di
jembatani oleh suatu pengertian operasional.17
3) Koordinasi antar fungsional
menciptaan niali pelanggan. Koordinasi antar fungsi didalam organisasi
harus darahkan untuk memahami kebutuhan pelanggan dengan member
nilai terbaik dibanding pesaingnya, sehingga tercipta kepuasan bagi
pelanggannya, dalam hal ini kaitanya pemberian informasi bagi
pelanggan sertaadanya kontak pelanggan antar fungsi.18
c. Orientasi Pasar dalam Islam
Pasar dalam Islam merupakan wahana transaksi ekonomi yang ideal,
tetapi memilih berbagai kelemahan yang tidak cukup memadai pencapai
17Kotler. P. Marketing Managemen, (New Jersey: Prentice Hall, 2003) 18Ibid, hlm.32.
13
13
tujuan ekonomi islam. ajaran islam berusaha untuk menciptakan suatu
keadaan pasar yang d bingkai oleh nilai nilai syariah, meskipun tetap dalam
suasana bersaing. dengan kata lain konsep islam tentang pasar yang ideal
perfect competition market plus, yaitu plus nilai-nilai syari’ah islam.
implementasi nilai-nilai syar’ah yang sebagiannya merupakan concem
masyarakat diluar islam sekalipun (misalnya keadilan, keterbukaan,
kejujuaran bersaing sehat) bukan hanya menjadi kewajiban individu para
pelaku pasar, tetapi juga butuh intervensi pemerintah.19
2. Inovasi Produk
a. Pengertian Inovasi
mendenifisikan inovasi merupakan suatu proses untuk mengubah
kesempatan menjadi ide yang dapat dipasarkan.20 Inovasi lebih dari sekedar
ide yang baik suatu gagasan murni memegang peranan penting, dan fikiran
yang kreatif mengembangkan menjadi gagasan berharga.
Dalam pandangan bebas, bahwa inovasi perusahaan harus memiliki
kompetensi inti agar tidak mudah kalah dalam persaingan, sebab inovasi
yang berhasil akan memicu pemerolehan konsumen baru. Tanpa inovasi,
nilai yang ditawarkan oleh konsumen akhirnya dapat ditiru oleh pesaing.21
Inovasi pemasaran juga merupakan cara-cara pemasaran yang lebih baik
19M. B. Hendrie Anto, Pengantar Ekonomi Mikro Islam, Ekonesia, (Yogyakarta, 2003),
hlm.313. 20Ibid.hlm.24. 21 Mulyadi, Sistem Manajemen Strategi Berbasis Balanced Scorecard, (Yogyakarta:
YKPN, 2005, hlm.403.
mengatur pengiriman barang maupun cara pembayaran. Hal ini akan
memberikan nilai lebih dari suatu perusahaan. Inovasi menciptakan gagasan
baru dan menjalankan dalam prakteknya. Inovasi merupakan ide-ide baru
dalam produk, sehingga hasilnya lebih baik. Dalam organisasi perusahaan
inovasi dalam dua bentuk yaitu: Inovasi produk, yang menghasilkan barang
atau jasa baru atau perbaikan dari yang telah ada dan Inovasi Proses, yang
menghasilkan cara baru dalam mengerjakan sesuatu proses.22
b. Indikator Inovasi
berikut:
melakukan kegiatan perbaikan kualitas…