pengaruh kitosan limbah cangkang bekicot (achatina · pdf filepengaruh kitosan limbah cangkang...

Click here to load reader

Post on 31-Oct-2019

12 views

Category:

Documents

5 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • PENGARUH KITOSAN LIMBAH CANGKANG BEKICOT (ACHATINA

    FULICA) SEBAGAI BIOKOAGULAN TERHADAP KUALITAS LIMBAH

    CAIR TAHU

    (Dimanfaatkan Sebagai Sumber Belajar Biologi)

    SKRIPSI

    Oleh:

    YURITA SATYA WAHYU KARTIKA

    201410070311065

    PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

    FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

    UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

    2018

  • PENGARUH KITOSAN LIMBAH CANGKANG BEKICOT (ACHATINA

    FULICA) SEBAGAI BIOKOAGULAN TERHADAP KUALITAS LIMBAH

    CAIR TAHU

    (Dimanfaatkan Sebagai Sumber Belajar Biologi)

    SKRIPSI

    Diajukan Kepada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

    Universitas Muhammadiyah Malang

    sebagai Salah Satu Prasyarat untuk Mendapatkan

    Gelar Sarjana Pendidikan Biologi

    Oleh:

    YURITA SATYA WAHYU KARTIKA

    201410070311065

    PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI

    FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

    UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

    2018

  • ii

  • iii

  • iv

  • v

    MOTTO

    Surat Al-Qasas Ayat 77:

    ْنَيا اَر اْْلِخَرَة ۖ َوََل َتْنَس َنِصيَبَك ِمَن الدُّ ُ الده ْن ۖ َواْبَتِغ ِفيَما آَتاَك َّللاه ِِ ْْ َوََ

    ِْبُّ َ ََل ُي اَد ِفي اْْلَْرِض ۖ إِنه َّللاه َِ ُ إِلَْيَك ۖ َوََل َتْبِغ اْلَف َن َّللاه َِ ْْ َكَما ََ

    ِدينَ ِِ اْلُمْف

    Artinya:

    Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah

    kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah

    (kepada orang lain) sebagimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah

    kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang

    berbuat kerusakan.

    H.R. at-Tirmizi:

    َمْن اَْحيَى اَْرًضا َميِّتَةً فَِهَي لَه

    Artinya:

    Barang siapa menghidupkan suatu bumi yang mati, maka bumi itu baginya

    (miliknya).

  • vi

    ABSTRAK

    Kartika, Yurita S. W. 2018. Pengaruh Kitosan Limbah Cangkang Bekicot

    (Achatina fulica) sebagai Biokoagulan terhadap Kualitas Limbah Cair

    Tahu (Dimanfaatkan sebagai Sumber Belajar Biologi). Skripsi. Malang:

    Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Muhammadiyah

    Malang. Pembimbing: (I) Dr. Dra. Elly Purwanti, M.P., (II) Dr. Rr. Eko

    Susetyorini, M.Si.

    Limbah cair tahu memiliki kandungan zat organik yang tinggi. Limbah cair

    tahu biasanya dibuang langsung ke badan sungai tanpa mengalami proses

    pengolahan terlebih dahulu sehinggga berdampak pada kualitas air sungai. Guna

    mengurangi dampak limbah cair tahu terhadap lingkungan dan kesehatan, perlu

    dilakukan proses pengolahan limbah cair tahu. Koagulasi limbah cair tahu

    menggunakan kitosan merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk

    meningkatkan kualitas limbah cair tahu. Kitosan mengandung gugus amino bebas

    yang mampu mengikat partikel koloid pada limbah cair sehingga membentuk flok

    yang dapat mengendap. Salah satu bahan yang dapat dijadikan sebagai bahan

    baku pembuatan kitosan adalah limbah cangkang bekicot (Achatina fulica).

    Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh limbah cangkang bekicot

    sebagai biokoagulan terhadap kualitas limbah cair tahu yang dimanfaatkan

    sebagai sebagai Sumber Belajar Biologi. Jenis penelitian ini True Experimental

    Research dengan desain penelitian The Posstest Only Control Group Design.

    Rancangan percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non

    factorial. Dosis kitosan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 0, 150, 200,

    250, dan 300 mg/L. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah nilai

    TSS, pH, BOD, dan COD limbah cair tahu setelah diberikan perlakuan. Data hasil

    penelitian kemudian dianalisis menggunakan Uji One Way Anova dengan tingkat

    ketelitian 0,05.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis kitosan berpengaruh terhadap

    terhadap nilai TSS, pH, BOD, dan COD limbah cair tahu. Penambahan kitosan

    limbah cangkang bekicot dengan dosis 300 mg/L merupakan dosis optimal dalam

    menurunkan nilai TSS dan COD dengan rerata masing-masing sebesar 558,9

    mg/L dan 14.560 mg/L. Dosis 300 mg/L merupakan dosis optimal dalam

    meningkatkan nilai pH limbah cair tahu dengan nilai rerata 4,96. Ada perbedaan

    signifikan pemberian dosis kitosan terhadap nilai BOD limbah cair tahu. Hasil

    penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai Sumber Belajar Biologi.

    Kata Kunci: Kitosan, Cangkang Bekicot, Biokoagulan, Limbah Cair Tahu

  • vii

    ABSTRACT

    Kartika, Yurita S. W. 2018. The Effect Of Chitosan from Snail (Achatina fulica)

    Shell Waste as a Biocoagulant to the Quality of Tofu Wastewater (used as

    a Source in Learning Biology). Thesis. Malang: Program Studi Pendidikan

    Biologi, FKIP, Universitas Muhammadiyah Malang. Mentor: (I) Dr. Dra.

    Elly Purwanti, M.P., (II) Dr. Rr. Eko Susetyorini, M.Si.

    Tofu wastewater has a high amount of organic substance. Tofu wastewater

    is usually dumped directly into the river without processing before so that

    impacted on the quality of river water. In order to reduce the impact of tofu

    waterwaste on the environment and health, processing of tofu waterwaste is

    needed. Coagulation of tofu waterwaste using Chitosan is one of the methods that

    can be used to improve the quality of tofu waterwaste. Chitosan contains free

    amino group that able to bind colloid particle on wastewater so that forming floc

    that can sediment. One of the materials that can be used as the material of

    producing chitosan is snail shell waste (Achatina fulica).

    The purpose of this research was to determine the effect of snail shell

    waste as biocoagulant to the quality of tofu wastewater used as a source in

    learning Biology. A kind of this research was True Experimental Research with

    The Posstest Only Control Group Design as a research design. This experiment

    design used Rancangan Acak Lengkap (RAL) non factorial. The dose of chitosan

    used in this research was 0, 150, 200, 250 and 300 mg/L. The parameter used in

    this research was TSS, pH, BOD and COD value of tofu wastewater after given

    treatment. Data of this research was analyzed using One Way Anova with

    accuracy level 0,05.

    The result of this research showed that the dose of chitosan had an effect

    to the TSS, pH, BOD and COD value of tofu wastewater. Increasing chitosan of

    snail shell waste with 300 mg/L dose was optimal dose in reducing TSS and COD

    value with average of each 558,9 mg/L and 14.560 mg/L. 300 mg/L was optimal

    dose in increasing pH value of tofu wastewater with average value 4,96. There

    was significant difference in dosing chitosan to the BOD value of tofu waterwaste.

    The result of this research can be used as a source in learning Biology.

    Keywords: Chitosan, Snail shell, Biocoagulant, Tofu wastewater

  • viii

    KATA PENGANTAR

    Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat, taufiq, hidayah, serta

    inayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan proposal skripsi yang berjudul

    “Pengaruh Kitosan Limbah Cangkang Bekicot (Achatina fulica) sebagai

    Biokoagulan terhadap Kualitas Limbah Cair Tahu (Dimanfaatkan sebagai

    Sumber Belajar Biologi)”. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada

    teladan kita Sang Pelopor Ilmu Pengetahuan untuk membaca tanda-tanda

    kekuasaan-Nya, Nabi Muhammad SAW.

    Selama proses penyusunan hingga selesainya proposal skripsi ini penulis

    telah banyak mendapat bantuan, bimbingan, pengarahan dan motivasi dari

    berbagai pihak. Oleh karena itu penulis menyampaikan terima kasih yang sebesar-

    besarnya kepada:

    1. Bapak Dr. Poncojari Wahyono, M.Kes., selaku Dekan Fakultas Keguruan dan

    Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang.

    2. Ibu Dr. Iin Hindun, M.Kes., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Biologi

    FKIP UMM.

    3. Bapak Husamah, S.Pd., M.Pd., selaku Sekretaris Program Studi Pendidikan

    Biologi FKIP UMM.

    4. Ibu Dr. Dra. Elly Purwanti, M.P., selaku pembimbing I yang telah

    memberikan bimbingan dan motivasi dalam penyusunan skripsi ini.

    5. Ibu Dr. Rr. Eko Susetyorini, M.Si.,selaku pembimbing II yang telah

    memberikan bimbingan dan motivasi dalam penyusunan skripsi ini.

    6. Bapak/Ibu Dosen Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah

    Malang yang telah memberikan bekal ilmu dan pengetahuan selama kuliah.

    7. Ayah, ibu, kakak, dan adik atas segala kasih sayang, pengorbanan serta doa

    yang tiada batasnya sepanjang masa.

    8. Teman-teman kelas Biologi B (B-Gal) dan seluruh mahasiswa Pendidikan

    Biologi angkatan 2014 yang telah menemani selama masa perkuliahan.

    9. Pihak lain yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

    Semoga Allah SWT memberikan balasan yang berlipat ganda. Akhirnya

    tak ada gading yan